Xiang Shin adalah seorang pemuda yang dipanggil ke dunia lain dan mendapatkan tugas mengalahkan Raja Iblis. Setelah tugasnya selesai, ia akan dikirim kembali ke dunianya, namun karena suatu kesalahan, ia malah terlempar ke dunia kultivator
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ardian Uzumaki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch.21 - Situasi Buruk
Xiang Shin memberikan intimidasi yang sangat kuat pada Liu Yunhai membuat tubuh pria itu terasa berat untuk di gerakkan.
“Apakah aku akan mati disini? Tidak! Aku tidak boleh mati! Aku baru saja menerobos ketingkat Martial Lord dan baru memulai rencana menguasai dunia!” Liu Yunhai berusaha melawan balik tekanan aura Xiang Shin dengan mengeluarkan aura membunuh.
Aura membunuh Liu Yunhai juga sangat kuat karena dia sudah membunuh banyak orang untuk meningkatkan kultivasinya.
Meskipun sangat jelas aura membunuhnya masih kalah dibanding Xiang Shin.
“Kau sepertinya masih tidak ingin menyerah ya,” Xiang Shin mengangkat pedangnya, “akan ku perlihatkan perbedaan kekuatan kita!”
Pedang Xiang Shin diselimuti energi petir kuat, energi petir itu memadat hingga membuat pedang Xiang Shin memajang 100 meter.
Tidak membuang waktu, Xiang Shin langsung menebaskan pedangnya.
Liu Yunhai sekuat tenaga melepaskan diri dari tekanan aura Xiang Shin kemudian menghindari serangan tersebut.
Serangan Xiang Shin mengeluarkan gelombang energi seperti sirip hiu yang membela tanah, gelombang energi terus melesat membuat pegunungan juga ikut terbelah.
“Ini...” Liu Yunhai hanya bisa mematung melihat dampak serangan Xiang Shin yang sangat mengerikan.
Satu serangan sudah membelah beberapa gunung. Liu Yunhai yakin itu tadi bukan serangan terkuat pemuda itu, lalu seberapa kuat serangan penuh Xiang Shin jika serangan sederhana saja memiliki dampak seperti ini?
Xiang Shin tidak membuat reaksi apapun melihat Liu Yunhai bisa menghindari serangannya. Serangan tadi memang hanya bertujuan untuk memperlihatkan dominasinya, bukan untuk membunuh.
“Ah, sepertinya aku meleset,” Xiang Shin kembali mengalirkan energi pada pedangnya, “kali ini aku pastikan kau akan mati!”
Xiang Shin sebenarnya ingin menyiksa Liu Yunhai hingga memohon agar lebih baik dibunuh. Namun dia merasa malas untuk melakukan hal seperti itu pada orang keji seperti Liu Yunhai.
“Tunggu dulu Tuan! Mari kita bicarakan ini baik-baik!” Liu Yunhai sudah merasa tidak bisa menang jika melawan dengan kekuatan, jadi cara satu-satunya adalah mengajaknya berdiskusi agar dirinya bisa dilepaskan.
“Bicarakan baik-baik? Apakah kau pernah berpikir untuk berbicara baik-baik pada orang-orang yang telah kau jadikan tumbal kenaikan kultivasi mu?” Xiang Shin berkata dengan penuh intimidasi.
Pedang di tangan Xiang Shin mengeluarkan intensitas energi yang semakin kuat.
“Aku... Aku memiliki 2 putri yang sangat cantik, jika kau melepaskan ku, aku bisa memberikan mereka pada mu!”
“2 putri?” Xiang Shin sedikit mengerutkan keningnya.
Merasa jika pemuda itu mulai tertarik, Liu Yunhai tersenyum lebar.
“Benar, aku rasa kau bertemu dengan mereka tadi. Kedua putri ku adalah gadis berambut putih dan hitam itu.”
Xiang Shin diam mematung. Apa maksud orang ini putrinya adalah kedua gadis yang dia selamatkan itu? Mereka berdua adalah putrinya? Lalu.. kenapa.. bagaimana bisa seorang ayah melakukan perbuatan seperti itu pada putrinya sendiri?
“Aku sekarang berubah pikiran.”
Wajah Liu Yunhai semakin cerah, ia berpikir Xiang Shin tidak lagi berniat membunuhnya.
Namun perkataan Xiang Shin berikutnya membuat wajahnya kembali pucat.
“Orang seperti mu memang tidak pantas untuk dibunuh langsung, jadi aku pastikan kau akan me dapatkan siksaan menyakitkan sebelum kematian datang menjemput mu!”
“Ap..”
Liu Yunhai melebarkan matanya saat tiba-tiba saja melihat Xiang Shin sudah berada di hadapannya. Wajah pemuda itu berjarak beberapa centimeter dari wajahnya, ia bisa melihat jelas tatapan dingin Xiang Shin membuat tubuhnya menggigil ketakutan.
“Bahkan iblis yang paling be*jat sekalipun tidak pernah aku temui melakukan perbuatan seperti itu pada anaknya sendiri. Dan kau yang seorang manusia berniat melakukan hal keji seperti itu! Kau bahkan lebih buruk dari iblis!”
Xiang Shin menebas lengan kanan Liu Yunhai hingga terputus.
“Aaarrrkkk!!” Liu Yunhai berteriak kesakitan.
Xiang Shin kembali menebaskan pedang, memotong urat rahang Liu Yunhai hingga mulutnya hanya bisa menganga tanpa bisa tertutup.
Liu Yunhai terlihat sangat jelek, pipi kanan dan kirinya sudah robek dengan mulut yang menganga.
“Aaa...” Liu Yunhai semakin ketakutan, dia berbalik berniat melarikan diri.
*JLEB!
Namun ia seketika menghentikan gerakan saat tiba-tiba merasakan sesuatu menembus tubuhnya dari belakang. Ia menoleh ke bawah dan melihat sebuah pedang sudah bersarang di dadanya.
Liu Yunhai memuntahkan banyak darah dari mulutnya yang tidak bisa tertutup.
“Kultivator tingkat Martial Lord seperti mu pasti memiliki daya tahan hidup yang tinggi, aku juga tidak menusuk titik vital mu jadi kau tidak akan mati begitu saja,” Xiang Shin kembali menusukkan pedangnya ke tubuh Liu Yunhai berkali-kali hingga membuat banyak lubang.
Xiang Shin menendang Liu Yunhai hingga menghantam tanah.
*BAM!
Pemuda itu kemudian mendarat keras di dada Patriak Keluarga Liu tersebut dan memotong satu lengan Liu Yunhai yang tersisa.
“Apa kau punya kata-kata terakhir?” Xiang Shin mengarahkan pedangnya ke leher Liu Yunhai.
Liu Yunhai menggunakan energi Qi nya untuk menyatukan kedua rahangnya.
Karena pipinya sudah robek, Xiang Shin tidak tau apakah Liu Yunhai tersenyum atau memelas, ekspresinya tidak jelas tapi yang pasti dia terlihat sangat mengerikan.
“Hehehe...”
“Apanya yang lucu?” Xiang Shin menyipitkan matanya.
“Hudup ku.. sudah tidak lama lagi.. tapi aku.. tidak akan mati sendiri.. akan banyak orang.. yang menemani ku,” Liu Yunhai berkata dengan terbata-bata.
“Apa maksud mu?”
“Aku sudah menanam segel.. pada tubuh kedua putri ku.. kehidupan mereka.. tergantung pada kehidupan ku.. jika aku mati.. mereka akan meledak.. hehe.. uhuk uhuk!”
Xiang Shin melebarkan matanya lalu menoleh kearah dimana Liu Zhiyun dan Liu Qiaoyu berada.
“Sialan! Kau benar-benar orang paling busuk!” Xiang Shin segera melesat kembali ke tempat dimana kedua gadis itu berada, meninggalkan Liu Yunhai yang sebentar lagi akan mati.
Sementara Liu Yunhai masih hidup saat ini, Xiang Shin harus sebisa mungkin melepaskan segel itu sebelum Liu Yunhai tewas dan kedua gadis itu akan meledak.
Dalam beberapa menit Xiang Shin tiba disana dan langsung masuk kedalam barier tanpa halangan.
“Tuan muda.”
“Tuan muda.”
Liu Zhiyun dan Liu Qiaoyu langsung menghampiri Xiang Shin, mereka sedikit bingung melihat wajah panik pemuda itu.
“Ini mendesak, aku tidak bisa menjelaskannya jadi aku harap kalian percaya pada ku! Diam sebentar aku akan memeriksa tubuh kalian!” Xiang Shin menyambar tubuh Liu Zhiyun kemudian membaringkannya diatas altar.
“Eh? Apa yang..”
Liu Qiaoyu panik sementara Liu Zhiyun terdiam tidak tau harus apa.
Apa yang pemuda ini ingin lakukan? Hanya itu pertanyaan di kepala kedua gadis bersaudara itu.
“Diam dan jangan melawan, tenang saja aku tidak akan melakukan hal buruk.”
Liu Zhiyun dan Liu Qiaoyu menjadi sedikit lebih tenang setelah mendengar perkataan Xiang Shin.
Sebelum Xiang Shin memeriksa tubuh Liu Zhiyun, tiba-tiba saja ia merasakan energi di tubuh kedua bersaudari itu melonjak drastis.
“Ini.. apakah aku sudah terlambat?”
cmn bisanya teriak..
cerita g mutu
ketika melihat anakny mati cmn diem g bs bicara..
km bikin akhir cerita yg sgt juelek thor..
jujur awal aq suka, tp makin kesini makin menjemukan