NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Terpaut Usia

Terjebak Cinta Terpaut Usia

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Kultivasi / Xianxia / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:90k
Nilai: 5
Nama Author: Shinbisar

Cinta Adharra dan Rafael sudah terjalin saat mereka masih kecil. Usia keduanya yang terpaut beberapa tahun dan masalah silih berganti datang menguji cinta keduanya. Terlebih setelah kesalahan besar yang Rafael lakukan membuat Adharra goyah dalam kekecewaan. Walaupun saat bersama Rafael membuatnya lemah dan terluka tapi dia tidak bisa berhenti mencintainya, dia telah terjebak dalam cinta Rafael.

Akankah mereka bisa mempertahankan kisah asmaranya? Simak ceritanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shinbisar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21

Berakhirnya libur sekolah, rutinitas pun kembali seperti biasa. Arra duduk menunggu sang kakak yang masih menyiapkan bekal makannya, ditemani bunda Nisa, yang menguncir rambut panjang Arra.

"Adek nanti sore, mau ikut bunda jalan-jalan?" tanya Nisa diselingi merapikan dandanan sang anak.

Tanpa berpikir dua kali Arra langsung menyetujui. "Ikut bunda! Adek mau beli tas baru ya bund," sahut Arra mengerling.

"Iya, nanti kalau sempat kita mampir ke mall, beli barang-barang kebutuhan adek!" pasrah bunda Nisa. Anak-anak sepantaran Arra memang masih dalam fase pertumbuhan dan manja. Selagi keinginan yang Arra ungkapan masih bisa dipenuhi, sebisa mungkin Nisa akan mengabulkannya.

Bukan harus setiap saat. Tapi hanya turuti apa permintaannya. Anak-anak itu memang banyak keinginan, dan yang pasti ia hanya ingin di setuju saja. Dan perihal jadi atau tidaknya dibelikan barang tersebut! lambat hari ia akan lupa.

Angga datang dengan tiga kotak bekal. Menghampiri, adik dan bunda kesayangannya. "Nih! Harus dihabiskan ya dek. Abang buatin dua, satu untuk kamu dan satunya lagi untuk teman kamu." pesan Angga menyerahkan kotak bekal.

"Siap, Abang! Makasih," senyum Arra menghiasi wajah imutnya.

***

Jam istirahat pertama Rafael sibuk mengerjakan tugas Fisika yang belum bisa dipecahkan saat mata pelajaran tersebut berlangsung.

Entahlah, hari ini mendadak otak Rafael blank. Pelajar MAFIA ( Matematika, Fisika, dan Kimia), yang biasanya sangat dikuasai, hari ini malah Rafael sangat kesulitan mengerjakannya. Padahal di kelas itu hanya diberikan enam soal essay tentang tegangan listrik Vmaks & Imaks.

Namun seluruh murid penghuni kelas XII MIPA 1 itu tidak seorang pun yang bisa mengerjakannya. Bukan tidak bisa, hanya saja masih ragu dengan materi yang telah dibahas dengan tugas yang diberikan, sedikit berbeda. Dan itu membuat bingung sekaligus susah saat akan mengerjakan tugas yang diberikan guru matpel tersebut.

"Akh.. pusing. Gak biasanya nih otak gue kesulitan dalam hal hitungan fisika. Kenapa sih hari ini, mendadak blank semua," racau Rafael mengacak rambutnya.

Ia sampai tidak nafsu makan di jam istirahat, dan memilih mengerjakan soal yang belum terpecahkan.

"Woy bro... " Rio datang dan duduk di kursi yang ada disamping Rafael, di ekori Arka yang langsung menarik kursi lainnya.

"Muka lo kelihatan kaya orang kurang asupan. Kaya orang lagi frustasi, banyak pikiran." ceplos Rio meneliti keadaan Rafael yang benar adanya, seperti yang ia ucapkan barusan.

"Nih, lo kerjain. Setelah itu lo bebas ngatain gue." ucap Rafa menyodorkan buku latihannya.

Rio pun melihat deretan tulisan yang tercetak di buku itu. Otaknya belum mencerna dengan baik, maksud Rafa menyerahkan bukunya itu, pada dirinya.

"Maksud lo apa? Lo nyuruh gue ngerjain tugas lo Raf! Tumben, gak biasanya otak Einstein lo, bodoh di matpel fisika." sahut Rio songong.

Tidak semua orang yang diembel-embel julukan pintar, akan pro di semua bidang bukan. Rafael hanya segelintir persen yang diberi kemampuan otak di atas rata-rata. Itupun kemampuannya tidak bisa berfungsi sepenuhnya. Adakalanya ia tidak bisa berkutik dalam beberapa hal. Ralat bukan tidak mampu berkutik? Tapi hanya lelah dan butuh waktu untuk belajar lagi agar bisa memahami hal yang menurutnya susah.

"Bullshit, tinggal lo kerjain aja sih. Kalau lo bisa, gue bakal beliin game yang lo mau." penawaran Rafael, yang langsung disambut wajah berbinar Rio. Bukan Rio tidak mampu membeli beberapa game yang ia inginkan.

Uang saku perbulannya pun, sangat-sangat cukup untuk membeli barang yang di inginkan itu. Namun, tidak semua bisa dibeli dengan uang, walaupun kita mampu.

1
Akbar Ghafur
mantap thor👍
iraaSze^
sedihnya 🥲
iraaSze^
bagus, lanjut🔥
Ubun Uman
menarik
Shantyka Kusuma: kak shin othor BKN audio nya dong please
total 1 replies
Samitha
lanjut dong thor
Dania
Kalian sangat seru dan jaim
Esih Mulyasih
lanjut lah Thor...Lom tamat kx...msh gantung ceritanya.
Her Miyati
lanjut Thor
Dania
Wahh beneran bakal jadi mantu nih
Dania
Oohhh seperti itu, namanya over protective
Dania
jangan uring-uringan, ga enak tahu 🤣🤣🤣
Minul!94
Adhara mahesa ahh jdi ke ingat Gale🤭🤭🤭 cerita sebelah
Dania
Gapapa bau, tapi sedap 😂😂
Dania
Huuuu Dhimas, aku iri 😥😥😥
Dania
Wahhh.....jadi ketemu deh
Nori^
Sangat Buruk.. pantas sepi....
Nori^: Sudah ku perbaikan menjadi Bintang 5 maaf sebelumnya...
total 5 replies
🏁BLU⭕
ternyata Silva belum mendapat kepercayaan untuk mendapatkan keturunan
🏁BLU⭕
oh ternyata kenal baik. sang senior
🏁BLU⭕
wahhh Dhimas langsung penasaran
🏁BLU⭕
mereka masih diberi kesempatan untuk menjadi orang tua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!