NovelToon NovelToon
Wanita Sang Raja Iblis

Wanita Sang Raja Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Romansa Fantasi / Iblis
Popularitas:732
Nilai: 5
Nama Author: Jee44

Di mata tiga alam, kaum Dewa adalah simbol kesucian dan Iblis adalah perlambang petaka. Namun, kebenaran tertutup oleh kabut keserakahan. Demi mencapai keabadian mutlak, Dewa Tinggi Ling Cang berniat mengorbankan Dewi Shen Liya—pemilik Wadah Ilahi dengan energi suci termurni. Menolak menjadi tumbal, Shen Liya melarikan diri ke dunia fana dalam kondisi terluka parah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jee44, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Berburu di Malam Hari

Badai hujan yang dijanjikan Gu Jue akhirnya runtuh menembus hamparan langit Gunung Han saat tengah malam tiba. Air tercurah dari langit fana dengan intensitas yang sangat masif, menghantam kanopi hutan bambu hingga menciptakan suara gemuruh yang memekakkan telinga.

Angin malam meliuk-liuk liar, mematahkan dahan-dahan kering dan menerbangkan dedaunan ke udara.

Di dalam perkemahan barisan depan yang didirikan oleh aliansi tiga sekte besar manusia fana di kaki gunung, suasana mendadak menjadi kacau akibat amukan cuaca ini.

Ratusan obor yang semula menyala terang mengitari lereng gunung seperti ular api raksasa, kini banyak yang padam akibat hantaman air hujan. Para murid elit dari Sekte Sembilan Pedang yang mengenakan zirah perak tampak sibuk memperkuat pasak tenda, sementara para tetua dari Sekte Lembah Racun mengutuk pelan karena asap pembusuk hijau mereka tersapu habis oleh angin badai yang kencang.

Di tengah kekacauan itu, tidak ada satu pun dari ribuan kultivator manusia yang serakah itu menyadari bahwa maut sedang melangkah turun dari puncak gunung.

Gu Jue berjalan menembus derasnya hujan malam dengan langkah yang sangat konstan. Wujud manusianya sebagai tabib rami abu-abu telah diredam sepenuhnya ke titik nadir.

Sepasang mata sehitam tintanya kini telah berubah menjadi warna ungu menyala yang mengerikan di balik kegelapan badai, memancarkan seluruh kebuasan mutlak Mo Jue, sang Raja Iblis penguasa tertinggi Alam Kegelapan.

Anehnya, meskipun hujan turun sangat lebat, tidak ada setetes pun air yang sempat membasahi kain jubah rami abu-abunya.

Lapisan tipis energi kegelapan transparan yang membungkus tubuh tegapnya langsung menguapkan setiap butiran air hujan menjadi uap tipis yang senyap sebelum menyentuh kulitnya.

Ia berdiri tegak di atas dahan pohon persik tua yang bergoyang hebat ditiup angin, menatap ke arah perkemahan garis depan Sekte Sembilan Pedang yang berada beberapa puluh meter di bawahnya.

"Kalian mengira keabadian langit bisa dicapai hanya dengan mencabik nyawa anak dan istriku?" desis Mo Jue rendah, suaranya teredam sempurna oleh suara gemuruh guntur di langit atas.

Sang Raja Iblis mengangkat tangan kanannya ke udara. Dari balik lipatan jubah raminya, ratusan bilah jarum perak akupunktur tipis melayang keluar secara magis, berputar-putar mengelilingi telapak tangannya seperti barisan kunang-kunang ungu yang mematikan. Jarum-jarum ini telah dilumuri oleh ekstrak racun Jiwa Mati yang telah dimodifikasi secara internal oleh kekuatan iblisnya, dirancang murni untuk mengunci aliran darah fana dalam hitungan detik tanpa melepaskan ledakan sihir yang bisa memicu alarm langit.

Wusss!

Tubuh tegap Mo Jue mendadak meleleh menjadi sekerat bayangan hitam yang menyatu dengan kegelapan badai malam.

Di dalam tenda penjagaan garis depan Sekte Sembilan Pedang, tiga murid elit berbaju zirah perak sedang berdiri siaga dengan tangan mencengkeram hulu pedang baja mereka. Mata mereka menatap waspada ke arah kegelapan hutan bambu, tanpa menyadari bahwa hawa di dalam tenda mereka mendadak turun drastis hingga batas membeku.

Sret!

Sebuah hembusan angin dingin bertiup melewati tengkuk mereka.

Sebelum salah satu dari murid perak itu sempat menoleh atau menarik napas, dua jari kokoh milik Gu Jue telah bergerak secepat kilat di dalam kegelapan.

Dua bilah jarum perak akupunktur beracun menancap akurat tanpa cela di titik meridian Tian-Tu di pangkal tenggorokan dua murid terdepan. Gerakannya begitu halus dan cepat, melampaui batas kecepatan refleks manusia tertinggi.

Kedua murid Sekte Sembilan Pedang itu seketika membelalakkan mata mereka sempurna, seluruh pembuluh darah di wajah mereka berubah menjadi warna hitam pekat dalam hitungan detik saat racun herbal termodifikasi itu mengunci pasokan udara dan melumpuhkan jantung mereka seketika.

Murid ketiga yang melihat kedua rekannya mendadak kaku dan hendak membuka mulut untuk berteriak memberikan alarm, langsung mendapati pandangannya terkunci oleh sepasang mata ungu menyala yang mengerikan di depannya.

Tekanan intimidasi spiritual raksasa yang pekat seketika mengunci seluruh syaraf tubuhnya, membuatnya tidak mampu mengeluarkan suara lenguhan sedikit pun. Tangan kanan Gu Jue bergerak maju, menancapkan sebilah jarum perak ketiga tepat di titik meridian tengah dahinya. Pria zirah perak itu ambruk ke tanah dalam keheningan yang absolut, tewas seketika bersama dua rekannya.

Gu Jue tidak berhenti di sana. Ia melangkah keluar dari tenda penjagaan, kembali menyatu dengan kegelapan badai hujan yang kian menggila.

Ia bergerak bak bayangan maut yang sunyi, menyusup dari satu tenda ke tenda lainnya di perkemahan garis depan tiga sekte besar fana.

Di perkemahan Sekte Lembah Racun, tiga tetua berjubah hijau yang sedang meracik pasak pembusuk baru, mendadak membeku di tempat saat jarum-jarum perak Gu Jue menembus titik meridian Feng-Chi di belakang leher mereka dari balik bayangan tenda. Mereka tewas terduduk di atas wadah racun mereka sendiri tanpa sempat melepaskan satu pun sihir pelindung.

Sementara itu, di sektor pertahanan Sekte Awan Darah, barisan pendekar aliran hitam manusia fana yang sedang memegang rantai besi pusaka, satu per satu ambruk ke atas tanah yang berlumpur seperti pohon tumbang yang digergaji dari akar. Jarum akupunktur kematian Gu Jue melesat membelah derasnya hujan malam dengan akurasi seratus persen, menembus celah-celah zirah dan pakaian mereka dengan ketepatan anatomi medis yang mengerikan.

Pembersihan senyap skala besar ini berlangsung selama hampir dua jam di bawah perlindungan badai hujan yang lebat. Lebih dari seratus murid elit dan belasan tetua inti dari barisan terdepan tiga sekte besar manusia fana tewas mengenaskan tanpa ada satu pun alarm bahaya yang sempat tersulut di dalam perkemahan utama mereka.

Kematian mereka begitu sunyi, terkubur di bawah suara gemuruh badai guntur dan derasnya guyuran air hujan yang menghapus setiap jejak darah dan aroma racun di atas tanah Gunung Han.

Mo Jue kembali berdiri tegak di pelataran puncak tebing lereng gunung, menatap ke arah perkemahan utama musuh di bawah sana yang kini tampak kian lengang dan kacau akibat hilangnya barisan depan mereka secara misterius.

Jumlah korban yang ia jatuhkan malam ini sudah cukup untuk menciptakan kepanikan massal dan memperlambat laju pengepungan tiga sekte tersebut selama beberapa hari ke depan.

Waktu yang sangat cukup bagi anak dan istrinya untuk bersiap meninggalkan pondok kayu ini esok pagi.

Gu Jue mengibaskan lengan jubah rami abu-abunya ke udara, membersihkan sisa-sisa energi dingin yang melekat pada ujung jarinya. Sepasang mata ungunya perlahan memudar, kembali berganti menjadi warna hitam pekat milik Ah Jue sang tabib fana yang dingin dan acuh tak acuh.

Pusaran asap kegelapan melilit tubuh tegapnya sekilas, membawanya meluncur kembali ke arah pondok kayu tempat Shen Liya dan Gu Yu kecil sedang tertidur lelap di bawah perlindungan dinding-dinding bambu.

Ketika Gu Jue melangkah masuk kembali ke dalam ruang tengah pondok yang hangat, ia merapikan kerah jubah raminya, lalu berjalan menuju dapur untuk mulai menjerang air fajar. Sandiwara perlindungan dalam sunyi lewat aksi pertumpahan darah paling senyap di malam badai telah selesai ia eksekusi dengan sempurna, memastikan bumi pegunungannya tetap steril demi menjaga senyuman di wajah keluarga kecil rahasianya saat fajar menyingsing beberapa jam lagi.

 

1
Aisyah Suyuti
good
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!