Elysia gadis malang yatim piatu yang selalu menerima perlakuan siksa batin dan fisik oleh keluarga pamannya
Dan dipaksa menikahi juragan tua untuk dijadikan istri ke 3..
Namun kehidupannya berubah saat ia ditolong oleh kakak sepupunya sebelum dinikahi dengan si juragan tua
Elysia juga tidak mengetahui jika pertolongan kakak sepupunya justru membuat dirinya akan dinikahi siri oleh lelaki berkebangsaan Turki..
Bagaimanakah Elysia bisa menjalani pernikahannya dengan suami barunya yang sama sekali tidak ia kenal???
Ayo.. Kita ikuti alur ceritanya..😉😉
Jangan lupa Follow Ig Author ya : Mitha_shin
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ovelia.shin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Anak tak berguna
"Tu..Tuan.. Bagaimana?"Tanya Elysia sedikit malu malu
"Cantik kan Mr.Agha?"Tanya Si pemilik salon pada Agha sambil tersenyum nyengir
Agha yang menyadari sedang melamun,tiba tiba tersadar
"Oh.. Iya..Sempurna..Hasilmu tidak pernah mengecewakan."Puji Agha pada si pemilik salon
"Pastinya tuan Agha..Nona ini begitu cantik sayang jika tidak diubah seluruhnya.."Jawab si pemilik salon
"Oke.. Ini.."Ujar Agha menyerahkan karti kreditnya untuk membayar hasil kerjanya
"Dengan senang hati Mr.Agha..Sebentar ya.."Sahut si pemilik salon meninggalkan mereka sebentar untuk melakukan pembayaran
Agha masih terus memperhatikan Elysia.Matanya tak berhenti melihat perubahan wajah Elysia setelah dirias.Baginya Elysia terlihat sangat berbeda dan memberikan kesan sedikit dewasa.Karna wajahnya yang polos tertutupi oleh riasan yang telah diubah oleh si pemilik salon.
Elysia menyadari Agha terus memperhatikannya,menjadi sedikit canggung dan gugup
"A.. Apa saya terlihat aneh dengan riasan ini tuan?"Tanya Elysia dengan wajah tertunduk karna merasa malu
Agha pun tersenyum kecil,dan mengangkat dagu Elysia dengan jarinya
"Hari ini kau terlihat berbeda.. Riasan tanpa riasan ,bagiku kau tetap terlihat cantik."Puji Agha dengan dalam
Membuat wajah Elysia memerah karna semakin membuat dirinya merasa malu
"Te..Terima kasih tuan.."Jawab Elysia dengan malunya
Setelah membayar,mereka meninggalkan salon dan melanjutkan perjalanan lagi
"Kita akan makan siang dulu."Ujar Agha tetap fokus mengemudi
"Iya.. Tuan.. Tapi bisakah kita mampir sebentar?"Tanya Elysia
"Kau ingin mampir kemana?"Tanya Agha penasaran
"Ke Mesjid.. Kita sholat Zuhur dulu tuan.."Jawab Elysia teringat akan kewajibannya
"Ah.. Iya.. Aku hampir melupakannya..Baik lah kita cari mesjid dulu."Ucap Agha mengerti perkataan Elysia
......................
Bibi Elysia merasa uring uringan,karna merasa kesal menerima sindiran dari tetangga tetangga yang tidak menyukainya.
Dina yang baru pulang sekolah merasa lapar,dan langsung menuju meja makan untuk makan siang.Namun makanan yang biasa dihidangkan diatas meja justru tidak ada.Dan membuat Dina merasa kesal pada ibunya
"Mama...Ma...Mana makan siangnya??Aku lapar...!!!"Teriak Dina memanggil ibunya
Mendengar teriakan Dina yang begitu kencang,sang ibu langsung menghampiri Dina
"Ada apa sih?Pakai teriak teriak.."Tanya ibunya
"Kenapa tidak ada makan siang ma?Aku lapar..Seharian disekolah aku capek ma.."Ujar Dina dengan kesalnya
"Mama hari ini tidak masak,mama juga capek..Jadi kamu masak saja mie instan.."Jawab ibunya
"Memangnya mama capek apa??Mama palingan cuma nonton tv,main ponsel,pergi sama teman teman mama..Iya kan??"Ujar Dina menebak kebiasaan ibunya setiap hari
"Kau jangan asal bicara ya..Mama tuh capek ngurusin rumah..Apa kau pikir rumah ini bersih sendiri?Dan kau pernah membantu mama??Hah???Mama punya anak perempuan,tapi tidak tahu diri..Tidak ada pengertiannya sedikit pun..Dan sifatmu..Sama seperti bapakmu..Jadi jangan buat mama makin emosi.. Paham ..!!!!"Jelas ibunya panjang lebar dengan nada tinggi
"Kan itu memang sudah jadi tugas mama.. Tugasku adalah sekolah..Jadi kalau mama capek ya sudah pakai pembantu..Mama saja yang terlalu ribet.."Sahut Dina dengan cuek dan tak memperdulikan ibunya.Ia langsung meninggalkan ibunya menuju kamarnya
"Dina..Dina..Dasar anak tidak berguna..Kenapa aku bisa punya anak sepertimu..!!"Bentak ibunya semakin emosi
"Sifatku seperti ini juga karna mama..Harusnya mama sadar,buah jatuh tak jauh dari pohonnya.."Sahut Dina lagi dari balik pintu kamarnya yang menjadi kesal dengan sikap ibunya yang selalu melampiaskan emosi pada dirinya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
𝒆𝒅𝒘𝒂𝒓𝒅 𝒅𝒂𝒏 𝒓𝒆𝒚𝒉𝒂𝒏 𝒋𝒖𝒈𝒂 𝒌𝒆𝒓𝒆𝒆𝒏𝒏𝒏
𝒈𝒘 𝒔𝒖𝒌𝒂 𝒏𝒏𝒕𝒐𝒏 𝒅𝒓𝒂𝒎𝒂 𝒕𝒖𝒓𝒌𝒊 𝒅𝒂𝒏 𝒔𝒍𝒂𝒍𝒖 𝒅𝒏𝒈𝒆𝒓 𝒌𝒂𝒕𝒂 𝒈𝒖𝒏𝒂𝒚𝒅𝒊𝒏 ..
Si nick bateman kah ini???