NovelToon NovelToon
Anak Genius Namaku Aji

Anak Genius Namaku Aji

Status: tamat
Genre:Romantis / Badboy / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: tompealla kriweall

Seoson 1.

Cilla Andini harus berjuang seorang diri membesarkan anaknya, Aji Putra. Tapi siapa yang sangka jika Aji kecil ternyata adalah seorang anak yang genius. Berkat kegeniusannya, Aji sering membantu mamanya terbebas dari suatu masalah.

Suatu hari, takdir mempertemukannya dengan seseorang yang ternyata dia adalah ayah biologis Aji.

Bagaimana sikap Aji pada orang tersebut?
Apakah Aji bahagia atau amarah dan dendam lebih menguasai hatinya?

Seosen 2.

Aji hilang ingatan saat pesawat terbang yang dia tumpangi meledak karena dibajak para mafia. Luka diwajahnya yang terlalu parah, mengharuskannya untuk operasi plastik.

Saat datang ke Indonesia, samar-samar ingatannya kembali lagi tapi belum sempurna. Dia merasa pusing dan kesehatannya menurun, sehingga harus di rawat di rumah sakit.

Akankah ingatan Aji kembali?
Bagaimana nasib keluarga Aji di Indonesia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tompealla kriweall, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aji Putra

Lima tahun kemudian.

Disebuah rumah kontrakan petak di daerah pinggiran kota Jakarta.

"Sayang. Mama mau berangkat kerja dulu ya sayang! Kamu baik-baik di rumah ya. Jangan main-main ke luar. Handphone sama laptop sedang di cas, jangan di pakai dulu. Nanti kalau sudah penuh baru boleh dipakai lagi."

Cilla sedang bersiap-siap untuk berangkat kerja. Dia memberi pesan pada anaknya yang masih berumur kurang dari lima tahun. Anaknya itu terbiasa di rumah sendiri dan bermain laptop serta handphone lama milik Cilla. 

Dulu sewaktu masih bayi dan belum bisa berjalan, anaknya itu dititipkan dan di asuh oleh  tetangganya. Tapi sejak satu tahun terakhir, tetangganya itu pindah. Mereka, suami istri pulang kampung. Otomatis Aji tidak ada yang mengasuh. kebetulan Aji juga tidak mau diasuh orang lain. Itulah sebabnya, anaknya yang tidak mau diasuh orang lain memilih untuk bermain sendiri di rumah. Bermain handphone dan juga laptop milik mamanya, yang selalu di tinggalkan di rumah.

"Ya Ma. Aji ingat kok!" Aji menjawab datar dan masih berada di atas tempat tidur.

Begitulah Aji Putra. Anak Cilla Andini yang terbiasa diam dan menyendiri. Tidak banyak yang tahu bagaimana Cilla bisa menghidupi anaknya seorang diri. Dengan segala cara dan perjuangan untuk bisa bertahan hidup tanpa papa sang anak, yang tidak diketahui keberadaannya hingga saat ini. Apalagi Cilla memang tidak ingin jika ayah biologis Aji juga tahu kalau Aji adalah anaknya.

Setelah mamanya berangkat kerja, Aji segera pergi mandi. Setelah itu, Aji sarapan. Susu dan biskuit yang sudah tersedia di meja adalah sarapan pagi Aji. Dia tidak terbiasa sarapan nasi jika pagi hari. Setelah selesai sarapan, Aji melihat keberadaan handphone mamanya yang tadi dipesankan. Belum penuh full jadi masih ada waktu untuk melakukan hal yang lain. 

Aji mencoba membuka laptop. Ternyata sudah penuh full baterainya. Setelah mencabut penghubung kabel charger, Aji membawa laptop tersebut ke dalam kamar. Dia sedang membuka-buka halaman berita dunia!

Aji Putra, anak Cilla Andini. Lahir di perkampungan kumuh pinggir kota Jakarta. Tidak banyak yang tahu siapa dia. Sejak ketahuan hamil, ayah Cilla, Wildan Bayu shock dan meninggal dunia. Cilla di usir ibu tirinya sendiri dan warga. Dia mengontrak sebuah kamar kecil hingga anaknya lahir.

Sekarang Cilla mampu mengontrak rumah yang lebih baik meskipun tidak terlalu besar. Dia juga mampu membeli laptop dan handphone untuk anaknya yang masih kecil. Semua itu untuk kegiatan Aji yang membantunya untuk melakukan pekerjaan onlinenya, menambah penghasilan untuk kehidupan mereka berdua.

Selama ini Aji membantu Cilla dalam mencari uang dalam bentuk jualan online. Tapi dia tidak membeli barang-barang tersebut untuk dijual. Aji lebih memilih untuk menjual barang sebagai pihak penyalur saja. Apalagi barang-barang yang dijual biasanya bukan barang di pasaran. Tapi berupa produk lokal, seperti kerajinan tangan dari masyarakat Indonesia yang mempunyai ciri khas tersendiri, seperti kain tenun atau batik. Kerajinan tangan dari kayu berupa ukir-ukiran sebagai perabot rumah tangga dan hiasan dinding. Dia juga menawarkan kerajinan tangan dari tanah liat berupa gerabah antik seperti kendi dan cawan.

Aji juga menawarkan produk barangnya ke luar negeri. Jadi Aji hanya melakukan penawaran dan transaksi, kemudian pihak produsen barang yang mengirim pesanan. Dengan demikian dia dan mamanya tidak perlu repot membeli barang-barang jualan tersebut terlebih dahulu. 

*****

Hari menjelang sore. Aji masih tertidur pulas dengan handphone yang masih menyala di dekat tempat tidurnya. Dari arah luar rumah, terdengar suara seseorang yang sedang panik.

"Aduh... Gimana ini kok bisa lupa password sendiri!" Suara orang yang sedang dalam keadaan jengkel terdengar jelas di telinga Aji.

"Hem... Padahal banyak catatan yang ada di handphone ini. Apalagi untuk tagihan kontrakan rumah yang belum pada bayar." Suara itu terdengar lagi dengan jelasnya.

"Siapa itu?" Aji bergumam, kemudian berusaha untuk bangun dari tempat tidurnya.  

Aji membuka tirai jendela, mengintip keluar untuk mengetahui keadaan di luar rumah. Dia penasaran dengan apa yang terjadi di luar sana.

"Eh, itu kan paman yang punya kontrakan rumah. Apa dia datang untuk menagih uang kontrakan? Tapi mama belum pulang dari tempat kerja."

Aji menduga-duga apa yang sedang dilakukan oleh seseorang di luar rumahnya. Dia mengenal orang tersebut sebagai pemilik kontrakan rumah yang ditempati bersama mamanya ini.

Tok... Tok... Tok...

Pintu rumah diketuk dari luar. Aji tidak mau membuka pintu rumah karena mamanya sedang tidak ada.

"Cilla...! Kamu ada di rumah kan? Ayo buka pintunya dan bayar kontrakan. Ini sudah waktunya!" 

Pemilik kontrakan berteriak memanggil nama Cilla, mamanya Aji. Tapi Aji tidak juga mau membuka pintu rumahnya.

Tok

Tok

Tok

Terdengar suara ketukan pintu lagi. Tapi tidak terdengar lagi suara orang yang memanggil-manggil nama ibunya.

"Eh Tuan Adi. Maaf saya baru saja pulang!" Aji mendengar suara mamanya yang baru saja datang.

"Ada apa ya Tuan?" terdengar suara mamanya sedang bertanya.

"Ada apa? Ini tanggal berapa Cilla? Sudah waktunya kamu untuk bayar uang kontrakan! Tadi aku sudah berkirim pesan ke no kamu. Tapi kamu tidak menjawabnya."

"Oh maaf Tuan. Saya lupa. Tadi handphone saya tinggal di rumah seperti biasanya. Mari masuk dulu tuan!" Cilla membuka pintu dengan kunci yang dia bawa. 

Clek!

Pintu terbuka, kemudian Cilla masuk terlebih dahulu. "Mari tuan. Silahkan duduk dulu!" Cilla mempersilahkan tuan Adi untuk duduk terlebih dahulu.

Aji keluar dari kamar. "Mama!" Panggil Aji pada mamanya. 

"Eh, mama pikir kamu tidur. Kenapa tidak membuka pintu untuk tuan Adi tadi?" tanya Cilla pada Aji. Tapi Aji tidak menjawab dan hanya diam saja.

"Anak kamu di rumah sendirian? Kamu tinggal kerja dan Kamu kunci begitu saja?" 

Tuan Adi, pemilik kontrakan rumah bertanya dengan heran. Cilla hanya mengangguk sebagai jawaban atas pertanyaan tuan Adi.

"Apa kamu tidak takut akan terjadi sesuatu pada anakmu yang sendirian di rumah?" Tuan Adi kembali bertanya.

"Dia tidak mau diasuh orang lain Tuan," jawab Cilla menjelaskan.

"Oh begitu ya," sahut tuan Adi mengerti.

"Ini urusan bayar kontrakan sekarang saja. Saya mau ke konter handphone. Saya lupa password sendiri dan tidak bisa membukanya. Padahal ini penting!" 

Tuan Adi kembali teringat tujuannya datang ke rumah Cilla. Tapi sepertinya Cilla belum siap dengan uang kontrakan rumah yang harus dia bayar sekarang ini.

"Maaf Tuan. Tapi saya belum ada uangnya. Bagaimana kalau dua atau tiga hari lagi. Pasti akan saya bayar!" 

"Eh, bagaimana bisa begitu?" Tuan Adi tampak kesal.

"Tapi..."

"Ma. Aji bisa buka password tuan Adi, jika dia mau membebaskan uang kontrakan rumah untuk beberapa bulan ke depan." Aji memotong perkataan mamanya yang ingin meminta waktu kelonggaran untuk membayar uang kontrakan rumah.

"Memangnya kamu bisa? Kamu kan masih kecil!" Kata tuan Adi meremehkan.

Aji mengangguk pasti. Dia ingin membantu mamanya agar terbebas dari uang kontrakan rumah untuk beberapa bulan ke depan, dengan cara membantu tuan Adi membuka handphone miliknya yang terkunci.

"Boleh! Saya akan bebaskan mamamu untuk uang kontrakan selama enam bulan ke depan, jika Kamu bisa membuka password handphoneku ini!" Tuan Adi sangat yakin jika anak kecil didepannya ini, tidak tahu apa-apa.

Aji menerima handphone milik tuan Adi. Memeriksanya dan tersenyum senang. 'Ini pekerjaan mudah,' kata Aji dalam hati.

"Ma, Aji masuk kamar dulu. Tuan Adi, tunggu sebentar ya!"

Aji meminta izin mamanya dan menyuruh tuan Adi untuk menunggunya sebentar, kemudian Aji masuk ke dalam kamarnya.

Setelah meneliti tentang merek dan barcode handphone milik tuan Adi, Aji segera melakukan semua yang diperlukan untuk membuka kembali password milik tuan Adi.

Aji menghubungkan handphone tersebut dengan laptop miliknya. Aji masuk layanan Find My Device dengan menggunakan akun Google, yang terhubung pada perangkat, kemudian memilih perangkat pengguna, dari daftar perangkat yang terkait dengan akun pengguna. Tak lama kemudian, Aji segera mengganti password milik tuan Adi yang lama dengan yang baru, agar bisa di buka lagi sebelum di tutup kembali oleh sistem secara otomatis.

Aji keluar kamar dengan tersenyum senang. Dia menyerahkan handphone milik tuan Adi. "Ini tuan. Password yang baru adalah angka umum satu hingga enam. Segara ganti seperti yang tuan inginkan, dan jangan sampai lupa lagi!" 

Tuan Adi tercengang dengan apa yang dia lihat. Dia tidak habis pikir dengan kecerdasan anak sekecil Aji.

Setelah melakukan apa yang dikatakan oleh Aji, tuan Adi tersenyum dan mengangguk-angguk sambil tersenyum senang.

"Hebat! Anak kamu hebat Cilla. Sekarang kamu tidak perlu membayar uang kontrakan rumah ini selama enam bulan ke depan!" 

Sesuai dengan kesepakatan yang tuan Adi katakan sebelumnya, kini Cilla dan Aji terbebas dari uang kontrakan rumah. Cilla memeluk anaknya dengan penuh kasih sayang. "Terima kasih sayang. Kamu membantu Mama lagi." 

Setelah berbasa-basi sebentar, tuan Adi pamit untuk pulang dan berjanji jika besok-besok akan datang lagi untuk menemui Aji. Dia juga berjanji untuk memberi hadiah atas kecerdasan Aji.

1
Puspa Sella
ternyata Cilla terlalu bodoh masih berharap dgn wanita yg SDH mengabiskan uang bapaknya dgn SDH Thu wanita penjudi kok tetap berharap
Capricorn 🦄
p
AyahRum
kenapa ketemu ayah nya lebih baik sendiri mandiri penuh perjuangan begitu baru asik mantap
TK: wahh, terima kasih sudah mampir 🖐️
total 1 replies
Sugiarti
Luar biasa
TK: terima kasih, kak 🙏😍
total 1 replies
Wati Mega
ceritanya sngat Bagus ceritanya sngat Memuaskan jln alurnya juga mudah dipahami
TK: terima kasih kak 😍
bisa klik PP ya untuk baca novel TK lainnya. rekomendasi jika ada dua novel yang ada campuran bahasa Jawa dan menarik adalah Mis Yeti Bukan PSK Biasa, dan Lelaki Berkacamata.
Novel Lelaki Berkacamata adalah novel pertama TK, maaf jika banyak belepotan dan bab yang diulang. sengaja tidak diedit karena sebagai cermin supaya TK tidak pernah sombong karena perjuangan hingga ada di titik yang sekarang ini.
terima kasih banyak dan tetao jaga kesehatan kak 🙏
total 1 replies
etna winartha
mas Gas nya kecepatan ngakunya
TK: eh piye2? 😁😁✌️
total 1 replies
etna winartha
mulut ibu2
TK: huhhh 🥺🥺🥺
total 1 replies
etna winartha
rejeki anak pinter
TK: terima kasih kak 😍
total 1 replies
Memey Naifa
coba punya anak yg jenius tpi semua hnya tkdir
TK: tiap anak punya kelebihan masing-masing kak 🙏
total 1 replies
Aku
keren 👍
Nadja 🎀
Gilang sudah meninggal?
Dyah Oktina
waduh... apa iya anak balita sdh bisa berfikir jauh bgt...
Dyah Oktina
lanjut... 👍
TK: wahhh ok 👍😍
total 1 replies
TK
Aji
Pencinta Sejati
Luar biasa
TK: luar biasa bintang 5 kak 😂😂🙏
total 1 replies
Inru
Aku lagi belajar penulisannya, thor.
TK: ok kak
total 1 replies
Inru
Ayahmu itu kecil ya berarti penulisan awal hurufnya?
TK: sama2 kak 🙏
total 3 replies
👉🏾ADELIA😍🤝
Biasany sih ccu bsa lbih klop dgn lma ' Dripada ankny hhh
Kar Genjreng
wis koyo ketemu mami ne dewe yo🤣🤣
TK: haiiis
total 1 replies
Kar Genjreng
jenenge witing tresno.. jalaran soko kulino.... piye neng ge Aji loro jogo bareng... Gilang loro... malahan loro bareng... piye ga selot suwe tambah seneng... Galang ae seneng to... hi😁😁😁😁
Kar Genjreng: 🤣🤣🤣🌹🌹🌹🍎🍎🍎🍓🍓semangat go sing nulis... ceritane... 🤗🤗🤗🤗
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!