NovelToon NovelToon
Stuck Marriage (Season 1 & 2)

Stuck Marriage (Season 1 & 2)

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:748.5k
Nilai: 5
Nama Author: Tyatul

Season 1
Rencana menyelamatkan diri dari musuh keluarganya membuat Ariana Delta terjebak dalam ikatan pernikahan dengan seorang sopir taksi bermana Alex Bara.

Tampan dan sexy itu yang dapat digambarkan Ariana pada sosok suaminya, sangat tidak cocok sebagai sopir taksi.

Setelah terbiasa hidup bersama membuat benih benih cinta diantara mereka tumbuh.

Ariana dan Alex sama-sama memiliki rahasia yang tidak diketahui masing masing.

Hingga kebenaran terungkap, apakah keduanya tetap bisa saling mencintai?

Season 2
Menceritakan kisah anak pertama Ariana dan Alex siapa lagi kalau bukan Albian Ivander Bara dengan segala pesonanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tyatul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyembunyikan air mata

Happy reading

Ting (Pesan baru)

Deg

Pyar...

Gelas yang dipegang Ariana terjatuh hingga pecahan gelas itu berserakan di mana mana.

"Ini gak mungkin kan?" tanyanya tanpa sadar air matanya luruh melihat pesan yang dikirim orang tak dikenal itu.

Pesan tersebut sebuah foto seorang laki laki dengan perempuan yang terlihat sangat dekat bahkan jelas sekali dada perempuan itu menempel dilengan Pria itu yang tak lain adalah Alex. Dengan caption 'Lihatlah suamimu yang kamu banggakan selama ini dibelakang kamu.'

"Alex gak mungkin khianati aku kan? Kenapa dalam foto ini terlihat dia memakai jas yang rapi bukannya dia sopir taksi?" tanyanya menatap foto itu dengan tangis.

"Aku gak percaya ini Alex!! Alex gak bakal duain aku, lagian dia bekerja sebagai sopir bukan di perusahaan," imbuhnya mencoba berpositif thinking.

"Ya ini bukan Alex, nak ini bukan papa kamu ya. Ini cuma pesan dari orang iseng yang mau hancurin hubungan mama sama papa," ujarnya dengan senyum tapi matanya berkaca-kaca. Tangannya terus mengelus perutnya.

Ariana masih menangis meletakkan ponsel itu dan menatap nahar pecahan gelas yang berserakan di lantai.

"Hiks hiks Alex," tangisnya lagi mengingat foto yang baru ia lihat itu. Sekuat tenaga Ariana menahan tangis itu semua sia sia karena hati dan pikirannya tidak sejalan.

Ia mengambil beling itu sesekali mengusap air matanya, hingga satu beling mengenai tangannya. Sakit? Perih? Itu tang dirasakan Ariana tapi tidak sebanding dengan sakit saat foto yang ia lihat tadi.

"Sakit," lirihnya membiarkan darah itu jatuh.

Ariana masih terus menangis walau berulang kali ia mencoba menahannya. Matanya mulai berkunang hingga akhirnya tubuhnya ambruk di dapur itu.

Di sisi lain, Alex yang sedang memeriksa laporan keuangan itu tampak serius hingga tanpa sengaja ia menyenggol cangkir teh yang ada dimejanya hingga pecah.

Pyar...

"Astaga kenapa aku jadi resah gini?" tanya Alex dalam hati saat melihat cangkir itu pecah.

Alex memanggil OB untuk membersihkan pecahan cangkir itu, perasaannya masih belum tenang saat ini. Entah kenapa dengan hatinya saat ini.

Tok tok tok

"Permisi tuan ini berkas berkas yang harus anda tanda tangani," ucap sekretaris Vito setelah masuk ke dalam ruangan bosnya itu.

"Hmmm, Vit apa yang dilakukan istriku pagi ini?" tanya Alex pada sang sekretaris.

"Pagi ini jam 8 pagi tadi nyonya Ariana pergi dari kontrakan dan meminta mangga dari tetangga tuan, dan sudah kembali lagi ke kontrakan dia," jawabnya yang memang selalu mendapat laporan dari anak buahnya.

"Sekarang?" tanya Alex.

"Nyonya belum ada keluar tuan," jawabnya.

Alex sedikit lega saat mendengar Ariana tidak keluar rumah, mungkin dia istrirahat begitu pikirnya.

"Hmm, lanjutkan pekerjaanmu."

"Baik tuan," sekretaris Vito pamit dan keluar dari kamar mandi.

****

"Hahaha kerja bagus Claudia, setelah ini kau akan merasakan rasanya di tinggal orang yang kau cintai Alex. Kau akan merasakan apa yang aku rasakan dulu," teriaknya dengan senang, gelas wine itu di putar olehnya lalu meminumnya.

"Layani aku," titah orang itu pada jalan* yang menemaninya itu.

"Dengan senang hati tuan, aku juga sangat merindukan punyamu yang besar dan berurat itu," ujarnya dengan nada sensual.

Perempuan itu mulai merangkak keatas tubuh sang pria dan membuka pakaian pria itu. Dan pernyatuan orang iru bersama jalan*nya berjalan dengan mulus.

Plak

Plak

"Akhhh," ringis jalan* itu saat bokongnya ditepuk keras oleh pria itu.

"Lebih cepat," desak pria itu saat merasa si jalan* bergerak lambat.

"Akhh ahh ahh ouuhh."

Desa han dan eran gan keluar dari keduanya, merasa milik sang pria itu sudah penuh sang pria mencabut miliknya dan membuangnya begitu saja.

"Arrggghhh."

"Kenapa tidak di keluarkan di dalam?" tanya jalan* itu mrnggoda, tangannya mengelus dada pria itu dengan sensual.

"Cih, aku tak mau kaue mengandung benih milikku. Kau itu hanya jalan* dan selamanya akan tetap begitu," ucap pria itu.

Wanita yang berstatus jalan* itu merasa sakit hati karena ucapan pria itu menusuk hatinya.

"Brengsek, kalau bukan karena uangmu mana sudi aku melayani orang kasar sepertimu," batin si jalan* itu berteriak.

****

Tak terasa hari sudah mulai sore, Ariana yang masih pingsan di dapur itu mengerijabkan mata indahnya, ia masih di tempat yang sama.

"Ashh sakit," ringisnya memegang kepalanya yang sakit.

Ia menatap pecahan yang masih sama seperti tadi, dengan pelan Ariana mengumpulkan pecahan itu dan membuangnya ke tempat sampah.

Dengan langkah pelan menuju kamar seraya menahan sakit di kepalanya.

Ariana membaringkan tubuhnya di kasur itu dan menutup matanya, sejenak ia melupakan kejadian tadi.

"Jangan susahin mama ya sayang, itu bukan papa kamu kok," gumamnya mengelus perutnya hingga terlelap ke dalam alam mimpi.

____

Hari sudah mulai malam, Alex yang tadi disibukkan oleh pekerjaanya mulai bernafas lega. Ia ingin pulang dan mendekap istri cantiknya itu dengan erat.

Di perjalanan Alex berhenti disebuah toko perhiasan, ia berfikir jika leher sang istri itu sangat polos tanpa ada perhiasan yang menempel di tubuhnya.

"Semoga Ria suka," gumamnya memegang kalung yang kalung yang harganya tak bisa dibilang murah. Wajarlah Alex seorang pengusaha uang ratusan juta bukan apa-apa untuknya.

Alex keluar dari toko perhiasan itu menuju taksinya. Alex menjalankan taksinya menuju kontrakan yang sudah 1 tahun lebih ia tempati jika dahulu sendiri sekarang ia sudah berdua dengan sang istri.

Sampailah Akex di kontrakan, ia bingung kenapa kontrakan masih gelap apa Ariana tidak ada di kontrakan begitu pikirnya.

Ceklek

"Sayang kamu di dalam kan?" teriaknya menghidupkan lampu ruangan itu.

"Mungkin dia di kamar, di dapur juga gak ada kelihatannya," gumam Alex membuka kamar mereka dan benar saja Alex melihat seorang wanita sedang meringkuk dibalik selimut.

"Sayang," Alex membangunkan sang istri yang terlihat pucat itu.

"Kenapa dia sepucat ini?" tanyanya dalam hati.

"Eughh," geliat pelan Ariana saat pipinya merasa ditepuk halus itu.

Perlahan ia membuka matanya dan melihat sang suami sudah ada di depannya.

"Maaf aku ketiduran," lirih Ariana menatap mata indah sang suami.

Teringat foto yang dikirim seseorang tadi sore membuat Ariana kembali sendih, matanya berkaca kaca dan memunggungi sang suami.

"Sayang kamu sakit?" tanya Alex memegang pundak Ariana.

"Enggak kok cuma lelah, aku mau istirahat," jawabnya lirih, air matanya sudah jatuh ke bantal yang ia pakai.

"Kamu lelah? Hmm udah makan belum? Aku siapin makanan ya?" ujarnya tanpa meminta persetujuan Ariana langsung membuat makan malam untuk mereka. Ariana hanya terdiam dengan hati yang sesak.

Tak sampai setengah jam Alex sudah kembali dengan makanan yang ia buat. Alex membangunkan sang istri dan menyuapinya makan.

"Enak?" tanya Alex mengusap sisa kotoran di bibir Ariana.

"Heem, makasih."

"Udah jadi tugas aku sayang," ucapnya tersenyum lembut, lagi lagi Ariana sesak saat Alex tersenyum itu.

Mereka makan dengan satu piring yang sama hingga makanan itu habis.

"Sekarang kamu boleh tidur," ujarnya setelah meletakkan nampan itu di nakas.

"Mau peluk," ucap Ariana yang terkesan manja dan diangguki oleh Alex.

Alex memeluk tubuh sang istri yang semakin berisi itu dengan lembut, tanpa sadar Ariana memegang tangan kekar Alex dan menyentuh perutnya. Entah naluri dari mana Alex ikut mengelus perut datar itu dengan lembut.

"Kamu merasakannya nak, ini usapan tangan papa kamu. Semoga kamu bahagia setelah mendapat elusan dari papa kamu," batin Ariana meneteskan air matanya dalam keadaan menutup mata.

"Happy nice dream sayang, aku mencintaimu sangat," bisik Alex tepat ditelinga Ariana.

"Aku juga mencintaimu Alex."

Ariana menyembunyikan wajahnya di dada Alex seraya menikmati detak jantung sang suami yang seirama. Alex pun demikian entah kenapa ia merasa ada yang tak baik besok.

"Aku mencintaimu Riana, aku mencintaimu," bisiknya lagi dan ikut terlelap bersama sang istri.

Tak ada pergulatan malam ini, keduanya hanya saking berbagi kehangatan lewat pelukan itu. Ariana tampak tenang di pelukan Alex walau sesekali air mata itu jatuh.

Bersambung

Jangan lupa Like + Komen + Vote dan difavorit kalian. Share juga novel ini ya😊

Mohon maaf jika banyak PUEBI yang salah dan banyak typo. Author masih belajar soalnya.🙏🙏

1
Tira Aneri
suuukaaa
Ima Kristina
hahahaha..... seorang CEO kok ditawarin jadi kades /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ima Kristina
astaga baru jadi kades saja kok sombong selangit belum tahu dia kalau Alex dan Ariana jauh lebih kaya
Ima Kristina
susah juga ya punya suami yang nafsunya gede model Alex
Ima Kristina
astaga Alex Alex yang dipikirin malah anakonda
Ima Kristina
makin seru ceritanya Thorr menghibur banget pokoknya lanjut kakaaa
Ima Kristina
siapa Thor yang mau ngejahatin Alex dan Ariana Thor ....dokter Adrian kah
Ima Kristina
tuh kan ngambek istrinya
Ima Kristina
astaga Alex co cweet banget sich
Ima Kristina
kamu bohongin q lagi Al....
Ima Kristina
next
Ima Kristina
mungkinkah anak laki-laki itu Alex ya Thorr
Ima Kristina
siapa lagi yang datang Thor
Ima Kristina
wah pasti yang datang salah satu penggemar Ariana
Ima Kristina
setelah ninaninu kelar deh masalahnya
Ima Kristina
dasar anakonda langsung pingin masuk aja kangen berat dia
Ima Kristina
nico dimana sich dia kan harus menjelaskan pada Ariana soal kesalahan pahaman itu
Ima Kristina
next
Ima Kristina
terkadang kesalahan pahaman bisa membuat hubungan yang awalnya baik menjadi buruk
Ima Kristina
ealah ... ternyata karena salah paham
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!