Warning: Kisah sedih.
"Tuan, saya mohon pinjamkan saya uang sebesar 500 juta. saya berjanji akan melakukan apapun yang tuan inginkan," mohon Lona pada atasannya.
"Benarkah, kau akan melakukan apapun yang aku inginkan?" tanya tuan Devan dengan tatapan nakalnya.
"Ia tuan saya berjanji," jawab Lona memantapkan hatinya untuk yakin.
"Bagaimana kalau aku memintamu menjadi BUDAKKU," ujar tuan Devan tersenyum sinis.
Mendengar kata itu, Lona menaikkan pandangnya, menatap tuan Devan dengan mata berkaca-kaca.
"Sa-saya......,
Selama menjadi Budak tuan Devan, Lona terus tersiksa. Dituduh melakukan segala hal yang tidak ia lakukan.
Hingga akhirnya, kesucian Lona direnggut oleh tuan Devan. Apakah Lona akan pergi! atau akan terus bertahan! Demi rasa cintanya kepada tuan Devan, juga pengorbanannya demi keluarga yang dicintainya.
Mau tau kelanjutannya, Buruan ikuti kisahnya💗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 20
🔥🔥🔥
Sekretaris Aron, membuka pintu gudang perlahan. Dan tampaklah seorang pria paruh baya, yang menyambut kedatangan mereka berdua.
"Selamat datang tuan-tuan, silahkan masuk," ucap pria misterius itu mempersilahkan tamunya masuk.
Sekretaris Aron, memberi jalan untuk tuannya masuk terlebih dahulu. Tuan Devan masuk kedalam gudang itu, ia mengusap wajahnya kasar, kala tak sengaja menabrak sarang laba-laba.
Kemudian melanjutkan kembali langkahnya mengikuti pria misterius didepannya. Sedangkan sekretatis Aron tampak mengekor dibelakangnya.
Tuan Devan mengikuti pria misterius itu, hingga memasuki sebuah kamar yang begitu kecil, sempit, dan kotor pastinya.
Pandangan tuan Devan, terpusat pada seorang gadis yang masih terikat diatas kursi, dengan mulutnya terbekap oleh lakban. Tuan Devan langsung mengalihkan pandangannya kearah lain, kala tak tega memandang mata sendu milik Lona.
"Berapa uang yang kau mau?" Tanya tuan Devan to the point.
"Tidak banyak, tuan. Hanya $xxxxx," jawab pria misterius itu santai.
"Aron, berikan yang dia mau," titah tuan Devan pada sekretaris Aron.
Sekretaris Aron langsung mengeluarkan sebuah kertas, menuliskan angka, lalu memberikannya pada pria misterius itu. Pria misterius itu langsung menyambar cek itu secepat kilat.
"Kau juga punya dendam pada Hitoru? Aku baru akan percaya padamu. Jika, kau mengatakan padaku, alasan apa yang membuatmu punya dendam padannya? Dan siapa dirimu? Ada hubungan apa kau dan Hitoru?Katakan lebih dulu padaku?" Pertanya-pertanyaan beruntun dari tuan Devan, dilayangkan untuk pria misterius itu.
Sebelum menjawab semua pertanyaan tuan Devan. Pria misterius itu, tampak tersenyum sinis, mengganti gaya berdirinya, melipat kedua tangannya dengan segala kesombongannya.
"Apa tuan sangat ingin mengetahuinya. Baiklah, saya akan menjawabnya dengan jujur. Tapi sebelum itu duduklah dulu tuan, agar kita lebih enak bicara-nya." Ajak pria misterius itu duduk lebih dulu, dikursi kayu dikamar itu.
"Saya dan Hitoru dulunya adalah temen dekat. Bahkan dari SD kami sudah berteman dekat. Dulunya saya orang yang berkecukupan dan dia adalah orang yang miskin. Hingga SMP kami masih sangat akrab, tapi semua berubah saat kami sudah mulai remaja. Kala itu, kami berdua mulai mempunyai sebuah rasa yang membuat kami harus berpisah. Rasa yang dapat membuat setiap umat menjadi Gila. Rasa itu adalah rasa suka dan cinta. Kami berdua sama-sama mencintai satu perempuan yang sama. Dan aku sangat beruntung kala itu, karena perempuan itu juga mencintaiku. Kami pun mulai berpacaran, kau tau tuan gaya berpacaran kami bebas." Cerita pria misterius itu berhenti saat mengatakan bahwa ia berpacaran dengan gaya yang bebas. Tersenyum penuh arti. Setelah itu barulah ia melanjutkan kembali ceritannya.
"Dan Hitoru berubah saat tak sengaja melihat kami tidur bersama. Mulai dari saat itulah ia menjadi sangat kejam, dia selalu iri dengan keberuntungan hidupku. Apalagi saat ia mengetahui bahwa aku telah merusak perempuan yang juga ia cintai. Hubungan kami terputus saat itu, aku tak pernah lagi melihatnya, ia juga tak bersekolah lagi. Dan saat aku bertemu dengannya, dia sudah masuk kedalam dunia gelap. Aku cukup syok kala mendengar bahwa ia membunuh semua anggota keluarganya sendiri, dan dia juga membunuh ibu dan ayahku. Dia benar-benar sangat hebat, bahkan polisi tak ada yang dapat membuktikan bahwa ialah yang telah menghabisi keluarganya juga keluargaku. Dan yang paling menyakitkan adalah, Hitoru menikahi perempuan yang kucintai. Tak lama mereka dikaruniai seorang putri yang begitu cantik," tutur pria misterius itu mengarahkan pandanganya pada Lona, lengkap dengan kilatan-kilatan dendam dimatanya.
🍂🍂🍂
Penderitaan Lona belum berakhir ya guys, Lona belum sepenuhnya menjadi Budak. Budak disini artinya budak nafsu. Dan Lona kan belum mengalami itu😂🙏🙏🙏
Maafkan typonya ya guys, Othor pemula terjebak di dua novel sekaligus 😭😭😭
Like, komen, hadiah, dan vote 🙏
Rate bintang 5 juga ya 🙏
Maafkan typonya 🙏
Selamat membaca dan semoga suka 💖
Lopeeeee readerssss 😘
🔥🍂
congratss🎉🎊🎉🎊
cuss lanjut novel berikutnya..
sehat2 terus kak..
tetap semangat untuk berkarya.. 😘🥰😍🤩