NovelToon NovelToon
Jarum Penunggu

Jarum Penunggu

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Fantasi Wanita / Mengubah Takdir
Popularitas:38.9k
Nilai: 5
Nama Author: Muliati Sherina

Betapa hancur hati seorang Alia ketika mendapat tuduhan sebagai pencuri dari Tantenya sendiri, namun yang paling menyakitkan adalah ketika Arya tunangannya percaya akan hal itu.
sehingga untuk membuktikan kebenarannya dilakukanlah ritual oleh seorang dukun, sebuah jarum dimasukkan kedalam sumur, dan siapapun yang menyentuh air sumur itu dan terbukti bersalah maka jarum akan menusuk tubuhnya sampai menemui ajal.
dan hingga akhirnya sampai alia meninggalkan kampung tersebut karena kenyataan anak dari Tantenya telah merebut sang kekasih darinya, dan bagaimana selanjutnya siapakah sebenarnya pencuri itu dan bagaimana kisah cinta dan kesuksesan Alia ikuti kisah serunya disini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muliati Sherina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

perjalanan awal sebuah cerita

setelah menikmati nasi goreng yang ternyata diluar prediksi Alia yang katanya porsinya banyak, tapi berhasil dihabiskan dengan sukses, ya auto bikin perut langsingnya jadi agak gendut belum lagi napasnya yang ngos ngosan karena kekenyangan.

"ternyata makanmu banyak juga ya, ucap pak Wisnu sembari bercanda.

"takut mubazir pak, kata pak ustadz kalau mubazir temannya set*n, lagian aku sebagai anak petani harus menghargai hasil jerih payah petani dong.

"takut mubazir atau emang lagi lapar, tuh kan sekarang jadi susah buat berdiri, mau aku gendong.

Alia hanya melengos keluar, sementara pak Wisnu menuju meja kasir yang kelihatan banyak yang antri, terpaksa dia ikut berbaris untuk membayar.

diluar warung ternyata ada penjual pernak pernik, sambil menunggu, Alia memilih milih berbagai aksesoris yang lucu-lucu.

tanpa disadari seorang cowok berdiri di sampingnya.

"hai cewek sendiri aja, mau nggak mas yang ganteng ini nemenin kamu, ucapnya, Alia yang merasa risih agak menjauh dari cowok itu.

"kok menjauh sih adek manis, jangan gitu dong nanti mas ganteng marah.

"Alia memandangi nya dengan ketus, tak mempedulikan cowok yang semakin mendekatinya, sementara mbak penjual hanya diam saja, mungkin takut.

"sini mbak, disana banyak yang bagus bagus, ucapnya mencoba menarik tangan Alia, dan Alia mencoba menarik kembali tangannya.

tiba tiba tangan pak Wisnu memegang erat tangan lelaki itu dan memplintirnya ke belakang, pria itu hanya berteriak kesakitan meminta ampun.

"berani kamu mengganggu calon istri orang ha, ucapnya.

"ampun pak, saya minta maaf, saya nggak tahu kalau itu calon istrinya, ampun pak, lalu segera berlari tatkala tangannya dilepaskan.

"gimana sih Al, baru sebentar, kamu udah digangguin aja, seharusnya kamu disamping aku aja tadi nggak usah kemana mana.

"Yee, mana aku tau kalau disini ada preman kesiangan, tapi pak kok bilang aku calon istrinya.

"sini aku jitak, tadi aku bilang calon istri orang, emang begitu kan, kita gak tau kan siapa nanti suami kamu, jadi salah?, makanya otak nya dibetulin, besok bawa ke tukang reparasi otak.

"nggak ah aku nggak mau ketukang reparasi otak tapi reparasi hati, nambal nambal hati yang bolong.

" emang kalau hati bolong bisa ditambal,

"nggak ah pak mending di lem biru, lempar bikin yang baru.

Al, kamu ini ada ada saja, ucap pak Wisnu kemudian mengajak Alia meninggalkan tempat itu, melanjutkan perjalanan menuju pulang yang mungkin sudah tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama.

sebelum memasuki perbatasan, pak Wisnu kembali memarkirkan motornya dipinggir jalan, dia berhenti disebuah jembatan yang dibawanya mengalir aliran sungai, kemudian berdiri pada pembatas jembatan memandangi padi padi dibawah sana yang mulai menguning.

pak petani sudah mulai pulang, kelihatan berjalan di pematang sawah membawa ikan hasil pancingan di sungai, dan sedikit kangkung yang diambil di tepian sawah, sungguh hal sederhana yang jika disyukuri terasa begitu indah.

Alia dan pak Wisnu berdiri diatas jembatan mencoba membingkai aura alam yang berpotret keindahan luar biasa, memberi kedamaian dan pesona tatkala matahari sebentar lagi akan menyembunyikan sinarnya, dibalik pegunungan yang menjulang.

lagi lagi pak Wisnu memejamkan mata menghirup udara dengan kuat seolah tak ingin dihempaskan lagi, "keindahan yang sempurna, bisiknya tatkala memandangi gadis didepannya.

"maksudnya, tanya Alia mendengar samar samar ucapan lelaki di hadapannya.

"apa sih, alamnya indah, kamu pikir apa, ge eran banget sih jadi cewek.

Alia terdiam, kenapa pikirannya dirasuki harapan, seharusnya harapan itu dibuang jauh-jauh, dia tidak ingin menyalah artikan kebaikan seseorang, siapakah dirinya, hanya bagaikan garam dilaut, dan pak Wisnu asam di gunung, kalau begitu ketemu di belanga dong.

nggak, bukan garam di laut, asam di gunung tapi bagai langit dan bumi, maaf pak Wisnu, pak Wisnu terlalu ganteng sih, siapa coba wanita yang nggak klepek klepek, tapi ah sudahlah, Alia takut terbang, nanti jatuh nya sakit, lagian Alia suka liat casingnya aja kok, cakep bener.

"ngapain kamu liatin aku mulu, jangan bilang kamu naksir ya, ucap pak Wisnu membuyarkan lamunan Alia.

"ge er, pak ngapain sih kita disini?,

"pengen aja, aku jarang banget menikmati pemandangan seperti ini, waktu aku kecil, waktu papa masih ada, aku sering diajak kerumah eyang, sebuah kampung yang asri seperti ini, dan sekarang aku merasakan perasaan itu kembali.

"pak kenapa bapak belum menikah kembali, kasihan anaknya pasti membutuhkan figur seorang ibu.

"kamu mau, jadi ibu sambung, kok nanya nanya.

Alia hanya mendengus mendengar jawaban pak Wisnu, lalu berpaling, dia menyesal melontarkan pertanyaan itu, jadi malu sendiri kan.

seorang ibu ibu lewat menenteng beberapa ikat kangkung berjalan sambil memperhatikan mereka, pak Wisnu mendekat berbicara pada ibu itu, Alia memperhatikan ingin tahu, ternyata dia meminta ibu itu memfoto mereka.

pak Wisnu mendekat kesamping Alia, "istrinya di peluk dong mas, celetuk sang ibu, membuat pak Wisnu salah tingkah.

"mas dan mbak ini sangat serasi, mbaknya cantik masnya ganteng, ucapnya seraya menyerahkan hp si pemilik kemudian berlalu pergi, pak Wisnu berjalan mendekatinya memberi selembar uang sebagai tanda terima kasih, walaupun ditolak akhirnya diterima juga.

Alia senyum senyum sendiri mendengar kata kata ibu tadi, tau tau tanpa disadari pak Wisnu menjitak kepalanya, Alia kaget memonyongkan bibirnya, tapi hatinya bahagia.

"Al, mau tidak aku ajarin sedikit jurus jurus karate, dasarnya aja dulu, biar kalau kamu digangguin cowok ganjen, bisa bela diri.

"what, aku belajar bela diri.

"iya, soalnya madi cinta pertama kamu itu pasti udah nggak bisa jagain kamu lagi.

"madi, madi yang sopan oi, belum tahu aja si madi punya jurus menangkap seratus ikan yang berenang di sungai.

pak Wisnu terkekeh mendengar celetukan Alia.

"mau nggak, nanti kita cari waktu dan tempatnya.

"tapi bukan modus kan pak.

"ini orang mau di tolong juga, aku tuh cuma kasihan sama si madi cinta pertama kamu, biar tenang dia anaknya bisa bela diri, nanti juga pasti Tante Sari tuh takut jahatin kamu, nanti dia di Smack down.

"Huu...madi lagi, entar bapak yang aku Smack down, ya udah nanti aku kabari.

"ya udah sekarang kita pulang yuk, entar keburu magrib, tadi juga mamaku udah nelpon nyariin.

kemudian mereka pun melanjutkan perjalanan pulang, mereka hanya terdiam, larut dalam pikiran masing-masing, mungkin perjalanan ini akan memberikan kesan dihati mereka, setidaknya ada kenangan yang bisa diingat sebagai teman dikala hati sedang lara.

Alia kaget ketika pak Wisnu menghentikan motornya didepan pagar besi rumah kostnya.

"udah sampai pak, ujarnya.

"ngelamun aja, gak liat tuh rumah kamu, ngelamun apa sih, jangan jangan...

"uuu aku lagi mikirin badan, mesti beli minyak gosok ini, pegel banget, lalu melenggang meninggalkan pak Wisnu.

"Woi ada yang ketinggalan, kemudian pak Wisnu mendekat memberi Alia bungkusan kue bolu coklat pemberian Tante Sari.

"ini buat kamu aja, bagi bagi sama yang lain.

"terimakasih banyak pak Wisnu yang baik hati, tapi kok Tante Sari baik banget sama pak Wisnu.

"iya dong cowok ganteng banyak penggemarnya.

Alia kemudian berjalan masuk kerumah dengan hati senang mendapat kue coklat kesukaannya.

"lumayan buat teman minum teh bersama teman teman kost yang lain.

memasuki rumah dia baru sadar ada beban berat dikepalanya.

"ow ala helmnya lupa di balikin.

1
Wanita Aries
Sekian purnama baru muncul lg thor.

Ihh knp wisnu kyk org bodoh
Ridho Widodo
sampe lupa LG bc jarum penunggu..
Wanita Aries
Di tunggu upnya thor
Brharap si alia bs menghadapi tari
Dede Bleher
lucu karna peran utama nya jadi tangguh.
mugi Allah lancarkan rezekimu thor.
krna sudah bikin orang tertawa
Muliati Sherina: Terimakasih sama sama, Amin.
total 1 replies
Indriani Kartini
bagus Wisnu jangan kasih kendor tari bwt dkt kamu
𝐈𝐬𝐭𝐲
semoga kejahatan tari dan ibunya segera terbongkar...
N Wage
wisnu kayaknya sengaja baik2in tari spy bisa membongkar misteri apa yg membuat bude Dian babak belur begitu.
Semoga cepat kebongkar kebusukan anak pungut durjana dan mak lucknutnya itu!!!
Jangan bikin Wisnu jd laki2 lembek dong thor.Yg tegas sm tari manipulatif itu.
Enteng sj bagi dia utk menghilangkan nyawa org lain.Bener2 psikopat!!!
Muliati Sherina: semua pasti ada jalannya
total 1 replies
Ridho Widodo
otak Wisnu telmi...
Muliati Sherina: Nggak telmi kok, ketika kita baik maka yang ada di pikiran kita yang baik baik saja, jadi Wisnu nggak kepikiran kalau tari itu jahat, dia juga kan nggak tau kalau ada cinta yang membara.
total 1 replies
Wanita Aries
Duh gemes bgt ehhh ma tari
Acay Acay
luar biasa, keren. mantap habis
Muliati Sherina: Terimakasih, baru belajar, semangat juga ya bikin novelnya
total 1 replies
Acay Acay
pokoknya keren deh
Acay Acay
keren habis ceritanya
𝐈𝐬𝐭𝐲
ceritanya bagus bgt tapi sayang up nya lama bgt ...😔😔
Muliati Sherina: Nungguin ya Alhamdulillah, terimah kasih, biar penasaran aja.
total 1 replies
N Wage
anak lucknut,tdk tau diri!!!
ini nih sesuai pepatah buah jatuh tak jauh dr pohonnya.Maknya kelakuannya gak ada akhlak nurun sm anaknya.padahal sdh dididik dg benar dan penuh kasih sayang ttp juga kelakuannya gak bener.Otak dan hati nuraninya gak dipakai sehingga mudah sj terhasut oleh maknya yg gak bener itu.
Mudah2an bu Dian gak apa2...
Batara Kresno
wisnu juga bodoh ga menyelediki udah gt budehnya makin bodoh aj g mau jujur rasakan tu
Muliati Sherina: Bu Dian takut tari bisa saja melakukan hal yang lebih buruk lagi pada orang lain, pada ibunya yang telah merawat dia saja tega.
total 1 replies
Wanita Aries
Haduhhh bude dian gk jujur langsung ke wisnu
Muliati Sherina: bukannya tidak mau jujur dia hanya takut tari akan nekat dan membuat hal buruk di luar nalar,
total 1 replies
Acay Acay
Hadir
Acay Acay: masama dek. saling mendukung
total 2 replies
N Wage
jadi namanya bude pak wisnu itu ibu DIAN INDAH ya?
krn kadang2 ditulis bu dian kadang bu indah.
Muliati Sherina: Iyakah?, maaf kalau begitu nanti di revisi, soalnya waktu cari nama namanya indah tapi kurang sreg diganti dian deh, tapi masih ke bawa bawa/Pray/
total 1 replies
N Wage
Luar biasa
N Wage: trus mana lanjutannya kak?
aku dah terlanjur baca dan suka ini!
Semangat dong...
total 2 replies
Muliati Sherina
Maaf baru up, lagi asik nonton Drakor nih.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!