Gadis kaya raya yang lugu dan kurang kasih sayang, harus menikah dengan rekan bisnis papanya, dan ternyata usia keduanya begitu jauh berbeda. Pernikahan paksa itu hanya untuk pernikahan Bisnis.
Akankah Gadis itu menemukan cinta sejatinya???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cara Angga Meluluhkan Hati Gea
Angga mengambil kunci cadangan dan membuka kamar Gea saat malam hampir larut. Dilihatnya Gea yang sudah tertidur pulas di ranjangnya. Angga menaruh bunga mawar merah di atas meja kemudian sebelum keluar Angga menyempatkan untuk mencuri ciuman kecil dari Gea.
"Night kiss. Mimpi indah sayang" Angga mengusap pipi Gea perlahan kemudian ia pergi meninggalkan Gea tidur sendiri.
**
Suara Azan membangunkan Gea pagi itu....
Gea yang masih setengah sadar langsung turun dari ranjangnya dan kekamar mandi untuk membersihkan dirinya sebelum sholat subuh. Tak lama Gea keluar dari kamar mandi dan baru ia lihat ada setangkai bunga mawar merah di atas meja disamping ranjangnya⚘
Gea mengambil bunga itu dan menciumnya
"Pasti ini dari Kak Angga". Gea pun jadi senyum senyum sendiri sibuatnya.
Gea bersiap untuk ke kampus pagi ini, dan akan mengikuti ujian. Saat Gea membuka pintu kamarnya ia melihat setangkai bunga mawar di depan kamarnya, kemudian ia mengambilnya, Gea menatap sepanjang jalan menuju ke meja makan banyak berjatuhan bunga mawar merah, ia pun memungutinya sampai di meja makan. Diatas meja makan ada seporsi sandwich, segelas susu, dan setangkai bunga mawar dengan sebuah kartu ucapan
......Selamat pagi sayang.........
...Semoga harimu menyenangkan...
...Selamat ujian semoga berhasil...
...Maafkan kak Angga yahh,...
...pleaseee.......
...Morning kiss nya dari jauh aja yah Emuuacch...
...Love you Gea...
...❤...
Gea pun rasanya meleleh mendapat kejutan pagi yang begitu romantis.
"Bikk, kak Angga kemana??"
"Tuan udah berangkat non pagi pagi sekali katanya ada kerjaan penting. Tadi tuan berpesan, non gea pagi ini akan di anter sama pak Rico Assistennya tuan. Beliau sudah menunggu diluar".
"Ohh gitu"
Gea menghabiskan sarapan yang dibuat oleh Angga kemudian ia menyimpan bunga bunga mawar itu dikamarnya. Gea menaruh bunga mawar itu kedalam Vas bunga kemudian ia berakngkat ke kampus.
***
Angga pagi pagi sekali sudah berangkat menuju Apartement Mulan. Ia mendapat informasi dari anak buahnya kalau semalam Mulan pulang bersama Diego ke Apartemennya.
Angga sudah berdiri di depan pintu dan menekan bel. Tak lama Mulan membuka pintu apartemennya dengan hanya menggunakan bathrobe dan menggulung rambutnya yang basah dengan handuk. Angga melihat bekas cinta di leher bawah Mulan begitu jelas. Mulan kaget setengah mati melihat kedatangan Angga sepagi itu, ia pun jadi tegang dan kaku
"Sayang?"
"Haiii selamat pagi cintaaa... sexy banget sih pake gituan. Bikin gerah taukkk" Angga berpura pura manja seperti saat pertama mereka baru jadian.
"Emm aku.. aku baru sudah mandi. Emm kamu nunggu di depan aja ya"
"Kamu tega ihh. Aku kan kedinginan klo nunggu di bawah sepagi ini. Aku mau masuk kedalem aja deh". Angga langsung nyelonong masuk kedalam apartement Mulan. Ia duduk di sofa panjang dan melihat di sekitar ruangan itu.
"Emm Yank, aku ganti baju dulu ya".
"Iya".
Mulan berlari ke kamar dengan cepat. Dia segera memanggil Diego yang masih di kamar mandi membersihkan diri. Tak lama Diego keluar dari kamar mandi.
"Ada apa sih sayang??? apa semalem masih kurang?"
"Ssstttt tutup mulutmu! diluar Ada Angga!"
"Apa?? kok bisa dia sepagi ini disini?"
"Aku juga gak tau!. Sekarang aku mau ganti baju. Terus aku duluan ke kantor! kamu jangan keluar sebelum aku pergi sama Angga"
"Iya iya!"
Dengan cepat mulan mengganti pakaiannya dan segera keluar dari kamarnya. Angga melihat bra Mulan yang tergeletak di pojok sofa. Ia pun langsung tau pasti Mulan dan diego sudah menghabiskan malam mereka berdua.
"AAyo sayang"
"Oh okey"
Angga beranjak dari sofa dan pergi bersama Mulan sementara Diego masih dikamar menunggu sampai mereka benar benar pergi.
Angga dan Mulan ke kantor bersama.
"Yank, tidurmu nyenyak??"
"I iya... kamu?"
"Sama. Oh iya lehermu kenapa merah?"
Mulan sontak langsung memegang lehernya menutupi bekas semalam.
"Di apartement banyak nyamuk sekarang. Aku udah pesen racun nyamuk kok"
"Ohh gitu. Oh iya,,, tadi gàk sengaja aku lihat Bra kamu di sofa. Jangan sembarangan letakin barang berharga kamu dong yank, kalau ada tamu kan malu"
"Iya yang, maaf aku lupa sangking capeknya. Kamu perhatian banget sih sama aku??"
"Jelas dong, karena Aku kan pacar kamu" Rasanya Angga sudah mau muntah saat itu.
"Ga' kapan kamu akan nikahin aku?? kita udah dewasa loh, mau sampai kapan kita pacaran terus?"
"Emm secepatnya aku usahain ya"
"Beneran ya??"
Angga membalasnya dengan senyuman datar. Sampailah mereka di kantor.
***
Angga tengah menyiapkan pembatalan kontrak proyek dengan perusahaan Diego tanpa sepengetahuan Mulan. Saat tengah sibuk, mulan tiba tiba datang ke ruangannya.
"Yang, Ini aku bawakan kopi buat kamu"
Angga langsung menutup mapnya.
"Makasih,,,,"
"Sama sama. Oh iya yank, Boleh gak yank kalau proyek yang di semarang nanti aku yang urus?? Aku pengen buktiin sama kamu dan keluargamu kalau aku bisa diandelin".
"Emmm aku gak mau kamu capek yank, harus bolah balik, kan perjalanannya lumayan jauh"
"Tapi aku pengen ngebuktiin sama keluarga kamu"
"Apa yang perlu dibuktikan!!"
Angga dan Mulan menoleh bersama saat mendengar suara Mama Angga.
"Mama"
"Sudah berapa kali mama bilang! jangan dekat dekat lagi sama wanita ini ga!"
"Ma udah ma, cukup"
"Tante, aku tulus cinta sama Angga"
"Saya tidak akan pernah merestui hubungan kalian!
Mama Angga langsung menarik Angga dan membawanya keluar dari kantor. Angga terpaksa mengikuti kemana mamanya pergi.
.
Mereka pun sampai dirumah Angga siang itu.
"Gea!"
Gea yang baru sampai rumah dan akan mengistirahatkan otaknya setelah ujian pertaman pun segera keluar dari kamar nya saat mendengar suara mertuany memanggil.
"Ada apa ma??"
"Mama bener bener kecewa sama kamu!"
"Gea kenapa ma??" Gea pun jadi ketakutan
"Mama nikahin kamu sama Angga itu karena mama ingin membuat Angga lepas dari mak lampir itu. Malah kamu sebagai istrinya gak bisa jaga suami kamu sendiri!"
"Maksud mama gimana? Gea gak ngerti ma"
"Ma ini bukan salah Gea"
"Iya ini salah kamu! salah kamu masih mencintai mak lampir itu Ga!" Mama Angga tak bisa lagi membendung air matanya.
"Ma,,, kenapa mama begitu membenci Mulan?"
"Kau tau, mamanya dulu menggoda papamu! dan mereka hampir bersama malam itu karena mamanya begitu licik menaru obat di minuman papamu!"
Angga tak percaya dengan apa yang katakan ibunya, setau Angga, ibu Mulan begitu baik selama ini. Tapi, Angga juga tau kalau mamanya tak pernah membohonginya selama ini.
"Apa ada kaitannya kematian mama Mulan dengan keluagaku?" Batin Angga
.
.
.
.
.