NovelToon NovelToon
Duda Sawit Milik Ku

Duda Sawit Milik Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Perjodohan / Duda
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: bini pond

Zahra Syariah zalza Bila adalah seorang anak broken home, ia anak yg di besarkan oleh ibunya sebatang kara, akibat orang tuanya yang berpisah di usia dimn anak lain masih mendapatkan peran kedua orang tua nya, Zahra harus mencari peran itu dari orang² terdekat nya, namun sifat Zahra yang selalu susah di atur dan selalu membuat masalah bagi ibunya di tambah ibu nya juga yg sudh tua, ibunya pun harus menikah kan Zahra dengan seorang duda yang bernama Ansar zuliyan kerna menurut nya Ansar akan mampu mendidik Zahra di dalam proses menuju dewasa.....





di bacaa ya teman teman biar tau Gimn kelanjutan kisahnya Zahra dan Ansar.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bini pond, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

berpisah dan kaburnya Ansar

Semenjak kejadian malam itu orang tuanya Zahra memutuskan bercerai dengan hak asuh yang di pegang kuat oleh Maria Selena

Dan sekarang adalah hari sidang perceraian dan Maria baru saja keluar dari ruangan itu dengan menggandeng tangan kecil milik Zahra

"ayo kita pulang nak"menarik pelan tangan Zahra

"ayah gak ikut pulang sama kita Bu"memandang ayah nya yg ada tidak begitu jauh darinya

"Zahra dengerin ibu ya nak, sekarang kita akan tinggal berdua aja "mengusap kepala Zahra

"tapi Zahra mau sama ayah Bu hiks"memandang ke arah yoga

Maria yg melihat anak nya yg menangis melihat ke arah yoga dan begitupun sebaliknya Merasa sangat sakit di hatinya

Tanpa menunggu lama Maria langsung menggendong Zahra membawanya masuk ke dalam taksi

"ibu, ayah nanti tinggal sama siapa"ucap Zahra memandang kearah luar jendela

Maria mengabaikan pertanyaan sang putri dan meminta supir untuk mengantar mereka ke rumah lama milik orang tua Maria

"tolong antar saya ke jalan******** ya pak"

"baik Bu"

//mengelus kepala Zahra

"dengerin ibu nak, ayah sudh tidak menginginkan kita jadi kita harus pergi "memeluk erat tubuh mungil itu

"ke-kenapa Bu"menatap manik sang ibu

"saat dewasa nanti Zahra pasti akan ngerti nak"

...........

di tempat lain

Ansar yang habis jalan entah kemana itu kembali ke Diaman keluarga nya

//membuka pintu

"bagus Ansar setelah membuat kekacauan kamu pergi begitu saja"ucap ayah Ansar sambil memberikan tepuk tangan

//menghela nafas berat "hahh ayah itu bukan anak Ansar yah "menatap lemas sang ayah

Ayah Ansar tidak mendengar penjelasan Ansar kerna ia tau bagaimana sebenarnya dengan sifat anak nya itu

"ayah mohon Ansar kamu nikahan perempuan itu "menatap manik Ansar serius

"ba-bagaimna mungkin yah itu bukan anak Ansar"ucapan dengan nada tinggi

"sesudah perempuan itu melahirkan kita akan melakukannya tes DNA nak"ucap ibu Ansar sambil menuruni anak tangga

Mendengar keinginan kedua orang tua Ansar sekitar badan Ansar serasa tak beraga bagaimn bisa di suruh bertanggung jawab di umur yg masih di bilang muda apa lagi yg ia nikahi ini seorang gadis hamil yang bah bukan hamil anak nya

"ayahkan menikah kamu Minggu depan "

"terserah ayah saja"berjalan melewati mereka berdua

Ansar berjalan menuju kamar tidur nya

//merebahkan tubuhnya tanpa membersihkan tubuhnya

*aku gak mau pernikahan ini * membatin

*apa aku minta tolong sama kakek aja ya*duduk berdiri

Ansar tak ingin menikah ia memutuskan meminta tolong kepada kakek dari ibunya yg bekerja di sebuah kampung

//mencari nama kontak kakek nya

//menghubungi-

"halo"ucap seorang pria dengan suara yang sedikit kecil

"halo kakek ini Ansar"ucap Ansar

"ada apa nak, tak biasa kamu nelpon kakek begini,apa ayah mu memukul mu lagi" ucap kakek menebak nebak

"ee tidak kek, aku cuma ingin berkunjung ke tempat kakek"

"baik lah nak jika kau tak mau memberi tau ku"

"kau bisa datang ke kampung******* , selebihnya kau tanya saja nanti dengan orang disana"

"baik kek, apa kakek tidak si-

Blm sempet Ansar menanyakan apa yang kakek nya itu lakukan hubungan telepon itu pun terputus

"hah~dasar orang tua"berdiri mencari barang penting yang akan ia bawa ke kampung kakek nya

*maafkan Ansar Bu tapi Ansar gak mau bertanggung jawab dengan ap yg bukan Ansar lakuin*keluar mengendap Ngenep

Tepat pada pukul 2 pagi Ansar kabur dari rumah dengan membawa sebuah motor sport miliknya dan membawa tas ransel hitam yg berisi beberapa pakaian dan barang penting bagi nya

...........

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!