NovelToon NovelToon
Ketika Pamanmu Menjadi Pengantin Pengganti

Ketika Pamanmu Menjadi Pengantin Pengganti

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Duda / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Bae Lla

Dua hari sebelum pernikahan, kabar menyakitkan datang untuk Dera. Calon suami yang dia anggap baik dan begitu setia, kabur setelah meniduri anak orang.

Dia terpuruk, tetapi takdir berkata lain. Dera harus menikah dengan paman calon suaminya, demi menutupi aib keluarga. Ingin kabur, tetapi dia tidak bisa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bae Lla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22. Lingerie

Seminggu telah berlalu. Dera baru kembali dari rumah ibunya. Wajah gadis itu tampak murung, mengingat semua nasihat yang ibunya berikan. Sepintar-pintar tupai melompat, akan jatuh juga. Ya, keadaan rumah tangganya sudah diketahui ibunya. Apalagi, mengenai malam pertama yang belum juga terjadi.

Sepandai apa pun kamu menyembunyikan bangkai, akan tercium juga baunya. Ibu sudah tahu, bahwa Dera belum memberikan haknya Daren. Wanita paruh baya yang rambutnya sudah mulai memutih, marah. Namun, Hamidah tidak membentak, dia hanya memberikan nasihat tegas pada putrinya.

“Kalau kamu tetap berada dibayang-bayang masa lalu, maka sejatinya kamu tidak akan bisa menerima Daren,” ucap ibunya.

“Ingat, Dera. Cinta tumbuh karena terbiasa. Ibu tahu kamu perlu waktu, tetapi Daren, dia juga perlu kamu. Memangnya kamu mau, dia main di luar? Pikirkan baik-baik, Sayang. Ibu hanya tidak ingin nasib pernikahanmu sama dengan ibu.”

Karena nasihat ibulah, Dera sekarang tengah duduk di depan kaca rias. Dia menatap pantulan dirinya sambil meringis. Baju tipis transparan melekat sempurna di tubuh idealnya. Dera segera meraih cardigan, guna menutup tubuhnya. Gugup? Tentu saja. Sepulang dari rumah ibu, dia menyempatkan diri untuk mampir di mal. Dera membeli tiga baju transparan yang dia sebut ‘baju haram’.

“Astaga, aku sudah seperti ******,” cicit Dera. Semakin mengeratkan cardigan.

Ya, Dera melakukan ini semua demi menjaga rumah tangganya. Benar kata ibu, kalau dia tetap berada dibayang-bayang masa lalu, maka dia tidak akan pernah melihat Daren ada. Menghembuskan napas pelan, Dera membuka cardigan yang menutupi tubuhnya yang nyaris terlihat polos. Dia harus bisa, meskipun takut menyelimuti hatinya.

“Katanya, malam pertama itu sakit. Apa benar? Ih, ayolah Der, kamu pasti bisa.” Dera terus menyemangati dirinya.

Ketukan di pintu mengagetkan Dera. Matanya melotot, secepat kilat Dera masuk ke dalam selimut untuk membungkus tubuhnya.

Ceklek

“Kamu sudah tidur?” tanya Daren ketika baru masuk.

Dera bangun, tetapi masih memegangi selimut yang menutupi tubuhnya itu.

“B-belum,” cicit Dera.

“Kamu sakit? Kenapa pakai selimut begitu?” tanya Daren lagi. Dia menatap aneh sang istri.

Dera bungkam, sebelah tangannya menggaruk tengkuk yang tak gatal. “Hmm. Nggak, kok!”

“Oh.”

Daren berjalan menaruh tas kerja di meja, pria itu berniat untuk membersihkan dirinya sebelum tidur. Karena sudah makan di kantor, jadi dia bisa langsung tidur saja mengingat tak ada lagi pekerjaan yang harus dia kerjakan.

“Mau langsung sekarang atau mandi dulu, Om?” Pertanyaan Dera menghentikan langkah Daren.

Pria itu berbalik dengan wajah bingung, terlihat jelas dari keningnya yang juga berkerut. Tingkah Dera sedikit aneh malam ini, Daren akui itu.

“Langsung apa?”

“Emm. Itu ... anu. Apa, ya?” Dera bingung sendiri. Tidak mungkin dia jujur ingin memulai malam pertama dengan Daren.

“Itu apa? Bisakah kamu berbicara dengan jelas?” pinta Daren.

Menghela napas kasar, Dera menutup sejenak matanya. Lalu, kedua tangannya bergerak membuka selimut. Hingga terlihat tubuh indah terbalut lingeri.

Daren menelan ludah susah payah, matanya tak berkedip sedikit pun. Pemandangan di depannya, benar-benar membangkitkan gairah lelaki dalam dirinya.

Tanpa ba bi bu, Daren mendorong tubuh Dera hingga membuat gadis itu tidur di kasur. Detak jantung Dera semakin tak karuan, apalagi ketika Daren menyentuh pipinya.

“Kamu sengaja menggodaku?” tanya Daren dengan napas tersengal-sengal menahan hasrat. Tatapan mata pria itu, berbeda dengan biasanya. Sayu. Karena dipenuhi dengan kabut hasrat.

“N-nggak, kok! A-aku cuma berusaha untuk menyenangkan hati suami,” jawab Dera terbata. Dia gugup dengan posisi seperti ini.

Daren terdiam, dia tidak menyangka dengan jawaban Dera. Istrinya ingin menyenangkan hati dia? Lantas, apakah Daren akan menyia-nyiakannnya? Oh, tentu saja tidak. Dera jual, Daren beli.

“Jadi, kamu sudah siap?”

Dera mengangguk. “S-siap, Om. Ayo, lakukan malam pertama itu.”

Segera Daren menoel hidung Dera, gemas. Dia juga tertawa kecil melihat wajah polos istrinya. “Mana ada malam pertama. Sudah lewat.”

“Eh, iya.” Dera menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

Semakin gemas dengan tingkah istrinya itu, Daren langsung melahap habis bibir Dera. Bukan hanya di situ saja, tetapi Daren juga menc*mb* leher dan telinga Dera.

“Sakit, Om! Jangan kuat-kuat!” teriak Dera.

 **

Ehem, om Daren menjemput rezeki, nih.

Jangan lupa like dan komen guys. Hadiah plus votenya juga, biar othor semangat buat up lagi.

 

 

1
Nur Syamsi
😭😭😭😭😭 sesak bacanya thor
Nur Syamsi
klaw kita berbuat dg hati yg tulus maka hasilnya jg berbuah manis ....menang Zakiranya
Nur Syamsi
beda mmang klaw niat yg tulus dpda niat yg tulus....
Nur Syamsi
iya sebaiknya dijelasin semua ke Zakiranya spya dia Tdk salah faham, ap lagi ttg perjodohan yg papamu inginkan
Nur Syamsi
Arfannya jg hubungin Zakira dg kata" begitu pdhal sudah nikah, knpa bukan pd waktu belum tunangan,
Nur Syamsi
author jga bikin cerita anak kembarnya jatuh cinta ma lelaki yg sama, kita yg baca jdi sedih untuk Kiranya 😥😥😥
Nur Syamsi
ni ortu Arfan jga, Tdk nanya Arfannya siapa yg disukai anaknya...
Nur Syamsi
mencintai bukan berarti memiliki Dera, baiknya Krn Befannya cepat terus terang padamu droda terlalu berharap
Nur Syamsi
beda dg Pandu, liat Vera dorong motor langsung bantuin, si Bafennta cuma kesal diatas mobil
Nur Syamsi
si Elena jangan" dianya bibit pelakor hingga menkompori istri bosnya ...
Nur Syamsi
kasih Faren bahwa dia ngirim pesan padamu....
Nur Syamsi
judes bangat, nggak mikir apa siapa yg menolongnya dr rasa malu....Krn ditinggal calon mmpelai yg kabur
Okta Liska
dera kenapa karakternya kayak sombong blagu gitu
Ari Peny
thor dera kok gitu
Ari Peny
klo gk mau bilg aja gk usah nikah beres toh yg malu jg kamu dw knp malah nyakitin yg nolong sok kecantikan sombong amat jd gadis
Ari Peny
dero gk tau trimakasih pingin nabok aja
Syahril Ramadhan
Luar biasa
Sumarni Tina
selamat datang baby twins
R'vina
Luar biasa
Hera Dita
sumpah malunya luar binasa..../Chuckle/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!