NovelToon NovelToon
Bukan Salah Jodoh

Bukan Salah Jodoh

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:256.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Alzanabuq

( Tahap Revisi)

Apapun yang sudah ditakdirkan untuk datang dalam hidupmu, tidak akan pernah pergi sekeras apapun hatimu membenci.

Taani tidak pernah menyangka hatinya akan berlabuh pada laki-laki pendiam, kutu buku yang menyebalkan.

laki-laki Sederhana yang selalu dibanggakan oleh Ayahnya.
Karena bagi sang Ayah, tidak ada lagi laki-laki terbaik di seluruh negeri ini selain pilihannya.

Pernikahan yang harus Taani jalani dengan terpaksa. Tanpa ada cinta dihatinya.


Bagi Rizwan, Melihat Taani tersenyum di pagi hari, sudah cukup untuk membuatnya semangat pergi bekerja.

Kemanakah bahtera rumah tangga Rizwan akan berlabuh?
Akan kah semuanya kandas begitu saja?



Karena yang sudah tertulis untukmu, tidak akan pernah ditulis untuk orang lain.
......
selamat membaca 💞

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alzanabuq, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan Kedua

Pagi hari menyapa, lalu lalang kendaraan mulai terlihat ramai. Bus-bus sekolah sudah kembali terparkir di halaman sekolah, pertanda sang supir sudah selesai menjalankan tugasnya.

Taani melangkahkan kaki menuju kantor tempat nya bekerja. Oh bukan, lebih tepatnya kantor tempat ayahnya bekerja. Ia hanya menggantikan pekerjaan selama beliau di rumah sakit.

Sungguh baik hati sang pemilik perusahaan itu.

"An." Suara pria yang sudah tidak asing terdengar, berhasil membuat langkah kakinya terhenti.

Ya Tuhan, tolong jangan sekarang.

"Bagaimana keadaan Ayahmu?" Pria itu kembali bersuara saat posisi keduanya sudah berdekatan.

Taani berdehem, kemudian menatap lawan bicaranya.

"Sudah lumayan membaik."

"Syukurlah, sore ini saya tidak ada lembur. Apa kau mau ikut bersamaku ke rumah sakit?"

Taani memicingkan mata, ujung bibirnya sedikit berkedut, ingin sekali ia mengumpat laki-laki di hadapannya ini. Menumpahkan segala kekesalannya.

"An.."

"Tidak, aku harus pulang ke rumah."

"Baik, apa ada sesuatu yang ingin kau tanyakan?" Pria itu bertanya saat melihat raut wajah Taani yang masam.

"Tidak ada, aku harus ke ruangan ku sekarang." Taani berbalik, dan meninggalkan pria yang masih berdiri menatapnya.

Apa apaan, kenapa sepagi ini aku harus bertemu dengannya. Membuat mood ku berantakan saja!

Dan, Oh ya Tuhan. Lihat kemeja kebesarannya, apa dia tidak punya kemeja yang pas di tubuhnya.

***

Rizwan Aditya.

laki-laki kebanggaan ayahnya Taani

Sejak kecil Rizwan hidup di panti asuhan yang selalu dikunjungi ayah Taani di sore hari ketika akhir pekan.

Dibesarkan di panti asuhan, menjadikan Rizwan laki-laki yang pekerja keras.

Ayah Taani mengenal Rizwan dari kecil, bahkan sebelum ia lahir.

Ini pertemuan kedua kalinya. Setelah tiga hari kemarin keduanya bertemu di rumah sakit tempat Ayah Taani di rawat.Tentu dengan ketidaksengajaan.

Oh tidak, pertemuan kedua hanya untuk Taani, karena jauh sebelum Taani tumbuh menjadi seorang gadis cantik, ada pria pendiam yang hanya berani menatapnya dari kejauhan.

Meski sudah satu bulan Taani bekerja di satu perusahaan yang sama dengannya tak membuat keduanya bertemu,

atau lebih tepatnya Taani yang selalu menghindar.

Karena Taani benci laki-laki yang sering di banggakan ayahnya.

****

Sore harinya, Rizwan berjalan menyusuri lorong rumah sakit, menuju kamar tempat ayah Taani di rawat.

Rizwan terdiam mematung di depan pintu kamar rumah sakit, mengintip di balik kaca pintu. Dengan hati yang terus berharap semoga pria yang sedang berbaring itu selalu baik baik saja.

Mendengar suara pintu terbuka, Ayah Taani menoleh, seketika senyum tercetak di wajah pucat nya.

"Riz.." Suara ayah Taani terdengar parau.

"Kemarilah."

Rizwan berjalan mendekati ranjang rumah sakit.

"Kemari, mendekat lah!" Menepuk pinggiran kasur, tempatnya berbaring.

Rizwan beranjak untuk duduk di kursi yang menghadap langsung pada pria tua yang tengah terbaring lemah itu.

"Bagaimana pekerjaan mu di kantor."?

"Baik pak, semuanya baik baik saja." Rizwan meraih tangan laki-laki berharga dalam hidupnya untuk ia genggam.

Ya Tuhan, kenapa waktu terasa begitu cepat, perasannya seperti baru kemarin Rizwan asyik bercerita tentang kenakalan Dika sahabatnya di panti, atau tentang buku-buku yang di bacanya.

Rizwan akan selalu menceritakan segala hal yang terjadi dalam satu pekan di panti ketika Ayahnya Taani berkunjung.

"Geet will soon, Ayolah Bapak terlihat jelek kalau sakit." Rizwan terkekeh, berusaha menyembunyikan sesak di dadanya.

Hening.

Hanya bunyi monitor ICU yang terdengar berbunyi.

"Kau sudah bertemu dengannya bukan, apakah dia cantik? dia gadis pemalas, tapi dengan bodohnya kantor itu mau menerimanya bekerja." Pria tua itu terkekeh, menggenggam tangan pemuda yang tengah duduk menatapnya.

"Tapi, hanya gadis pemalas itu harta berharga yang aku punya." Tersenyum saat wajah Taani terbayang.

"Tapi dia bisa memasak, meski empat hari yang lalu dia memasak sayur asam yang terasa seperti sayur basi."

"Dia gadis yang baik." Puji Rizwan, meski ia tahu gadis itu tidak menyukainya.

"Menikahlah dengan Taani, agar Bapak bisa pergi dengan tenang, setelah memastikannya hidup dengan baik bersamamu."

Rizwan hanya tertunduk dalam.

Untuk kesekian kalinya laki-laki paruh baya ini memintanya untuk menikahi gadis yang benar-benar membencinya itu.

1
agus ali
Kecewa
agus ali
Buruk
Tathya Aqila
seperti film sharukan ya gak si 😁
Rini Haryati
mksh
Rini Haryati
ceritanya bagus banget
sukses
semangat
Venny
menarik
vi
ceritanya bagus Thor, no hard conflict. aq suka
Lovely Shihab
Ngapain mempertahankan perempuan egois. Cantik saja tidak cukup nona, diluar sana bertimbun2 perempuan yg lebih cantik, lebih pintar, lebih baik, berkarier dan yang utama perempuan yg bisa menghormati suami. Perempuan kayak kamu, bagusnya dimasukin tong sampah. Kasihan Rizwan..cinta dengan perempuan yg tidak bisa apa2. cuma modal cantik doang
DEva Vis
kenapa ga terusin cerita Tania SMA rizdwan KA seruuu bgttttttt
Lilis Yuanita
lnjut k buru lupa
Daru Widyanto
mantap cerita'y seruuuuu
Daru Widyanto
dalam kehidupan itu masalah pasti datang silih berganti tinggal kita cari solusinya agar lebih dewasa dalam menyikapi'y
Daru Widyanto
hebat author cerita'y bikin penasaran aja
Daru Widyanto
alur cerita'y mirip dengan kisah hidupku,di jodohkan seiring berjalan'y waktu,dari acuh karena perhatian dan kesabaran istriku aq menerima dia dan endingnya bahagia sampai sekarang
Daru Widyanto
cerita yg inspiratif
ceava
yuhuu semngt di tunggu
Nadia Laili
sy termasuk ibu beruntung,bisa merasakan melahirkan Caesar dengan rasa sakit Krn Sdh bukaan 9 tapi si abangi gak mau turun,dan merasakan sakitnya full melahirkan normal buat si adek
Nadia Laili
senang bisa membaca karya yg nampak real di tengah karya yg selalu tokoh nya orang kaya se...se...nomer satu tapi nampak halu,, semangat thor
Nadia Laili
padahal bagus Lo cerita nya alurnya jelas gak bertele-tele,tata bahasa nya pun menunjukkan author nya gak alay, sayang like kok sedikit ya
Andi Sam Sam
Adakahhhhhhhhhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!