NovelToon NovelToon
PERNIKAHAN GAIB 2

PERNIKAHAN GAIB 2

Status: tamat
Genre:Komedi / Fantasi / Horor / Supernatural / Contest / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Hidup mati setiap Manusia sudah digariskan oleh sang pencipta, meskipun kita tahu kapan kita mati namun kita tidak akan pernah bisa menghindar darinya.

Apakah salah mencintai seseorang yang berbeda dengan kita. Meskipun nyawa taruhannya, semuanya akan ku lakukan demi mendapatkan cintamu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21

"Maafkan Kenan jika dia sudah membuat mu tidak nyaman nak," tukas Singgih

"Tidak masalah Om, santuy aja. Lagipula aku sudah biasa menghadapi orang seperti dia bahkan lebih kasar darinya," sahut Tiwi

"Sekarang sudah malam lebih baik kau pulang saja, biar sopirku yang akan mengantarmu,"

"Aku akan pulang jika Kenan sudah tidur. Sekarang aku permisi keluar sebentar untuk cari makan," ucap Tiwi

"Baiklah kalau itu mau mu, silakan kalau kamu mau istirahat," sahut Singgih

Tiwi menghela nafas panjang dan mengusap air matanya yang mulai menggenang di sudut matanya.

"Sabar Tiwi, semua ini akan segera berlalu, kamu pasti bisa melaluinya," gadis itu kembali melangkahkan kakinya menyusuri selasar rumah sakit.

Garra yang sedang bersemedi di ruangannya langsung membuka matanya.

Apa yang terjadi denganmu Tiwi....

Lelaki itu segera bangkit dan melesat pergi meninggalkan tempat persemediannya.

*Tak, tak, tak!!

Ia menghentikan langkahnya dan menatap lekat gadis yang berjalan kearahnya.

Maafkan aku jika keputusanku menyembuhkan bajing*n itu membuat mu semakin menderita,

Ia menghampiri gadis itu dan menatapnya sendu.

Walaupun aku menyadari tak mungkin bagiku untuk mendapatkan cintamu, tapi aku tidak bisa menghentikan perasaan cintaku padamu.

Semakin aku mencoba melupakan dirimu dan menghapus semua memori ku tentang mu, cintaku padamu semakin bertambah dan terus berkembang untuk mu.

Walaupun aku tahu cinta kita tidak akan pernah menyatu karena terhalang awan gelap yang pekat, namun entah kenapa hati ini selalu terpaut padamu.

Walau sampai detik ini, gelap masih membayang menghantuiku, namun sampai kapanpun cintaku padamu takkan pernah padam.

Meskipun aku belum bisa mengutarakan perasaan ku padamu, namun aku merasa bahagia jika selalu berada di dekatmu.

Seekor kunang-kunang terbang dan hinggap di lengan Rangga.

"Ada apa kau datang menemui ku?" tanya Rangga

Kunang-kunang itu kemudian kembali terbang berputar-putar mengelilinginya.

Rangga kemudian memusatkan konsentrasinya sembari memejamkan matanya.

Aura hitam yang begitu kental, kemarahan mahluk gaib yang akan merenggut nyawa seseorang,

Rangga segera membuka matanya dan menangkap kunang-kunang itu.

"Apa kau merasakan hal yang sama denganku?" tanya Rangga

Kunang-kunang itu kembali terbang dan hinggap di lengan kanan Rangga.

"Hmmm, terima kasih Barra," Rangga Kemudian melepaskan kunang-kunang itu terbang ke angkasa.

Rangga kemudian menemui Lingga di kamarnya.

"Pergilah ke rumah sakit dan jaga Kenan," tukas Rangga

"Memangnya apa yang terjadi dengannya?" tanya Lingga

"Datang saja ke sana, dan kau akan tahu jawabannya nanti," sahut Rangga

"Baik ayah,"

"Apa kau lapar?" tanya Garra menghampiri Tiwi

"Om Garra!" seru gadis itu begitu terkejut melihat kedatangan Garra di depannya.

"Bagaimana Om bisa tahu aku ada di sini?" tanya gadis itu

"Kau lupa jika aku ini seorang anak Iblis yang akan datang menemui mu jika kau sedang bersedih atau membutuhkan bantuan ku," jawab Garra menyunggingkan senyumnya

"Iya Om aku lupa, padahal aku sudah berusaha menyembunyikan perasaan ku hari ini, tapi tidak ku sangka kau tahu juga," sahut Tiwi

"Kau tidak akan bisa menyembunyikan kesedihan mu dariku Tiwi, karena aku akan selalu merasakan apa yang kau rasakan," ucap lelaki itu memeluknya erat.

Maafkan aku yang sudah membuatmu seperti ini, maafkan aku yang selalu membuat hidupku menderita,

*Kruyuukk!!!

Suara perut keroncongan Tiwi membuat Garra segera melepaskan pelukannya, dan tersenyum menatap gadis itu.

"Sepertinya cacing-cacing di perutmu sudah berdemo, lebih baik sekarang kita mencari tempat makan dulu," ucap Garra

"Om boleh request gak?" tanya Tiwi

"Silakan,"

"Aku mau makan steak hari ini, boleh kan?" tanya gadis itu

"Ok,"

"Yeay, makasih Om!" seru gadis itu begitu riang

Garra kemudian mengajak gadis itu ke sebuah Restoran steak yang berada tak jauh dari rumah sakit.

"Silakan pesan saja apa yang kau suka,"

"Beneran aku boleh pesan apa saja?"

"Hmmm,"

"Ok bos!" seru gadis itu mengerlingkan matanya.

Ia segera memanggil seorang pelayan Restoran dan memesan makanan.

Beberapa menit kemudian berbagai hidangan sudah tersaji di depan mereka.

"Dasar rakus, apa kau bisa menghabiskan semua makanan ini!" celetuk Garra

"Tenang saja Om, aku akan menghabiskan semuanya," sahut Tiwi

"Terserah kau sajalah,"

Garra memperhatikan gadis itu yang begitu lahap menyantap makanannya, hingga mulutnya begitu penuh dengan makanan.

Ia hanya tersenyum melihat tingkah konyol Tiwi.

"Kenapa Om gak makan?" tanya Tiwi

"Melihat mu saja sudah membuatku kenyang," sahut Garra

"Ah, apa itu kode Om?" tanya gadis itu mendekatkan wajahnya kearah Garra

"Kode apa?" Tanya Garra gugup

"Kode kalau Om minta di suapin kan , ayo ngaku," sahut Tiwi

"Eh," sahut Garra menggaruk kepalanya

"Dasar anak kecil, aku kira kode yang lain," imbuhnya

"Diih Om pasti mikir jorok ya," goda Tiwi

"Siapa juga yang mikir jorok, aku hanya takut saja kau berpikir jika aku ini iblis yang suka makan anak manusia sebagi tumbal, bukan yang lain. Lo aja yang piktor!" cibir Garra

"Maaf Om, biasalah kalau suka lihat Om-om ganteng otak suka error," sahut Tiwi sambil terkekeh

"Hmmm," jawab Garra sembari menikmati hidangannya

"Om...."

"Hmmm...."

"Wajahmu mengalihkan pandanganku,"

"Hmmm," Garra segera menaruh kembali makanannya dan menoleh kebelakang.

"Sue, dasar anak nakal, beraninya kau melihat lelaki lain saat aku di depanmu!" hardik Garra ketika melihat seseorang lelaki tampan tersenyum menatap Tiwi.

Ia semakin geram ketika melihat Tiwi membalas senyum pemuda itu.

Ia segera menggerakkan tangannya ke arah seorang pelayan yang membawa makanan ke meja pemuda itu.

*Byuuur!!

Seketika minuman yang dibawa pelayan itu tumpah dan mengguyur wajah pemuda itu.

"Oh maaf Tuan!" seru pelayan itu mengambil sebuah Tisu dan membersihkan wajah pemuda itu.

"Jangan menyentuh wajahku, lebih baik kau pergi dari sini," hardik lelaki itu

Garra tersenyum dan kembali menggerakkan tangannya.

Saat pelayan itu berjalan meninggalkannya, tiba-tiba ia terpeleset hingga semua makanannya tumpah mengenai baju lelaki itu.

"Itulah akibatnya jika sudah berani mengusik milikku," ucap Garra lirih

"Dasar Si Om," cibir Tiwi

"Cepat habiskan makanannya!" seru Garra

"Iya Om," jawab gadis itu.

Garra kemudian mengantarkan gadis itu kembali ke rumah sakit setelah selesai makan.

"Segera hubungi aku jika kau sudah selesai bekerja,"

"Baik Om, makasih ya traktirannya hari ini," ucap gadis itu sembari melambaikan tangannya

"Hmmm,"

Tiwi kembali ke ruangan VIP Kenan, melihat pemuda itu sudah terlelap Tiwi memutuskan untuk pulang.

"Karena Kenan sudah tidur, aku pamit pulang ya Om," ucap Tiwi berpamitan

"Silakan, biar sopirku yang akan mengantarmu pulang," ucap Singgih

"Tidak usah Om, Tiwi pulang sendiri saja,"

"Bahaya, gadis seperti mu pulang sendirian malam-malam begini, jadi jangan menolak tawaran ku," Singgih mengantar gadis itu menuju ke parkiran.

Sementara itu Garra segera memasuki ruangan itu ketika melihat Tiwi dan Singgih pergi meninggalkan Kenan.

"Aku sudah membuatmu kembali bisa melihat dunia ini, tapi apa yang kau lakukan pada Tiwi!" Garra mengeratkan tangannya dan berjalan menghampiri Kenan yang masih terlelap di ranjangnya.

"Manusia seperti mu lebih baik mati daripada hidup menyakiti orang lain!" ia segera mencekik pemuda itu

1
Hilya Nur
🥰🥰🥰lanjuuuut
Ayuk Witanto
dasar somplak
Ayuk Witanto
tongkatnya keluar
Ayuk Witanto
🤣🤣🤣
Eka Chusnul Msi
🤣🤣🤣🤣🤣
Eka Chusnul Msi
si lingga kelakuannya ada aja 🤣🤣🤣
Ass Yfa
Luar biasa
Ass Yfa
haduh...Garra main nyosor aja,, siapa Zie apa dia Jingga
Ass Yfa
Garra hidup lg sbg manusia tapi tdk ingat semuanya,,, kalo kasus Alexa dia ingat semua, kalo Garra tdk
Ass Yfa
apa Hesti udah menggl nggk pernh nongol
Ass Yfa
waduh
Ass Yfa
jadi Bi Darsi h itu Jingga yg memutuskan pergi dari Vito
Ass Yfa
xGarra nanti matinya pas nikah ama Tiwi... dia menghilang
Ass Yfa
Lingga udah nongol tuh, keturunan Rangga
Ass Yfa
belum bambung aku yg dipanggil ayah ibunya yg datang Garra, apa gara2 Garra menemukan Tiwi waktu bayi
Hilya Nur: garra itu yang membunuh kedua orang tuanya Tiwi dan dia di kutuk barra bahwa dia akan menderita
total 1 replies
Musdalifa Ifa
lumayan menghibur
Ngen Imtay
lha memangnya Tiwi nggak ngenalin itu bapaknya Gatra, kog nggak nyapa,,,
Ngen Imtay
nggak tau kenapa ya cerita ini mengingatkan ku sama Drakor goblin😂😂😂 adakah yang sama???
lady daisy
sora ke tiwi thor, npa bnyk typo
Lia Ernia
klo di crita.. pernikhan ghaib sblum nya kan nama tania jd ros ya ko gak salah krna ad bara yg jd pangeran gondoruwo.. nya ko dsni jd nma nya tania bukan nya rosss
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!