NovelToon NovelToon
Mencintai Pengobat Luka

Mencintai Pengobat Luka

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Diam-Diam Cinta / Fantasi Wanita / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:28.5k
Nilai: 5
Nama Author: El Geisya Tin

Seorang pria diselamatkan oleh seorang wanita yang buruk rupa, tapi, anehnya, kalung milik pria itu berada di tangan seorang wanita yang terlihat sangat cantik jelita. Pria itu berniat melakukan sesuatu sebagai ucapan terima kasih, tapi dia sudah melakukannya pada orang yang salah. Apakah kesalahan itu bisa diperbaiki dan apakah akhirnya pria yang bernama Nakha itu bisa menemukan Rouli, wanita yang sudah menolongnya?
baca kisah selanjutnya di sini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Geisya Tin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta Setulus Hati

Cinta Setulus Hati

“Bukan! Bukan seperti itu tapi, saya tidak merasakan hal apa pun seperti cinta. Mungkin, sama seperti itulah yang dirasakan Nakha pada Tari!” kata Rully penuh penekanan.

Dalam hati dia melanjutkan, “Tari mencintai Nakha tapi, dia justru mencintai saya dan sayangnya lagi, saya tidak mencintainya!” Rully tersenyum tipis. Setiap kali bertemu pria itu ada gelanyar aneh di hatinya dia tertarik pada fisik, wajah dan juga kebaikan keluarganya tetapi dia tidak menemukan sosok lelaki berwibawa dan juga, tenang seperti yang dia temukan pada ayahnya.

Ucapan gadis itu membuat Nakha menatap lekat padanya.

Rully adalah anak yang dibesarkan dengan penuh kasih sayang oleh kedua orang tua lengkap, wajar kalau sebenarnya dia tumbuh menjadi anak manja. Namun, kemanjaannya hanya dia tunjukkan pada ayah dan ibunya saja.

Dia menyukai tanaman sejak kecil, sama seperti Harun. Kemudian dia kuliah jurusan pertanian dan setelah lulus dia konsentrasi dengan tanaman herbal yang menjadi habitat dan lingkungannya sehari-hari. Apalagi pengalamannya yang luar biasa dalam meramu dan meracik berbagai obat dan minuman dari tanaman berkhasiat, membuat beberapa terapis merekrutnya menjadi asisten, hingga dia lebih mandiri dan dewasa.

Rully juga memiliki kemampuan yang baik dalam menerapkan ilmu terapi tradisional yang digelutinya sejak menjadi asisten seorang sinse terkenal di kotanya. Turut serta menangani banyak masalah dengan pasien dan penyakitnya.

Sering pula Rully menjadi tempat curahan hati, bagi para pasien memaksanya menjadi seorang pendengar yang baik dan, bersabar dalam memberikan beberapa solusi. Hal itu, membuatnya hati-hati menjatuhkan pilihan pada calon pendampingnya kelak. Dia tidak bisa menikah dengan sembarang pria, jelas-jelas dia menginginkan sosok laki-laki yang lebih pandai dan memiliki keahlian jauh lebih baik dari dirinya.

Setidaknya sosok pria itu, bisa menjadi tempatnya bernaung dan juga mencari solusi bagi setiap masalah yang, ditemukannya di klinik tempatnya bekerja. Tentu saja Nakha bukanlah sosok pria yang diidamkannya.

“Jadi, apa aku tidak cukup layak bagimu untuk kau cintai begitu?” Lagi-lagi Nakha tidak membuat keadaan semakin mudah, ucapannya yang selalu blak-blakan membuat Rully berpikir lebih keras, untuk memberinya pengertian jika terkadang, keadaan tidak selalu baik untuk bicara terus terang sebab akan ada hati yang terluka.

“Jangan salah paham, Nakha! Kau sering berpikir buruk tentang diriku sejak pertama kali bertemu, apa kau pikir kita bisa bertahan dalam sebuah hubungan, kalau terus-menerus seperti ini?” kata Rully dengan wajah yang serius.

Rully mendengar sendiri ucapan Nakha yang bijak soal kebohongan yang dilakukan oleh Tari, tadi. Namun, dia belum bisa menghilangkan rasa kecewa pada orang yang sama, karena beberapa kali bersikap kekanak-kanakan saat bersamanya. Dia tidak mau memiliki pendamping hidup yang seperti itu.

Dia tidak bisa membayangkan jika setiap kali bertemu dengan kedua orang tuanya maka, Nakha akan bersikap kaku seperti biasanya. Mereka kelak akan menjadi orang yang tidak cocok dalam bergaul.

“Apa itu artinya kau menolakku?” tanya Nakha lagi langsung pada intinya.

Suasana hening karena Rully memilih diam, sambil menatap Nakha yang merasa tersudut dengan penolakan gadis itu. Alasannya terlalu mengada-ada sebab banyak orang yang menikah bukan atas dasar cinta tapi, mereka tetap bisa hidup bersama, rukun dan baik baik saja.

“Ya, saya harap, Nakha, Tuan dan Nyonya, bisa menerima keputusan ini, tapi saya akan tetap berteman, saya juga bisa sering datang berkunjung kemari, satu permintaan saya tidak perlu merasa berhutang budi atau membalas jasa sebab saya seorang terapis, membantu menyembuhkan adalah, hal biasa.” Pada akhirnya Rully berkata panjang lebar.

“Nakha, kamu bisa memulainya dari awal berteman baiklah dengan Rully, siapa tahu kau bisa belajar ... apalagi kau punya phobia sejak kejadian itu, bukankah itu bagus kalau kau sering bertemu dengannya?” Hamzah berkata menimpali ucapan Rully dengan tersenyum, matanya mengering pada Nakha, sebagai isyarat bila cinta mungkin bisa tumbuh setelahnya.

“Ya, ya, memang aneh sih kalau sekali bertemu langsung memintanya menjadi pengganti, aku heran ada wanita yang menolak menjadi bagian dari keluarga Hau, tapi sudahlah, tidak masalah asal Nakha baik-baik saja!” kata Leni sambil menumpangkan kaki secara bersilang, dia bersandar dan menikmati salah satu hidangan dengan perlahan.

“Deni, Sita, apa pendapat kalian?” tanya Hamza. Kedua orang yang ditanya kompak menggelengkan kepala seraya melirik Nakha yang duduk tak jauh dari mereka.

“itu urusan Nakha, dia yang akan menjalani hidupnya, jadi aku tidak berhak mencampuri haknya!” kata Deni kemudian sambil menyeringai dan menatap jenis pada adiknya itu.

“Baiklah kalau begitu Ruli aku secara resmi mengundang keluargamu makan siang besok, apa kau bersedia?” Leni berkata dengan lembut, mm

Rully diam sambil memikirkan permintaan ibu Nakha, karena tidak bisa sembarangan meminta ayah Ibunya untuk pergi memenuhi undangan itu. Walaupun lebih sering berada di rumah tapi, mereka penuh dengan kesibukan apalagi meninggalkan rumah di siang hari. Di saat panas siang hari, biasanya kegiatan mereka adalah mengeringkan beberapa rempah untuk dijadikan bahan obat-obatan.

“Baiklah akan saya pikirkan nanti tapi, jangan terlalu berharap karena belum tentu kami bisa memenuhinya,” ucap Ruli mencara dengan cara halus.

Sementara Leni terlihat geram, karena untuk kedua kalinya permintaan keluarganya ditolak oleh Rully, padahal gadis itu bukan siapa-siapa bagi keluarga Hau.

“Kenapa tidak bisa siang? Atau makan malam juga boleh, aku akan menjemput kalian nanti!” kata Nakha.

“Ya, siang hari kami harus mengeringkan rempah untuk bahan racikan! Tidak perlu menjemput ... Aku khawatir kalau akan metepotkanmu, nanti,” sahut Rully dengan suara rendah.

“Tidak! Kalau begitu, besok malam aku akan datang ke rumahmu!” tandas Nakha tegas.

Siang itu hari sesudah pesta berakhir dan obrolan mereka pun selesai, Rully bersedia datang makan malam dengan ayah dan ibunya, lalu dia kembali ke tempat kerja.

Sementara itu, Deni pergi menemui July di ruangan pribadinya. Mereka sudah akrab dan bekerja sama sejak masih kuliah dan, dua orang itu sebenarnya sangat tidak menyukai Nakha, karena sering mengganggu kenyamanan mereka.

July adalah anak dari salah satu asisten Hamzah yang setia, karena usia yang seumuran dengan Deni, membuat mereka lebih mudah akrab dan menjadi partner kuat untuk menggerakkan dan mengurus perusahaan keluarga.

Mereka bercakap-cakap di ruangan kerja yang tertutup rapat, untuk membicarakan Nakha dan Rully.

“Dia akan segera menikah, kuharap setelah ini Ayah tidak lagi membebani kita dengan semua kelakunan anak itu!” kata Deni sambil duduk dan memutar kursi kerjanya ke kanan dan ke kiri menghadap jendela besar yang, menyajikan pemandangan di samping rumah berupa taman dan kolam ikan koi yang cukup besar.

July duduk di sofa dan tersenyum menanggapi ucapan Deni sambil menatap layar ponselnya.

“Apa kau senang dia baik-baik saja?” kata July seraya menatap Deni sekilas dan kembali sibuk dengan layar ponselnya.

❤️❤️❤️

1
💞N⃟ʲᵃᵃ࿐yENni💖
luar biasa ceritanya bagus bngt gk ada konflik alur ceritanya rapi bnyk pengetahuan herbal yg bs dipelajari👍👍👍👍👍
El_Tien: terima kasih atas dukungannya ❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
eleo01
novel bagus, singkat tapi lumayan lah endingnya
Barcelona
cerita yang bagus semoga sukses karyanya
Maliqa Effendy
awalnya namanya Rouli skrng Rully
El_Tien: terima kasih atas koreksinya, itu salah ketik, saya akan revisi
total 1 replies
Noviana Lestari𖣤᭄
tak tunggu ka semangat 💪💪y😘😘
El_Tien: Terima kasih kak novi
total 1 replies
Dede
pendek banget ceritanya
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
ditunggu season ke 2 nya akak el
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
apakah keluarga hau ter kaget2?
El_Tien: iyaaaaa
total 1 replies
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
apa yg direncanakan deni & ibunya dengan perubahan nakha?
Noviana Lestari𖣤᭄
sebenarnya deni dan ibunya punya rencana ap y
El_Tien: rencananya baik kok
total 1 replies
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
apa rencana deny & juli untuk nakha?
El_Tien: rencananya sebenarnya baik
total 1 replies
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
ayo nakha cerita kisahmu & ibu kandungmu
El_Tien: ada apa dengan masa lalunya, aku juga penasaran 🙂
total 1 replies
Noviana Lestari𖣤᭄
arencana ap y semoga tdk membahayakan nakha
Noviana Lestari𖣤᭄
kenapa rully menolak padahal q wes dukung bgt sama kamu rully bikin gemes aj🤭🤭 dan semoga tari dapat jodoh
El_Tien: Tapi jangan tolak aku ya? hehe
total 1 replies
Noviana Lestari𖣤᭄
untung bimbim ingat masalah kalung itu klo dak ingat pasti cari cara lain buat bisa dekat ke nahta
Noviana Lestari𖣤᭄
semoga saja nakha menikah dengan ruru
El_Tien: semoga begitu
total 1 replies
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
rully punya gambaran suami idaman sendiri. mungkinkah sosok nakha mampu mewujudkannya
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
iya rully. kenali nakha, ada kegelapan yg menutupi cahayanya
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
bijak sekali
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
rully, izinkan nakha belajar mencintai dengan cara yg kamu mau. beri nakha kesempatan ya
El_Tien: selalu ada kesempatan kedua
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!