Time travel seorang gadis yang terpeleset di acara festival lampion kampus.
Karya Fantasi kedua setelah Petualangan Mayanza, semoga berkenan di baca tiap episode nya... 🤍😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novita Tory, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Epilog
"Xiu Ren? gadis bodoh itu?" kata Pangeran Fang.
"Iya dia ikut kompetisi" kata Permaisuri Raja.
Tidak mungkin gadis konyol yang selalu menunduk itu bisa ikut kompetisi.
"Gadis yang suka berfoya-foya, setiap kali ke pasar selalu membawa pulang belanjaan banyak dengan dayangnya.
Bisa jadi apa dia menjadi Permaisuri, jangan harap itu mimpi" kata Pangeran Fang dalam hati.
"Malam ini gadis-gadis akan ikut dalam Festival Lentera, kau ikutlah datang memilih lentera terbaik" kata Permaisuri Raja.
"Sudah lah bu, aku tidak suka ikut acara seperti itu terlalu banyak wanita" kata Pangeran Fang.
"Dengar ini adalah salah satu cara kau mengetahui gadis-gadis yang akan menjadi calon istrimu" kata Permaisuri Raja.
"Baiklah, nanti malam aku akan pergi di temani pengawal Ziu" kata Pangeran Fang.
**
"Ziu, siapa yang baju merah itu?" tanya Pangeran Fang.
"Putri dari Mentri Keuangan" kata Pengawal Ziu.
"Kenapa dia malah berjalan ke tempat gelap, lihat kelakuan gadis itu mengejar kunang-kunang malah pergi dari kerumunan" Kata Pangeran Fang pada Pengawal Ziu.
"Mungkin dia tidak nyaman berada di tempat banyak orang, kabarnya dia selalu jadi bahan tertawaan" kata Pengawal Ziu.
"Oh ya... Kenapa dia tidak bisa meningkatkan diri" kata Pangeran Fang.
Pangeran Fang di mendapat jamuan di Paviliun, berjalan sejenak keluar mencari udara segar.
"Tolong..tolong aku..." Pangeran Fang mendengar seorang berteriak dari hutan samping acara perayaan.
Gadis itu berjongkok kakinya sangkut lumpur lenteranya jatuh, dalam hati Pangeran Fang, mencari masalah untung aku lihat dari awal..
Tangannya penuh lumpur mau meraih tangan bersih Pangeran Fang.
Pangeran Fang mengambil lentera dan melihat wajahnya lebih jelas, Gadis Pembawa Lentera, Xiu Ren anak Mentri Keuangan cantik juga.
Mengambil lentera, tapi tidak menyentuh tangannya.
Pangeran Fang sengaja agar gadis cantik itu marah, gadis itu malah menarik baju Pangeran Fang.
Pangeran Fang menuntunnya ke tempat yang terang.
Pengawal Ziu memang benar gadis ini selalu di tertawakan,
Pangeran Fang meninggalkan dia dan membawa lenteranya, tujuannya bukan memilih lenteranya jadi pemenang tapi kebetulan dia bawa menerangi jalan.
**
Pangeran Fang akhirnya selalu terfokus padanya.
Xiu Ren, ternyata juga punya bakat.
Gadis yang ternyata masih melawan tapi ujung-ujungnya patuh juga.
Gadis yang lucu, membuat Pangeran Fang akhirnya jatuh cinta, tapi Pangeran Fang terlanjur gengsi, dia terkejut ketika gadis itu menengoknya ke Istana.
Menangis dan dengan percaya diri berkata pada Pangeran Fang, untuk jatuh cinta padanya.
Saat itu Pangeran Fang sudah suka, namun masih merasa gadis ini punya maksud lain.
Ternyata dia hanyalah gadis yang polos, tapi dia berani saat terdesak.
Pangeran Fang ingin melindunginya dari masalah, ternyata dia juga pandai menjaga diri sendiri, seiring waktu
gadis itu mulai menghindar, kehidupan istana sangat berbeda dengan cara hidupnya yang tenang.
Pangeran Fang takut terlalu mencintai Xiu Ren, semakin dia takut, semakin Xiu Ren menghindari Pangeran Fang.
Dihatinya hanya Xiu Ren seorang...
Pangeran Fang tau kalau Xiu Ren juga mencintainya tiap kali melihat perilaku Xiu Ren, Pangeran Fang tau Xiu Ren tetap setia padanya.
𝚇𝚒𝚞 𝚁𝚎𝚗...
𝚍𝚒𝚖𝚊𝚗𝚊𝚙𝚞𝚗 𝚔𝚊𝚞 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚍𝚊.
𝙿𝚊𝚗𝚐𝚎𝚛𝚊𝚗 𝙵𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞𝚖𝚞 𝚍𝚊𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚠𝚊 𝚕𝚎𝚗𝚝𝚎𝚛𝚊.
𝙼𝚎𝚗𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞 𝚍𝚒 𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚞 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚊𝚖𝚊.
𝙼𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚗𝚢𝚊𝚔 𝚕𝚊𝚖𝚙𝚒𝚘𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚗𝚝𝚎𝚛𝚊.
𝚇𝚒𝚞 𝚁𝚎𝚗...
𝙿𝚊𝚗𝚐𝚎𝚛𝚊𝚗 𝙵𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝙼𝚎𝚛𝚒𝚗𝚍𝚞𝚔𝚊𝚗𝚖𝚞..
𝙿𝚊𝚗𝚐𝚎𝚛𝚊𝚗 𝙵𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚖𝚊𝚗𝚒𝚖𝚞 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚒 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚗𝚝𝚎𝚛𝚊 𝚒𝚗𝚍𝚊𝚑𝚖𝚞.