Lima tahun yang lalu, Alex dipaksa untuk mengorbankan diri demi keluarganya. Lima tahun yang lalu, pemuda dengan masa depan gemilang itu dijebloskan ke penjara oleh keluarganya sendiri. Tunangan dan orang-orang terdekat berpaling darinya dan melabelinya sebagai aib dari keluarga Wealthy, keluarga terkaya dan paling berpengaruh di dunia.
Namun mereka yang berpaling tidak mengetahui rencana Alex untuk membalas mereka. Dengan sistem dalam kendalinya, ia akan menjadi sosok tiada tanding yang akan menuntut balas kepada mereka semua.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaze Riku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 20
Kota Metro
Alex yang telah berhasil keluar dari pulau pribadi keluarga Wealthy tanpa meninggalkan jejak sama sekali menatap kerlap kerlip lampu villa yang menjadi awal cerita balas dendamnya itu dengan pandangan melankoli. Lamunannya dihentikan oleh sebuah panggilan dari Gwen.
"Saya sudah di posisi, cepatlah kemari!" pinta Gwen tergesa-gesa.
Alex tertawa kecil dan berlari pelan ke titik yang dimaksud, menemukan sebuah sport car mewah berwarna merah gelap. Pemuda itu segera membuka bagian belakang dan dengan diam mengganti pakaiannya yang basah karena berenang keluar dari pulau tersebut.
Gwen yang tanpa malu mengintip dari kaca spion dalam proses ini tak dapat menahan kekaguman dari wajahnya.
"Hei, aku sepertinya menemukan otot baru di perutmu," ujar Gwen sama sekali tak malu menunjukkan dirinya mengamati tubuh Alex.
"Kamu tidak salah," Alex yang juga sama sekali tak terpengaruh menjawab, "Misi terakhir benar-benar menguras tenaga saya."
Setelah selesai mengganti pakaiannya, Alex mendekatkan wajahnya kepada Gwen dan mencubit pelan hidung mungil wanita itu, "Jangan biasakan untuk mengintip seseorang."
"Aku hanya mengintipmu saja" bantah Gwen mengelus hidungnya.
"Itu mungkin masih bisa diterima," ujar Alex menahan tawa, "Apakah kau ingin menyetir ?"
Gwen menggelengkan kepalanya, "Untuk hari ini bagaimana jika mengandalkan Deep Blue saja. Kau bisa menceritakan padaku pengalaman menyelinap ke villa tersebut."
Alex menyetujui saran Gwen pun memberikan instruksinya, "Deep Blue lakukan seperti apa yang Gwen katakan."
"Dimengerti tuan," Deep Blue yang telah mengalami peningkatan di tangan Gwen sekarang telah mampu memberikan respon dengan suara yang menyerupai Gwen.
"Aku masih tidak dapat terbiasa mendengar Deep Blue menjawab dengan suaraku .... "
Gwen bergabung dengan Alex ke kursi penumpang dan tak butuh waktu lama untuk mobil tersebut melaju meninggalkan area tersebut. Di kursi pengemudi untuk menghindari kecurigaan, Deep Blue membuat proyeksi supir.
"Jadi, kau sempat bertemu dengan mantan tunanganmu ?" tanya Gwen sedikit cemberut.
"Itu benar," Alex mengangguk, "Bahkan saya mendengar bahwa dia telah mendapatkan tunangan baru dari status di atas saya dahulu."
"Hmmm," Gwen sama sekali tak tertarik dengan berita ini dan memilih bertanya, "Jadi, setelah lama tidak melihat mantan tunanganmu, apakah ada rasa yang kembali ?"
Alex yang sedikit lambat baru menyadari maksud pertanyaan Gwen dan hanya tersenyum lemah, "Rasa apa ? Sejak awal pertunangannya merupakan pertunangan politik! Saya bahkan sama sekali tak merasakan apa-apa ketika dia bergabung dengan Dino untuk menjebak saya!"
Gwen yang masih belum yakin membalas, "Tapi bukankah setiap minggu kalian menghabiskan waktu bersama selama masa pertunangan tersebut, apakah benar tidak ada rasa yang tertinggal?"
Alex menyunggingkan senyum dan memberikan kecupan singkat pada bibir Gwen, "Jikalaupun rasa itu sempat ada, yang akan saya bantah sebanyak apapun kamu bertanya, dengan kamu di sisi saya, apakah perlu memikirkan wanita lain ?"
Gwen mengembangkan senyum lebar setelah mendapat kecupan dan penjelasan ini, "Baguslah kalau kamu paham."
Selama lima tahun terakhir, Alex dan Gwen menjalani pelatihan dari Rudi secara bersamaan. Tak hanya itu, mereka juga banyak ditempatkan dalam misi yang sama sehingga hubungan mereka perlahan menjadi dekat. Tak sampai 2 tahun setelah pertemuan pertama mereka, keduanya resmi membangun hubungan asmara bersama. Alex yang sebelumnya tak mengerti mengapa ayahnya rela membuang status royal untuk menikahi ibunya mulai sedikit memahami tindakan ayahnya setelah bersama dengan Gwen.
Kedua pasangan muda itu menikmati perjalanan mereka dengan keheningan yang nyaman hingga Deep Blue berbicara, "Tuan dan Nona, kita telah sampai,"
Alex dan Gwen segera merasa nostalgia begitu melihat pangkalan militer tempat mereka bertemu pertama kalinya.
Rudi yang telah menantikan kehadiran kedua pasangan ini hanya mendengus dan bertanya pada Alex, "Kau selesai dengan urusanmu ?"
Alex mengangguk dan menunjukkan cincin di jari manis kirinya, "Yap."
Rudi menatap sebentar cincin tersebut dan hanya berkomentar, "Aku ingat cincin tersebut milik ibumu."
Jika itu Alex lima tahun yang lalu, maka ia akan segera bertanya kepada Rudi tentang hubungan Rudi dengan orang tuanya. Namun, Alex sekarang telah mengetahui bahwa orang tuanya sempat membantu Rudi sehingga membuat pria tua ini merasa berhutang budi.
"Jadi, apa yang harus kami lakukan selanjutnya, pak ?!" tanya Gwen kepada Rudi dengan penasaran.
"Selama lima tahun ini, kalian telah menjalankan pelatihan tanpa keluhan sama sekali walaupun saya masih berhutang penjelasan kepada kalian tentang maksud dan tujuan saya," Rudi menatap pasangan tersebut dengan tatapan hangat dan kemudian menepuk pundak keduanya, "hari ini saya akan melunasi hutang tersebut."
Gwen dan Alex bertukar tatapan, sebagai warga sipil yang terpaksa menjadi bagian dari militer tentunya mereka memiliki banyak keluhan di hati. Namun, militer telah memperlakukan mereka secara baik dan adil. Di saat keadaan dunia di luar sana tak kondusif bagi mereka, militer menyiapkan mereka dengan kemampuan untuk menghadapi dunia di luar sana. Keduanya telah sangat paham dengan kondisi mereka dan saling berusaha menguatkan.
"Saya sangat menghargai niat anda pak, tapi tolong jangan anggap itu sebagai hutang. Setelah apa yang anda berikan kepada saya lima tahun ini, saya yang berhutang kepada anda." ujar Alex.
"Huh?! kau mulai berbicara selayaknya ayahmu," hardik Rudi dengan senyuman lebar. Alex yang telah menyadari bahwa nada suara dan ekspresi Rudi selalu bertentangan hanya mengangkat bahunya.
"Alex benar pak. Saya juga berpikiran yang sama," tambah Gwen dengan senyuman kecil.
Rudi menggelengkan kepalanya dan menghardik lagi, "Kalian berdua benar-benar pasangan sejati! Tolong peringatkan aku jika kalian menikah nanti, aku pastikan untuk tidak hadir!"
Alex hanya merespon dengan senyum jahil, "Jangan khawatir pak anda akan menjadi saslah satu tamu terhormat dalam pernikahan saya."
Gwen mencubit kecil pinggang Alex untuk komentar tersebut.
"Cukup basa basinya," Rudi berdehem dan mulai mengatur proyektornya, "Dari misi-misi yang kalian telah jalani, saya yakin kalian mungkin menyadari ada hal-hal yang serupa .... "
Proyektor tersebut mulai menunjukkan gambar dari keluarga-keluarga terpandang di dunia ini, gambar tersebut berakhir dengan gambar keluarga Wealthy.
"Jaringan intel kami menemukan adanya kultus ataupun organisasi yang sangat rapi membangun koneksi dengan keluarga-keluarga ini untuk tujuan yang belum dapat dipastikan."
Ketika mendengar kata kultus, Gwen langsung mengerutkan alisnya. Kata kultus biasa digunakan untuk merujuk kepada sekelompok orang yang berbagi suatu pandangan ekstrim. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa tak ada satupun yang ekstrim berakhir baik untuk dunia ini.
"Jadi apa yang dilakukan kultus atau organisasi ini ?" Alex bertanya penasaran.
"Apapun yang diinginkan oleh keluarga yang menyewa jasa mereka, mulai dari perbuatan legal hingga ke ilegal, bahkan jika itu untuk membunuh!"
Alex segera menangkap maksud Rudi membahas tentang hal ini, "Liam pernah berkata bahkan dia juga tidak mengetahui tentang siapa dibalik kecelakaan ayah saya, apakah anda ingin mengatakan bahwa mereka bertanggung jawab tentang hal ini ?"
"Apakah kamu mengetahui posisi ayahmu saat kecelakaan itu terjadi ?" Rudi yang menerima gelengan kepala dari Alex melanjutkan, "Brian adalah pemuda yang berbakat dan berkharisma. Walaupun ia putra bungsu, namun tak ada yang meragukan kemampuan dan potensinya untuk menjadi kepala keluarga Wealthy berikutnya. Di tangannya, keluarga Wealthy berhasil melewati beberapa krisis yang telah menelan beberapa keluarga kaya lainnya! Oleh karena itu, jumlah percobaan pembunuhan kepadanya saat itu tidak terhitung!"
"Saya baru pertama kali mendengar tentang hal ini. Satu-satunya yang saya ketahuitentang ayah yang berkaitan dengan keluarga Wealthy hanyalah penurunan statusnya ke baron karena penolakan ayah terhadap pasangan yang telah diaturkan oleh Paul untuknya."
"Alex, dari titik inilah semuanya dimulai dan mengapa saya memutuskan untuk membawamu ke panti asuhan."
jelaskan yg penting2 saja jangan sampai panjang2 jadinya percakapannya kuranh