NovelToon NovelToon
Antagonist Kesayangan Putra Mahkota

Antagonist Kesayangan Putra Mahkota

Status: tamat
Genre:Time Travel / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita / Rebirth For Love / Cinta Istana/Kuno / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / Transmigrasi / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Salvador

Hera membaca novel Fantasi yang tengah trending berjudul "Love for Ressa", novel klasik tentang Dante, seorang Duke muda yang mengejar cinta seorang gadis bernama Ressa.

Tentunya kisah ini dilengkapi oleh antagonis, Pangeran Mahkota kerajaan juga menyukai Ressa, padahal ia telah bertunangan dengan gadis bernama Thea, membuat Thea selalu berusaha menyakiti Ressa karena merebut atensi tunangannya. Tentunya Altair, Sang Putra Mahkota tak terima saat Anthea menyakiti Ressa bahkan meracuninya, Ia menyiksa tunangannya habis-habisan hingga meregang nyawa.

Bagi Hera yang telah membaca ratusan novel dengan alur seperti itu, tanggapannya tentu biasa saja, sudah takdir antagonis menderita dan fl bahagia.

Ya, biasa saja sampai ketika Hera membuka mata ia terbangun di tubuh Anthea yang masih Bayi, BAYANGKAN BAYI?!

Ia mencoba bersikap tenang, menghindari kematiannya, tapi kenapa sikap Putra Mahkota tak seperti di novel dan terus mengejarnya???

note: cari cowo bucin mampus? langsung baca aja

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Salvador, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 3

...****************...

“Tidak!” Jawaban tegas dari Laki-laki usia 10 tahun itu ketika ayahnya mengatakan akan menjodohkannya, ia menatap ayahnya datar, mereka tengah berada di kereta kuda menuju kediaman Millard.

“Altair, kalian bisa bertunangan lebih dulu, ayah—“

“Aku masih kecil ayah! Dan suatu saat nanti aku hanya akan menikah dengan gadis yang aku sukai!” Siapa yang berani memotong ucapan Raja Kerajaan Scarelion? Tentu saja putranya sendiri, Altair.

“Anggap saja ini pendekatan, jika kalian benar-benar tidak cocok, Ayah tidak akan memaksamu,” jawaban mutlak dari Raja Dierez membuat Altair berdecak dalam hati. Ia menatap keluar jendela melihat pemandangan, kemudian saat tau kemana tujuan mereka, mata Altair menyipit, “Kediaman Duke Ervand?” gumam kecilnya.

Kereta kuda mereka berhenti di halaman Mansion mewah Millard, dengan Duke Ervand yang menyambut keduanya langsung.

Mereka menuju taman kediaman Millard, duduk di tempat yang telah dipersiapkan menyambut keluarga kerajaan itu.

“Dimana putri mu, Ervand?” Tanya Raja Dierez, mereka berteman sejak remaja sehingga bisa berbicara cukup santai.

“Mungkin sebentar lagi akan datang, dia tengah bersiap,” Jawab Ervand.

“Aku senang ketika kau mengizinkan Putri mu untuk bisa bergabung dengan keluarga kerajaan, Ervand.” Altair menatap ayahnya, ia pikir Duke Ervand yang meminta perjodohan untuk anaknya dengan Altair, ternyata ayahnya sendiri.

“Ini masih langkah awal, Dierez. Lagipula, kau tau aku sangat menyayangi putri ku, aku tentu menginginkan yang terbaik untuk masa depannya,” Jawab Ervand tersenyum kecil.

Selagi dua pria paruh baya itu berbincang, Altair sibuk dengan pikirannya sendiri. Sebenarnya ia tak begitu enggan akan perjodohan ini setelah mengetahui Putri Duke Ervand yang akan menjadi pasangannya. Duke Ervand adalah orang yang Altair hormati, ia mengagumi pria itu karena kemampuan berpedangnya yang paling hebat se-Kerajaan Scarelion.

Sampai kedatangan gadis kecil dengan gaun merah muda bersama pelayannya mengalihkan pandangan Altair,

“Ayah!” Panggil Anthea, ia berlari kecil menghampiri Duke Ervan yang tengah berbincang, Bi Mela sendiri menunggu di luar pekarangan bersama pelayan lain.

“Putriku, kemarilah,” Tiba di hadapannya, Ervand langsung mengusap lembut rambut putrinya. Anthea sendiri langsung duduk di sebelah ayahnya, mulai memperhatikan tamu mereka.

Wah tampannya, batin Anthea melihat pria paruh baya dengan pakaian yang begitu mewah, lalu beralih pada anak laki-laki di sebelah pria itu, yang terus menatapnya membuat Anthea sedikit gugup.

Mata biru? Seperti tidak asing, batin Anthea melihat mata anak laki-laki itu.

Sampai, suara ayahnya membuat Anthea tersentak dari pikiran batin nya.

“Anthea, perkenalkan di hadapan kita adalah Raja Kerajaan ini, Raja Dierez dan Putra Mahkota Altair,”

Apa??! Putra Mahkota???

***

“Raja? Dan Putra Mahkota?” Anthea menatap ayahnya tanpa menyembunyikan raut terkejutnya, hell! Saat ini di hadapannya adalah malaikat pencabutan nyawa Anthea, bagaimana ia tidak terkejut?

“Tidak perlu terkejut seperti itu, sayang. Sekarang berikan salam seperti yang pernah di ajarkan Countess Havana,” Countess Havana adalah guru tatakrama Anthea yang biasanya datang 2 kali seminggu.

Anthea turun dari sofa yang ia duduki, sedikit menunduk dan masing-masing jemarinya mengangkat sedikit bagian gaun yang ia kenakan,

“Saya memberi salam pada Matahari Kerajaan, Yang Mulia Raja Dierez dan Putra Mahkota Altair,” ujar Anthea tenang, walau dalam pikirannya begitu berisik.

“Duduklah, Lady Anthea,” jawab Raja Dierez, Anthea kembali ke tempat duduknya. Lady— adalah panggilan untuk Putri bangsawan yang masih muda.

Anthea duduk dengan tenang dan anggun, selagi ayahnya dan Raja Dierez berbincang, pandangan matanya menatap apapun yang bisa ia lihat kecuali Altair, Anthea berusaha menyembunyikan kegugupannya dan Altair sendiri menyadari itu, ia begitu peka akan sekitarnya.

“Nah, Anthea. Jadi, kedatangan Raja Dierez kemari adalah untuk membahas perjodohan mu dengan Pangeran Altair, kami—“

“Tidak!!!” Anthea tau berteriak disituasi ini sangat tidak sopan, tapi hanya ini caranya agar ia dapat menghindari alur tragis novel ini. Terlihat para laki-laki di sana terkejut karena sedari tadi Anthea hanya terlihat duduk tenang.

“Hiks.. Ayah aku tidak mau!!!” Air mata sudah mengalir di pipi penuhnya, Anthea menutup wajahnya sembari menangis, Duke Ervand membawa Sang Putri ke pelukannya, tentu tak tega melihat Putrinya menangis seperti ini.

“Sayang, tenanglah. Dengarkan ayah dulu, ya?” Bujuk Ervand lembut.

Anthea menggeleng keras, “Tidak ayah!!! Aku tidak mau bersamanya!!!” Suara tangis gadis kecil itu benar-benar terdengar memilukan.

Astaga, Putraku di tolak. Batin Raja Dierez merasa lucu melihat kejadian ini, sama sekali tak mempersalahkan perilaku kekanakan Anthea, toh memang masih anak-anak. Ia menatap putranya yang hanya menampilkan ekspresi datar, entah apa yang ada di pikiran Putra Pertamanya itu.

Beberapa saat kemudian, terlihat Duke Ervand yang berhasil menenangkan Putrinya, Anthea terlihat hanya menghapus jejak air matanya, tidak sesenggukan seperti tadi.

“Dengarkan ayah dan Raja Dierez menjelaskan dulu, baik Tuan Putri?” Tanya Ervand mengusap rambut putrinya, Anthea mengangguk namun ia tak beranjak sedikitpun di pangkuan sang Ayah.

“Anthea, kami memang berniat menjodohkan kalian berdua. Kau adalah satu-satunya Putri bangsawan di bawah kerajaan, apalagi kau keturunan Millard, kalian akan menjadi pasangan yang cocok,” Jelas Raja Dierez.

“Kami merencanakan pertunangan kalian ketika kau berusia 15 tahun, jadi dari sekarang kalian dapat saling mengenal dan berteman lebih dulu, mengerti bukan, Anthea?” Lanjutnya.

Aku sudah tau. Batin Anthea, ia hanya menjawab dengan anggukan. Semuanya ada di narasi novel yang telah ia tamatkan itu.

Dierez menatap putranya yang sedari tadi hanya diam, tak sedikitpun berniat memperkenalkan diri.

“Altair, pergilah bersama Lady Anthea untuk berjalan-jalan bersama, sepertinya kalian harus berkenalan dengan alami berdua,” Ujar Raja Dierez yang di balas anggukan oleh Altair, berbeda dengan Anthea yang langsung menatap ayahnya.

“Pergilah sayang, kalian bisa ke rumah kaca mu untuk saling berbincang satu sama lain,” Ujar Ervand, dirasa tak dapat menghindar tentu saja Anthea hanya dapat menurut.

Astaga, aku harus berdua bersama malaikat pencabut nyawa ini..

***

tbc

1
MiMi Chan
amazing
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
happy ending akhirnya putra mahkota terlahir sempurna.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
waduuhh pengkhiatannya bibi mela sendiri, pasti dpt ancaman tuh dr dante makanya gitu
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
nah gitu dong kan jd terasa hangat suasana klwrganya.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
mungkin ini ya yg di maksud oleh peramal nenek² itu bahwa anthea ga berada di jiwa yg tertukar tp emang kehidupan yg sebnarnya n nenek itu jg bilang tp akan ada yg di korbankan yaitu kepergia, ratu n rajabdgn kejadian berbeda tepat setelah hari bahagia(pernikahan) mereka
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
waduuhh ada musuh masuk kayaknya/jgn² ada musuh dlm selimut makanya bs masuk sampe nheracuni raja n ratu
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
berarti pemainnya flashback semua ke semua cerita baru dgn ingatan yg sama tp alur berbeda.. yg antagonis berbalik jd protagonis kecuali altair bersikap protagonis krn sekarangcintanya utk anthea makanya dia rela membunuh utkanthea.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
mf thor ceritanya kok kayak muter² di situ² sj ga ada kemajuan, mblunder jdnya.🙏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ga belajar dr pengalaman anthea ttp sj keras kepala ga pintar²
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
thor jangan lah buat tokoh wanitanya bego bgt padahal dr awal harusnya anthea sudah bs ambil sikap jgn xm mengandalkan perasaan tp tindakan jg utk org² yg sudah jls² tak menyukainya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kamu terlalu naif anthea padahal di novel ceritanya sudah melenceng berubah jd pemeran ressa pun bs berubah yg tadinya protagonis bs jd antagonis dlm perannya sekarang jd harusnya kamu lbh waspada n peka tp kepintaranmu tak membuatmu brpikir kesana.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
pintar dlm bidang akademik rp bodoh dlm berpikir sekitar.. percuma jg anthea.
harusnya peka jg n sigap dlm berpikir n bertindak dilingkup luar pendidikan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
aduuhh anthea kamu ga sadar jg sudah banyak pengorbana altair buat kamu tp kamu tetap keras kepala, udahlah altair cb kamu bersikap dingin dulu sementara sama anthea cuekin dia biar tau tau anthea bnr² mencintai kamu atau ga nya
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
dengan tinangan sendiri menjaga jarak tp dgn cowok lain tanpa risih mau dkt²..
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kamu yerlalu terpokus sama cerita trs dibawal tak cb merubah cerita yg sebelumnya anthea, jaga² boleh tp ga gitu jg x.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
typo yrs thor tian nama tokoh ketuker bae.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hadeuuhh komplit banget bodohnya anthea... harusnya sebagai ratu punya kemampuan lbh, ini berpikir lbh peka saja sama keadaan biar dia aman ha bs malah nambah mancing emosi musuh ujungnya dia sendiri yg celaka cb pake strategi biar aman sampe altair dtg jgn bikin ulah mgkn ga akan separah itu lukanya
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hadeuuhhh sia² transmigrasi tubuh n tau jln ceritanya jg anthea kalo kamu ga bs rubah jln cerita n nasibmu, krn masih mending putri anthea dulu perannya berani ambil tindakan n sikap sedangkan kamu bodohnya tak bs apa² ironis sekali bukannya tambah pintar bela diri, menembak n semacamnya ini nol besar.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
itu lah krn keputusan bodohmu anthea krn trlalu menyepelekan altair yg ingin menemanimu krn kamu itu ga mampu apa², sekarang justru nyawamu bukan dlm bahaya oleh altairntp oleh orang lain.
ternyata musuhnyabaltair bkn ressa.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
nah kan ngeyel sih ga dengerin altair jdnya celaka juga.
tp kok ada musuhbsapa lg ya, jgn sampai ressa yg rencanain... krn mgkn dia menyukai altair makanya ressa brtindak buat nyingkirin anthea..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!