Berawal dari aku suka sekali duduk dibawah pohon besar, yang berada di belakan sekolah ,ya pohonnya sangat rimbun dan memiliki dahan-dahan yang kokoh,sehingga nyaman untuk bersantai dibawahnya .
Aku dan Lisa suka berada di situ, walaupun pohon ini terkesan seram ditambah lagi gak ada yang berani kemari, kecuali hanya kami berdua saja.Banyak yang bilang kalau pohon ini angker,tapi aku gak peduli,aku gak percaya yang namanya hal -hal mistis begitu.
Hingga pada waktu itu sesuatu yang cukup buat bulu kuduk ku merinding,tapi aku cuek dan tiba- tiba ada sekelebat bayangan melintas dihadapan ku .
Siapa ...??(ucapku takut)
Penasaran gimana cerita selanjutnya ,yuk ikutin kisah nya dikarya terbaruku "Rahasia mengerikan disekolah".
Jangan lupa beri rate dan like ya 😊.
Jika berkenan boleh di vote 😊.
Happy reading guys😊😊.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah ajha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21
Azam ngongsan dan mengatur nafas nya ya yang tersengal-sengal.
Dirga bertanya.
"Kau kenapa sih Zam ,kayak liat setan aja ."
"Pasti kalo ku bilang ,aku beneran liat setan kau percaya(nafas Azam masih ngongosan)."
"Ya ampun Zam ,gila kau ya mana mungkin aku percaya .
Kau gak liat ni masih siang bolong,noh matahari masih ada lagian mana ada setan kesiangan hahhahahhaahhaa Zam ,Zam ,sadar woi!(ucap Dirga terbahak karena gak percaya)."
"Terserah kau mau percaya apa gak,moga aja tu setan jumpai kau biar tau rasa kau gimana rasanya ketemu setan uh uh(ucap Azam kesal)."
"Udah lah Zam,gak penting bahas setan ni sekarang apa yang mau kau bilang,aku udah mau pulang ni(kata Dirga)."
"Aku mau nanya ,kau jadi ikut lomba lari gak Sabtu besok?(ucap Azam).
Kurang 1 orang lagi perwakilan dari sekolah kita."
"Hadiah nya apa kalo aku menang?(tanya Dirga)."
"Aku dengar sih hadiahnya lumayan selain piala ada uang tunai juga cuma nominalnya berapa aku belum tau pasti (ucap Azam)."
"Yaudah aku ikut. Udah kan aku mau pulang,oh ya hati-hati ntar setannya minta di anterin lagi hahahahhhaa (ledek Dirga)."
"Anjirrr kau, udah cabut sana kau !(ucap Azam dikit marah)."
Kami pun sama-sama pulang meninggalkan sekolah.
Aku langsung menuju kerumah Lisa.
"Gawat aku telat ,pasti Dinda ngambek ni uh (gumam Azam sambil mengendarai moge nya dengan kecepatan lumayan kencang)."
"Sampai juga.
Mungkin mereka masih di dalam.
Assalamu'alaikum Lisa(panggil Azam dari luar)."
"Waalaikum salam.
Din itu pasti Azam,bentar ya ku buka pintu dulu (ucap Lisa).
"Hmmm(ucapku)."
"Lis ,sorry telat tadi ada kejadian serem jadi lama nyampenya, ngomong-ngomong Dinda belum pulang kan?(tanya Azam cemas)."
"Belum ,ada tuh di dalam. Yaudah yuk masuk , sekalian jelasin kejadian serem apa yang kamu alami tadi."
Lisa dan Azam menghampiri Dinda yang sedang asyik nonton .
"Hai sayang,maaf ya aku lama ,kamu gak marah kan(ucap Azam nyengir)."
"Emang kamu kemana , baru ini sampe?(tanya Dinda).
"Itu lho Din ,tadi Azam bilang ada kejadian serem ,makanya telat. Nah Zam ceritain deh kejadian nya sama kita (ucap Lisa)."
"Begini tapi kalian janji gak kaget ya ok(ucap Azam memastikan)."
Kami mengangguk.
"'Tadi pas aku jalan ke arah lapangan sekolah ada cewek lagi nangis,jadi karena aku penasaran ku dekati tu cewek. Terus ku tanya eh dia bukan nya jawab malah nangis jadi ya ku tinggal,abis tu bahu belakang ku di tepuk nya ya aku balik noleh ke wajah nya yang berdiri pas di belakang ku.
Waktu ku liat gila tu wajah penuh darah dah gitu penuh luka sayatan ,ihhh ancur kali wajah cewek tu,yang gak abis pikir nya masa sekolah kita ada setannya nongolnya siang bolong lagi,emang gak da kerjaan tu setan'(jelas Azam panjang lebar)."
"Dia pakai seragam sekolah (ucap Dinda mastiin)."
"Iya ,kok kamu tau sayang(ucap Azam penasaran)."
"Hmmm berarti dia mulai berani menampakkan diri pada siapa aja yang dekat dengan ku di sekolah(ucap Dinda serius)."
"Iya kamu bener Din ,jadi apa rencana kita karena dia udah mulai sering menampakkan wujudnya di hadapan kita dan sekarang Azam (ucap Lisa )."
"Jadi kalian sudah sering di jumpai ah(ucap Azam kaget)."
"Iya sayang(ucapku pada Azam).
Jangan-jangan yang disekolah rame-rame tadi ,kalian melihat setan itu juga!(seru Azam)."
Kami mengangguk .
"Jadi apa mau setan cewek tu sama kita?(tanya Azam penasaran)."
"Dia mau kita menolong nya Zam (ucapku serius pada Azam)."
"Menolong ,menolong gimana maksudnya,emang kalian kenal sama tu setan?(seru Azam heran)."
"Kami juga gak kenal siapa hantu wanita itu,tapi yang pasti kita harus mencari tau apa sebenarnya yang terjadi(ucapku yakin )."
"Kamu bener Din,biar kita gak diteror lagi sama tu hantu ihhh hari ku terasa tak senyaman dulu (ucap Lisa sedih)."
"Kamu gila ya yang,mana mungkin kita nolong setan!(ucap Azam kesal)."
"Sayang ini jalan satu -satunya kalo tidak ,hantu itu akan terus meneror kita(ucap Dinda)."
"Hmmm baiklah bagaimana caranya?(tanya Azam mantap)."
Aku dan Lisa berfikir.