NovelToon NovelToon
Solo Reaper At The End Of The World

Solo Reaper At The End Of The World

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: RyzzNovel

Suatu hari, setiap umat manusia dari bumi diseret secara paksa ke dunia apocalypse dimana monster berada. Mereka menerima Aspek, sistem, dan satu tujuan tunggal yakni bertahan hidup.

Player 991 tidak panik. Dia tidak bergantung pada siapapun. Dia tidak mencari bantuan. Dia hanya mulai membunuh.

Sementara yang lainnya membentuk kelompok untuk memastikan keselamatan mereka, Player 991 mendaki papan peringkat global satu demi satu melalui jumlah kill yang dia kumpulkan sendirian.

Namun bertahan hidup saja tidak cukup. Ketika sistem memilih enam pemain terkuat sebagai Sovereign dan memberi mereka kekuasaan untuk membangun kembali peradaban manusia di dunia yang baru, Nate Leicester menemukan dirinya bukan hanya sebagai pemain terkuat — tapi sebagai salah satu dari enam penguasa yang akan menentukan masa depan seluruh umat manusia.

Papan peringkat tidak pernah berbohong. Dan saat ini, hanya ada satu nama di puncak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RyzzNovel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Begitu gelombang selanjutnya dimulai, Nate terkejut menemukan ribuan monster yang telah dia bantai sebelumnya sudah lenyap dari jalurnya, memperlihatkan aspal yang kembali bersih tanpa sedikit pun noda hitam.

"Yah, itu masuk akal. Jika mereka tidak melakukan ini, aku takut para monster itu benar-benar akan menumpuk menjadi lautan mayat dengan kedalaman beberapa meter."

Nate terkekeh, menghunus sabitnya saat merasakan getaran besar datang dari kejauhan, diikuti asap yang familiar yang naik ke langit.

Sekarang ada kabar baik dan kabar buruk. Kabar baiknya, jumlah monster hampir mencapai lima ribu, jauh lebih banyak dari sebelumnya, dan level terendah mereka adalah sebelas dengan rata-rata level tiga belas. Perolehan EXP Nate akan meningkat sangat drastis pada titik ini.

Kabar buruknya, dengan kecepatan peningkatan jumlah dan level seperti ini, bisakah Nate mengimbanginya tanpa kewalahan?

"Masa bodoh."

Nate tersenyum. Mengapa juga dia harus memikirkan masalah yang belum terjadi? Sebaiknya dia fokus pada apa yang ada di hadapannya sekarang.

Dia melesat dengan kecepatan yang akan membuat seorang atlet merasa dipermalukan, menembus kerumunan dengan sabitnya.

Nate tidak perlu menoleh atau bahkan berhenti bergerak. Dia bergerak ke sana kemari dengan efisien, dan dalam satu gerakan terakhir yang panjang, suara ledakan beruntun terdengar membunuh ratusan monster sekaligus.

Buum!! Buum!! Buum!!

Berbeda dari tiga hari sebelumnya saat dia masih bergerak dengan canggung dan mengandalkan insting semata, sekarang Nate bisa merasakan sendiri kualitas perubahan itu. Gerakannya semakin tajam, keputusannya selalu lebih baik, dan tubuhnya bergerak melampaui apa yang bisa dilakukan manusia biasa.

Ledakan demi ledakan membuat asap ungu mengepul naik ke udara, menyelimuti medan perang yang di dalamnya hanya ada Nate sendirian menghancurkan ribuan monster tanpa terlihat kesulitan sedikit pun.

Tiga puluh menit istirahat tadi ternyata sangat berharga. Sebelumnya mereka bahkan tidak punya tiga menit untuk sekadar mengambil napas, dan seiring waktu berlalu efisiensi mereka semakin rendah, pernapasan yang memburuk memperburuk gerakan dan memicu kelelahan yang jauh lebih cepat dari seharusnya.

Karena itulah Nate merasa jauh lebih baik sekarang.

Seperti biasanya, dia kembali tenggelam dalam kesenangan yang familiar saat membunuh setiap monster yang berada dalam pandangannya.

Pertarungan itu berlarut-larut tanpa terasa. Tanpa disadari malam telah tiba, berlalu, dan kembali pada pagi hari yang cerah tepat saat matahari baru saja mengintip dari balik ufuk timur.

[Selamat! Gelombang 10/20 Telah Selesai.]

[Beristirahatlah sebentar. Gelombang selanjutnya akan dimulai dalam tiga puluh menit.]

Nate merasakan tubuhnya yang kesemutan karena kelelahan. Tangannya yang terus-menerus mengayunkan sabit selama jam-jam itu akhirnya mulai merasakan bebannya sendiri.

Dia sejenak menatap langit. Napasnya bergema dalam kesunyian yang tiba-tiba menggantikan kebisingan pertarungan, dan dia menghela napas kasar, merasakan tubuhnya yang basah oleh keringat, kotoran, dan darah hitam yang sudah mengering di berbagai bagian.

Bau busuk menyebar di udara. Di belakangnya, lautan monster membentang dari garis yang dia tandai hingga ujung jalanan yang jauh.

Dengan satu lompatan bersih, Nate mencapai kristal itu.

Tidak lama setelahnya dia melihat rekan-rekannya satu per satu. Kali ini mereka semua benar-benar kelelahan. Kondisi mereka membuat sepuluh gelombang terakhir yang masih tersisa terasa jauh lebih berat dari sekadar angka.

Nelphy tampak pucat, ada luka cukup parah di pinggangnya yang baru mereda begitu dia meneguk ramuan penyembuhan. Rome yang menawan sudah lama melupakan penampilannya dan sibuk memilah-milah benda di inventorinya, mempersiapkan kemungkinan terburuk. Loen menggunakan cetak biru, dan dari tangannya muncul sebuah pedang besar yang lebarnya hampir menyamai tubuhnya sendiri. Zenith tampak kacau dan sangat pendiam, sesekali matanya memancarkan kilatan dari keinginan membunuh yang susah ditahan.

Lalu ada Nine yang anehnya berada dalam kondisi paling stabil. Tubuhnya tetap bersih, membuat Nate sejenak bertanya-tanya apakah adiknya memang punya kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri.

Yah, lupakan tentang itu.

Nate bersandar dan memanggil statusnya. Selama perburuan tadi dia mengumpulkan lebih dari satu juta dua ratus EXP dari sekitar tiga puluh ribu monster lebih yang rata-rata berada di level empat belas dan lima belas. Achievement-nya melipatgandakan jumlah itu, membuat jaraknya dengan yang lain semakin jauh.

Dia juga naik dua level sekaligus. Keempat poin stat yang dia terima langsung dia alokasikan ke dua Mana Point, satu Agility, dan satu Strength. Ke depannya dia berniat fokus meningkatkan Stamina dan Vitality.

\=\=\= STATUS \=\=\=

Nama: Nate Leicester (991)

Usia: 19 Tahun

Aspek: Purple Reaper [F]

Level: 15

EXP: 360.900/1.310.720

STR: 8

AGI: 12

MP: 8

STA: 6

VIT: 5

INT: 3

Poin Stat: 0

Credit: 633.164

Senjata: Violet Reaper [E]

Title: Apex Predator, Pinnacle, Plutocrat

\=\=\= LOKASI: S86 \=\=\=

Untuk naik ke level berikutnya, dia sekarang membutuhkan jutaan EXP. Kesulitan itu terasa seperti neraka, dan Nate penasaran bagaimana reaksi yang lainnya begitu mereka sendiri menyentuh level lima belas nanti.

"Yah, tidak ada gunanya mengeluh."

Nate tertawa sekali, lalu merasakan lagi tatapan Nelphy yang dari waktu ke waktu terus tertuju padanya. Apakah gadis ini benar-benar akan menghabiskan waktu istirahat yang sangat terbatas ini hanya untuk menatap seseorang yang tidak peduli dengannya?

Keheningan berlangsung beberapa waktu, masing-masing dari mereka diam sambil makan di tempatnya sendiri.

Sampai Zenith yang dari tadi tidak stabil tiba-tiba berbicara.

"Ini tak masuk akal."

Pupil mata vertikalnya menarik perhatian yang lainnya saat dia menatap langsung ke arah Nate.

"Semakin waktu berlalu semakin besar jarak yang muncul. Apa sebenarnya yang kamu lakukan hingga kamu memperoleh EXP sebanyak itu? Dan, apa-apaan satu juta EXP yang dibutuhkan untuk naik level itu?" Dia meringis kesal.

Nate berkedip. Dia benar-benar lupa bahwa yang lainnya bisa melihat hal tersebut melalui papan peringkat global, dan itu hanya membuatnya tertawa geli.

"Aku juga bertanya-tanya," Loen menimpali, menatap Nate. "Kenapa kamu bisa naik level secepat itu?"

Tatapan dari segala arah akhirnya tertuju pada Nate sekaligus, termasuk Nine.

Nate tidak berniat menyembunyikannya, tapi juga tidak berniat mengatakannya terang-terangan. Biarkan saja abu-abu.

"Apa kalian pernah mendapat achievement? Atau mungkin title?"

Keheningan. Tidak satu pun dari mereka menjawab, dan ketidakhadiran jawaban itu sudah cukup menjadi jawaban bagi Nate.

"Itulah kuncinya."

Nate mengangkat bahunya, menyesap minuman bersoda dengan santai.

"Achievement... title..." Rome mencubit dagunya. "Bagaimana mendapatkan benda itu?"

"Aku tidak tahu secara pasti. Pertama kali aku mendapatkannya adalah saat aku melakukan sesuatu yang luar biasa dan menjadi yang pertama kali melakukannya di seluruh server."

Nelphy yang sedari tadi diam mengangkat bibirnya.

"Seperti contohnya, menjadi peringkat pertama global dari seluruh server. Benar?"

Nate berkedip, tampak terkejut sejenak sebelum akhirnya tertawa dan mencibir.

"Benar sekali. Layak sebagai peringkat dua yang tepat berada di bawahku."

Reaksi bermusuhan gadis itu entah kenapa tampak sangat menarik untuk dipancing. Bagaimana tidak? Di tengah kekacauan ini, menggoda mereka adalah salah satu hiburan yang Nate nikmati.

"Menyebalkan." Nelphy membuang wajahnya sambil menggerutu.

Keheningan kembali.

Awal pertemuan mereka selalu dipenuhi hal-hal yang menyebalkan, dan yang paling mencolok adalah fakta bahwa masing-masing dari mereka sangat kompetitif. Tapi saat ini, setelah sepuluh gelombang penuh, semua itu digantikan oleh sesuatu yang lebih dalam dan tidak terucapkan.

Mereka telah bertarung bersama, melindungi kristal yang entah apa gunanya, tapi pada dasarnya mereka mempercayakan jalur monster satu sama lain. Dan mempercayakan jalur monster sama artinya dengan mempercayakan nyawa secara langsung. Karena begitu kristal itu hancur, misi ini gagal, dan kegagalan itu mungkin akan menuntut harga yang tidak murah.

Kesadaran itu datang di setiap benak mereka, bahkan Nate sekalipun menyadarinya.

Tapi dia bukan orang yang emosional, dan dia tidak berniat menjadi seperti itu lagi. Menjadi seperti dirinya yang dulu akan menjadi penghinaan bagi semua yang telah dia lalui.

Karena itu, dia hanya akan sebatas berkompromi.

***

1
Pradama Okta
harusnya udah peringkat D gak sih, kan syarat dari E ke D 5600 kill
Nameless: yang dihitung monster peringkat E keatas, kalau F kebawah gak kehitung
total 1 replies
SETH
cerita nya bagus..mudah2an rajin update dan gak hiatus
blueby
bagus
Nameless: terimakasih!
total 1 replies
KayyLawrence
mampir cuyy,jujur ceritanya bagus,langsung saja terbitkan dan adaptasi jadi manhwa
tintakering
mampir, k
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!