NovelToon NovelToon
This Rain

This Rain

Status: tamat
Genre:Romansa / Persahabatan / CEO Amnesia / Tamat
Popularitas:10.7k
Nilai: 5
Nama Author: OrThoChie

This Rain adalah karya pertama ku yang menceritakan tentang seorang CEO yang mempunyai banyak musuh dari kalangan perusahaan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon OrThoChie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 21

" Kamu, suka pantai? " Tanya Delio saat Key menatapnya.

" Hem " jawab gadis itu.

" Kenapa?? "

" Nggak, tahu " jawabnya asal. Gadis itu terus menatap samudera luas nan tenang itu dengan air wajah yang sangat takjub.

Delio mengajak Key kembali ketempat acara reuni diadakan. Delio berjalan duluan dan Key menyusulnya dari belakang.

Delio menikmati acara dengan santai. Acara berlangsung dengan sangat meriah, Ada yang bernyanyi dan bermain game dengan gembira.

Tidak demikian dengan Key. Gadis itu malah tidak pernah menikmati semua acara yang berlangsung dari awal hingga acara berakhir sekalipun.

Setelah satu persatu para alumni terlihat membubarkan diri, Delio pun mengajak gadis berumur 20 tahun itu juga ikut kembali ke rumahnya. Tapi, sebelumnya mereka kembali bermain dan berfoto ria dipinggir pantai.

*

Pukul 19.15 mereka tiba dikediaman Key, setelah memasukkan sepeda motor kedalam garasi. Delio dan Key pun masuk kedalam rumah dan menuju kamar masing-masing.

"Huh, lelahnya.." gumam gadis cantik itu.

Tadinya Ia ingin segera merebahkan diri di ranjang empuknya, tapi seketika gadis itu mengurungkan niat, karena tubuhnya terasa sangatlah lengket. Ia pun beranjak lalu menyambar handuk yang digantung lalu masuk kedalam kamar mandi dan mengguyurkan tubuhnya dengan air hangat. Mencuci rambutnya dengan sampo, dengan wangi favoritnya. Wangi menenangkan juga keluar dari sabun cair yang gadis itu pakai.

Kini gadis yang mempunyai bola mata sedikit kelabu itu sedang mengeringkan rambutnya, suara dari artis favorit nya juga terdengar mengalun dengan merdu dari sebuah benda.

Jam didinding menunjukkan angka 22.35, itu artinya sudah lama Key tertidur pulas. Gadis itu baru terbangun saat perutnya sudah berbunyi tanda belum diisi.

Walau dengan rasa kantuk yang teramat, Ia tetap beranjak dari ranjangnya, keluar dengan mata yang masih tampak terpejam. Berkali-kali kakinya tersandung di karpet, tetapi gadis itu tetap terus berjalan, kepalanya juga terbentur saat membuka pintu.

Gadis itu terus saja berjalan, kaki jenjangnya menuruni anak tangga dengan perlahan, kaki itu juga kadang hampir terpeleset, tapi tangannya sigap berpegangan pada sisi tangga. Hingga Ia pun sampai di dapu dan menutup mulutnya yang terbuka lebarnnjjj. Tanpa dirinya sadari, seseorang yang ikut terbangun tengah hhbbbjn dari balik pintu. Terus memperhatikan apa yang sedang ia lakukan.

Key membuka lemari pendingin, mengambil beberapa sayuran yang dibutuhkan. lalu membuka lemari gantung, hanya menemukan dua bungkus mie instan. 'Apa boleh buat, makan mie aja deh' batinnya.

5 menit kemudian mie goreng yang dicampur sayuran sudah siap untuk disajikan. Key sudah tidak tahan lagi, perutnya sudah berbunyi berkali-kali. Gadis itu menyantap masakannya dengan lahap sekali. Pada suapan kelima ia dikagetkan dengan keberadaan Delio dihadapannya.

" Argh.. apaan sih Lo!! "

Delio hanya cengengesan sembari mendudukkan bokongnya pada sebuah kursi berseberangan dengan Key.

" Lo Lapar? " tanya Key.

" Enggak, Aku cuma kebetulan tidak bisa tidur, jadi pas denger suara berisikan dari arah belakang, Makanya Aku kesini. Ternyata Kamu lagi masak."

"Iya nih, Aku lapar banget. Rupanya cuma ada mie instan " ucap gadis itu dengan mulut yang penuh.

" Ya sudah, cepat makannya biar Aku temani. Setelah itu kembali lah tidur. Ini masih tengah malam."

"Hem"

Delio pun menemani Key sampai gadis itu menghabiskan makanan terakhirnya.

Key sudah merasa sedikit nyaman dengan kehadiran pria itu. Dia tidak merasa risih lagi jika mereka sedang berdua saja. Karena Key sadar, jika Delio adalah laki-laki baik, tidak pernah melampaui batas sehingga Ibunya pun sudah sangat menyayangi pria itu.

Kadang kita memang membutuhkan seorang laki-laki untuk bisa menjaga kita. Apalagi setelah Ayahnya tiada, Key hanya tinggal berdua dengan ibunya. Kadang gadis itu juga pernah merasakan was-was setiap kali malam menghampiri. Ya walaupun daerah tempat tinggal nya adalah kawasan yang aman dari kejahatan, tapi tetap saja menakutkan baginya.

15 menit kemudian Key kembali ke kamarnya, Ia meninggalkan Delio yang masih duduk di kursinya.

Rasa kantuk yang teramat membuatnya kembali tertidur pulas setelah mengisi perutnya.

Setelah Key masuk kedalam kamar, Delio pun beranjak dari duduknya. Lelaki itu pun juga ikut masuk kedalam kamarnya.

*

Silaunya mentari pagi masuk kedalam kamar dari celah-celah jendela. Kokok ayam jantan sudah nyaring terdengar bersahutan.

Key menggeliat kan tubuhnya. Gadis itu bangkit setelah menatap jam dinding dikamar nya. Ia melangkah menyambar handuk dan masuk kedalam kamar mandi. Pagi ini ia memilih berendam didalam bathub dengan aroma segar.

30 menit kemudian Key turun dari kamarnya, menghampiri sang ibu yang sudah berkecimpung di dapur.

" Bunda, lagi bikin apa? " tanya nya yang baru masuk kedalam dapur.

" Ini Bun, gulanya" potong seorang laki-laki yang baru masuk membawa belanjaan. sebelum Bu Nar menjawab pertanyaan putrinya.

Key hanya menatap mereka sekilas.

"Oh, iya. Kamu taruh saja di atas meja, terus kamu tolong cuci semua buah-buahan ini" tunjuk Bu Nar pada satu keranjang kecil buah.

Delio membawa buah-buahan itu ke wastafel untuk ia bersihkan. Sementara Key hanya bengong menyaksikan ibu dan Delio yang sedang sibuk.

Ia memilih duduk dimeja makan dan menghabiskan sarapannya. Padahal jam baru menunjukkan pukul 8 pagi, tapi dua orang dewasa itu sudah sibuk.

Jam 5 tadi Bu Nar mendapatkan sebuah notifikasi dari aplikasi hijau miliknya. Sebuah pesan teks dari Bu RT, yang meminta tolong untuk dibuatkan camilan ringan.

Karena hari ini tidak begitu sibuk, Bu Nar pun menyetujuinya. Bu Nar yang baru selesai mengerjakan sholat subuh pun cepat membalas chat tersebut.

Bu RT akan datang siang nanti, jadi Bu Nar bisa dengan santai menyelesaikan tugasnya. Apalagi sekarang dia memiliki seorang putra tampan yang akan menolongnya.

Bu Nar sebenarnya sudah sering menerima orderan mendadak begini. Rata-rata mereka memang sudah tahu jika Bu Nar pandai membuat macam-macam camilan enak.

Bahkan setiap ada kegiatan, pastilah Bu Nar kebanjiran pesanan. Sedari dulu wanita paruh baya itu memang menyukai membuat kue. Tapi beliau tidak berani membuka sebuah toko, karena ia tidak mempunyai modal, apalagi suaminya hanya seorang buruh pabrik.

Delio mengikuti Key duduk disebuah kursi dimeja makan, setelah menyelesaikan tugas yang diberikan ibu angkatnya.

" Bunda, lagi ada orderan? " gadis itu bertanya pada pria tampan dihadapannya.

Delio menganggukkan kepalanya. " Kamu kuliah pagi? " Delio balas bertanya.

"Engga, hari ini Gue masuk siang, kenapa??"

Delio menggelengkan kepalanya.

'Aneh ' batin Key. Gadis itu menghabiskan sarapannya, setelahnya ia pun kembali kedalam kamarnya. Karena ia kuliah siang jadi ia bisa menghabiskan waktu dengan menonton Drakor. Apalagi sejak ia kuliah, Salsa sudah jarang menyuruh gadis itu kembali ke tokonya untuk bekerja.

Salsa hanya tidak ingin pikiran gadis itu bercabang. Wanita itu sudah menganggap Key seperti adiknya. Ia hanya ingin Key fokus mengejar cita-citanya.

Ia akan tetap siap jika Key memerlukan bantuan darinya.

1
yosh—
novelnya serius banget thor..
ane kagak bisa ngakak macam othor...
telenovelaa...
yosh—
sabar brooow...


😮‍💨😮‍💨
yosh—
menggelengkan.
yosh—
gua suka Lombok...
suasana tenang...adem...
yosh—
bukan narsis... tapi sedang mensyukuri pesona diri sendiri...


literally me.../Grin//Grin/
yosh—
lanjut...
yosh—
ans nge-lag... si mamah diadopsi? sama keluarga sang suami?
վմղíα | HV💕
siapa ya pria itu ikut penasaran kk🤭
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
walah ternyata ada yang daritadi jadi cctv toh, selamat Key dapet Kaka baru hihi
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
Tapi sepertinya si Key malah bakal bersama nya nih hehe
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
Hem tapi bukannya iya yah itu dia tapi kok si Key juga gak ngeh ya apa bentukannya beda ya
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
cakep si Key peka an ternyata melihat situasinya rada serius langsung izin balik aja takut ngengaggu
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
ih si Key habis sedih langsung cengengesan aja, dirimu belum siap cerita ya makannya menghindar aja
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
si Key pasti pas ngeliat si Delio pake baju ayahnya jadi membuat dirinya teringat akan sosok ayahnya yang dirindukan selama ini
Ney
siapa sihh🤔🤔🤔
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
pasti mereka yg mencelakakan Delio 😏
Ñůŕšý😘
Awal sentuhan bagai tersengat listrik namanya juga masih pengantin baru. Kalau sudah lama berumah tangga boro-boro sengatan itu ada.....biasa aja ga ada rasa deg deg seeeer lagi. Eh ngomong2 authornya sdh menikah belum??😅
💋ᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ🤎•§¢•🦢🍒
Lantai apa pantai kak?? 🤭🤭
🔵❀∂я🤎Aₙᵢₜₐ🏫⃟Sᵐᵖ☘𝓡𝓳
akhir'y km di angkat anak juga ama ibu y Key, Delio krn mungkin dah agak lama km hilang ingatan , gk ingat apapun
nama mu sekarang adalah Panji
Key, sekarang km Puy abang ketemu gede 🤭jangan ngintip2 nanti bintitan Key😅
💋ᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ🤎•§¢•🦢🍒
waduhhh bakal ngapain nata buat ngebalas sakit hati nya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!