NovelToon NovelToon
Sangkakala Milik Serafim

Sangkakala Milik Serafim

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahmuda / Cintamanis / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rosi Lombe

Serafim Anderson adalah gadis cilik berusia sepuluh tahun yang mendeklarasikan dirinya telah menikah dengan Gamaliel Sangkakala seorang pria dewasa berusia dua puluh lima tahun yang tidak lain adalah anak dari sahabat ayahnya sendiri tepat dihari pernikahan sang kakak.

Gamal yang begitu telaten selalu saja menuruti semua keinginan Sera yang semaunya sendiri hingga membuat gadis itu merasa nyaman bila berada di dekat 'suaminya'.

Seiring usianya bertambah, akhirnya Sera paham bahwa pernikahan yang selama ini ia yakini sungguhan hanyalah sebuah kekonyolan. Gamal yang selama ini selalu mengikuti kemauannya semata-mata hanya karena rasa sayangnya sebagai kakak terhadap adiknya. Kisah kelam percintaan Gamal dan kekasihnya Niken pun membuat hubungan keduanya menjadi renggang.

Mungkinkah Sera bisa meraih cintanya? atau harus menyerah?

Seri Ketiga Novel The Andersons Family.
Silahkan membaca Novel Gadis Yatim Piatu Kesayangan CEO dan Malaikat Kecilku Gabriella terlebih dahulu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosi Lombe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Niken Menemui Gamal

"Permisi, apa tuan Gamal ada?" Niken yang sudah berada di lobby kantor pusat perusahaan Anderson bertanya kepada resepsionis di lantai bawah.

"Maaf apa anda sudah buat janji sebelumnya." tanya sang resepsionis.

"Belum, tapi tolong katakan saja kalau Niken yang ingin bertemu" kata Niken.

"Baik sebentar" kemudian sang resepsionis menghubungi sekertaris Gamal.

"Nona, anda bisa langsung naik ke atas, nanti sekertarisnya tuan Gamal akan mengarahkan anda" kata resepsionis setelah menutup telponnya.

"Terima kasih" kemudian Niken langsung menuju lift khusus CEO dan menekan tombol lantai ruangan para petinggi.

"Selamat siang, saya ingin bertemu dengan tuan Gamal" Niken yang sudah keluar lift langsung bertanya kepada para sekertaris CEO yang meja kerjanya berjajar di depannya.

"Silahkan duduk dulu nona, tuan Gamal masih ada meeting dengan para investor" salah satu dari lima sekertaris itu mempersilahkan Niken duduk di sofa ruang tunggu yang sekaligus merangkap ruang sekertaris itu.

"Baik, terima kasih" kemudian Niken duduk dengan anggun.

..........

"Ada apa kau ke sini?" tanya Gamal dengan datar ketika Niken sudah berada di ruang kerjanya.

"Kak" Niken langsung berhamburan duduk di pangkuan Gamal dan memeluk pria yang sedang duduk di kursi kebesarannya itu.

"Niken, ini kantor jangan begini!" Gamal berusaha melepaskan pelukan Niken yang begitu erat.

"Aku sangat merindukanmu kak" Niken berbisik di telinga Gamal, membuat pria itu merasakan sensasi geli.

"Niken aku mohon jangan begini" Gamal berusaha melepaskan Niken.

"Apa kau tidak merindukanku?" Niken kembali berbisik.

"Niken akuuu,," Gamal tidak bisa melanjutkan kalimatnya.

"Kak" Niken langsung menyatukan bibirnya dengan bibir Gamal dengan ganas.

Sebagai pria normal yang sudah cukup umur dan sangat merindukan wanita yang selama bertahun-tahun telah mengobrak-abrik hatinya, tentu saja pertahanan Gamal menjadi luluh lantah. Gamal yang selama ini juga sangat merindukan Niken membalasnya dengan penuh kobaran api kerinduan. Cukup lama mereka berpagut untuk saling melepas rindu satu sama lain, hingga akhirnya Gide dan Dimas masuk ke ruangannya secara tiba-tiba.

"Gamal apa kau mau ikut makan siang dengan ka,," kalimat Dimas terhenti ketika ia melihat adegan panas di ruangan tersebut.

"Ck" Sementara Gide hanya berdecak sambil menunjukkan mimik kesalnya karena melihat sang kakak yang begitu bodoh meladeni godaan Niken yang sudah pernah mencampakkannya begitu saja selama bertahun-tahun.

"Maaf" Niken yang melihat dua pria itu langsung spontan turun dari pangkuan Gamal dan merapikan pakaiannya.

"Ayo Dim, sepertinya mereka sedang sibuk" Gide yang kesal dengan kebodohan Gamal langsung meninggalkan ruangan kakaknya begitu saja.

"Baiklah, kami makan siang duluan ya" kemudian Dimas menutup pintu ruangan Gamal.

"Apa masih ada lagi yang ingin kau sampaikan?" Gamal yang sudah kembali pada mode sadarnya kemudian bertanya dengan datar kepada Niken.

"Kak bagaimana kalau kita makan siang berdua?" Niken membujuk Gamal dengan bergelayut manja di lengan Gamal.

"Maaf aku tidak bisa" Gamal kemudian melepaskan tangan Niken.

"Plis kak, aku ingin bercerita banyak denganmu" Niken ingin mencoba menjelaskan alasan kepergiannya selama bertahun-tahun, karena kemarin saat di rumah Mike suasananya tidak kondusif untuk Niken menceritakan secara detail.

"Baiklah" Gamal yang juga penasaran dengan alasan Niken akhirnya menyetujui untuk makan siang bersama.

Mereka kemudian pergi menggunakan mobil Gamal menuju restoran yang dulunya menjadi tempat favorit mereka berdua saat berpacaran.

1
Siti Nurbaidah
menarik n seru cerita ny..💕💕💕👌👍💖
Yetrina Nasution
Kecewa
Yetrina Nasution
Buruk
Yayu Putriamsah
Luar biasa
Fadillah Ahmad
Dari Tulisan rapi dan bersih,aku suka kak. Alur cerita,dan dialognya juga bagus. Khususnya dialog sih,ngalir saja gitu dialognya. Oh ya,untuk keluarga Aderson yang lagi Ongoing mohon di selesaikan ya kak,agar aku bisa baca juga nanti. Terimakasih. 🙏🙏🙏
Rosi Lombe: Halo kak, terima kasih atas apresiasinya. Selamat membaca ya.
total 1 replies
Arin
/Rose/
Anonim
k
Kamaril Nurul
klo GK pke pengaman tar hamil lgi,kn msh dibwah umur Thor😀
filis 12
Luar biasa
Lisa Halik
happy ending
Lisa Halik
happy ending thor
Lisa Halik
saya mampir ya thor ...
Kak Eja🌜
bagus...

mampir juga yuk ke novel aku
MENIKAHI WANITA MALAMKU
💕 bu'e haresvi 💕
baek2 mal kasih doa orang 🤭
💕 bu'e haresvi 💕
bukan cuma seumuran tapi orangnya juga sama😜😜
Difak Ajjah
Luar biasa
Ira
ok
Elsi Rovionita
❤️
Elsi Rovionita
Buruk
Riyani Yahya
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!