NovelToon NovelToon
Mr. Profesor

Mr. Profesor

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Dosen / Cintapertama
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Amabillis.13

POV:
Kamu jatuh cinta pada dosen dingin dan tampan… lalu berusaha keras mengejarnya.
Mulai dari cari perhatian, pura-pura kebetulan ketemu, sampai diam-diam cemburu pada perempuan lain di dekatnya.

Tapi plot twist-nya...

Dosen itu ternyata tunanganmu sendiri. 😭
Tunangan hasil perjodohan yang dulu kamu tolak sebelum sempat bertemu!

Sekarang siapa yang sebenarnya sedang mengejar siapa?

✨ Romance kampus
✨ Professor x mahasiswa
✨ Lucu, manis, bikin gemas
✨ Banyak momen salting & cemburu

Baca gratis di NovelToon:
Mr. Profesor⁠�

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amabillis.13, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 32

Bagi keluarga seperti mereka, menjadi artis berarti menonjolkan diri di hadapan publik.

Sementara keluarga mereka berasal dari latar belakang militer dan politik. Terlalu terekspos bukanlah hal yang baik… mudah untuk memancing hal yang tidak diinginkan.

Karena itulah ia sedikit memahami alasan putranya melarang Zoya ke dunia hiburan yang mencolok.

Namun ketika melihat mata cucunya saat berbicara tentang akting… ia justru teringat pada seseorang di masa lalu.

Jadi pada akhirnya, ia memilih mendukung Zoya diam-diam.

Tetapi ia benar-benar tidak menyangka putranya akan bertindak lebih dulu.

Bukan hanya melarang Zoya membuka latar belakang keluarganya… bahkan seluruh kartu dan uang cucunya disita, semua akses dibatasi, dan siapapun dilarang membantunya secara terang-terangan.

Zoya benar-benar dipaksa hidup mandiri selama dua tahun terakhir ini.

Saat mengetahui hal itu dari Jaiden, Nyonya Tua sebenarnya sangat marah.

Keinginan pertamanya adalah langsung menyuruh Jaiden membawa Zoya pulang.

Namun kemudian ia teringat perjanjian antara Zoya dan ayahnya… dan setelah mendengar pujian Jaiden terhadap bakat alami Zoya… akhirnya ia memilih diam.

Karena ia sadar… sama seperti Jaiden yang terlahir sebagai pebisnis alami…

Zoya juga terlahir untuk menjadi seorang aktris.

Keberadaannya seolah memang diciptakan untuk berdiri di depan kamera. Bahkan sebenarnya… sejak Zoya masih kecil, ia sudah bisa melihat hal itu dengan jelas.

Zoya terlahir dengan wajah yang cantik dan mempesona juga dia memiliki bakat dalam bidang seni.

Dan sekarang… tinggal satu tahun lagi sebelum perjanjian itu berakhir.

Jika ia membawa Zoya pulang lalu putranya mengetahui hal itu, maka perjanjian tersebut otomatis tidak akan berarti lagi.

Ia tidak ingin menggagalkan mimpi cucunya hanya karena rasa kasihannya.

Lagipula… mungkin ini pertama kalinya cucunya benar-benar menginginkan sesuatu hingga harus berusaha keras untuk meraihnya. Selama ini semuanya terlalu mudah baginya. Karena itu, hidupnya terasa datar dan tanpa gairah. Namun sekarang… akhirnya ia terlihat jauh lebih hidup.

Memikirkan hal tersebut, Nyonya Tua akhirnya memutuskan akan membantu cucunya secara diam-diam menggunakan koneksi miliknya sendiri.

Ditambah lagi dengan kemampuan Jaiden di dunia hiburan…

jika mereka benar-benar mau, menjadikan Zoya bintang internasional hanyalah masalah waktu.

Tentu saja, semua itu bergantung pada apakah Zoya memiliki bakat yang cukup mumpuni. Jika tidak bukankah itu akan menjadi lebih mencurigakan.

Dan Nyonya Tua sangat percaya dengan cucunya ini.

Zoya mengangguk pelan.

“Aku baru mulai syuting film belakangan ini.”

“ Kakak keduamu mengatakan, film itu disutradarai oleh Sutradara Rahengga?” tanya Nyonya Tua dengan santai. “Kebetulan kakekmu mengenal Sutradara Ekan. Saat ini dia sedang memiliki naskah yang masih kekurangan pemeran utama wanita. Kalau Yaya punya waktu, kamu bisa mencoba ikut audisinya.”

Setelah mengucapkan itu, Nyonya Tua langsung menatap Zoya tanpa berkedip.

Tatapannya seolah berteriak penuh semangat…

Cepat pergi.

Cepat ambil peran itu!

Gerakan Zoya yang sedang minum air terhenti sejenak. Ia menoleh menatap nenek dan kakeknya. Baginya, hal itu terasa aneh. Dunia militer dan dunia hiburan sama sekali tidak tampak memiliki hubungan. Jadi bagaimana kakeknya bisa mengenal orang-orang dari industri hiburan?

Melihat Zoya tampak bingung, Nyonya Tua segera menyunggingkan senyum lebar.

“Apa? Kamu heran bagaimana kakekmu bisa tahu?” Ia memukul pelan jidat Zoya. “Kakekmulah yang meminta seseorang mencarikan informasi lewat koneksinya. Memangnya kamu tidak memperhatikan betapa rapinya pakaian kakekmu hari ini? Itu karena sebelum kemari, kakekmu baru saja menghadiri pertemuan dengan pejabat-pejabat besar negara ini dari berbagai kalangan. Jadi, urusan dunia hiburan itu sangat kecil bagi kakekmu.” Ia menjeda sejenak, seperti teringat sesuatu. “Tenang saja, ayahmu tidak akan tahu.”

Nyonya Tua melirik suaminya, Tuan Tua Saksomo. Melihat pria tua itu tersenyum lebar, ia langsung memutar matanya. Ia benar-benar tidak menyukai suaminya yang memasang ekspresi puas seperti ini..

Suaminya adalah pejabat tinggi yang terbiasa menjaga wajah tetap kaku. Jadi ketika ia tiba-tiba tersenyum lebar, gerakannya terasa sedikit canggung. Namun di mata Zoya, justru itu terlihat lucu. Ia sudah terbiasa dengan kakeknya yang berwajah tegas dan terkesan menyeramkan sebagai mantan jenderal militer. Padahal, di balik itu semua, kakeknya adalah orang yang penuh acts of service… sangat detail, perhatian, tetapi tidak pernah menampilkannya secara mencolok.

Zoya tersenyum balik dan berkata lembut, “Baik, terima kasih, Kakek dan Nenek…” Ia tidak mungkin menolak tawaran yang datang dengan cuma-cuma… terlebih ketika ia tahu kakeknya diam-diam ikut membantunya.

Kata “terima kasih” itu membuat lelaki tua itu bangga.

“Baiklah… tapi kamu harus bekerja keras. Jangan sampai mempermalukan kakekmu,” ucapnya. “Sutradara Ekan ini memang belum terlalu terkenal, tapi beberapa karyanya sering masuk nominasi penghargaan. Sutradara Ekan ini adalah murid dari kenalan lama dari sahabat kakek.. dan dia orangnya sangat ketat.”

Ia menatap Zoya singkat sebelum menambahkan, “Jadi tenang saja, ayahmu tidak akan mengetahui hal ini.”

Zoya mengangguk dengan patuh.

Selama makan, wanita tua dan pria tua itu terus sibuk mengambilkan lauk untuk Zoya, gerakan mereka begitu rajin dan penuh perhatian.

Jaiden, yang sejak tadi diabaikan, merasa sudah terbiasa ia hanya memutar matanya lalu sibuk memakan makanannya sendiri.

Namun yang tidak mereka ketahui adalah, di dalam ruangan pemantauan seseorang telah mengawasi mereka.

Sementara itu, di depan ruang pemantauan di lantai atas, dua pria sedang berjaga sambil menatap pintu yang tertutup. Salah satunya memegang dagu, lalu memiringkan kepala dengan penasaran.

“Menurutmu, siapa yang sedang diawasi Tuan Muda Sadjatmiko ini ya?” bisiknya pelan.

Pria di sampingnya menoleh segera menepuk bahu teman nya dan meletakkan telunjuknya ke bibir. “Ssst...” Ia melirik ke sekitar terlebih dahulu sebelum mendekat dan berbisik lebih pelan, “Tuan muda ini tadi datang terlihat terburu-buru sekali. Jangan-jangan sedang memergoki istrinya selingkuh, ya.”

Temannya langsung memukul pelan kepalanya. “Dasar sok tahu. Tuan Muda Sadjatmiko saja belum menikah!”

Terlepas dari keributan kecil di luar, suasana di dalam ruang pemantauan justru sangat sunyi.

Seorang pria duduk kaku di depan layar monitor, menatap rekaman yang menampilkan pintu ruang VIP 109 tanpa berkedip. Jemarinya mengetuk meja perlahan, sementara matanya tetap fokus pada layar.

Pria itu adalah Arlo.

Ia datang ke sini dengan tergesa-gesa setelah tanpa sengaja berpapasan dengan Adelia di kampus. Saat itu, Adelia tiba-tiba menghentikannya, mengatakan bahwa ia melihat Zoya bertengkar dengan seorang pria di pintu belakang kampus sebelum masuk ke mobil pria tersebut.

Arlo langsung menduga pria itu kemungkinan adalah Jaiden. Namun demi memastikan, ia menanyakan nomor pelat mobil yang dilihat Adelia. Ia cukup hafal dengan kendaraan milik Jaiden, tetapi nomor pelat itu ternyata bukan milik mobil yang biasa digunakan Jaiden.

Lalu siapa pria yang menemui Zoya?

1
Hizbi Hizbi
tentang dunia hiburan?
Ratna Sriistiani
bagus banget 🤗
Nuznul aini
kerennn
Nuznul aini
kerennn👍
EvhaLynn
Semangat Thor😉
fitriana dian85
Thor, tuan muda saksomo kakaknya zoya sangat ketat sama adiknya! kasian arlo
Rahil Ziazun
ih.. seru juga ternyata 😍🤣 semangat Thor 💪
Alia Chans: seru nih, semangat ✍️ nya

dan jangan lupa ya kalo ada waktu mampir juga😍😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!