NovelToon NovelToon
TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

Status: tamat
Genre:Tamat / Cintapertama / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Pernikahan Kilat
Popularitas:11M
Nilai: 4.7
Nama Author: Bunga Alika

Nara seorang gadis cantik terpaksa menikahi pria dengan gangguan mental demi melunasi hutang paman dan bibinya, akakah ia hidup bahagia dengan pernikahannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunga Alika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

Sepertinya gadis itu sudah terkena syndrome gila dari calon suaminya. Untung saja Nara seorang gadis kuat dan ceria, ia sudah biasa di perlakukan seperti itu oleh keluarganya. Tidak ingin stres dan menjadi banyak pikiran membuatnya selalu menghadapi masalah dengan senyuman.

Bagi Nara, menikah atau pun tidak dengan pria itu hidupnya akan sama baginya. Sama-sama tidak bahagia. Berkali-kali Nara menghembuskan nafas kasar berusaha mentralisir perasaannya.

"Setidaknya dengan menikah dengannya, aku tidak perlu bekerja dan menjadi sapi perah mereka lagi. Awas saja kalau mereka meminta uang aku tidak akan memberikannya" gumam Nara

*

*

*

Sanjaya tidak ingin banyak membuang waktu, ia ingin segera menikahkan anaknya dengan gadis itu. Setelah melihat foto Nara entah kenapa Sanjaya dan Delia merasa setuju, wajah cantik nan teduh itu pasti akan membuat anaknya bahagia, semoga saja...

Seluruh keluarga Nara merangkup paman dan bibinya serta Mila kini mereka berkumpul di kediaman Sanjaya. Mereka semua berdecak kagum melihat rumah yang sangat mewah itu.

Kini mereka semua tengah berkumpul di ruang keluarga rumah megah itu, mereka sedang merecanakan acara pernikahan mereka yang akan di laksanakan dengan cara sederhana. Pernikahan tertutup akan di laksanakan, mereka tidak mau pernikahan putra tunggalnya di ketahui orang lain untuk sementara waktu. Karena mereka memberitahukan kepada seluruh koleganya jika Rayan kini tengah berada di luar negeri untuk mengurus bisnisnya di sana.

"Perkenalkan saya Sanjaya Guntara, dan ini istriku Delia Sanjaya Maaf kami sudah merepotkan kalian untuk datang kemari" ucap Sanjaya dengan tulus dan juga sangat berwibawa

" Oh itu sama sekali tidak masalah untuk kami tuan, kami bersedia datang kemari kapan saja anda mau" jawab pamannya Nara dengan nada slengehan sangat jauh dari kata berwibawa.

"Jadi benarkah nona Nara bersedia untuk menikah dengan putraku dan menerima segala kekurangannya... " ucap tuan Sanjaya, Nara tersenyum melihat ke arah tuan Sanjaya dan nyonya Delia .Melihat kasih sayang yang begitu tulus pada anaknya membuat hati Nara tersentuh.

"Saya bersedia tuan, saya bersedia menjadi pendamping hidup tuan muda Rayan" jawab Nara tersenyum. Terlihat banyak kelegaan di wajah sepasang suami istri itu.

*

*

*

Di ruangan itu seluruh keluarga masih berkumpul, mereka masih membahas tentang acara pernikahan mereka. Dari tadi Nara hanya jadi penyimak ucapan mereka saja, dia sama sekali tidak tertarik dengan apa yang sedang mereka perbincangkan. Justru saat ini Nara sangat penasaran dengan calon suaminya Rayan.

"Maaf tuan bolehkah saya melihat tuan muda Rayan... " ucap Nara di sela-sela perbincangan mereka.

"Oh tentu saja..." jawab tuan Sanjaya dan memanggil kepala pelayan rumah itu untuk mengantarkan Nara melihat Rayan.

"Pak Sam, tolong antarkan nona muda ini untuk melihat Rayan... " pinta tuan Sanjaya, dengan penuh rasa hormat pria paruh baya itu menunduk dan mengiyakan permintaan tuan Sanjaya.

"Baik tuan, silahkan nona...." ucap pria paruh baya yang di panggil pak Sam itu.

*

*

Rumah keluarga calon suami Nara ini sangat besar, hingga Nara berdecak kagum melihatnya. "Ini rumah atau istana" gumam Nara dalam hati,. hingga setelah beberapa waktu menelusuri rumah ini, sampailah Nara di ruangan yang di yakini itu adalah kamar Rayan. Sejenak Nara merasa ragu, bagaimana kalau tiba-tiba suaminya mengamuk dan berbuat kasar padanya.

Seolah mengerti apa yang di rasakan oleh Nara pak Sam pun tersenyum. "Nona... " panggilnya

"Eh i-iya pak, maaf saya melamun" ucap Nara merasa tidak enak.

"Tuan muda sedang dalam keadaan tenang sekarang, beliau sudah meminum obatnya jadi nona tenang saja. Ada banyak penjaga yang akan berjaga menunggui anda. Jadi anda tidak perlu takut" ucap pak Sam tersenyum.

"I-iya pak... " ucap Nara merasa tidak enak.

"Sebenarnya tuan muda terlihat normal dan seperti orang-orang pada umumnya. Hanya saja beliau lebih banyak diam, dan jika sedang kambuh maka dia akan mengamuk. Tapi nona tenang saja kami semua akan menjaga nona jika tuan muda sedang dalam kondisi tidak baik" terang pak Sam pada Nara.

"Saya mengerti pak... "jawab Nara, sebenarnya pak Sam merasa kasihan pada Nara. Kenapa gadis sebaik dan secantik itu harus menikah dengan pria yang kondisi mentalnya tidak baik-baik saja.

Semoga saja dengan kedatangan Nara dalam hidupnya, Rayan akan kembali normal seperti sedia kala.

Nara mulai melangkahkan kaki ke dalam ruangan itu, pandanganya menyelidik ke seluruh ruangan. Dan pandangannya terpaku pada sesosok pria tampan dan gagah yang sedang duduk termangu sendirian.

Pria itu terlihat sedang duduk sendiri dengan pandangan kosong ke depan. Sekilas dia terlihat normal, tidak seperti pria yang mengidap gangguan jiwa.

Wajah tampan kulit putih, hidung mancung rahang tegas dan bentuk tubuhnya yang sangat macho. Nara terpukau dengan penampilan dari seorang Rayan Guntara. Benar-benar mempesona.

Dengan langkah perlahan, Nara mendekati Rayan. Dia terus menatap Rayan yang tidak berpindah posisi, masih betah terduduk diam dengan pandangan kosongnya. Nara melihat ke arah pak Sam dan pak Sam pun menganggukan kepalanya.

Nara pun kemudian duduk di dekat Rayan, Nara berniat mendekatinya dan mengajaknya berkomunikasi.

"Ayo Nara semangat, setidaknya jika nanti dia sudah menjadi suamimu dia sudah jinak... "gumam Nara dalam hati.

"Hai.... " sapa Nara, namun Rayan masih diam saja dan tidak memperdulukan Nara, Nara tidak menyerah dan mencoba bertanya lagi.

"Siapa namamu... ?"tanya Nara

"Pura-pura gak tahu ga apa-apa kan, yang penting bisa kenalan" gumam Nara dalam hati sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Tapi Rayan tetap tidak merespon. Nara mencoba bertanya lagi.

"Emmm.... Rayan kamu mau nikah ga sama aku?" tanya Nara sambil tersenyum. Tanpa di duga Rayan langsung melihat ke arah Nara. Wajah tampannya semakin terlihat saja membuat jantung Nara berdegup kencang

"Menikah....?" tanya nya

"I-ya kita nikah... " jawab Nara

"Ya ampun, pria tampan seperti ini di bilang depresi apa mereka tidak salah periksa" pikir Nara. Sedetik kemudian Rayan tersenyum kepada Nara. Senyum yang sangat manis

"Ya ampun bisa khilaf kalau calon suaminya tampan seperti ini "gumam Nara dalam hati.

1
AnaZa O
udah baca 3 kali tetap aja ngakak
Lyda Wati
/Facepalm//Facepalm/ pecah perutku Thorr ceritanya lucu
yatie arrashid
Kelakar sangat laaaaa
Dyah Shinta
Sama2 edun yak 😄
Dyah Shinta
Aku agak males baca pikirannya Nara. Jadi aku skip dikit bacanya ya author... untuk aku apa yg ada dalam pikiran Nara tuh terlalu banyak dan sedikit membosankan. Lho ya maaf untuk yg g setuju dengan pendapatku.
Maulana ya_Rohman
mampir di sini thor....
di novel ini sangat kocak... banyak menghibur....
semoga othor nya memberi jodoh Reyhan yang se gesrek Nara....🤲🤲🤲....
dari bab awal sampe bab di sini gak comend di krn kan nyimak dulu..
Layla Darmawan
udh bbrp x baca cerita ini tp ttp aja ngakak /Facepalm/
Hari Saktiawan
🤣🤣🤣🤣🤣🤣😂😂😂😂😂😂😂😂
Hari Saktiawan
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ines
hahahahha😀😁
Ines
ya ampun kek lebih seruh yah baca kisahnya kesya vs anak tiri😀😁
Ines
kasihan kei2
Ines
hahaha fix sedikit lgi si kesya gila😀😁😁
Ines
judulnya sahabatku ternyata selingkuhan pacar ku😁😀
Ines
hahahahaha
Ndinlisaa
Luar biasa
Ndinlisaa
Lumayan
Arsyilla Maroon
jodoh na tuh naura
Arsyilla Maroon
aduh Gusti🤣🤣🤣🤣
Arsyilla Maroon
baca nya ngakak sendiri tour
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!