NovelToon NovelToon
Love Me Please (Penyesalan suami kejam)

Love Me Please (Penyesalan suami kejam)

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.5
Nama Author: FitrianiYuriKwon

Rachel Maryam (26) adalah seorang gadis yang dipaksa dewasa sebelum waktunya. Disaat yang bersamaan Ibu dan adiknya jatuh sakit hingga membutuhkan biaya yang tidak sedikit yang mengharuskan nya menikah dengan putra dari sahabat Ibunya sebagai balas Budi.


Ramos Horta Ozawa (35) CEO Ozawa Group. Pria tampan kesayangan sejuta umat. Dingin. Kejam dan tak memiliki belas kasihan. Dalam hidupnya dia hanya ingin menikahi satu wanita yaitu kekasih hatinya. Namun bagaimana jadinya jika dia malah dipaksa menikah dengan gadis yang tidak dia cintai sama sekali?


Hingga suatu kebenaran teruak membuat Ramos harus menerima sebuah penyesalan.


Yuk simak kisah mereka...
Jangan lupa dukungannya buat author.
Terima kasih......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FitrianiYuriKwon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sahabat

Selamat Membaca 🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

"Hel, kau baik-baik saja kan?" Choky menatap sahabatnya itu. Wajah Rachel tak seperti biasanya.

"Aku baik-baik saja Mas." Rachel memalingkan wajahnya takut jika Choky tahu kalau dia sedang berbohong.

Rachel terkejut ketika Choky menarik gadis itu kedalam pelukkan nya. Choky selalu tahu jika wanita ini rapuh.

"Jangan pendam sendiri. Katakan apa yang menjanggal di hatimu dan menangis lah bila perlu."

Rachel tak dapat membendung air matanya lagi. Gadis itu melingkarkan tangannya diperut Choky dan memeluk pria itu sambil menangis.

"Mas, hiks hiks hiks." Rachel membenamkan wajahnya didada bidang Choky sambil menangis dengan hebat.

"Hel." Choky menahan Ayunia dengan tangan nya saat gadis itu hendak menghampiri Rachel yang menangis segugukan.

Choky memeluk Rachel dengan erat. Membiarkan gadis rapuh itu menangis dengan hebat didada bidangnya. Mungkin sebagai sahabat tak bisa memberikan banyak perhatian selain sebuah pelukan di tengah ketidakberdayaan.

"Menangis lah." Pelukan Choky kian erat.

Rachel sampai sesak nafas menangis. Dia menumpahkan segala air mata yang tadi dia bendung. Ternyata dia tak benar-benar kuat. Terlihat baik-baik saja tak semudah itu. Walau mulut mengatakan baik-baik saja tapi wajah tak bisa berbohong orang lain tetap bisa melihat dari luar.

Ayunia menatap Rachel kasihan. Meski tidak tahu apa beban gadis itu tapi Ayunia yakin jika Rachel tengah merasakan sesuatu yang membuat hatinya patah.

Choky melepaskan pelukannya, dia menyeka air mata gadis cantik itu. Rachel memang cantik. Tubuhnya tinggi dan memiliki tubuh yang sedikit berisi. Sehingga membuat body nya menawan.

"Ayo duduk." Choky menuntun gadis itu duduk dikursi. Mereka baru saja menyelesaikan beberapa pekerjaan dan siap-siap untuk pulang karena hari sudah sore.

"Hel, ayo katakan apa yang terjadi. Jangan di pendam kami adalah sahabatmu. Siapa tahu kami bisa membantu." Ayunia mengenggam tangan gadis itu dan berusaha menyalurkan kekuatan pada nya.

Rachel masih menangis segugukan. Hatinya perih dan sakit ketika mengingat Ibu dan adiknya yang tengah berjuang melawan kematian dirumah sakit.

Choky mengusap bahu gadis itu dengan sayang. Tak bisa Choky pungkiri bahwa rasa sayangnya pada Rachel melebihi apapun.

"Mas. Nia," renggek Rachel.

"Sini biar Mas peluk dulu." Choky kembali memeluk Rachel dan gadis itu lagi-lagi menangis.

Ayunia menatap dengan senyum. Rachel dan Choky adalah sahabat terbaiknya juga. Kedua orang itu selalu memahami nya ketika dia dituntut oleh keinginan tak masuk akal kedua orangtuanya.

"Mas." Rachel tak bisa menahan air matanya.

"Iya Mas disini. Pelan-pelan ceritanya. Mas siap mendengarkan," ujar Choky melepaskan pelukannya.

"Nia."

"Iya Hel, aku di sini." Ayunia memberikan kekuatan melalui genggaman tangan dan senyuman manisnya.

Rachel menarik nafas dalam sangat dalam. Lalu menghembuskan nya perlahan. Gadis itu mulai menceritakan segala resah yang menghantam dadanya. Segala hal yang membuatnya menangis dan kesakitan serta kepedihan yang tak bisa dijelaskan hanya lewat kata-kata.

"Hel." Ayunia tak tahan dan ikut juga menangis sambil memeluk Rachel.

"Menangislah, Hel," ucapnya.

Sedangkan Choky juga teriris hatinya mendengar cerita Rachel. Bagaimana gadis itu kuat menghadapi segala masalah yang menggerogoti hidupnya.

"Mas punya uang lima ratus juta tidak?" Rachel melepaskan pelukan Ayunia dan menyeka air matanya dengan kasar.

Choky menggeleng, "Mas hanya punya beberapa saja. Ambillah." Choky menarik beberapa uang merah dari dalam dompetnya.

"Tapi ini uang Mas_".

"Tidak apa-apa. Nanti Mas akan cari lagi." Senyum Choky.

"Hel, ini untukmu. Tidak seberapa tetapi semoga bisa membantu," ucap Ayunia.

"Besok kita akan usahakan untuk mencari uangnya," ucap Choky menenangkan.

"Terima kasih, Mas. Terima kasih, Nia."

Rachel memeluk kedua sahabat nya itu. Mereka bertiga saling memeluk dan menguatkan satu sama lain saat kerapuhan menyerang mereka.

"Ya sudah siap-siap. Kita kerumah sakit," ajak Choky.

"Iya Mas."

Ketiga orang itu bersiap-siap untuk pulang. Rachel bersyukur memiliki sahabat seperti Choky dan Ayunia yang selalu ada untuknya.

Mereka menuju parkiran motor. Ayunia memiliki kendaraan pribadi hasil kerja kerasnya, motor Scoopy kesayangan nya.

"Biar Mas pasang kan helm nya." Choky mengambil alih memasangkan helm itu dikepala munggil Rachel. Rachel selalu mengalami kesulitan memasang helm.

"Terima kasih, Mas." Senyum Rachel manis sekali lebih tepatnya senyum yang dia paksaan.

Rachel naik keatas motor ninja Choky. Kadang Rachel berpikir aneh, Choky mengaku orang kampung yang tak memiliki banyak uang. Tapi pakaian dan barang-barang yang dipakai Choky semua memiliki merk.

"Mau nasi goreng? Sekalian untuk kita makan malam," tawar Choky ketika mereka hendak melewati penjual nasi goreng langganan mereka.

"Boleh Mas," sahut Rachel.

"Kita beli ya." Choky menepikan motornya.

Setelah selesai membeli nasi goreng, ketika orang itu kembali melanjutkan langkah kakinya menuju rumah sakit.

Ketiganya masuk kedalam. Tampak Rachel tak sabar untuk menemui kedua orang itu. Tadi pagi dia menitipkan Ibu dan adiknya kepada perawat yang bertugas.

Cekrek

Choky dan Ayunia benar-benar baru tahu jika Ibu dan adik Rachel sakit separah ini. Keduanya sama-sama belum sadarkan diri. Entah koma pingsan atau memang tidur.

"Masuk Mas. Nia." Rachel meletakkan tasnya dan menghampiri ranjang kedua orang itu.

"Bu," gumamnya sambil menatap sang Ibu "Kenapa belum bangun? Rachel sudah pulang kerja Bu! Apa Ibu tak ingin menyambut kepulangan Rachel?" ucapnya dengan lirihan pelan.

Choky secepatnya memalingkan wajahnya. Hatinya bagai tertusuk ribuan pisau ketika mendengar ucapan Rachel. Jika dihayati sangat sakit lebih sakit. Teringat pada masa lalu nya dulu, rasanya Choky tak ingin lagi mengalami hal itu.

"Dek." Rachel beralih pada adiknya. "Ayo bangun. Kakak belikan nasi goreng kesukaan mu," ucapnya mengenggam tangan sang adik "Jangan tidur terus, Dek. Kakak khawatir," sambungnya

"Hel." Ayunia mengusap bahu sahabat nya "Yang kuat, kau tidak pernah sendirian," ucapnya menenangkan sahabat nya itu.

Rachel mengangguk. Nyatanya kuat tak semudah ucapan. Bagaimana pun dia adalah wanita yang lemah.

"Ayo makan dulu," ajak Choky mengalihkan pembicaraan

Malam ini Choky dan Ayunia memutuskan untuk menemani Rachel di rumah sakit. Kasihan Rachel tak memiliki siapa-siapa lagi selain kedua orang itu.

Choky sebagai yang paling tua dan bahkan usianya sudah kepala tiga tentu dia harus menjadi penguat untuk kedua sahabatnya terutama Rachel. Apalagi selama ini Choky begitu dekat dengan Rachel dan keluarga nya bahkan mereka sudah seperti saudara kandung.

Bersambung...

Jangan lupa like komen dan vote ya guys.

Jika ada saran dan masukkan kalian boleh coret-coret dibawah...

Mohon maaf belum bisa update banyak2 karena author sibuk juga....

Terima kasih sekali lagi buat kalian...

1
Ratna Kenso
thor Kaut buat aq ngais 😭😭😭😭
Umi Syafaah
bagus,menguras emosi,
Nurul
aduh thor gak kuat😖
Lisda Diawan
kirain beda ini novelnya tapi ternyata sama saja,padahal sudah disiksa sedemikian rupa,bercinta didepan mata,iuh bener2 menjijikkan...kekejamannya udah di luar batas perikemanusiaan.kenapa harus dibikin bersatu lagi.
only Tom
Luar biasa
id IG: sabia.sky
knp rayyan??
Febrianti Febri
iya benar ga masuk akal thor bikin kecewa
Febrianti Febri
iya benar knp jadi goblok Rachel,,,, q paling ga suka sama cowok kasar main kekerasan fisik,,,cowok kaya gt banci nama nya
MELIYANTI
weee tanggung jawab thor aku nagisssss bangat ini😭😭😭😭😭😭
MELIYANTI
😭😭😭😭😭😭😭😭😭
my is dream
aaaa keren bngt,
Qilla
kenapa ya baca cerita kalo POV kurang srek
Sarah vilain
The best👍💯
Sarah vilain
Buruk
Zeus Zera
kok Rachel harus kembali dengan Ramos yg sudah bekas wanita lain?? paling tidak Rachel juga sudah menikah dengan orang lain atau minimal jadi bekas laki2 lain juga.. kok seakan2 perempuan itu harus menerima laki2 bekas. apa serendah itu perempuan??🙏🙏🙏
Febrianti Febri
dasar wanita goblok...mana ada sih wanita mau di perlakuan kaya gitu dunia nyata dunia halus juga mana ada kaya gitu
Yuni Alif: ini kn hnya cerita
jgn libat kn dunia nyata lah
total 1 replies
Febrianti Febri
dasar dodol bukan nya pergi malah balik lagi dodol banget jadi cewek
Listra Puli Manullang
psikopat juga
Listra Puli Manullang
kok semua jdi salah Ramos
Listra Puli Manullang
kesan nya Ramos jadi kesian pula
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!