Alana Dhira Lesham telah berpacaran selama 2 tahun dengan Devano Arlots, calon ceo muda di perusahaan papanya.
hingga mereka memutuskan ke jenjang pernikahan.
namun sehari sebelum pernikahan. Devan membatalkan pernikahan dengan alasan Dia telah menghamili wanita lain, yang tak lain adalah Karina. rivalnya saat sma serta kuliah.
saat itu pula alana mengetahui jika dirinya tengah mengandung anak dari devan.
dengan perasaan kecewa Alana pergi keluar negeri tanpa memberitahu kebenarannya pada devan. Dan membesarkan anaknya sendiri.
bagaimana kelanjutannya?
novel by IZANANTEROS
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DnieY_ls, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
aku juga tak suka dia
hampir dua jam Sean bermain di play ground itu. wajahnya yang putih kini telah dipenuhi Keringat akibat permainan yang ia mainkan. masih terlihat Senyum lebar Sean yang belum luntur.
alana mengelap Keringat Sean menggunakan handuk kecil yang selalu ia bawa kemana mana. terdengar pertanyaan kini tengah ngos Ngosan.
" Sean mainnya udahan. sekarang kita pulang" ajak alana.
Sean mengangguk. sebelum pergi meninggalkan tempat itu. Sean melambaikan tangannya pada teman teman barunya yang tadi bermain bersama.
sean keluar dari play ground itu. hendak pulang tapi urung karena Alana mendengar suara perut Sean yang keroncongan.
" kau lapar Sean?" Tanya Alana.
Sean mengangguk dengan cengiran di wajahnya. Alana hanya bisa tersenyum melihat wajah menggemaskan putranya itu.
langkah kaki nya membawa mereka ke satu restorant. yang ada di dekat tempat play ground.
mereka duduk dan memesan makanan. ketika makanannya datang Sean langsung menghabiskan makanannya karena memang sudah Dari tadi Sean lapar.
tak memakan waktu Cukup lama. mereka akhirnya selesai dengan makannya.
tiba tiba alana merasakan ingin membuang sesuatu jadi dia pergi ke toilet Sedangkan Sean menunggu di kursi mereka sampai Alana kembali.
karena mommynya yang begitu lama, Sean memutuskan untuk menyusul sang mommy kenapa toilet namun sesuatu.
...
alana selesai dengan hajatnya jadi dia memutuskan untuk keluar. namun ketika sampai di pintu kamar mandi alana malah bertemu seseorang yang tak ingin di temuinya.
" alana." panggil wanita yang berada di hadapannya.
" kau disini? Kukira kau pergi jauh Dan tidak jngan kembali Karena devan membatalkan pernikahannya". ujar Karina memancing.
yah wanita yang di temuinya saat ini adalah Karina. istri dari mantan calon suaminya.
" maaf. aku tidak punya urusan denganmu". Alana berusaha tak menanggapinya.
" ternyata sekarang kau sudah menjadi wanita kuat Yah. tidak lemah lagi". ejek Karina dengan diakhiri bisikan.
"tapi aku tetap jauh di atasmu" ujarnya lagi penuh penekanan.
alana berusaha tak menanggapinya Dan lebih memilih untuk meninggalkan Karin sendiri.
namun hal yang tak terdiam tiba tiba terjadi. saat Karina menariknya kasar Dan langsung menamparnya kuat.
plak
suara nyaring itu terdengar sampai ke dalam toilet. bahkan ada beberapa orang yang sengaja merekam mereka.
" dasar.j*lang tak tahu diri. Kenapa kau hadir disini hah?! apa kau tidak cukup hanya hadir Di hati suamiku untuk menghalangiku?" teriak Karina semakin menarik perhatian Orang Orang.
Alana tak tinggal diam diam perlakukan seperti itu. dengan cepat ia menyambar balik Karin.
".jaga ucapanmu Nona! saya tidak ada hubungannya dengan suamimu. jadi kau latih lidahmu siapa tak sembarangan menuduh orang".
setelah itu Alana pergi meninggalkan Karin ayang stick akibat Alana menamparnya.
tak jauh Dari tempat kejadian alana melihat sean yang diam sambil menatap ke arahnya. Alana mendekat dan membawa Sean Kembali pada meja mereka.
" tadi kenapa Sean bisa disana?". Tanya Alana membuka menatap Sean. ia berharap Sean tak melihat kejadian tadi. namun Sepertinya dugaannya salah.
Sean tak menjawab alana. ia lebih memiliklh mengusap pipi sang mommy yang memerah akibat tamparan karin.
" apa ini sakit?" Tanya sean polos.
alana menggeleng berusaha menutupi rasa sakitnya akibat tamparan tadi.
" tidak. ini hanya luka kecil. mommy kan kuat" ujar alana mencoba meyakinkan Sean.
" Kenapa bibi itu menamparnya mommy?". Tanya Sean lagi.
" mungkin karena bibi tadi tak suka pada mommy". jawab alana.
" ayo kita pulang kerumah. sudah sore". ajak alana Dan Di turuti oleh Sean.
merek akhirnya berjalan keluar setelah alana membayar taruhan makan mereka.
" aku juga tak suka bibi tadi" ujar Sean di sela sela jalannya.
...****************...
dev kan bisa minta cctv di hotel tempat kejadian