Zahrah Ayatun Nisa adalah namanya. Dia terlahir dari Ayahnya yang seorang keturunan Korea sedangkan Mamanya asli Indonesia yang berasal dari Makassar. Caca nama panggilannya. Ini adalah kisah tentang Caca dan Radhit.
Cinta satu kata banyak Maknanya. Anak adalah anugerah terindah dalam hidup. Hidup tak akan sempurna tanpa adanya Rasa Cinta. Demi Cinta seseorang Bisa rela berkorban untuk melakukan apa pun demi orang yang disayangi.
Seperti itulah yang dirasakan Radhit.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ina Khaerunnisha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MK.20. Mencari Kerjaan
Happy Reading
Hari terus berlalu Tak terasa sudah 6 bulan kepergian Nana ke London. Dan hari ini bertepatan dengan hari kematian Mama Aini. Dari itulah Caca berniat untuk ke Makam Mamanya.
Caca ke Makam Mamanya menaiki Ojol yang sudah dipesannya. Hanya butuh waktu beberapa menit saja Caca sudah sampai di Makam Mamanya.
"Assalamualaikum Ma, Caca datang lagi ma, Gimana kabarnya Mama,Setiap Sujudku tak henti-hentinya aku panjatkan do'a untukmu Ma".
Caca menabur bunga yang dibawanya diatas pusara sang Mama. Bunga itu sengaja dibeli oleh Caca.
"Mama Restui dan do'akan Caca ma moga hari ini Caca diterima di perusahaan yang Caca pilih," Air mata Caca Akhirnya menetes untuk kesekian kalinya.
"Alhamdulillah ma Caca lulus dengan nilai yang bagus pasti Mama Bahagia kan mendengarnya".
"oy ma, Nana sekarang ada di London, Nana melanjutkan Kuliahnya di London, jadi hari-hari Caca semakin sepi"
"Ma, aku kangen banget sama Mama".
Caca terisak sambil Berbicara dengan makam mamanya seakan-akan Mamanya ada di sampingnya.
Caca melantunkan Al-fatihah untuk sang Mama dan berdo'a untuk mamanya.
Tak Jauh dari tempat Caca,ada sosok yang selalu memperhatikan apa yang dilakukan oleh Caca mulai dari Caca naik ojol sampai Caca mendoakan mamanya tak lupuk dari penglihatan orang itu. Setelah beberapa saat orang itu menelpon entah siapa yang ditelponnya. Sosok itu pun menghilang bak ditelan bumi tanpa jejak.
Foto Caca saat singgah di toko bunga sebelum ke Makam Mamanya.
"Ma, aku pamit dulu yah ma, Nanti aku akan ke sini lagi, assalamu Alaikum".
Caca menghapus sisa air mata yang ada di Pipinya. Caca terlebih dahulu pulang ke rumahnya sebelum pergi mencari lowongan pekerjaan.
Caca mempersiapkan dirinya sangat hati-hati dan sangat memperhatikan penampilannya. Karena ini adalah hari pertama Caca mencari kerjaan.
Seperti inilah Caca disaat akan berangkat mencari kerjaan.
Caca kembali memesan Ojol. Tak berselang lama ojol itu pun datang. Sebelum ke luar rumahnya Caca tak lupuk berdo'a dan membaca basmalah untuk kelancaran nya.
Dari perusahaan yang satu ke perusahaan lainnya Caca masuki Tapi dari semua perusahaan yang dia datangi tak satupun yang membuka lowongan pekerjaan,ada pun perusahaan yang menerima pencari kerja tapi Caca terlambat padahal lowongan pekerjaan itu cocok dengan Jurusannya.
Peluh keringat bercucuran membasahi pipinya,Panas teriknya matahari tak dihiraukan Caca demi menghemat biaya Caca terpaksa harus berjalan kaki mencari kerjaan.
Sudah 2 Minggu Caca ke sana kemari mencari kerjaan Tapi hasilnya masih tetap sama belum ada yang menerimanya.
Sore itu entah angin apa yang mendorong Caca membuka laci mejanya, tanpa sengaja Caca menjatuhkan Kertas yang ada di dalam bukunya. Ternyata kertas itu berisi Perusahaan yang menerima pencari kerja. Caca pun teringat kata-kata Radhit.
Tapi Caca masih tetap tidak Mau karena dia merasa malu. Caca tidak mau dianggap dia memanfaatkan kebaikan Radhit. Apa lagi Caca tahu kalau Radhit bekerja di perusahaan itu juga.
Caca mengharapkan dia diterima di sana bukan karena koneksi dari orang dalam tapi mereka memperhatikan kemampuan Caca. Caca memasukkan Lipatan kertas itu ke dalam tasnya.
Caca kembali melihat Figura yang berisi Fotonya dengan temannya, foto itu berisikan Nana dan Lia.
Nana tertawa sekaligus sedih mengingat ke dua sahabatnya. Walaupun komunikasi diantara mereka tetap lancar meskipun tidak setiap saat.
Sudah 1 bulan berlalu, Semenjak Caca mencari kerjaan Tapi hasilnya masih tetap sama saja. Ditolak dengan berbagai alasan.
Ternyata dibalik penolakan Lamaran kerjaan Caca terjadi dengan satu alasan yang sangat mustahil untuk diterima oleh Caca jika Caca mengetahuinya mungkin Caca akan mengamuk.
Pagi berganti Siang. Raja Siang Akhirnya kembali ke peraduannya digantikan oleh Dewi malam.
Assalamu alaikum n MET malam all..
Author Apa2 lah ini muncul lagi. Jangan bosan yah dengan novel Ina yang tidak seberapa ini dibandingkan dengan author senior Ina. Mohon dukungannya gaes.
Seperti biasa Ina ingatkan Jangan Lupa Like, Favorit,Vote dan KriSannya yah.
Makasih
Makassar, Selasa, 09 November 2021
salam kenal,aku dr Medan 🙋