NovelToon NovelToon
Terjerat Benang Merah

Terjerat Benang Merah

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Romansa / Konflik etika / Balas Dendam / Perjodohan / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: santi.santi

Ternyata, teori tentang benang merah itu memang ada. Sejauh dan selama apapun berpisah, jika ada yang belum selesai makan akan tetap bertemu dengan cara yang terkadang tak masuk dalam logika.

Siapa yang sangka, Bianca akan kembali bertemu , mantan tunangan yang dulu dijodohkan dengannya dalam keadaan Bianca yang sudah tidak seperti dulu lagi.

Tunangan yang dulunya pergi meninggalkannya karena alasan tidak mencintainya, kini justru selalu terlihat dalam hidup Bianca yang begitu pelik.

Padahal mantan tunangannya itu sudah memiliki wanita yang dicintai sejak dulu menjalin hubungan dengan Bianca.

"Bisakah kau melewatiku begitu saja saat melihatku? Jangan mendekat dan jangan ikut campur terlalu jauh ke dalam hidupku!" - Bianca -

Apa jadinya jika dua orang itu justru terikat oleh sebuah teori benang merah yang tidak pernah putus diantara mereka?

Apakah mereka akan kembali bersama meski benang merah sudah terlalu rumit mengikat mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santi.santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Desakan Ayah Elgard

"Hmm!

"Kevin melihat ke belakang Bianca di sana sudah ada seseorang yang berdiri bersandar pada pintu dengan kedua tangan dimasukkan ke dalam saku.

"Kau tidak punya pekerjaan?!" Sungut Kevin karena kedatangan tamu tak diundang.

Bianca menoleh ke belakang, dia pun terlihat muak dengan kedatangan pria itu.

"Aku hanya ingin melihat sekretaris barumu!" Elgard menyahut dengan santai terlihat tidak merasa terganggu dengan tatapan tak suka dari Kevin.

"Aku sibuk, sekretaris baruku pun begitu, lebih baik kau pergi dari sini!" Usir Kevin secara terang-terangan tanpa basa basi. Dia tidak peduli Elgard akan marah atau tidak, yang jelas dia merasa terganggu dengan keberadaan Elgard di kantornya pagi-pagi seperti ini.

"Aku hanya mampir sebentar, lagi pula sudah lama aku tidak datang ke sini. Kenapa kau sinis sekali!"

"Bianca, kau lebih baik ikut aku meeting dari pada meladeni pria gila ini!" Kevin beranjak dari kurusnya. Sebenarnya meeting juga akan di mulai sekitar tiga puluh menit lagi, tapi Kevin tak tahan saja melihat Elgard ada di sana yang jelas-jelas Kevin tau apa tujuan pria itu ada di sana.

Alasannya tak lain tak bukan tentu saja karena Bianca. Sedangkan sia sendiri juga sedang mengejar Bianca, pastinya Kevin tak mau Elgard ada kesempatan untuk dekat dengan Bianca.

Tujuannya menjadikan Bianca sekretarisnya tentu saja untuk membuat hubungan mereka semakin dekat. Jadi Kevin jelas merasa terganggu dengan Elgard.

"Hey, kalian mau kemana?! Bee, Vinnn!!" Elgard berteriak memanggil nama mereka namun Kevin tak peduli. Bianca pun hanya mengikuti perintah dari Kevin.

🌻🌻🌻

"Dimana Ayah?" Tanya Elgard kepada Ibunya.

"Kenapa kau baru pulang? Ayahmu sudah dari tadi menunggumu di ruang kerja!"

"Tadi ada operasi darurat Bu, aku naik dulu!"

Elgard menaiki tangga menuju ruang kerja Ayahnya dengan malas. Sebenarnya dia tau apa tujuan Ayahnya menyuruhnya untuk pulang. Tentu saja itu berhubungan dengan pertunangannya dengan Meriana.

Meski dari dulu dia menjalin hubungan dengan Meriana, tapi tetap saja pertunangannya dengan Meriana tidak lepas dari urusan bisnis. Ayahnya menyetujui hubungannya dengan Meriana karena Meriana sekarang mempunyai nama besar yang bisa membantu perusahaan Ayahnya sebagai brand ambassador.

Elgard sudah lelah sebenarnya mengikuti apa yang Ayahnya inginkan. Tapi karena Meriana memang kekasihnya, selama ini Elgard hanya diam. Tapi Elgard tetap tidak suka karena Ayahnya selalu ikut campur dalam hidupnya.

"Ada apa Ayah memanggilku?" Elgard duduk di sofa ruang kerja Ayahnya.

"Kau tentu saja sudah tau untuk apa Ayah memangilmu. Pertunanganmu dengan Meriana harus segera dilakukan!"

"Apa yang membuat Ayah buru-buru ingin mengadakan acara pertunanganku dengan Meriana?"

"Kenapa ku bertanya seperti itu? Harusnya kau senang bukan?"

Elgard menyeringai, dia yakin kalau Ayahnya tidak setulus itu.

"Kalau memang harus secepatnya? Kenapa tidak menikah sekalian saja? Kenapa harus ada pertunangan dulu? Lagipula semua orang juga sudah tau!"

"Kau ternyata belum cukup pintar meski kau sudah menjadi seorang dokter spesialis jantung!" Joshep terkekeh menertawakan putranya.

"Kau harusnya berlajar dari pengalaman. Bertunangan dengan Meriana tentu perusahaan kita akan untung besar karena nama besarnya saat ini. Tapi dengan bertunangan dulu, kau bisa meninggalkannya dengan mudah kalau suatu saat dia tersandung kasus seperti kau meninggalkan Bianca dulu!"

Deg...

Elgard merasa tak terima karena Ayahnya menyingung soal Bianca dan dengan mudahnya mengungkit tentang pertunangan mereka yang batal karena digagalkan oleh Ayahnya.

"Ternyata Ayah sepicik itu!"

"Itu bukan picik, tapi strategi. Dalam dunia bisnis, hal seperti itu sudah sangat wajar. Sepertinya kau harus belajar lagi!"

"Aku tidak akan menjadi seperti Ayah!" Elgard pergi meninggalkan ruangan Ayahnya.

Dia tak habis pikir, kenapa Ayahnya bisa menjadi orang dengan pikiran licik seperti itu. Dulu, Ayahnya yang mengatur perjodohannya dengan Bianca. Sampai pada akhirnya, Ayahnya juga yang meminta Elgard meninggalkan Bianca karena kasus korupsi Ayahnya Bianca.

Sekarang, Ayahnya memintanya segera meresmikan hubungannya dengan Meriana dengan acara pertunangan. Ayahnya juga berencana memutus hubungannya dengan Meriana kalau sampai Meriana terikat skandal.

Dia baru sadar kalau ternyata Ayahnya sepicik itu. Memang benar, Ayahnya itu bukan realistis namun begitu picik.

"Apa yang kalian bicarakan?" Ami menyadari wajah kusut Elgard yang baru saja turun dari ruangan Ayahnya. Dia yakin kalau suaminya pasti membahas sesuatu yang menyinggung putranya itu.

"Ayah memintaku untuk segera bertunangan dengan Meriana!" Elgard tampak begitu tak bersemangat saat ini.

"Lalu kenapa wajahmu seperti itu. Harusnya kau senang kan?"

Tenang? Elgard kembali bertanya-tanya pada hatinya. Apa benar itu yang dia mau, bertunangan dengan Meriana. Atau mungkin justru pergi meninggalkan Meriana.

Bayangan tentang Bianca kembali lewat di depan matanya. Meski Bianca gak lagi memberikan senyum untuknya, tapi wajah penuh dengan kepasrahan itu membuat Elgard selalu saja tidak tenang.

Dulu dia telah mengecewakan Bianca dengan meninggalkannya di saat terpuruk. Mungkin dia juga tidak akan pernah mendaptkan maaf dari Bianca, tapi rasanya Elgard tidak bisa meninggalkan Bianca begitu saja setelah mengetahui semuanya.

"Bu?" Elgard menatap ke arah Ibunya.

"Kenapa, apa yang kau pikirkan?" Tanya Ami, dia khawatir melihat wajah kusut putranya itu.

"Kalau seandainya aku mengakhiri hubunganku dengan Meriana, apa yang akan terjadi?"

1
antha mom
happy ending 👍👍👍👍👍👍👍👍
antha mom
makan thor ceritanya keren banget dan happy ending 👍👍
antha mom
bisa kok 😂😂
juwita
pdhl g udh dinpkirin dr spa itu. yg penting kenyang. klo ada sisa buat nanti mlm kan bisa drpd kelaparan🤣🤣
antha mom
uang bukan yang
antha mom
"terima kalah"atau terimakasih thor
Ayla Anindiyafarisa
karna aku cemburu bee😅😅
Ayla Anindiyafarisa
emang ayahmu setuju kalau kau sama Bianca El kurasa tidak
Ayla Anindiyafarisa
aku bacanya kok sambil nangis y thor😭😭
Ayla Anindiyafarisa
miris banget y Bianca tu beli mie aja g cukup duitnya😭
Suharti
👍👍👍👍👍👍
Suharti
ya soal cerita itu terserah otor .kan aku hanya tinggal menikmati.trimakasih.
Hera sasuwe
👍🏻
Wirly Pena
karya yg bagus thor, semangat 💪

halo temen2, jangan lupa mampir di " Aku istrimu, bukan babu mu "

terimakasih 🙏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Sudah saatnya kalian bahagia.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Salah mu karna ga bijak untuk bicarakan dulu dengan Adel sebagai iatri mu dan mengambil keputusan sendiri... iatri mana yang ga akan salah paham kalau harus berhadapan dwngan masalah yang sama dan orang yang sama di saat Adel mulai memberi kamu kesempatan dan kepercayaan Kevin.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Iya lah MUAK sama istri suruh ngirit tapi uang mu bebas keluar besar²an demi Sofia... kan ga waras
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Banyak sekali typo Thor di tiap bab, dari kekurangan kata, kadang salah penempatan kata dan kadang kata yang hilang jadi bacanya suka bingung.. coba kroscek lagi ceritanya biar enak di baca.🙏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hmmm... syukurlah kamu sadar Sofia jadi jangan ganggu lagi RT Kwvin Adel meaki dwngan alasan minta tolong...
mending jual saja rumahnya dari pada pusing² dan jadi beban trs kalau ada sisa uang bisa beli rumah yang kecil dan kalaupun ga ada sisa yang penting angsuran gadai sudah lunas dan kamu bisa kerja lagi buat kebutuhan sehari².
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hah syukurlah, akhirnya kamu sadar juga Vin.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!