Menikah dengan pria tua kaya raya bagi Bianka adalah hal yang tak pernah ada dalam hidup nya, namun karena kehadiran ia harus berbakti kepada dua orang tua angkat nya yang sudah berjasa mengurus dirinya maka ia harus melunasi hutang-hutang keluarganya dengan cara menukar hidup nya dengan menikah dengan pria tua dan beristri
banyak.
Akan kah seseorang yang berada di masa lalu nya yang hadir kembali setelah dirinya menikah akan mengambil nya dari penderitaan itu??
Ikuti Kisal Double B di cerita ini..
Happy Reading...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nisha Oktaviani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 22
Pagi sudah tiba, matahari mulai memancarkan sinar nya, suara nyanyian burung-burung pun saling bersahutan membuat pagi ini terasa lebih berwarna.
Bianka yang sudah sedari tadi bangun, melihat ke atas ranjang nya ada seorang laki-laki tampan sedang memandang nya penuh cinta.
"Kamu sudah bangun mas,?" tanya Bianka
"Iya sayang, tidurku malam ini sangat nyenyak ya walau si Joni masih berontak"
"Tapi Mas, kalau ketahuan kamu disini bagaimana?" tanya Bianka serius
"Tenang saja sebentar lagi aku akan pergi kok, tapi morninh kiss dulu donk" pinta Biy sambil mamanyunkan bibir nya.
"Ish kamu ini, belum gosok gigi sudah minta kiss, bau tau" sambil tersenyum malu
Billy hanya tersenyum melihat tingkah Bianka yang malu-malu itu, lalu Billy beranjak dari tempat tidurnya lalu masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri.
kurang lebih 15 menit Billy keluar dari kamar mandi, ia kemudian mendekati Bianka yang sedang duduk di ranjang, "Sayang ini udah siang, aku harus pergi dari sini, nanti malam aku akan kembali lagi" pamit Billy lalu mengecup bibir Bianka.
Namun kecupan itu di respon keras oleh Bianka, menjadi ciuman hangat dan kemudian menjadi *******-******* sensual di pagi itu.
keduanya sama-sama terbuai dengan suasana panas membuat mereka larut akan ciuman panas nya, tak memperdulikan waktu.
Ciuman itu akhirnya usai setelah keduanya sama-sama kehabisan nafas, dan memutuskan untuk mengambil oksigen terlebih dahulu.
"Mas pergilah sekarang, takut ada yang datang nanti" pinta Bianka.
"Iya mas pergi sekarang, jaga diri baik-baik ya, I love u"
"I love you to" jawab Bianka.
Billy pun pergi mengendap melalui jendela, waktu sudah menunjukan pukul tujuh pagi, semua orang bersiap untuk sarapan kecuali Bianka yang masih diam di kamar, dan tak ada niat untuk pergi sarapan.
"tok.. tok.. tok.."
"Bian, ayo sarapan sayang" ajak Bu Wanda
kemudian Bianka membuka pintu, "Iya bu, Bian nanti nyusul" ucap Bianka.
"Baiklah, jangan lama-lama nanti bapak akan marah"
Bu Wanda pun pergi dari kamar Bianka, kini Bianka sedang berpikir, apa dia harus pergi sarapan atau tidak.
"hmm kalau gak sarapan, laki-laki itu pasti akan marah, tapi kalau sarapan rasanya malas sekali melihat pak tua itu, apa yang harus aku lakukan Tuhan" ucapnya pelan.
Akhirnya bianka memutuskan untuk pergi sarapan, ia pun harus mempunyai tenaga untuk menghadapi masalah-masalah selanjutnya yang akan terjadi menimpanya di rumah ini.
Di meja makan semua terdiam tanpa ada yang bicara saat Bianka datang dan duduk di tempat biasa, namun ada yang beda kali ini.
Pak tua itu tidak ada di tempatnya, entah dia belum datang atau memang tak ingin sarapan, menyadari kebingungan Bianka bu Wanda pun memberi tahu alasan Wisman tak ada di tempatnya.
"Bapak tidak ikut sarapan kali ini, dia tidak enak badan jadi kita mulai saja sarapan nya ya" jelas Wanda.
Semua orang pun sibuk dengan makanannya, namun Bianka hanya mengaduk-aduk saja makanan yang ada di piring nya, membuat kakak nya Mirna langsung bertanya.
"Bian, kenapa tidak makan"
"Eh mbak, aku makan kok ini" ucap Bianka sambil menyiapkan makanan ke mulut nya, Bianka tidak mau kakak nya yang selalu kepo akan banyak tanya nantinya.
Setelah waktu sarapan selesai Bianka kemudian kembali ke kamar nya, ia duduk di depan meja riasnya.
"ya Tuhan akan seperti apa hidupku kedepannya" tanya nya dalam hati sambil memandang wajahnya di cermin.
Sementara itu di kamar lain Wisman sedang duduk di kursi kebesarannya, file-file yang berserakan di meja ia biarkan berhamburan padahal biasanya meja nya itu harus rapi dan bersih.
"Apa yang harus aku lakukan kepada anak itu?" tanyanya dalam hati.
hayooo ada yang tau apa yang akan di lakukan Wisman pada Billy??
Hai.. hai.. hai.. bestie apa kabar, lama tak bersua, semoga kalian selalu sehat dan bahagia ya..
mohon maaf othor baru menampakan diri lagi, insya Allah sekarang othor bisa update tiap hari lagi ya...
Di sini kawasan wajib Like komen and vote ya, biasakan ritual ini setelah membaca bab/ bab nya okay, biar othor yang terbuat dari remahan rengginang ini semakin semangat Up.
Thank you..
G diundang sklian ke kwinan bang billy am eneng bianka?