NovelToon NovelToon
Pacar Sewa Satu Milyar

Pacar Sewa Satu Milyar

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:242
Nilai: 5
Nama Author: Ddie

Andi, seorang akuntan kuper yang hidupnya lurus seperti tabel Excel, panik ketika menerima undangan reuni SMA. Masalahnya: dulu dia selalu jadi bahan ejekan karena jomblo kronis. Tak mau terlihat memprihatinkan di depan teman-teman lamanya, Andi nekat menyewa seorang pacar profesional bernama Nayla—cantik, cerdas, dan terlalu mahal untuk dompetnya.

Namun Nayla punya syarat gila: “Kalau kamu jatuh cinta sama gue, dendanya satu milyar.”
Awalnya Andi yakin aman—dia terlalu canggung untuk jatuh cinta.

Tapi setelah pura-pura pacaran, makan bareng, dan menghadapi masa lalu yang muncul kembali di reuni… Andi mulai menyadari sesuatu: dia sedang terjebak.
Antara cinta pura-pura, kontrak tak wajar, dan perasaan yang benar-benar tumbuh.

Dan setiap degup jantungnya… makin mendekatkannya ke denda satu milyar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ddie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pingsan Duluan

Kantor pajak tempat Andi bekerja adalah labirin kubikel berwarna abu-abu selalu penuh denyut kehidupan—dan stres. Dinginnya AC terlalu kencang bercampur dengan bau tinta printer cetrek-cetrek, mesin antrean yang berbip teratur, dan desahan pegawai yang sibuk beradu argumen dengan layar komputer. Setiap sudut dipantau CCTV, membuat suasana terasa sempit dalam pengawasan.

Di salah satu kubikel pojok paling belakang, seraut wajah pecah berkeping sebelum berperang, menatap formulir SPT anak perawan tidak boleh disentuh.

Tiba-tiba, tangan Dio menepuk pundaknya kuat membuat tumpukan file pajak hampir terbang ke mukanya. “Brooo! Gimana persiapan reuni kelas?”

Andi meringis kesakitan mengumpat “Jangan teriak kaya 'tukang parkir lu, Ini kantor, banyak CCTV loh.”

“Biarin aja. CCTV perlu tau juga kalau lu lagi susah."

" Susah apaan? gara gara lu membuat masalah."

Dio menyandarkan siku di tepi kubikel.

“Makanya lu cepet ajuin kontrak dengan perusahaan sewa, ntar Nayla keburu diambil orang lain, setidaknya menjelang reuni ini teman teman tahu lu masih normal.”

Andi menarik napas panjang.“Lu sih nyodorin hidup gue aneh aneh…”

Ting, notifikasi WhatsApp muncul membuatnya sedikit kaget

Mama ❤️: Nak, apa kabar mu ? Sehat kan ? kemarin sore Mama ketemu anak bontot Bu Narti, Sofiah di warung, ibu gak nyangka dia secantik ini, dia baru saja tamat kuliah, kenapa gak kamu coba kenalan? Mama capek lihat kamu sendiri menjadi bujang lapuk."

Andi mematung bingung untuk membalas, jemarinya masih menggantung di udara.

Ting , pesan kedua dari ibunya masuk.

Mama ❤️: Nanti Mama video call ya. Mama udah siapin biodata dan foto full body.

Dio sedari tadi melihat perubahan wajahnya silih berganti, muram, senang, kecewa, " Ada masalah lu, Ndi?

" Gak..."

" Trus ?

" Coba lu baca wa mama gue."

“Gila, Mamah lu proaktif banget. Ini bukan jodoh tapi audisi ”

Ia menggeleng cepat.“Gue belum siap ketemu siapa-siapa, Di! Gue masih deg-degan, walau hanya pesen makanan Gofood, kurir cewek.

“Karena itu lu butuh Nayla .”

 Suasana semakin kacau masuknya wa baru

notifikasi ketiga muncul.

Nayla (Cinta Rental 24 Jam):

Halo Kak Andi 😊 Boleh ketemuan besok Minggu ? Kita perlu briefing sebelum reuni. Gue free.

Andi pucat, dua pesan lagi muncul berturut-turut

Nayla: Gak usah tegang ya, Kak. Kita cuma ngobrol ringan kok. Gue profesional 🙂gue cuma mesti tahu tipe seperti yang kakak inginkan

Dio langsung menepuk mejanya keras, hingga stapler jatuh ke lantai.“Ini dia tanda tanda semesta!”Dia menunjuk layar HP Andi seolah membuktikan keberadaan dan sayangnya Tuhan, " Dua orang gadis menyerbu."

Andi menatap tiga pesan yang mewakili tiga dunia berbeda, Ibu yang ngebet cariin jodoh

Nayla yang ngajak ketemuan darurat dan Dio setan sok tahu bersandar ke sandaran kursi.

“Hidup gue… kok semakin rumit ya, Di?”

Dio menoyor kepalanya lembut. “Ini baru pemanasan doang, Ndik. Nanti pas lu ketemu Nayla baru kerasa nerakanya.”

Andi memijat pelipis yang tiba-tiba berdenyut.

Dia mengetik pelan ke Nayla, Baik, kita ketemu besok pukul 10 pagi ya Nay, di cafe " Menunggu " Jakarta Timur. "Jari-jarinya gemetar perutnya mual, dunia seolah mengecil di sekitarnya.

Dio menepuk pundaknya lagi, kali i lembut.

“Tenang. Paling banter… lu cuma jatuh cinta beneran.”

Andi menatap Dio dengan tatapan hampa.

“Gue bisa dipenjara finansial, Di.”

Dio mengangkat alis.“Ya jangan jatuh cinta lah.”

Andi menatap layar HP, melihat foto profil gadis Nayla, tersenyum manis. Matanya terasa meyakinkan. “Gue… rasa… gue udah jatuh sebelum ketemu.”

" Stupid, " gue cancel ya booking lu, " Dio meradang, wajahnya memerah, "Lu belum tahu siapa dia, belum tahu bentuk nya hanya lewat photo, pantesan lu gak laku laku abis dibo' ingin melulu."

Andi terdiam dan tiba tiba notifikasi HPnya klok! lagi. Tuh, bukan siapa-siapa selain sang "raja perjodohan" rumah tangga.

Mama ❤️:

Nak, Mama udah siapin foto Sofia, anaknya BU Narti loh! Cantik, putih, halus — kayak beras premium baru digiling, gak ada serbuk sama sekali!

Andi menahan napas. Bukan deh, Ma, please jangan sekarang…tidak lama gambar muncul. Seorang cewek berambut panjang, ekspresi kaku memegang piala lomba memasak yang tulisannya "Juara 1 Rendang Padang dalam Rangka HUT RI ke 78

Mama ❤️:

Dia pinter bikin rendang, Ndi, Bisa bikin lidah patah! Kalo kamu nikah sama dia, Mama langsung pensiun masak — janji!

Dio tersedak tawa membacanya di samping, "Wkwkw, " Cantik juga Ndi, kalau gak mau lu, untuk gue aja."

Andi mencibir, memukul lengannya pake vase bunga.

Mama ❤️:

Oh iya, Mama udah daftarin kamu ketemu dia hari Minggu, pukul 10 pagi. Kamu pulang ke Bandung, Jangan telat ya! Mama udah janji sama Bu Narti ke rumah kita, Jangan buat malu mama."

Ia panik menjerit jerit kaya anak pra remaja mau disunat, 'Dio, tolongin gue, masalah semakin runyam._

Dan pesan ketiga klok! lagi.

Mama ❤️:

Eh, Mama lupa. Semalam Mama mimpi kamu nikah dengan cewek yang gak jelas wajahnya, mirip suster ngesot rumah sakit jiwa — itu pertanda bahwa jodoh yang mama kasih cocok, jangan tolak rezeki, Nak."

Andi kebingungan total, wajahnya pucat di sorot laser lampu operasi.

Dio menepuk pundaknya pelan-pelan.

“Bro… kayaknya lu udah dipesen banget. Ini bukan jodoh, ini pre order yang udah masuk antrian!”

Andi mengetik dengan jari gemetar:

Ma… Andi belum tentu cocok sama dia, jangan atur dulu dong…

Balasan masuk cuma — kecepatan emak-emak selevel penembak jitu!

Mama ❤️:

Kalo kamu nolak lagi, Mama akan telepon Bu Narti sekarang setuju apa enggak jangan nyoba membuat Mama marah, nanti mama suruh bodyguard untuk menculik.

Andi menjerit dalam hati. Ibu kejam kaya kompeny belanda

Mama ❤️:

Oh iya, video call jam 7 malam nanti, Jangan pura-pura tidur — Mama tau kamu gabisa tidur sebelum ayam berkokok!

Dio tertawa ngakak menepuk meja. "Hebat banget lu, keripik, Nyokap lu punya database statistik tidur lu sendiri!”

Andi memegang kepalanya, pusing dibelit tali. Tiba-tiba HPnya bunyi lagi. Bukan Mama, tapi Nayla : Kak Andi, sedari tadi kok gak ada sayang sayangnya🙈

Mulut laki laki berkulit putih itu menganga,

dua dunia yang berbeda menekannya sekaligus: mama yang memaksakan "jodoh", dan Nayla

" Nay ..." itu saja yang ia tulis menutup wa.

“Cewek sewaan ngajak ketemu… ibu lu ngajak lamaran… tinggal mantan lu muncul, udah lengkap apocalypse-nya Andi!” Dio ngikik bahagia atas penderitaannya.

Andi menatap layar HPnya panik, reuni, Nayla , ibu, jodoh, semuanya bercampur jadi satu.“Di, dua jadwal yang bersamaan di hari Minggu, boleh gak gue pingsan duluan.”

1
Greta Ela🦋🌺
Dah ketebak pasti si Nayla/Facepalm/
Ddie: 🤣🤣 ...ya gitu dk...Nayla
total 1 replies
Greta Ela🦋🌺
Jadi dia ini anak mama yang manja ya/Chuckle/
Ddie: ya begitu lah dk ...kalau dk gak begitu ya..mandiri ...mandi sendiri
total 1 replies
Ddie
lucu absurd tapi mengena di hati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!