Saat ia membuka matanya ia berada di dunia lain yang belum sama sekali ia lihat, ditambah lagi seseorang pelayan memanggil nya permaisuri !??
itu membuat nya semakin bingung dengan keadaannya, Dia Qian Seorang anak mafia yang terkenal kejam dizamanya melintas ruang waktu ke zaman kuno
~dynasti~
Seorang permaisuri yang lemah dan mudah ditindas? ayo kita ubah dia menjadi lebih kuat, itu janji Qian dia akan membalaskan dendam Permaisuri tersebut.
ia juga akan menguak sebuah kebenaran, yang tidak ditaburi dirinya, sebuah konflik dan permasalahan lain yang akan ia selesaikan
"Permaisuri yang kejam"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon "Alikaa chubby", isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB TIGA
Tak Berapa lama Pelayan tersebut mengantarkan Makanan yang begitu banyak, Lalu menghidangkannya kepada permaisuri.
Qian pun duduk dan makan dan juga menyuruh Wei dan pelayan tersebut untuk ikut.
"Wei dan kau ikutlah makan bersamaku" Kata Qian Menyuruh Mereka untuk duduk dan makan, mereka hanya diam dan menolak, Tetapi Permaisuri Terus Memaksa nya.
"Tidak Permaisuri" Kata mereka kompak.
"AKU BILANG DUDUK" Teriak Permaisuri Qian Kepada mereka, Lantas Terkejut mereka pun Menuruti Perintah.
'mungkin ini kenikmatan sebelum mati' Ucap Mereka di dalam hatinya.
"Siapa Nama mu" kata Qian Menatap Dingin Ke arah Pelayan yang tadi menggambilkan makannya.
"Permaisuri apa anda lupa" Kata Pelayan Tersebut Yang Gugup.
"Cukup Beritahu dan diam" Kata Qian Dengan Nada yang dingin.
"Jiang" Kata Pelayan tersebut yang Menelan ludah nya karena gugup dan juga ketakutan menatap Permaisuri.
"Baik" Jawab nya singkat.
SKIP 💐
Permaisuri Qian Pun Selesai Makan Lalu Menyuruh Jiang untuk pergi dan membereskan semuanya.
Tak Berapa Lama Seseorang masuk menerobos pintu Kediaman Permaisuri Qian Tanpa Mengetuk Terlebih dahulu.
"QIAN BERANI SEKALI KAU MEMPERLAKUKAN BIBI BAO-YU SEPERTI ITU" Kata Perempuan tersebut dan mendorong Permaisuri.
Permaisuri Qian Hanya mengepalkan Tangannya lalu Berdiri, dan Menampar perempuan Tersebut dengan sekuat tenaga hingga terjatuh.
"SIAPA KAU, BERANI MASUK KEDALAM KEDIAMAN PERMAISURI TANPA SEIJIN KU!!!" Teriak Permaisuri Qian Sambil ia menjambak Rambut Perempuan Tadi.
"Qian Berani sekali kau" Ucap Perempuan Itu Tak berdaya Karena Rasa sakit yang ditampar permaisuri dan juga. rambutnya yang dijambak.
"KAU" Teriak Perempuan Tersebut, Tetapi Qian menedang perutnya, Perempuan Tersebut tak sadarkan Diri.
"BAWA DIA PERGI" Teriak Qian setelah ia puas menghajar Perempuan tadi, para pelayan Pun bergegas dan juga takut terkena amukan permaisurinya.
'dasar baj***n hari pertama aku disini sudah membuat masalah Saja' Kata Qian Kesal lalu kembali Ke Kediamannya.
"siapa Perempuan Tadi" Tanya Qian.
"Dia adalah Fang Yin Selir Kesayangan Kaisar, Dan Bao-Yu Adalah Bibi nya, Selir Yin Suka menindas mu dan menggambil semua apa yang seharusnya Permaisuri miliki, Selir Yin sanggatlah angkuh dan juga sangat pendedam" Kata Wei Menjelaskannya.
"Hmm Baik" Ucap Permaisuri Singkat.
'Hanya itu Ke ahlinya, Lihat bagaimana aku akan Merampas semua yang seharusnya aku punya, Sebagaimana Dia Melakukan ku, Begitu pula aku memperlakukan nya, Di Kehidupan kali ini aku hanya akan balas dendam, Tak perlu cinta dari Kaisar Yang tidak adil itu' Kata Qian Di dalam hatinya.
"Wei Ikut aku" Kata Qian.
"Baik Permaisuri"
Permaisuri Pun pergi dengan diikuti Oleh Wei, menuju Sebuah Hutan.
"Permaisuri Apa Yang akan kita lakukan disini" Tanya Wei yang Heran dengan Tingkah laku Permaisuri nya itu, Dia paling Takut Gelap, Dan lagi pula ini hampir Malam.
Qian Tidak Menanggapi Pembicaraan Wei Dan terus masuk kedalam Hutan, Hari juga mulai Gelap.
Tak Berapa Lama ia berhenti.
'ini adalah tempat yang tepat' Ucap Qian, Sambil Melihat Batu besar
"Wei Tutup Mata mu" Perintah Qian pada Wei, Wei menuruti Perintah Permaisuri nya itu.
Saat Berjalan Qian Tersandung oleh Ranting pohon, Tetapi Seseorang Merangkul nya.
Wajah pria Tersebut tak terlihat jelas karena gelap.
"Seorang perempuan Ditengah hutan pada malam hari sangat lah berbahaya" Kata pria itu Dengan Suara Berat dan Aura Dingin.
Qian Tersadar Lalu Melepaskan diri nya dari Pelukan Pria Tersebut, Lalu Qian Mengeluarkan Pisau kecil dan meletakkannya di leher pria Tersebut.
"Jangan Main Main dengan ku" Ucapnya lalu pergi Dan menarik Wei yang sedang terpejam itu.
"Benar Benar Sudah Berubah"
BERSAMBUNG 💐