NovelToon NovelToon
Balasan Untuk Sang Mantan 2

Balasan Untuk Sang Mantan 2

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Hamil di luar nikah / Selingkuh / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: cucu@suliani

IG @suliani_cucu

Karena kesalahan satu malam yang dilakukan oleh Aruna, hal itu membuat dia harus menikah dengan pria yang tidak dia cintai. Awalnya pernikahan itu terasa baik-baik saja, hingga 5 tahun kemudian Aruna melihat sang suami pergi bersama dengan wanita lain.

Hal itu membuat Aruna selalu membuntuti suaminya, hatinya begitu sakit ketika mengetahui kenyataan bahwa suaminya telah berselingkuh. Bahkan, suaminya sudah memiliki putri dari wanita itu. Melihat akan hal itu, Aruna bertekad untuk membalas dendam kepada sang suami.

"Jangan pernah kamu kira aku akan diam saja, Sam. Aku akan membalaskan semua rasa sakit hatiku kepada kamu!" tekad Aruna.

Cara apa yang akan Aruna lakukan untuk membalaskan dendamnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

"Eh? Sedang apa kamu di dalam kamar saya? Itu, kenapa anak saya nangis?" tanya Angel.

"Saya tidak tahu, Nyonya. Justru saya nekat masuk ke sini karena mendengar suara tangisan putri anda," jawab Arin berusaha untuk setenang mungkin.

Angel tidak percaya begitu saja dengan apa yang dikatakan oleh Arin, dia langsung mengedarkan pandangannya karena takut ada barang berharga miliknya yang diambil oleh Arin.

Berbeda dengan Arin yang berusaha untuk menenangkan Ayaka, gadis kecil berusia 4 tahun itu nampak menangis seraya mengelusi kakinya.

"Jangan nangis ya, Sayang. Kamu mimpi buruk, ya? Ada Aunty, ada mama kamu juga. Jangan nangis," ujar Arin seraya menggendong Ayaka dan mengelusi punggung anak itu.

"Aya mimpi ada yang cubit kaki Aya, Aya jadi takut." Ayaka berbicara dengan isak tangis di bibirnya.

"Jangan nangis lagi, itu cuma mimpi." Arin berusaha untuk menenangkan hati gadis kecil itu.

Angel sudah memeriksa semua barang yang ada di dalam kamarnya tersebut, tidak ada yang hilang sama sekali. Namun, tetap saja dia merasa tidak percaya dengan Arin.

"Kamu pergilah, bilang sama bos kamu kalau saya tidak butuh petugas kebersihan," ujar Angel.

"Ah, baik Nyonya. Maaf kalau saya membuat anda tidak nyaman," ujar Arin.

Justru Arin saat ini merasa senang karena diusir oleh Angel, karena itu artinya dia tidak perlu membersihkan kamar itu. Yang terpenting baginya dia sudah memasang alat CCTV yang dibutuhkan.

Setelah berpamitan kepada Angel, Arin mengajak Aruna untuk segera pergi dari sana. Tentu saja Aruna dengan cepat menyetujuinya, karena tetap saja Aruna merasa sakit hati ketika mengingat Angel adalah selingkuhan dari suaminya.

Terlebih lagi saat Aruna melihat foto-foto kebersamaan dari Angel dan suaminya yang terpampang dengan begitu nyata di dinding ruang keluarga, hati Aruna dibuat semakin sakit.

"Jangan sedih gitu napa? Gue jadi ngga enak hati," ujar Arin ketika melihat wajah Aruna yang begitu bersedih.

"Sorry, gue tetep sedih. Tapi, makasih atas bantuan elu. Oiya, sebagai bayarannya, elu mau minta berapa?" tanya Aruna.

"Ya Tuhan, Aruna. Kita ini sahabatan udah lama banget, gue nggak setega itu sama sahabat sendiri. Bagaimana kalau kita ngopi aja, elu pan banyak duit. Di Kafe X boleh juga," ujar Arin.

"Boleh," jawab Aruna tidak bersemangat.

"Jangan sedih, ayo ganti bajunya. Kita ke Kafe dulu sebelum gue berangkat gawe," ujar Arin.

"Iya," jawab Aruna yang memang sekarang ini mereka berdua sedang berada di dalam kostan milik Arin.

Setelah keduanya berganti pakaian, mereka langsung pergi ke Kafe X. Mereka pergi dengan menggunakan mobil milik Aruna yang dibeli menggunakan uang Sam.

Tiba di Kafe X, keduanya langsung masuk dan berdiri di depan kasir. Tentunya keduanya terlihat memilah kopi mana yang akan mereka pesan.

"Gue mau mesen kopi mahal ah, mumpung dibayarin temen gue." Arin menunjuk es kopi seharga selembar uang berwarna merah.

"Gue juga itu aja," timpal Aruna seraya tertawa.

Setelah memesan kopi, keduanya langsung duduk di salah satu kursi yang kosong. Arin terlihat senang sekali bisa ngopi di Kafe, karena biasanya dia akan ngopi di lobi kantor. Tentunya karena gratis.

"Ya ampun, setengah jam lagi gue masuk kerja. Gue cabut ya, kalau ada apa-apa elu langsung telepon gue." Arin menepuk pundak Aruna dan segera pergi dari sana.

Aruna hanya bisa tersenyum lalu menyesap kopi yang dia pesan, saat sedang menikmati secangkir kopi yang dia pesan, Aruna dikagetkan oleh kedatangan Sagara yang langsung duduk tepat di samping wanita itu.

"Hei! Kakak ngopi?" tanya Sagara.

"Ngga lagi ngopi, lagi mandi aku," jawab Aruna seraya terkekeh.

Sagara langsung tertawa mendengar jawaban dari Aruna, tidak lama kemudian tawanya langsung terhenti ketika dia melihat kalung yang dipakai oleh Aruna.

Saat ini Aruna memakai dress dengan belahan dada yang cukup rendah, dress cantik berwarna navi dengan panjang selutut tanpa lengan. Tentu saja hal itu membuat Sagara dengan jelas bisa melihat kalung yang dipakai oleh Aruna.

"Kamu kenapa diem?" tanya Aruna yang melihat Sagara hanya terdiam seraya menatap wajahnya.

"Ehm! Itu kalungnya, anu. Emm, maksud aku---"

Sagara terlihat ingin mengatakan sesuatu, tetapi dia kesulitan untuk berkata-kata. Aruna seakan tersadar dengan tatapan mata dari Sagara yang sejak tadi melihat kalung yang dia pakai, Aruna jadi bertanya-tanya di dalam hatinya, apakah mungkin segera mengenali kalung yang dia pakai.

"Ini adalah kalung dari ayahku," jelas Aruna seraya memperhatikan wajah Sagara.

"Oh! Nama Kakak, Aruna?" tanya Sagara.

"Iya, kamu kenapa sih?" tanya Aruna pura-pura tidak paham.

"Ngga apa-apa, tadinya aku mau ngopi. Eh, malah inget ada yang harus aku kerjain. Aku pergi dulu, tapi... boleh ngga aku foto bareng sama Kakak?" tanya Sagara dengan mata yang sudah berkaca-kaca.

"Boleh," jawab Aruna dengan senyum yang dipaksakan. Padahal, hatinya terasa perih dan rasanya dia ingin menjerit dengan sekencang-kencangnya.

Dia ingin sekali berkata kepada Sagara jika dirinya adalah bagian dari keluarga Dinata, tetapi dia tidak berani mengatakan hal tersebut. Namun, setelah masalahnya dengan Sam selesai, Aruna berjanji akan langsung mendekati Sagara agar bisa bertemu dengan kedua orang tuanya.

"Senyum dong, Kak!" pinta Sagara seraya merangkul pundak Aruna.

Aruna langsung tersenyum seraya memeluk Sagara, bahkan dia langsung menyandarkan kepalanya di pundak pria muda itu.

"Ah! Ini sangat bagus, aku pamit!" ucap Sagara setelah melihat hasil selfie mereka.

Sagara langsung berlari untuk segera keluar dari dalam Kafe tersebut, sedangkan Aruna hanya bisa terbengong seraya memperhatikan Sagara yang semakin menjauh dari dirinya.

"Mungkinkah Sagara menyadari siapa aku?" tanya Aruna lirih.

1
Khairul Azam
menurut kalian pembaca setiap percakapan kaku nggak sih? atau cuman aku aja.. 🤔🤔
falea sezi
gk rela anak pelakor dapet Vano enak bgt
Khairul Azam
gitu dong tingal kan laki laki yg udah selingkuh, karna perselingkuhan termasuk kejahatan yg gak bisa dimaafkan, hanya wanita bodoh yg bertahan dgn pria berselingkuh
Khairul Azam
kuras aja uangnya kenapa harus meladeni nafsunya,
Susi Andriani
aku yg jantungan
Nana Niez
bab ini mengandung bawang😭😭😭
Nana Niez
Luar biasa
Nana Niez
Lumayan
Ifti Nisa
yaaa ini gak ada kelanjutan nya thor? lanjut dong cerita para cucu Aruna?
Ifti Nisa
Aruna dan Sigit punya 4 cucu, tp yg satu cucu dr adopsi. 2 dari anak" nya cucunya perempuan, dan dr kenzo laki". Alhamdulillah lengkap sudah. semoga keluarga mereka selalu bahagia. Aamiin🤲😍😍🤗
Ifti Nisa
Alhamdulillah akhirnya lahir juga. selamat ya Ken Naya bayi nya laki",, kalian udah jadi org tua🤲😍🤗
Ifti Nisa
apa jangan" apa yg di katakan Andra waktu itu Kenzo bakal gendong dua bayi. apa jangan" satu bayi itu anak nya ibu itu yg mau melahirkan? dan yg satu anak nya Kenzo sendiri? apa benar thor? apa Kenzo punya anak Kembar? jadi penisirin nih?
Ifti Nisa
gua berharap laki" ini dapet karma nya. klo bisa ketabrak tronton trus kaki nya patah,, trus nanti di tinggal deh sama selingkuhan nya.. habis itu bingung deh mau hidup kek mana,, gak ada anak dan istri yg menemani🤣🤣
Ifti Nisa
laki" gak pandai bersyukur ya begini.. padahal istri nya gendut karna demi dia,, demi mengandung benih dia,,memberi keturunan.. ada ya laki" macam dia mau punya anak tp malah selingkuh🤦‍♀️pantes nya laki" macam dia klo gak lempar ke laut, lempar aja kehutan atau ketebing biar mati sekalin😠😠
Ifti Nisa
laki" macam dia gak patut di tangisin,, pantes nya di hempaskan ke laut biar di makan hiu.. bahkan mungkin Hiu gak doyan,, karna pait kulit nya dan udah gak enak,, karna asyik celap celup sana sini🤮🤮
Ifti Nisa
bukan oleh Kenzo tp oleh Andra😁
Ifti Nisa
Ayaka sama Stefano beruntung punya anak tp punya kelebihan.. bener kalian harus jaga baik" Andra takut nya ada org nya berniat jahat
Ifti Nisa
nah kan bener.. pasti Andra punya indra ke 6
Ifti Nisa
nah kan pasti Aliandra punya indra ke 6. dia tau klo Naya hamil kembar
Ifti Nisa
wahhh nih anak belum tau Naya hamil brp baby,, tp udah gambar ada baby kembar di pangku sama Kenzo.. apa jangan" anak Naya dan Kenzo kembar kali ya? jangan" itu anak pasti punya indra ke 6 lagi?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!