NovelToon NovelToon
Si Kembar Cantik

Si Kembar Cantik

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Romansa Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:244
Nilai: 5
Nama Author: Nafras

Mengisahkan 3 anak kembar yaitu Farah, Gabriella, dan Galu dengan kisah cintanya masing-masing dan hubungan mereka dengan keluarganya
akankah hubungan mereka harmonis?
ikuti terus kelanjutan ceritanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Curhat

" Mau bagaimana lagi Uswatun, aku memutuskan untuk pergi ke Jakarta adalah untuk menenangkan diri. Aku sudah muak dengan pertengkaran kedua orang tuaku itu, dan setelah aku menceritakan hal itu kepada mereka berdua. Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk pergi juga, karena mereka berdua juga sudah tidak tahan dengan pertengkaran kedua orang tua kami."

" Aku yakin kalian bertiga pasti sangat tersakiti, selama ini kalian selalu saja mendengar pertengkaran kedua orang tua kalian. Dan sekarang kalian harus hidup terpisah, kenapa kalian tidak memutuskan untuk tinggal bersama saja?"

" Awalnya aku juga berniat untuk mengajak kedua adikku itu untuk tinggal bersama denganku, tetapi mereka memutuskan untuk tinggal di kota lain. Mereka bilang ingin hidup mandiri tanpa aturan dari siapapun, tetapi jika mereka membutuhkan bantuan maka mereka akan langsung menghubungiku."

" Kau tidak bisa melepaskan tanggung jawabmu sebagai anak sulung Farah, kau juga harus terus memantau kondisi dari kedua adikmu itu."

" Tentu saja aku akan selalu berkomunikasi dengan mereka berdua, walaupun tentunya kami bertiga akan sulit untuk bertemu bersama karena kami memiliki kesibukan masing-masing."

" Lalu apa rencanamu setelah tinggal di Jakarta?"

" Tentunya aku akan kuliah sambil kerja, Ya seperti biasa menjadi supermodel."

" Kau memang adalah model yang sangat hebat Farah, Kau belum lama berkarir di dunia modeling tapi sudah banyak orang yang mengenalmu."

" Ini semua juga berkat kau Uswatun, kalau bukan karena mu yang mengenalkan ku pada dunia modeling. Mungkin sampai sekarang aku masih menjadi Farah yang pendiam dan tidak pernah mengetahui dunia pekerjaan, dan mungkin aku juga tidak akan memutuskan untuk pergi ke sini dan tetap diam."

" Aku bersyukur bisa membantumu walaupun aku tidak bisa membantu banyak Farah, tapi setidaknya dengan seperti ini kok bisa keluar dari tempat yang membuatmu selalu sakit kepala."

" Tentu saja aku sangat sakit kepala jika berada di rumah itu, Aku muak dengan orang tuaku yang selalu saja bertengkar. Dan sekarang aku sudah tidak perduli dengan kedua orang tuaku lagi, tetapi aku tetap harus bertanggung jawab kepada Gabriella dan Galuh."

" Berbicara mengenai Gabriela dan juga Galuh, kira-kira mereka sudah mendapatkan pekerjaan atau belum. Jujur aku takut kedua adikmu itu akan terjerumus padahal yang tidak baik."

" Kau tenang saja, ternyata diam-diam mereka berdua juga bekerja."

" Bekerja bagaimana?"

" Galuh itu seorang translator, dia sering dipanggil untuk menjadi translate turis-turis karena itu dia memilih ke Jogja."

" Aku tidak menyangka Galuh memiliki potensi seperti itu, aku yakin hidupnya pasti akan bahagia dan dia tidak akan merasa kesulitan walaupun tinggal sendirian di sana."

" Aku juga terkejut ketika mengetahui kalau galau ternyata bekerja sebagai translator, dan aku berharap dia akan terus hidup bahagia."

" Lalu bagaimana dengan Gabriela?"

" Gabriela itu lebih hebat dari yang aku bayangkan, Gabriella adalah penyanyi."

" Aku sedang tidak salah dengar kan?"

" Kau tidak sedang salah dengar Uswatun, aku juga sangat terkejut ketika mendengar kalau dia ternyata adalah seorang penyanyi."

" Dia menyanyi bersama dengan siapa?"

" Dia bernyanyi bersama dengan teman-temannya, dan pada suatu hari mereka tampil kemudian ada perusahaan agensi yang berniat mengontrak mereka. Dan kebetulan letak perusahaan itu ada di Surabaya, oleh karena itu Gabriela memutuskan untuk tinggal di Surabaya."

" Kalian semua memang memiliki kejutan ya, tapi aku sangat bersyukur karena kalian akhirnya bisa menemukan kehidupan kalian. Ya walaupun ini bukanlah titik akhir dari segala cerita, melainkan ini adalah titik awal yang harus kalian mulai dalam cerita kehidupan kalian."

" Aku hanya bisa berharap kalau semuanya akan kembali baik-baik saja, hubungan kedua orang tua kami sudah tidak mungkin disatukan lagi Uswatun. Dan aku hanya bisa berharap kalau kedua adikku ini juga bisa sukses, dan akhirnya kami bisa membangun kehidupan bahagia kami."

" Amin..."

... 🪐🪐🪐...

Saat ini Gabriela sudah tiba di Surabaya, Ia pun langsung menuju apartemen yang memang sudah disewa oleh teman-temannya. Ia tinggal di apartemen itu bersama dengan teman-teman band-nya, tentunya hanya beberapa anggota cewek saja yang tinggal di apartemen tersebut. Dan anggota cowoknya tinggal di apartemen lain, mereka memang sengaja hanya menyewa dua unit apartemen saja.

Mereka melakukan hal tersebut karena dana yang mereka miliki juga tidaklah banyak, dan mereka masih akan baru memulai karirnya di Surabaya. mereka hanya bisa berharap kalau karirnya akan gemilang, tentunya itulah harapan mereka semua. Saat ini Gabriella disambut oleh Utari temannya, dan tentunya mereka pun langsung menyantap makanan yang memang sebelumnya sudah disediakan oleh Utari.

" Akhirnya kau sampai juga Gabriella."

" Sorry ya aku baru sampai di jam segini."

" Santai aja Gabriella, lagian kita baru akan bertemu dengan pihak agensi besok."

" Oh iya Utari, kita jadi memindahkan kampus kita ke Surabaya?"

" Tentu aja jadi dong, besok pagi kita akan ke kampus dekat sini dan kita akan mulai berkuliah lusa di sana."

" Syukurlah kalau kau memang jadi ingin memindahkan kampus mu di sini, kebetulan aku juga memang berniat ingin pindah."

" Kau yakin ingin pindah ke kampus di daerah Surabaya, bukankah orang tuamu pastinya tidak mengizinkan jika kau tinggal di Surabaya?"

" Sudahlah kau tidak usah memikirkan mengenai orang tuaku lagi Utari, mereka hanya memikirkan tentang diri mereka sendiri saja dan selalu saja bertengkar."

" Sudahlah kau tidak usah memikirkan mengenai kedua orang tuamu itu Gabriela, sekarang lebih baik kau santap makanan yang sudah aku masak. Dan kemudian kau bersih-bersih setelah itu beristirahat, aku yakin kau pasti sudah sangat lelah."

" Tentunya aku memang sangat lelah Utari, hari ini ada banyak drama yang membuat kepalaku sakit. Tapi dari drama itu juga aku memutuskan untuk pindah ke Surabaya, dan orang tuaku juga tidak berani berkomentar."

" Tumben orang tuamu tidak berkomentar, biasanya jika orang tuamu tidak berkomentar maka kakak tertua mu yang bernama Farah itu pasti berkomentar."

" Hari ini orang tuaku memutuskan untuk bercerai, dan kemudian mereka meminta kami untuk memilih ikut salah satu diantara mereka."

" Lalu kau memilih ikut dengan siapa?"

" Aku tidak memilihku dengan siapapun, aku memilih untuk tinggal di Surabaya bersama dengan kalian."

" Lalu kakak tertua mu itu tidak marah?"

" Jangankan marah, dia juga senang aku tidak memilih salah satu diantara Mami ataupun Papi. Tetapi dia tetap memintaku untuk saling berkomunikasi dengannya, apalagi sekarang Dia memutuskan untuk tinggal di Jakarta."

" Njir... kok kakakmu itu jadi tinggal di Jakarta?"

" Dia memutuskan untuk tinggal di Jakarta, karena menurutnya di Jakarta lebih damai tanpa perlu melihat pertikaian antara kedua orang tua kami."

" Lalu adikmu itu yang bernama Galuh bagaimana, apakah dia ikut bersama dengan Farah kakakmu itu?"

" Galuh memutuskan untuk tinggal di Jogja, ya tentunya kami sempat berdebat sih karena kami tidak ada yang tinggal bersama."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!