NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Tubuh Pelacur

Transmigrasi Ke Tubuh Pelacur

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Mata-mata/Agen / Crazy Rich/Konglomerat / Reinkarnasi / Roman-Angst Mafia / Persaingan Mafia
Popularitas:117.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sellachan23

Naya seorang Intel negara harus bertransmigrasi ke tubuh seorang wanita malam dan lebih gilanya lagi ternyata pria-pria simpanan wanita itu adalah bandit kelas kakap. Mampukah Naya bertahan di tubuh wanita itu dan menjalani hidup layaknya orang normal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sellachan23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kau akan tau nanti

"Benar! Sudah ingat?"

Pertanyaan Samuel membuat Naya memaksa terus menggali semua ingatan yang pernah ia lalui semasa kecil dulu, semakin ia paksa kepalanya semakin sakit seakan mau pecah saja

"Akhhh! Sakit sekali ayo ingat Naya!" Paksanya sembari mengerang kesakitan

Melihat Naya yang kini kesakitan dan melukai dirinya sendiri Samuel langsung menggenggam paksa tangan Naya agar berhenti memukuli tubuh dan kepalanya sendiri

"Shutsss... Sudah sudah jangan di paksa Naya, suatu saat kau akan ingat" ucap Samuel pelan

Kini dia memeluk Naya erat dan merasa bersalah karena telah kelepasan menunjukkan sisi lain dari dirinya yang seharusnya belum ia tunjukkan sekarang

"Maaf tak seharusnya aku memaksa mu mengingat nya sekarang" ucap Samuel penuh sesal

"A..aku pasti melukaimu kan? Dulu temanku bilang aku itu anak tidak tau diri dan orang gila" ucap Naya gemetar

Sungguh jika dia mengingat apa yang di katakan teman-temannya dulu akan membuat rasa trauma dan emosi meledak-ledak nya kumat sehingga sulit di kontrol

"Tidak kau tidak melukai ku Naya! Hey lihat aku " perintah Samuel

Ia menarik wajah panik Naya agar kini mereka bisa saling bertatapan dan deru nafas mereka masing-masing dapat di rasakan sekarang

"Ada waktunya kau mengetahui semua fakta, maaf terlalu memaksa mu mengingat ku pikir awalan yang bagus saat kau melihat ruangan tadi"

Ucapan Samuel membuat Naya sedikit tenang dan sekarang ia mulai bisa berfikir dengan normal seperti awal

"Apa maksud dari foto-foto itu Samuel?"

"Aku adalah teman mu meskipun kau tidak ingat, dulu aku selalu mencari kabar mu namun sayang aku kehilangan informasi tentang mu dan saat itu aku juga sedang jatuh cinta dengan Selena " jelas nya

"Setelah itu?"

"Setelah aku jatuh cinta pada Selena aku tetap usaha mencari kabar mu namun aku malah mendapat info yang lain tentang diri mu yang kau belum boleh ketahui sekarang "

Teka-teki Samuel membuat Naya semakin geram sebab pria satu ini selalu menutupi apapun seakan semuanya rahasia yang akan terbongkar suatu saat nanti

"Apa itu? Beritahu saja sekarang!" Paksa Naya

"Tidak sayang kau belum siap untuk itu, tapi aku pernah memberi mu sebuah clue saat kita bertemu Riko di rumah sakit"

"Rumah sakit? Riko? Maksudnya waktu kita mengunjungi tubuh ku?" Tanya nya bingung

"Iyaa benar di saat itu aku memberikan mu sebuah clue tapi kau tenang saja aku akan selalu menjaga mu dari apa pun itu Naya "

Kini Naya hanya terdiam sembari memikirkan apa clue yang di maksud oleh Samuel dan kapan semua teka-teki ini selesai sehingga dia bisa kembali ke tubuhnya secepat nya

"Sudah istirahat lah dan lupakan yang tadi"

Samuel menyelimuti Naya agar dia tertidur dan merasa tenang, kini Naya telah tertidur dengan nafas yang mulai beraturan dan wajah yang tampak tenang

"Maaf kan aku Naya, ini semua agar kau melupakan trauma mu dan ingat pada semuanya" ucap Samuel lirih

****

"Orang gila! Orang gila! Naya anak orang gila" ucap anak-anak yang sedang mengejek anak lainnya

Anak itu atau yang bisa di sebut Naya sedang berjongkok serta menutup kedua telinganya ketakutan dan anak-anak lain berputar mengelilingi nya sembari menghina Naya

"Jangan temenan sama orang gila" ejek anak lainnya

Naya yang sudah tidak tahan terus di bilang orang gila mulai bangkit berdiri dan menghapus mata nya. Kini dia melotot ke arah satu-persatu anak yang telah mengganggu nya

"Diam! Atau kalian aku bunuh!" Ancam nya sembari berteriak kuat

Anak-anak lain mulai ketakutan dan memilih untuk mundur namun ada satu anak perempuan yang dengan lantang nya berbicara kepada semua orang di kelas

"Dia ga punya orang tua jadi wajar ngomong nya tidak beres! Tau ga kata mama aku Naya itu cuma anak adopsi"

Satu kelas terkejut mendengar perkataan anak perempuan itu namun Naya yang sudah kepalang emosi segera berjalan ke arah anak itu, belum sempat anak perempuannya itu mundur Naya menarik rambutnya dan mengantuk an kepalanya ke meja

Brakkk....

Suara kepala nya yang terbentur oleh meja dan kini mengeluarkan darah sehingga anak perempuan itu menjerit histeris

"Akhh! Tolong ibu guru Naya sudah gila! Huaa..." Teriakan nya mengundang banyak orang

Kini guru-guru berdatangan dan mulai mengangkat anak itu ke ruang UKS untuk di obati dan kini Naya di panggil ke kantor untuk di interogasi

"Naya! Apa yang kamu lakukan pada teman mu?" Tanya guru itu emosi

"Aku hanya membalas apa yang dia perbuat! Apa kalian pernah perduli saat aku di bully mereka? Tidak kan! Jadi biar saja ku bunuh mereka semua" ucap nya tenang

Semua yang mendengar jadi pada ketakutan namun berusaha tetap tenang agar Naya merasa terintimidasi oleh keberadaan mereka

"Tetap saja kamu tidak boleh seperti itu Naya!" Marah guru itu lagi

Tak lama orang tua dari siswi tadi datang dan masuk ke dalam kantor dengan emosi yang sudah menggebu-gebu. Saat dia melihat Naya segera dia berjalan mendekat ke arah nya dan tak lama

Plakk...

"Dasar anak kurang ajar! Tidak ada etika kamu pantes saja kamu tidak punya orang tua!" Teriak ibu tersebut

Naya yang di tampar hanya tersenyum saja kini dia melihat ke arah guru tadi dengan wajah dingin dan tatapan datar

"Bu guru, Ini adalah salah satu contoh orang yang ingin saya bunuh! Mulut nya sembarangan berbicara namun ingin di hormati " katanya tenang

Ucapan anak kelas lima SD itu sudah membuat semua orang terkejut dan juga ibu yang ingin menampar nya. Karena ia merasa semakin emosi kini tangannya hendak menampar Naya kembali namun di cegat oleh guru itu

"Mohon jangan memakai kekerasan di sini Bu! Harap tenang" pinta guru itu

"Enak saja! Saya tidak terima anak saya di lukai oleh anak tidak tau diri ini" amuk nya

"Baik kita bicara kan berdua saja, kamu Naya kembali ke kelas sebentar lagi nenek mu akan datang" perintah guru itu

Tak lama nenek Naya datang dengan wajah khawatir dan menghampiri guru beserta cucunya yang wajah nya kini memerah

"Astaga Naya, apa yang terjadi?" Tanya nenek nya sedih

"Kamu nenek nya! Ajari cucu kurang ajar mu ini sopan santun dasar miskin tidak tau diri!" Ketusnya

"Naya cepat kembali ke kelas!" Perintah guru itu

Naya keluar dari ruangan namun tak kembali ke kelas, ia hendak menguping pembicaraan mereka bertiga di dalam sana meskipun banyak guru juga yang menyaksikan

"Maaf Bu, Naya masih kecil jadi emosi nya belum stabil" kata nenek nya lirih

"Maaf maaf! Enak saja kalau terjadi apapun pada anak saya, saya penjara kan dia!"

"Jangan Bu! Jangan penjarakan cucu saya" mohon nya

Kini nenek Naya telah bersimpuh berharap agar Naya di maaf kan dan masalah nya selesai, ia melihat itu dan matanya mulai menetes kan air

"Nenek jangan begini karena Naya, aku janji akan membalas mereka berkali-kali lipat" lirihnya

Tak lama neneknya di dorong wanita itu dengan kasar dan jatuh tersungkur namun guru-guru hanya menyaksikan tanpa menolong nya. Jantung Naya berdetak sangat kuat dan kini dunia nya seakan tak bisa di kendalikan

"Nenek!"

***

"Huhh... Nenek hikss" tangis Naya

Mendengar teriakan serta tangisan Naya Samuel segera membuka pintu kamarnya paksa dan memeluk Naya dengan erat

"Ada aku di sini Naya, tenang yaa" kata Samuel

"Hikss... Aku ingat nenek ku pernah di perlakukan buruk Sam hikss" tangis Naya pilu

"Siapa namanya? Kau ingat?"

"Miska! Iya namanya Miska dia teman ku sewaktu kelas lima SD" seru Naya

"Ahh namanya Miska aku seperti pernah dengar! Kau tenang saja akan aku balas semua nya sesuai keinginan mu, tunggu dan lihat lah mereka memohon di kaki mu sayang" kata Samuel dingin

Setelah menenangkan Naya Samuel akhirnya bergegas pergi keluar dan menghubungi seseorang orang yang ada di seberang sana

"Cari tau tentang wanita bernama Miska teman masa kecil dari Kanaya! Kirim kan semua nya kepada ku tanpa ada terlewat sedikit pun" perintah Samuel

"Siap bos akan kami kirimkan segera! Apa kami perlu menangkap nya?" Tanya pria seberang sana

"No no no... Aku ingin bermain-main dengan mangsa ku terlebih dahulu, kerjakan saja apa yang ku perintahkan " seringai Samuel

"Laksanakan!" Katanya

Tak lama panggilan di matikan dan Samuel tampak tersenyum jahat seakan kini yang ia tahan akan terlepas kan

"Hahaha... Berani bermain-main ya? Wanita itu sudah berani membuat Naya ku susah dan tak ku sangka ternyata wanita ini pemicu dari segala trauma Naya, harus dengan apa dia ku bunuh?" Monolog nya

Kembali suara panggilan terdengar dengan secepat kilat Samuel mengangkat telepon dari orang suruhannya untuk mengetahui tentang Miska

"Hallo bos kami mendapat kan info tentang Miska!"

"Kata kan garis besar dengan jelas" kata Samuel tegas

"Miska dulu pernah membully seseorang anak kecil hingga anak itu di keluarkan dari sekolah, tak hanya itu ternyata keluarga mereka pernah merencanakan untuk membunuh anak kecil yang bernama Naya tersebut sehingga saat selamat anak kecil itu kehilangan sebagian memorinya "

Perkataan nya membuat wajah Samuel kesal dan memerah sebab ia sedang menahan emosi

"Lanjutkan!" Perintah nya penuh emosi

"Karena takut di tuduh percobaan pembunuhan akhirnya mereka membawa Naya ke psikiater dengan dalih bahwa dia adalah anak dengan gangguan jiwa sehingga sebagian memorinya di hapus! Tak hanya itu ternyata dokter psikiater nya telah bekerja sama dengan mereka"

"Sialann!" Maki Samuel geram

"Bos sekarang dia di Indonesia dan sedang menjalankan sebuah usaha kecil yang dapat bos hancurkan dengan mudah"

"Atur semua nya! Buat kita seakan-akan menjadi investor nya"

"Siap Bos!"

Panggilan di matikan namun wajah Samuel masih memerah menahan kesal tak lama Naya mendekat dan menepuk bahu Samuel

"Kau kenapa?" Tanya Naya khawatir

Melihat kehadiran Naya ia segera menarik nafas dan tersenyum untuk meredakan emosi yang tertanam mendengar berita tadi

"Aku tak apa kau tenang saja sayang dan ada hal baik yang akan ku berita pada mu" ucap Samuel

"Hal baik apa?"

"Aku menawarkan kerja sama dengan Miska "

"Miska? Maksud mu gadis yang ada di ingatan ku itu?" Tanya Naya penasaran

"Iya benar! Aku menawarkan investasi lalu kau bebas ingin apa kan dia nanti" seru Samuel

"Jangan langsung di hancurkan Sam, aku ingin dia merasakan penderitaan seperti di nereka terlebih dahulu" senyum menyeramkan Naya tampilkan

"Kau tenang saja sayang dia itu milik mu"

1
Sellachan23
Luar biasa
Satri Ani
Kecewa
Satri Ani
Biasa
oenta
yg jd prtnyaan q..knp smudah itu membunuh grey??
oenta
bener dari awal cerita memang rda membosankn,tp stelah lnjut lg dpt feelnya,smoga aj smakin menarik..
oenta
emang bisa???obat perangsang kalah sama obat tidur????
sudah terangsang tp belum di tuntasin,Damian bangun jd sakit struk😂😂😂
adelia
lanjut thoor
Dewi Al Farha
Luar biasa
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘
nacho
bagi satu seperti c sam
Tita Nurhayati
lanjut dong
holla💦
bru awal dh jatuh cinta sm novel ini
aku suka novel yg begini
serasa kita masuk ke dalam novel
Reka Cantika
lanjut Thor
Rini Rinto Aditazam
lanjut thor buat selena hamil pasti damian kalang kabut tp buat damian insyaf thooot biar adit selana dpt suami baik
Anis Hasan
lanjut akankah semua itu terjadi
Anis Hasan
lanjut akankah naya dan selena mampu menghadapi grey dan damian
Herol
gass
Herol
mantap
Herol
kaget
Herol
terkejut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!