NovelToon NovelToon
Terjerat Benang Merah

Terjerat Benang Merah

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat / Romansa / Konflik etika / Balas Dendam / Perjodohan
Popularitas:388.6k
Nilai: 5
Nama Author: santi.santi

Ternyata, teori tentang benang merah itu memang ada. Sejauh dan selama apapun berpisah, jika ada yang belum selesai makan akan tetap bertemu dengan cara yang terkadang tak masuk dalam logika.

Siapa yang sangka, Bianca akan kembali bertemu , mantan tunangan yang dulu dijodohkan dengannya dalam keadaan Bianca yang sudah tidak seperti dulu lagi.

Tunangan yang dulunya pergi meninggalkannya karena alasan tidak mencintainya, kini justru selalu terlihat dalam hidup Bianca yang begitu pelik.

Padahal mantan tunangannya itu sudah memiliki wanita yang dicintai sejak dulu menjalin hubungan dengan Bianca.

"Bisakah kau melewatiku begitu saja saat melihatku? Jangan mendekat dan jangan ikut campur terlalu jauh ke dalam hidupku!" - Bianca -

Apa jadinya jika dua orang itu justru terikat oleh sebuah teori benang merah yang tidak pernah putus diantara mereka?

Apakah mereka akan kembali bersama meski benang merah sudah terlalu rumit mengikat mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santi.santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Desakan Ayah Elgard

"Hmm!

"Kevin melihat ke belakang Bianca di sana sudah ada seseorang yang berdiri bersandar pada pintu dengan kedua tangan dimasukkan ke dalam saku.

"Kau tidak punya pekerjaan?!" Sungut Kevin karena kedatangan tamu tak diundang.

Bianca menoleh ke belakang, dia pun terlihat muak dengan kedatangan pria itu.

"Aku hanya ingin melihat sekretaris barumu!" Elgard menyahut dengan santai terlihat tidak merasa terganggu dengan tatapan tak suka dari Kevin.

"Aku sibuk, sekretaris baruku pun begitu, lebih baik kau pergi dari sini!" Usir Kevin secara terang-terangan tanpa basa basi. Dia tidak peduli Elgard akan marah atau tidak, yang jelas dia merasa terganggu dengan keberadaan Elgard di kantornya pagi-pagi seperti ini.

"Aku hanya mampir sebentar, lagi pula sudah lama aku tidak datang ke sini. Kenapa kau sinis sekali!"

"Bianca, kau lebih baik ikut aku meeting dari pada meladeni pria gila ini!" Kevin beranjak dari kurusnya. Sebenarnya meeting juga akan di mulai sekitar tiga puluh menit lagi, tapi Kevin tak tahan saja melihat Elgard ada di sana yang jelas-jelas Kevin tau apa tujuan pria itu ada di sana.

Alasannya tak lain tak bukan tentu saja karena Bianca. Sedangkan sia sendiri juga sedang mengejar Bianca, pastinya Kevin tak mau Elgard ada kesempatan untuk dekat dengan Bianca.

Tujuannya menjadikan Bianca sekretarisnya tentu saja untuk membuat hubungan mereka semakin dekat. Jadi Kevin jelas merasa terganggu dengan Elgard.

"Hey, kalian mau kemana?! Bee, Vinnn!!" Elgard berteriak memanggil nama mereka namun Kevin tak peduli. Bianca pun hanya mengikuti perintah dari Kevin.

🌻🌻🌻

"Dimana Ayah?" Tanya Elgard kepada Ibunya.

"Kenapa kau baru pulang? Ayahmu sudah dari tadi menunggumu di ruang kerja!"

"Tadi ada operasi darurat Bu, aku naik dulu!"

Elgard menaiki tangga menuju ruang kerja Ayahnya dengan malas. Sebenarnya dia tau apa tujuan Ayahnya menyuruhnya untuk pulang. Tentu saja itu berhubungan dengan pertunangannya dengan Meriana.

Meski dari dulu dia menjalin hubungan dengan Meriana, tapi tetap saja pertunangannya dengan Meriana tidak lepas dari urusan bisnis. Ayahnya menyetujui hubungannya dengan Meriana karena Meriana sekarang mempunyai nama besar yang bisa membantu perusahaan Ayahnya sebagai brand ambassador.

Elgard sudah lelah sebenarnya mengikuti apa yang Ayahnya inginkan. Tapi karena Meriana memang kekasihnya, selama ini Elgard hanya diam. Tapi Elgard tetap tidak suka karena Ayahnya selalu ikut campur dalam hidupnya.

"Ada apa Ayah memanggilku?" Elgard duduk di sofa ruang kerja Ayahnya.

"Kau tentu saja sudah tau untuk apa Ayah memangilmu. Pertunanganmu dengan Meriana harus segera dilakukan!"

"Apa yang membuat Ayah buru-buru ingin mengadakan acara pertunanganku dengan Meriana?"

"Kenapa ku bertanya seperti itu? Harusnya kau senang bukan?"

Elgard menyeringai, dia yakin kalau Ayahnya tidak setulus itu.

"Kalau memang harus secepatnya? Kenapa tidak menikah sekalian saja? Kenapa harus ada pertunangan dulu? Lagipula semua orang juga sudah tau!"

"Kau ternyata belum cukup pintar meski kau sudah menjadi seorang dokter spesialis jantung!" Joshep terkekeh menertawakan putranya.

"Kau harusnya berlajar dari pengalaman. Bertunangan dengan Meriana tentu perusahaan kita akan untung besar karena nama besarnya saat ini. Tapi dengan bertunangan dulu, kau bisa meninggalkannya dengan mudah kalau suatu saat dia tersandung kasus seperti kau meninggalkan Bianca dulu!"

Deg...

Elgard merasa tak terima karena Ayahnya menyingung soal Bianca dan dengan mudahnya mengungkit tentang pertunangan mereka yang batal karena digagalkan oleh Ayahnya.

"Ternyata Ayah sepicik itu!"

"Itu bukan picik, tapi strategi. Dalam dunia bisnis, hal seperti itu sudah sangat wajar. Sepertinya kau harus belajar lagi!"

"Aku tidak akan menjadi seperti Ayah!" Elgard pergi meninggalkan ruangan Ayahnya.

Dia tak habis pikir, kenapa Ayahnya bisa menjadi orang dengan pikiran licik seperti itu. Dulu, Ayahnya yang mengatur perjodohannya dengan Bianca. Sampai pada akhirnya, Ayahnya juga yang meminta Elgard meninggalkan Bianca karena kasus korupsi Ayahnya Bianca.

Sekarang, Ayahnya memintanya segera meresmikan hubungannya dengan Meriana dengan acara pertunangan. Ayahnya juga berencana memutus hubungannya dengan Meriana kalau sampai Meriana terikat skandal.

Dia baru sadar kalau ternyata Ayahnya sepicik itu. Memang benar, Ayahnya itu bukan realistis namun begitu picik.

"Apa yang kalian bicarakan?" Ami menyadari wajah kusut Elgard yang baru saja turun dari ruangan Ayahnya. Dia yakin kalau suaminya pasti membahas sesuatu yang menyinggung putranya itu.

"Ayah memintaku untuk segera bertunangan dengan Meriana!" Elgard tampak begitu tak bersemangat saat ini.

"Lalu kenapa wajahmu seperti itu. Harusnya kau senang kan?"

Tenang? Elgard kembali bertanya-tanya pada hatinya. Apa benar itu yang dia mau, bertunangan dengan Meriana. Atau mungkin justru pergi meninggalkan Meriana.

Bayangan tentang Bianca kembali lewat di depan matanya. Meski Bianca gak lagi memberikan senyum untuknya, tapi wajah penuh dengan kepasrahan itu membuat Elgard selalu saja tidak tenang.

Dulu dia telah mengecewakan Bianca dengan meninggalkannya di saat terpuruk. Mungkin dia juga tidak akan pernah mendaptkan maaf dari Bianca, tapi rasanya Elgard tidak bisa meninggalkan Bianca begitu saja setelah mengetahui semuanya.

"Bu?" Elgard menatap ke arah Ibunya.

"Kenapa, apa yang kau pikirkan?" Tanya Ami, dia khawatir melihat wajah kusut putranya itu.

"Kalau seandainya aku mengakhiri hubunganku dengan Meriana, apa yang akan terjadi?"

1
Cahaya
lanjut
Aprisya
sekarang giliran kamu del yang minta Kevin untuk membuktikan çintanya pada kamu,,, kasih syarat pada Kevin untuk memberikan semua aset miliknya atas nama kamu🥰🥰🥰🥰
Kumala
syukur lah kandungan adel ngak kenapa-napa.jangan luluh dulu biarkan kevin berjuang enak banget sudah menyakiti hati adel sedemikian rupa dengan kata2 nya tuh.
Nureliya Yajid
lanjut thor
Nurminah
semoga orang tua adel membawa anaknya pulang sendirian enak woi terasa kesepian nya
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
dell jangan sampe menyesal juga loh seperti kevin, maafkan lah kevin
Yatiek Widhodho
dell ojo percoyo sikkk...
diem wae sikk...ben kevin usaha nehh🤣🤣🤣🤣kapok wi pinn🤣🤣🤣🤣🤣
Maharani Rani
lanjutt kak😍😍😍
Anonymous
yahh jangan langsung luluh dan percaya dell...pliss thor bikin adel lebih tegas dan ga mudah maafin kevin, biar kevin juga lebih berjuang 😌
Hanima
Lanjut Edelll..
Rina Wati.S
lanjut kak.
semangat kevin
Anonymous
lanjutt
Esther
Adel sudah krisis kepercayaan sama kamu Vin, wajar kalau dia marah
Cahaya
a7uhh biki dgdgan ini
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
emang dasar caper juga si sofia. knp coba harus di WA lagi si kevin nya. kan biss ngomong di kantor tadinya.
Dew666
💜👄🏆
Anonymous
jangan langsung dimaafin del, enak aja.... biar kevin ini benar benar jera dan kalo bisa dia ngerasain apa yg adel rasain dulu thor, kesalahan dia tuh banyak bgt loh dan ga bisa dikatakan masalah sepele..pertama dia udah ngerendahin istrinya sendiri, terus masih bantuin mantannya dengan royal sedangkan istrinya disuruh hidup pas pasan (ga masuk akal😌), awalnya ga mengakui anaknya sendiri, bantu mantannya tanpa seizin istrinya.... COBA ISTRI MANA YG GA NGAMUK DAN KECEWAA
Anonymous: harusnya sofia juga tau diri lah, kalo emang ga mau ada salah paham ya dia harusnya nemuin kevin di rumahnya biar clear jangan cuma ketemu berdua....kevin juga bloon bgt deh, harusnya sebelum ambil keputusan buat bantuin orang, dia minta izin dulu ke adel sbg istrinya
total 1 replies
Ari Atik
hampir saja.....
semoga masalah cepat selesai....
Aprisya
wajar sih Adel marah vin,,,, selamat berjuang ya vin🔥🔥🔥🔥
Kostum Unik
Ciihh gk segampang itu Fergusooooo.. Bantu cewek lain berkali kali sampe ratusan juta mgkn tanpa ijin istri trus skrg blg cinta. PRETTT
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!