NovelToon NovelToon
Antara Dokter & Mafia

Antara Dokter & Mafia

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romansa / Mengubah Takdir / Mafia / Dokter Genius / Masalah Pertumbuhan / Dokter / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: FitrianiYuriKwon

Hallo semua ini adalah karya pertamaku ya, aku baru pertama kali menulis novel ya jadi maklumin aja yah kalau kata-katanya kurang sempurna heheh.
selamat membaca ya
jangan lupa like dan coment biar author tambah semangat nulis nya.
Gbu..

Cerita ini menceritakan tentang cinta segiempat antara ketiga pria mencintai gadis yang sama.


Fitri adalah gadis jenius yang terlahir dengan segala kemampuannya baik dalam bidang IT mau pun bisnis dan yg lainnya. Namun sayang takdir berkata lain, ternyata gadis itu menderita kanker otak stadiun lanjut. Bagaimana kah Fillipo dan Dhanny mencari kesembuhan untuk Fitri? akankah cinta segitiga berakhir bahagia? atau sebaliknya?

Hingga suatu hari, ketika Fitri tahu bahwa ketiga pria itu adalah ketua mafia. Ia memilih kabur menghilang karena takut mereka juga akan membunuhnya. Dia juga harus mengetahui bahwa kedua orangtuanya dibunuh oleh Dhanny.

"Kumohon jangan bunuh aku". Pekik Fitri ketakutan sambil menangis histeris.

"Bagaimana mungkin aku membunuhmu? jauh darimu saja aku tidak sanggup". Tandas Fillipo.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FitrianiYuriKwon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

pagi menyising tiba

“ Ahkkk, sudah pagi ternyata”. Ucap Fitri terbangun dan langsung duduk. Tidak lupa kebiasaannya setiap pagi adalah melipat kedua tangannya, sembari menundukkan kepala dan memejamkan matanya, mengucapkan segala rasa syukur karena masih diberikan kesempatan hidup oleh Tuhan yang Maha Esa. Sebab dia sendiri dia tidak tahu sampai kapan usianya akan bertahan, karena pada akhirnya dia akan meninggalkan dunia ini.

“ Tuhan, aku bersyukur Tuhan memberikan rasa sakit ini padaku sedikitpun aku tidak pernah menyesal dengan keadaanku saat ini. Tapi bolehkah Tuhan aku meminta sesuatu padaMu, izinkan aku menemukan belahan jiwaku sebelum aku pergi dan tak kembali. Meskipun jujur aku sangat takut dan berpikir tidak akan ada laki-laki yang mau mencintai wanita penyakitan sepertiku, tapi aku ingin bahagia Tuhan. Tolong berikan aku kesempatan bertemu dehngan cinta sejatiku dan merasakan bahagia sebelum aku tutup usia”. Air mata berjatuhan dipipinya yang manis, dadanya terasa sesak nafasnya tersenggal, hembusan nafas terdengar begitu kecang. Fitri memegang dadanya, menahan segala tangis yang selama ini dipendamnya dibalik wajah ceria yang selalu ia tunjukkan kepada orang lain

“ Dad, Mom. Fitri sangat merindukan kalian, apa kabar kalian disana? Kalian tahu sekarang aku sendirian dan kesepian tidak ada tempatku mengadu dan bercerita betapa patahnya hatiku saat ini,, hiks hiks”. Ucapnya lirih sembari memangis.

Fitri menarik nafasnya dalam lalu menghempaskannya perlahan. Dia berusaha menetralisir emosi nya supaya tidak melonjak yang akan berbahaya bagi kesehatannya sekarang.

“ Kau harus kuat Fit, ingat komputer mahalmu menunggu dan ada anak-anak panti yang juga masih butuh uangmu. Jadi kau harus semangat”. Ucapnya menyemangati dirinya sendiri sembari mengulas air matanya

“ Ahh, kenapa sih diriku ini pagi-pagi sudah menangis”. Omelnya sendiri berceramah sendiri seperti sedang berbicara dengan orang lain, sambil membersihkan tempat tidurnya melipat selimut dan menyusun bantal hingga rapih kembali.

“ Sebaiknya aku siap-siap, karena hari ini langsung ke mansion Tuan”. Gumamnya beranjak kekamar mandi dan cukup lama sekali. Sesekali butiran bening kembali berjatuhan diwajah manis gadis itu, sedikit tersangkut dikumis tipis miliknya. Dia memikirkan bagaimana cara agar dia bisa kemoterapi tanpa ketahuan oleh Fillipo, jika Fillipo tahu dia sakit maka dia akan dipecat dari pekerjaannya dan jika dipecat maka impian nya untuk membeli komputer mahal dan menyumbangkan uang ke panti asuhan akan gagal.

Cukup lama dirinya membiarkan tubuhnya dingin dibawah shower. Setelah perasaannya kembali membaik dia pun segera bergegas dan bersiap-siap untuk berangkat ke mansion. Menyiapkan barang-barang yang akan dibawanya nanti selama seminggu ke Jerman.

“ Pagi Kak Dhanny”. Sapa Fitri sambil berjalan menuju meja makannya

“ Pagi jug adik kakak yang paling cantik”. Senyum manis Dhanny sambil menyambut Fitri duduk disampingnya

“ Dea mana kak?”. Tanya nya yang memang dari kemarin Dea tidak kelihatan

“ Dea balik ke Mansion. Daddy dan Mommy merindukannya”. Sahut Dhanny sambil tersenyum. Padahal dia lah yang menyuruh Dea pulang ke mansion supaya waktunya dengan gadis itu tidak terganggu.

“ Kok Dea bilang sama aku sih?”. Cemberut Fitri sambil mengerutkan bibirnya.

“ Kau terlalu sibuk, sampai lupa membuka ponselmu itu”. Sahut Dhanny sambil menoel manja hidung gadis itu. Membuat yang empunya hidung jadi merajuk

“ Ihhhh, Kak Dhanny suka banget deh mainin hidung aku”. Ucapnya sambil memukul kecil lengan Dhanny

“ Kamu sih habisnya lucu”. Ucap Dhanny sambil mencubit pipi tembem gadis itu

“ Iiiihh, kakak sakit tahu”. Fitri menyingkirkan tangan Dhanny yang menempel dikedua pipinya

“ Dah, ayo sarapan”. Ucap Dhanny mengalah. Mereka pun menikmati sarapan dengan candaan dan tawa, sikap Dhanny yang usil dan jahil membuat gadis itu cemberut berkali-kali, dan itu malah terlihat menggemaskan dimata Dokter tampan itu

“ Apa semua barang-barangmu sudah siap?”. Tanya Dhanny memecahkan canda mereka

“ Sudah kak”. Sahut Fitri dengna begitu bersemangatnya. Dhanny menghela nafas panjang, jauh didalam lubuk hatinya benar-benar tidak siap harus berjauhan dengan gadis itu untuk pertama kalinya, tapi dia juga tidak ingin Fitri merasa dikekang olehnya. Dimana dia juga memikirkan apa yang dikatakan James bahwa Fillipo menyukai gadis itu dan lama kelamaan akan tumbuh juga cinta dihati Fitri untuk Fillipo. Hati Dhanny sakit saat membayangkan Fitri akan mencintai orang lain dan bukan dirinya. Dirinya terlalu takut untuk mengungkapkan perasaannya pada gadis itu

“ Fit, apa kau yakin akan berangkat ke Jerman? Kau tahu kan bagaimana dengan kondisimu saat ini? Jujur kakak khawatir dengan keadaanmu disana?”. Tanya Dhanny lembut menatap intens gadis itu. Barangkali gadis itu berubah pikiran dan menunda keberangkatannya.

“ Aku baik-baik saja kak. Kakak tahu kan aku tidak ingin kehilangan pekerjaanku, jika aku tidak ikut dengan Tuan Fillipo maka dia akan memecatku. Kakak tahu impianku ingin membeli computer mahal, supaya aku bisa menyelidiki kematian kedua orangtuaku, karena aku yakin mereka bukan mati karena kecelakaan pesawat tapi mati dibunuh. Dan aku juga masih ingin menyumbangkan hasil kerja kerasku untuk kebutuhan panti kak”. Sahut Fitri. Dhanny terdiam, badannya melemas mendengar ungkapan gadis itu. Ada rasa bersalah yang tidak bisa dia ungkapkan

“ Tuan Fillipo pasti akan menjagaku kak”. Senyum Fitri yakin. Mendengar nama Fillipo, tangan Dhanny langsung terkepal wajahnya merah memanas, ada emosi yang berusaha dia tahan saat mendengar nama itu.

“ Iya. Kau harus jaga diri baik-baik ya. Kakak selalu menunggumu disini”. Senyum Dhanny sambil mengelus lembut tangan gadis munggil itu

“ Terima kasih kak, selalu ada untukku. Kak Dhanny paling terbaik”. Ucap Fitri sambil memeluk Dhanny. Tentu saja menjadi suatu kebahagiaan bagi Dhanny sendiri. Entah Fitri yang tidak peka, atau memang dia terlalu polos mengenai sebuah perasaan. Sangat terlihat jelas bahwa Dhanny memperlakukannya dengan begitu istimewa dan siapapun orang yang melihatnya akan tahu bahwa Dhanny mencintai gadis itu.

Setelah ritual paginya selesai. Mereka berdua pun segera keluar apartement, Dhanny membawa koper gadis itu meskipun Fitri menolak tetap saja Dhanny tidak membiarkan Fitri mengangkat barang-barang yang begitu berat.

“ Apa Mansionnya jauh dari sini?”. Tanya Dhanny sambil menyetir.

“ Lumayan kak”. Sahut gadis itu dengan senyuman manisnya. Sesekali Dhanny melirik kearah Fitri yang tampak kesenangan melihat suasana pagi dijendela mobilnya.

“ Takkan kubiarkan siapapun merebutmu dariku. Meskipun cara ku mendapatkanmu salah, dan aku tidak peduli aku hanya ingin hidup bersamamu menghabiskan segenap usia, dan aku akan membantumu melawan penyakit yang saat ini bersarang dalam tubuhmu”. Batin Dhanny

Mobil Dhanny berdiri disebuah rumah mewah yang tidak lain adalah Mansion Fillipo. Rumah mewah khas Eropa didominasi dengan berbagai permandangan yang indah dihalamannya. Seperti taman, kolam berenang dan beberapa air terjun buatan yang membuat suasana rumah tersebut semakin indah.

“ Selamat datang Tuan dan Nona. Silahkan masuk sudah ditunggu Tuan didalam”. Ucap seorang satpam sambil membungkukkan badannya member ihormat.

“ Terima kasih pak”. Senyum manis Fitri

“ Ayo kak”. Ajak Fitri pada Dhanny dan masuk kedalam Mansion utama Fillipo. Mansion paling mewah dari ketiga Mansion yang dia miliki

“ Pagi Tuan”. Sapa Fitri saat melihat Fillipo dan Assitennya Leo yang menunggunya diruang tamu.

“ Hmmm”. Sahut Fillipo

“ Pagi juga Fitri”. Balas Leo dengan senyuman manisnya.

Fillipo dan Dhanny saling melihat dengan intens tanpa arti sulit diartikan tatapan keduanya seperti ingin saling membunuh.

“ Apa kau sudah siap Fit?”. Tanya Leo

“ Sudah Leo”. Sahutnya.

“ Baiklah kalau sudah siap mari kita berangkat”. Ucap Leo memecahkan keheningan dia dapat melihat kedua makhluk yang siap saling menerkam didepannya ini.

“ Kak Dhanny, aku berangkat ya. Terima kasih sudah mengantarku”. Senyum Fitri.

“ Iya gadis keciku! Jaga dirimu baik-baik disana, ingat kau tidak boleh lelah dan banyak beraktivitas, jangan biarkan tubuhmu mengemis untuk minta istirahat. Jangan lupa pakai jacket yang tebal dan kau tidak boleh kedinginan. Jangan makan makanan yang diluar kakak sarankan, oke. Kau mengerti”. Ucap Dhanny yang sengaja berbicara begitu supaya Fillipo tidak semena-mena menyuruh sekretarisnya itu. Sebab Fitri sering mengeluh bagaimana Fillipo yang selalu memberinya pekerjaan berat, walaupun dia gadis jenius tetap saja dia tidak boleh berpikir dibatas kemampuannya. Fillipo hanya diam tak bergeming, dia tahu kalau Dhanny sedang menyinggungnya.

“ Kalau sampai jangan lupa kabarin kakak”. Ucap Dhanny lagi. Leo melirik Tuan nya tampak raut wajah cemburu tergambar jelas diwajah sang Tuan.

“ Siap laksanakan pak komandan”. Ucap Fitri memberi hormat, langsung saja membuat Dhanny terkekeh dan tertawa lepas tanpa memperdulikan tatapan mematikan dari Fillipo.

Dia mencubit kembali pipi gadis itu dengan gemas nya

“ Ihh, Kak Dhanny kebiasan banget sih. Sakit tahu pipi aku, ntar melar trus bengkak”. Ucap Fitri cemberut. Fillipo dan Leo hanya menyaksikan adengan romantic didepan mereka.

“ Sepertinya, pria ini sengaja ingin membuat Tuan cemburu”. Guman Leo dalam hati

“ Ya sudah kak aku berangkat ya”. Ucap Fitri sambil mengecup punggung tangan Dhanny, seperti kebiasaannya. Namun hal itu justru dirasa oleh Dhanny layaknya seorang istri mencium punggung tangan suaminya.

Dhanny memeluk Fitri dengan erat, bukan untuk dia memanas-manasi Fillipo tapi memang ketika memeluk gadis itu dia selalu merasakan ada kedamaian didalam hatinya.

Setelah acara romantic Dhanny dan Fitri pagi ini, mereka pun naik kedalam Jet pribadi milik Fillipo

Dhanny menatap tajam keberangkatan Jet pribadi itu, entah apa yang dia pikirkan seperti ada sesuatu yang dia rencanakan.

Maaf kakak-kakak yang cantik, aku jarang update soalnya selain sibuk sinyal juga tidak mendukung ku😘😭

jangan lupa vote, koment dan like nya

bersambung...

1
Elda Elda
thor maaf ya klw pendapat aku melenceng, , bisa ngak ya, cerita s2 ini dibuat skenario keajaiban gitu thor, . kayak fitri yang masih hidup, , trus ada cerita lain dibalik kematian fitri gitu thor. kayak surprise, , tada🤗🤗🤗akhirnya fitri masih hidup ternyata, , biar momen haru keluarga tu terasa dalam gitu thor, , truss ada Profesor jenius yg menyelamatkan fitri dari penyakitnya, , maaf thor aku banyak ngomong disini, cuma pendapat aja, , jgn marah thor
🤗🤗🤗😇😇😇😎😎😎😎👍👍👍👍🙏🙏🙏🙏
Elda Elda
😭😭😭😭😭
Elda Elda
thor, , kok rasanya mau nangis ya, , sedih banget sich😢😢😔😔
kasian fitri 😔😔😞😞
Pisces97
woyy sadar woyy bukan kalian gagal mendidik mereka tapi cara kalian mendidik dengan kemewahan bukan perhatian justru perhatian kalian berlebihan sama. Fitri terkesan lebay taukk gakk 😤
aku punya pandangan berbeda menurutku terlalu lebayy ya mencintai boleh tapi gak perlu berlebihan hingga lupa ada yang juga minta perhatian juga layak seorang adik
Pisces97
aku juga iri Thor sama Fitri dia dicintai banyak laki² 🤭
Cendol...
mantopppppp
Cendol...
dulu Luna juga sama perangai MCM Grace kan...samalah tu ...bak kata peribahasa " kemana tumpah kuahnya kalau tidak ke nasi" kan...
Irah Santoso
mampir thor,Seru N Menarik nih ceritanya tapi agak bingung terlalu banyak tokohnya...
Rika Hari
cerita kinara dan kayhan.sama sedih ya dgn pilipo dan Fitri 😭😭😭
Rika Hari
sejahat itu kah Danny
Rika Hari
aku yg d mabuk cinta oleh fillipo🤣🤣🤣🤣🤣
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
😘😘
rasya ina
visualny dilarba dimurat dunk thor
Risty Risty
Luar biasa
Ati Husniati
Harus nya semua fokus nyelamatin Fitri dulu jgn pake nyerang markas musuh dulu..
Ati Husniati
Di cerita ini..Fitri termasuk manusia jenius yg serba bisa..tapi utk nyiptain obat utk penyakitnya gk bisa..gimana itu thor..?
Ati Husniati
Fitri kok bisa gk tau ttg masalah di perusahaan keluarganya..?
Dan kenapa kaka2nya gk ada yg minta tolong ke fitri utk mengetahui haker yg menghilangkan data2 perusahaan nya..kadang ceritanya gk masuk akal..
Ati Husniati
gk pas visualnya....
Ati Husniati
Fitri bisa membuat obat utk orang lain..kenapa gk bisa menciptakan obat utk diri sendiri..?
sungguh di luar nurul..
Ati Husniati
kalo udah tau kalo dany berniat jahat..harusnya keluarga ngelarang dany kerja di RS ngurus fitri..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!