NovelToon NovelToon
MONICA & MAX

MONICA & MAX

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Contest / Perjodohan / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Seooo

Pernikahan yang di dasarkan oleh perjodohan, membuat Max tak pernah menganggap Monica sebagai istrinya. Ia selalu memperlakukan Monica dengan begitu kasar. Bahkan, tak tanggung-tanggung Max selalu membawa wanita bayaran nya ke apartemen nya dan Monica untuk memuaskan nya.

Suara desahan dari dalam kamar Max, membuat Monica terisak. Ia benar-benar merasa tak di hargai sebagai seorang istri. Sudah hampir setahun pernikahan mereka, namun Max masih belum juga berubah.


"Ceraikan putri ku sekarang juga!" ucap Juan.


Bagai tersambar petir di siang bolong, Max merasa tubuhnya begitu lemas saat mendengar ucapan Juan barusan. Kenapa di saat ia sudah mencintai Monica, Juan malah menyuruh nya untuk menceraikan Monica.


"Dad, ku mohon. Jangan pisahkan aku dengan Monica. Aku mencintai nya Dad. Aku sangat mencintai nya" ucap Max. Berlutut di hadapan ayah mertua nya. Namun, bukannya merasa iba, Juan malah menatap Max dengan sinis.


Bagaimana kah kisah nya? Akankah Max bisa mempertahankan pernikahan nya dengan Monica?


Yuk, simak ceritanya.


Update setiap hari senin-jumat!


Sabtu dan minggu libur!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seooo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 22

Berikan vote, coment, dan like ~

Hari-hari yang Max jalani begitu hampa. Tak ada lagi wajah Monica yang ia lihat di apartemen nya. Kini, sudah genap satu bulan Monica dan Max bercerai. Hari-hari yang Max habiskan hanya dengan bekerja dan bekerja. Sifat nya yang dingin itu semakin dingin semenjak perceraian nya dengan Monica. Bahkan, orang-orang pun takut berurusan dengan Max. Karena sifat kejam Max juga semakin menjadi. Tapi, tidak sampai membunuh orang.

Namun, di balik itu semua. Saat di malam hari. Max akan menjadi pria yang hampa. Di tinggalkan oleh wanita yang ia cintai benar-benar membuat Max frustasi. Ia menyesal, sangat menyesal. Andai dulu, ia tidak menyakiti Monica. Mungkin sekarang, mereka sudah mempunyai anak dan hidup bahagia.

Tok!

Tok!

Tok!

Lamunan Max buyar saat pintu ruangan nya di ketuk. Max mengambil remote di atas meja kebesaran nya dan membuka pintu itu menggunakan remote. Asisten Max yang baru masuk kedalam ruangan Max dengan wajah bingung nya.

"Ada apa" ucap Max dingin.

"Tuan, ada seorang wanita yang ingin menemui anda" ucap asisten Max, Jony.

"Siapa nama nya" ucap Max.

"Nama nya....."

"Aku yang datang" ucap seorang wanita yang tiba-tiba masuk kedalam ruangan Max.

"Cindy!" ucap Max. Menatap tajam pada wanita itu yang ternyata adalah Cindy.

"Iya Max. Aku datang untuk meminta pertanggungjawaban mu!" ucap Cindy. Tanpa menyebut Tuan di depan nama Max.

"Pertanggungjawaban apa" ucap Max. Masih menatap Cindy dengan tajam.

"Aku hamil Max" ucap Cindy. Membuat Max dan Jony terkejut.

"Jangan bicara omong kosong!" ucap Max. Yang tidak percaya begitu saja. Walaupun, saat itu ia masih ingat. Saat ia melakukan nya pada Cindy, ia tidak menggunakan pengaman. Dan membuang benih nya kedalam. Tapi, ia tak pernah menyangka jika Cindy sampai hamil seperti ini. Apalagi, wanita seperti Cindy yang sudah banyak di tiduri berbagai pria. Pasti bukan benih nya yang tumbuh di rahim Cindy. Pasti itu benih orang lain.

"Aku tidak bicara omong kosong Max! Aku memang sedang hamil. Hamil anak mu" ucap Cindy. Berusaha meyakinkan Max.

"Tidak mungkin! Itu tidak mungkin" ucap Max. Menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Kau tidak percaya Max? Lihat, lihat ini" ucap Cindy. Mengeluarkan foto USG dan juga dua testpack dari tasnya.  "Ini anak mu! Anak kita" ucap Cindy lagi. Menunjuk pada foto USG itu.

"Aku tidak percaya! Kau sudah banyak meniduri wanita lain" ucap Max.

"T-tapi Max. Ini benar anakmu" ucap Cindy gugup.

"Aku tetap tidak percaya!" ucap Max. Masih dengan pendirian nya.

"Lalu, kau ingin mencampakkan anak ini? Dia darah daging Max" ucap Cindy. Walaupun sebenarnya ia juga ragu. Siapa ayah dari anak yang ia kandung saat ini. Karena satu bulan yang lalu. Sebelum ia melakukan nya dengan Max. Cindy juga pernah melakukan nya dengan pria lain yang adalah sopir pribadi Daddy nya. Tapi, jika anak yang ada di kandungan nya saat ini adalah anak pria lain. Ia akan juga akan tetap meyakinkan Max. Agar Max mau menikahi nya.

"Keluar dari ruangan ku" ucap Max. Mengusir Cindy.

"Tapi Max....."

"Keluar dari ruangan ku!" ucap Max. Memotong ucapan Cindy. Dengan kesal. Cindy pun segera keluar dari ruangan Max.  "Cari tau siapa ayah dari anak yang dia kandung" ucap Max lagi. Pada Jony yang masih berada di sana.

"Baik Tuan" ucap Jony.

"Keluar lah" ucap Max. Jony menundukkan kepalanya hormat dan segera keluar dari ruangan Max.

Max mengambil ponsel nya dan melihat foto Monica yang ada di ponsel nya itu. Saat mereka masih bersama dulu. Max pernah memfoto Monica yang saat itu sedang tertidur secara diam-diam.

"Aku merindukan mu" ucap Max lirih. Sambil mengusap ponsel nya.

Semenjak pertemuan mereka di swalayan satu bulan yang lalu. Monica dan Max tidak pernah lagi bertemu setelah itu. Ia benar-benar tidak tau bagaimana kabar Monica sekarang. Apakah Monica memikirkan nya seperti dia yang juga sedang memikirkan Monica? Apakah Monica juga merindukan dirinya? Max tersenyum masam saat mengingat ucapan Monica satu bulan yang lalu. Kelihatan sekali dari mata Monica saat itu. Bahwa wanita itu juga mencintai dirinya.

...*****...

Kediaman Edison.....

"Kak, Mommy memanggil mu untuk makan siang" ucap Madalyn. Masuk kedalam kamar Monica begitu saja.

"Duluan saja. Kakak sedang bersiap-siap" ucap Monica.

"Kakak ingin menemui kak Brian?" ucap Madalyn.

"Hhmm" jawab Monica berdehem. Hubungan nya dengan Brian masih berjalan di tempat. Sudah berapa kali ia ingin mengakhiri hubungan mereka. Namun, Brian tetap kekeh tetap ingin mempertahankan hubungan mereka. Jika Monica belum mencintai nya. Maka, ia akan berusaha membuat Monica mencintai nya.

"Kak, apa kau dan kak Brian akan segera menikah?" ucap Madalyn. Membuat Monica menatap ke arah nya.

"Tidak. Siapa yang mengatakan nya" ucap Monica.

"Saat itu kak Brian pernah mengatakan nya padaku. Bahwa dia akan menikahi kakak secepatnya" ucap Madalyn. Membuat Monica menghela nafas nya.

"Kakak belum menerima lamaran nya" ucap Monica.

"Kenapa kak? Kak Brian jauh lebih baik daripada kak Max" ucap Madalyn. Yang lagi-lagi membuat Monica menghela nafas nya.

"Lebih baik pikirkan saja kuliah mu. Jangan pikirkan urusan orang dewasa" ucap Monica.

"Aku sudah dewasa kak" ucap Madalyn.

"Sudahlah Madalyn. Keluar dari kamar ku" ucap Monica. Membuat wajah Madalyn cemberut. Karena mengira Monica mengusir nya.

"Kakak yakin tidak ikut makan siang dengan kami?" ucap Madalyn. Monica menganggukkan kepalanya.  "Baiklah. Aku keluar" ucap Madalyn lagi. Ia pun segera keluar dari kamar Monica.

Selesai bersiap-siap. Monica keluar dari kamar nya dan segera pergi dari kediaman Edison untuk menemui Brian di restoran tempat mereka janjikan. Saat sudah tiba di restoran. Monica pun segera masuk kedalam ruangan VVIP. Disana Brian sudah menunggu nya.

Brian menyambut kedatangan Monica dengan senyuman manis di wajahnya. Sebenarnya, ia tadi ingin menjemput Monica. Tapi, Monica menolak nya.

"Ayo duduk Sayang" ucap Brian. Menarik satu kursi untuk Monica.

"Terima kasih" ucap Monica. Ia pun segera duduk di kursi itu.

"Maafkan aku, karena tidak bisa menghubungi mu selama dua hari ini. Jadwal ku sangat padat, jadi aku tidak sempat untuk menghubungi mu" ucap Brian. Membuat Monica tersenyum.

"Tidak masalah. Aku mengerti" ucap Monica. Brian pun ikut tersenyum saat melihat Monica yang tersenyum padanya. Brian menggenggam kedua tangan Monica dan mencium punggung tangan wanita itu.

"Aku akan melamar mu lusa" ucap Brian. Membuat Monica terkejut.  "Tidak ada bantahan!" ucap Brian lagi. Saat melihat Monica yang ingin protes.

Monica pun akhirnya hanya diam saja. Ia tidak tau harus berbicara apalagi dengan Brian. Jika, Brian memang ingin menikahi dirinya secepat mungkin, ia pasrah. Tapi, permasalahan nya. Ia dan Max baru satu bulan yang lalu resmi bercerai. Apa kata orang-orang jika tau ia bersama dengan pria lain. Orang-orang pasti akan mengira bahwa Brian lah penyebab ia dan Max bercerai.

"Kau mendengarkan ku Sayang?" ucap Brian. Membuat lamunan Monica buyar.

"I-iya. Aku mendengarkan mu" ucap Monica terbata.

"Makanan kita sudah datang" ucap Brian. Saat beberapa pelayan masuk ke ruangan itu sambil membawa makanan yang sempat Brian pesan tadi sebelum Monica tiba. "Terima kasih" ucap Brian lagi. Para pelayan itu menundukkan kepala mereka dan segera meninggalkan ruangan itu.

"Kau memesan sebanyak ini?" ucap Monica. Saat melihat makanan yang hampir memenuhi meja.

"Kenapa, kau tidak suka?" ucap Brian. Monica menggelengkan kepalanya.

"Tapi, makanan ini terlalu banyak untuk dua orang" ucap Monica. "Uang mu pasti terkuras banyak memesan makanan sebanyak ini" ucap Monica lagi. Membuat Brian terkekeh.

"Ini tidak seberapa Sayang" ucap Brian. "Sudah, ayo kita makan" ucap Brian lagi. Monica menganggukkan kepalanya dan mereka pun makan siang bersama.

1
diwey
buruk
Siti Aminah
kok cerita ny begini sih...jd kecewa aku...
Siti Aminah
seru thor...tp jujur...aku tdk tega pd Monica...smoga Max cpt mendpt balasan ny
Siti Aminah
dah cepetan tinggalin tuh si Max edun...
Siti Aminah
ingat Max...hukum karma berlaku...suatu saat nanti kau akan merasakan skt sperti yg d rasakan Monika
Siti Aminah
baru nyimak thor....semiga cerita ny sesuai harapan ku...
pipi gemoy
turut berdukacita 🌹
Sumarni
saya selalu mengikuti novel2 author,
saya mampir lg thor
Noor Laila Khairul Isma
Baik
scarlet
yaaa,,, terlalu gampang luluhnya,, baik Monika apalagi keluarganya,,, pdhal ankx di sakiti fisik n mental sekian lama,,, gak ada hukuman buat suami brengseknya sama sekali 🙄
scarlet
kena penyakit kelamin,, bru tau rasa
Liesdiana Malindu
justru akan menimbulkan stigma baru tentang Monica,, apa bila Monica kembali pada max, apa bedanya Monica dgn jalang yg di sewa max, dan Sarah tunangan Kenzie? sama2 tukang zina.
Liesdiana Malindu
ternyata sama saja, 🤮🤮🤮
menang dasar,,,,, cerita ini Tdk ada mencerminkan adab yg baik.
Iponk
lupa ya, kan disuruh manggilnya daddy...
Iponk
lotion kali...
Iponk
dunia novel terkadang memang tempat mencurahkan ke-halu-an... disini karakter max dibikin buruk banget, ga masuk akal memperlakukan monika segitunya, kasar dan esex2in cewek lain di depan mata. itu bininya jg terlalu lamban, berbulan2 baru berontak...
Amel Munthe
monica klo masih mau sama max kenapa dia menceraikan max,,bikin kesel lama" sama monica,, dia ga bisa jaga kehormatan dia sendiri, dia kayaknya sama dgn wanita bayaran max, mau saja berhubungan intim dgn max tanpa status,, dia dgn brian jg dah melakukan hubungan suami istri,, welehh welleehhhh,,, moga brian menemukan wanita baik dan setia
Amel Munthe
kasihan brian klo brian orang baik 😫😫😫
Amel Munthe
monica dah sama nih dgn wanita bayaran max, cuma bedanya monica ga di bayar, klo pelacur max di bayar dgn harga tinggi,,
Amel Munthe
othor takut membuat cerita vulgar readers,, 😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!