NovelToon NovelToon
Jerat Ex Pacar

Jerat Ex Pacar

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Misteri / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:6M
Nilai: 5
Nama Author: lee_yuta

Tanisha Elajar, seorang gadis yang mempunyai paras begitu cantik bak boneka Barbie. Karena sebuah kebohongan yang dia ciptakan, membuat gadis cantik ini kehilangan kekasihnya.

Tanisha melakukan berbagai macam rayuan untuk memikat mantannya itu. Hingga suatu hari, ada masalah yang besar menimpa dirinya. Membuat gadis ini tak lagi mengejar mantan tercintanya itu.

Devan Pratama, hatinya begitu sakit saat mengetahui kebenaran yang selama ini tik ia ketahui. Sehingga mengharuskan dirinya memutus hubungannya dengan sang kekasih.

Entah sampai kapan Devan bisa bertahan dari godaan sang mantan? Dan apakah dirinya akan kembali menjalin cinta dengan gadis yang telah lama ia kejar itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lee_yuta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyebalkan

Ternyata, Devan sudah memesan salah satu ruangan yang terdapat di cafe Benning ini. Tanisha sedikit terperangah saat melihat sebuah ruangan yang sedikit berbeda dari ruangan lainnya. Matanya kerap kali menelisik setiap pengunjung yang ada di cafe tersebut. Takut jika ada istri dari pemilik cafe itu berada di sana.

"Ayo, Sayang," ucap Devan seraya menarik pelan tangan Tanisha ke sebuah ruangan yang dekorasinya sedikit berbeda dari yang lain.

Meski sedikit canggung, Tanisha menurut saja apa yang dikatakan oleh Devan. Tanisha mendudukkan tubuhnya di kursi yang ditarik oleh Devan untuk dirinya.

"Maaf, Kak. Tolong diralat cara manggil Kakak ke Aku," pinta Tanisha merasa tidak nyaman jika Devan memanggilnya dengan sebutan seperti itu.

Devan hanya diam saja tak mengidahkan permintaan gadisnya itu. Lalu Devan duduk di kursi depan Tanisha. Devan tersenyum saat melihat Tanisha yang menunduk malu-malu seperti itu. Mengamati betapa sempurnanya kecantikan yang dimiliki oleh gadisnya ini.

Tanisha Elajar, seorang gadis mempunyai paras yang sangat cantik. Meski terlahir dari keluarga yang sangat kaya, namun tidak membuat Tanisha sombong dan angkuh.

Sifat yang dimiliki gadis itu sangatlah langka. Dia lebih memilih menutup jati dirinya dan berpenampilan seolah berasal dari keluarga biasa. Dalam kesehariannya pun, Tanisha begitu sederhana. Bahkan Tanisha juga bekerja sampingan disebuah restoran yang tidak terlalu besar. Gajinya pun sungguh jauh dari uang jajan yang ia terima dari orang tuanya.

Devan menjentikkan jarinya ke atas. Seorang pelayan cafe pun datang menghampiri dirinya dengan membawa menu yang sudah dipesan oleh Devan saat melakukan reservasi kemarin. Terlalu lama mengintai gadisnya itu, Devan jadi tahu menu apa yang menjadi makanan favorit Tanisha.

"Silahkan dimakan, Sayang. Nanti keburu dingin, nggak enak." ucap Devan dengan nada yang lembut.

Ia membantu mendekatkan minuman jus jambu merah yang menjadi kesukaan Tanisha. Serta memisahkan kulit udang dari dagingnya dengan kedua tangannya tanpa menggunakan sarung tangan plastik.

Devan tidak merasa jijik atau bagaimana saat melakukan itu. Dia terlihat sangat menikmati pekerjaan barunya. Tentu saja sebelumnya dia sidang mencuci tangannya terlebih dulu.

"Biar aku saja, Kak." ucap Tanisha mencoba mengambil alih piring yang berisi udang asam manis yang berukuran lumayan besar. Tanisha merasa tak enak dengan apa yang dilakukan Devan untuknya.

"Kamu diam aja, Sayang. Aku takut nanti tangan kamu kotor," ucap Devan seraya menyelesaikan pekerjaannya itu.

"Kak! Bisa nggak, manggilnya jangan seperti itu. Nanti orang kira kita sepasang kekasih," kesal Tanisha karena sedari tadi Devan memanggilnya dengan sebutan 'sayang' terus.

"Emang kita ada hubungan, kan?" ucap Devan dengan santai. Lalu menyerahkan piring yang berisi udang asam manis itu kepada Tanisha.

"Sejak kapan kita ada hubungan, Kak? Nggak ada apa-apa diantara kita." tegas Tanisha. Karena dia merasa tidak enak jika orang beranggapan kalau dirinya itu kekasihnya Devan.

Devan beranjak dari duduknya, lalu berjalan kearah tempat cuci tangan. Setelah dirasa tangannya bersih, dia kembali lagi ke ruangan yang dia tempati bersama Tanisha tadi. Devan menatap lekat pada Tanisha, sedangkan Tanisha memalingkan wajahnya saat ditatap seperti oleh Devan.

"Dengerin ini, Sayang. Kamu akan menjadi milikku apapun yang terjadi. Dan aku tidak menerima penolakan darimu. Jadi jangan berharap kalau kamu mau menjalin hubungan dengan pria lain selain aku," tandas Devan dengan menekankan setiap katanya.

"Ih! Pemaksa banget, sih! Emangnya aku mau apa, sama Kakak. Percaya diri banget!" kesal Tanisha seolah dirinya adalah seorang bawahan yang harus menurut dengan sang majikan. Lalu tangannya menyendok udang asam manisnya dan memasukkan ke dalam mulut. Perlahan, mulutnya itu mengunyah makanan yang baru masuk ke dalamnya.

"Mau bukti, kalau kamu tidak akan bisa menolak ku?" tanya Devan dengan bibirnya terangkat ke atas membentuk sebuah senyuman yang menyebalkan di mata Tanisha.

Jangan lupa untuk klik like dan komen😘

1
Hari Koo Official
dulu suamiku kena tampar aku pas msh temenan wknwk ,
Ani Kurniati
bagus
Nurmiati Aruan
bisa az bang Dev
sharvik
smpai skrg pun crta samuel dg tisha ttp gk ad. . .sediiiih q sediiiih
sharvik
tp kok q gk nemu judul bodyguard charm ya thor
Dewi Rabon
kereeennnn
pretty girl's
luar biasa
Andriyati
karan itu dia gak mw buka identitas nya,, kamu udh insecure duluan kan
nobita
benar.. kejujuran dalam sebuah hubungan itu sangat penting
nobita
aku mampir kak
Ajwan Syah
Luar biasa
Liie
hahh,, tersinggung saya thir😅🤭
16/06/1977
Luar biasa
Azlina85
Tanisha anaknya DR Ayu atau Tanisha adiknya Erlangga?
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
DEVAN PRATAMA TANISHA ELAJAR ADEK ERLANGA ELAJAR 4
NIA AND GIVEN Roring
nice
Alma Lisma
devan...devan...di tawari nikah g mau malah mau lgs iya ....iya
Nika Hidayah
Luar biasa
Anonim
ok
Alet
mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!