NovelToon NovelToon
Sahabat Yang Kunikahi

Sahabat Yang Kunikahi

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: leni septiani

Menikahi sahabat? Tidak sekali pun Luna dan Leo membayangkanya, bahkan tak sekali pun terlintas dalam benak keduanya. Persahabatan mereka murni, tanpa dibubuhkan perasaan asing satu sama lain.

Namun siapa yang menyangka keputusan orang tua pada akhirnya menyatukan mereka dalam sebuah pernikahan yang berawal dari perjodohan.

Memang tidak ada yang salah untuk menikahi sahabat sendiri, karena mereka yang awalnya tidak saling mengenal pun bisa berakhir saling mencintai.

Leo merasa dengan statusnya saat ini tidak akan menyulitkan perasaan cinta itu tumbuh, tapi bagaimana dengan Luna? Apakah wanita itu akan berpikir hal yang sama, atau justru sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon leni septiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Kekesalan Luna

Pagi pertama bagun di rumah baru, Luna menjadi sedikit cemas saat bangun kesiangan mengingat kini dirinya dan Leo hanya tinggal berdua, tidak ada yang memasak jadi Luna langsung bergegas saat tahu bahwa jam sudah menunjukan pukul tujuh pagi, pasalnya hari ini Leo mulai masuk kuliah dan dirinya pun memiliki kelas pagi.

Selesai mandi dan membangunkan suaminya, Luna turun ke dapur, memasak nasi goreng untuk sarapan pagi ini, mengingat tidak lagi banyak waktu untuk dirinya menyiapkan menu lain karena waktu yang sudah mepet. Tak lama Leo turun bertepatan dengan Luna yang menyelesaikan masakannya.

“Maaf ya, aku cuma bikin nasi goreng, gak keburu soalnya, ini juga untung masih ada nasi,” ucap Luna tak enak hati.

“Gak apa-apa sayang, ini aja udah cukup kok buat aku asal makannya di temani kamu,” Leo duduk di kursinya setelah melayangkan kecupan singkat pada kening sang istri.

“Ini masih pagi, Le please deh jangan ngegombal dulu,” gemas Luna seraya memberikan piring berisi nasi goreng sederhananya.

“Gak apa-apa dong, kan sebagai teman sarapan biar makin enak,” balas Leo. Luna mendengus kecil melahap makanannya tanpa membalas ucapan Leo. Karena laki-laki itu jika di ladeni maka akan semakin menjadi, maka dari itu Luna memilih untuk diam dan makan.

Selesai menghabiskan sarapannya Leo dan Luna langsung berangkat ke kampus karena Luna yang memang sudah hampir terlambat. Bahkan saat sampai di parkiran fakultasnya pun Luna dengan cepat keluar dari mobil setelah mencium punggung tangan suaminya, kegiatan itu baru ia mulai sejak hari ini sebagai rasa hormatnya kepada Leo, laki-laki yang menjadi suaminya dua minggu ini.

Leo yang melihat kepergian istrinya yang begitu terburu-buru hanya menggelengkan kepala kemudian keluar dari dalam mobil, bertepatan dengan mobil Pandu yang baru saja masuk ke pelataran parkir dan di parkir tepat di sebelah mobil miliknya.

“Baru nyampe juga lo, Le?” Pandu bertanya saat baru saja keluar dari mobilnya. Laki-laki tinggi itu mengangguk lalu berjalan menghampiri sang sahabat untuk berjalan bersama menuju kelas.

Banyak orang yang memandang Leo juga Pandu yang berjalan bersama sambil mengobrol. Mungkin Pandu memang sudah di kenal, tapi memang tidak memerlukan waktu lama juga untuk membuat Leo menjadi populer karena baru masuk pun sudah banyak pasang mata yang menatap kagum juga bertanya-tanya. Tidak sedikit juga bisik-bisik perempuan yang terang-terangan mengatakan bahwa Leo tampan.

“Pesona gue emang kuat, sampai-sampai semua mata perempuan natap gue seolah gue adalah makanan, ck.” Leo berucap pelan.s

Sesekali laki-laki itu melayangkan senyum ramah pada siapa saja yang memeberinya senyuman.

“Ingat Le, lo udah punya bini. Sekampus pula. Jangan sampai lo bikin dia kecewa apa lagi sampai lo khianatin. Gue dulu pernah melakukan itu dan jujur gue sangat menyesal.”

Leo langsung menoleh pada sahabatnya, dan melihat gurat penyesalan di kedua mata Pandu. “Lo tenang aja, *** gue janji gak akan seberengsek lo dulu.”

“Memang jangan, karena gue gak mau lo, sahabat gue sendiri merasakan penyesalan itu.” Leo tersenyum tulus, menepuk bahu sahabatnya lalu merangkulnya dan keduanya melanjutkan jalan menuju kelas yang hanya tinggal beberapa meter lagi di depan.

Pukul sebelas Luna baru saja menyelesaikan kelasnya. Seperti biasa bersama Devi dirinya keluar belakangan saat kelas sudah sepi tapi tidak dengan hari ini karena Devi yang terus merengek meminta di temani ke toilet membuat Luna terpaksa bangkit dari duduknya dan mengikuti Devi yang berjalan cepat di depannya.

Sepanjang jalan menuju toilet telinga Luna begitu panas saat mendengar hampir semua orang yang ada di koridor membicarakan murid baru jurusan bisnis yang sudah dapat Luna tebak bahwa yang mereka bicarakan adalah suaminya.

Dalam hati ia terus menggerutu dan menyumpah serapahi Leo yang memang sudah sangat ia hapal bagaimana tingkahnya sejak SMA dulu. Laki-laki itu terlalu easy going, mungkin jika dulu ia masa bodo dengah sikaf laki-laki itu, tapi tidak untuk sekarang karena kini sudah jelas bahwa laki-laki itu miliknya dan tidak boleh ada siapa pun yang menyentuh miliknya.

“Kenapa muka lo kusut gitu Lun?”

“Ck, lo gak dengar sepanjang koridor pada ngomongin laki gue? Mana mereka pada bilang kalau senyum dia manis lagi!” Devi yang mendengar gerutuan sahabatnya itu pun tertawa geli, baru tahu bahwa Luna bisa sekesal ini hanya karena Leo menjadi bahan pembicaraan orang.

“Lah senyum Si Leo kan emang manis, Lun jadi apa yang salah coba?”

“Ish lo itu gak ngerti …”

“Kalau lo cemburu?” tebak Devi cepat memotong ucapan Luna. Perempuan cantik itu diam, dan sudah dapat Devi pastikan bahwa tebakannya benar.

Devi dan Luna berjalan meninggalkan toilet berniat untuk ke kantin. Namun langkah Luna tiba-tiba terhenti saat beberapa meter di depannya ia melihat Pandu dan Leo, tapi fokusnya lebih kepada perempuan yang berdiri berhadapan dengan Leo dengan tangan terulur yang di balas oleh laki-laki tinggi itu. Ok, Luna tahu bahwa suamnya itu tampan dan banyak kemungkinan bahwa banyak perempuan yang terpesona dan mengajaknya untuk kenalan, tapi Luna tidak suka saat suaminya itu memberi senyum pada mereka.

Tatapan Luna begitu tajam melihat pemandangan di depannya, tangannya pun sudah mengepal dan wajahnya memerah. Luna tahu bahwa Pandu melihatnya dan langsung menyenggol Leo seakan memberi tahu laki-laki tinggi itu tentang keberadaan Luna terlihat jelas bahwa Leo langsung menatap kearahnya dan melepaskan pagutan tangannya dengan perempuan itu.

Luna menghentakan kakinya, menarik tangan Devi dan langsung pergi dari sana, tidak perduli dengan ringisan Devi yang kesakitan akibat cengkraman juga tarikan kuat Luna.

“Lepas, Lun tangan gue sakit ini.”

Luna menghentak kasar tangan Devi kemudian duduk di kursi kantin dengan wajah yang benar-benar tidak enak di lihat. Devi ikut duduk sambil mengusap-usap tangannya yang memerah dalam hati ia menyumpah serapahi Luna, dan hatinya bertekad akan melayangkan pukulan nanti jika bertemu dengan Leo, karena gara-gara laki-laki itu dirinya menjadi korban keganasan istri yang cemburu.

1
dina
cerita persahabatan yang manis,semoga dalam dunia nyata ada ya persahabatan seperti ini
Uswah Saiyid Khazanah
emg bener, dulu uga aku wktu hmil bdnku ga ngasi tahu kpn hpl tp sepupuku dkasi tahu, mgkn krn aku hmil ank pertma tkt kpkiran n bhya uga buat janin n sedgkn sepupuku sdh ank yg kedua.
Dewi Nurmalasari
luna ih kasar banget,, kan dh sepakat saling mencoba nerima
Erinibra Ibra
panggilan Luna utk Leo di ganti donk masa istri panggil suaminya dg sebutan nama saja
Yuni 's Fira
Biasa
ika
lyra ini di crita apa?
kyk prnh baca tp lupa judulny
🥀Leni Septiani 🥀 HIATUS: menikah muda kak
total 1 replies
Samsung A01
ok
Vanni Sr
setuju sn luna dong jelas" perawan , klo Lyra g boleh ngerusak hub mereka lg hamil jg
Rini Haryati
keren
semangat
sukses
mksh
Rini Haryati
ceritanya keren
sukses
semangat
mksh
nisa
ok kk critanya
mksih..
Vhera Wati
Kecewa
Luluk Herlina
kangen novel nya kak Leni makny kesini lagi n berulang kali
Kepiting Cina
emak-emak rempong
Kepiting Cina
coba sebutkan nama kamu deh lun, ya itu namanya
Kepiting Cina
astaga anak siapa itu woy😂
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒
500rb sebulan ah yg bnr km cuma makan Endog doank kah le
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒
lucu kalo Luna panggil leo Abang juga 😆😍
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒
harusnya ikut itung haneymoon Thor adeuh
Uswah Saiyid Khazanah: ayahnya leo pelit klo lupa?
total 1 replies
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒
aku pusing lihat karakter Luna
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!