NovelToon NovelToon
Jalan Kultivasi

Jalan Kultivasi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Kultivasi
Popularitas:12.8k
Nilai: 5
Nama Author: Tawaki

Xiao Lin seorang pemuda murid pelayan di sebuah sekte di bagian timur kekaisaran Angin Surgawi. terkenal sebagai sampah dan selalu di bully oleh murid lain.
Hingga suatu hari saat ia melihat teman nya hampir terbunuh. tiba tiba ia kalap mata dan membunuh murid luar tersebut. namun ia tak menyadari hal apa yang sudah terjadi.

nasib apakah yang di tanggung Xiao Lin di sekte setelah pembunuhan terjadi? mampu kah ia keluar dari masalah itu?

saksikan perjalan hidup Xiao Lin untuk menjadi kuat. membantai setiap musuh yang menghalangi jalan kultivasi nya. hanya di sini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tawaki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20: Tarian Pemutus Jarak

Empat bilah senjata berlapis Qi dari murid tingkat 4 menderu membelah kabut, mengunci setiap sudut pelarian Xiao Lin. Angin tajam dari serangan mereka bahkan mulai merobek dedaunan di sekitarnya.

Di balik pepohonan, Wang Lei berdiri bersedekap dada dengan senyum kejam yang terukir di wajahnya. Di matanya, Xiao Lin sudah seperti domba yang siap disembelih.

Namun, di tengah kepungan mematikan itu, Xiao Lin justru memejamkan matanya sejenak. Di dalam Dantiannya, laut energi Qi Gathering tingkat 3 puncak yang sangat padat berputar dengan kecepatan penuh. Energi itu mengalir deras, membanjiri jalur meridian lengannya yang telah diperlebar oleh kekuatan Sang Iblis.

"Bocah bodoh, apa yang kau tunggu? Hunus pedangmu dan potong mereka!" raung suara dingin di kepalanya.

SLANK!

Mata Xiao Lin terbuka. Kilatan jernih di pupilnya mendadak meredup, digantikan oleh ketenangan sedingin es. Tangan kanannya bergerak menyentuh gagang Pedang Angin Dingin, lalu menariknya keluar dari sarungnya dengan satu sentuhan halus.

Jurus rahasia Iblis: Tebasan Pemutus Jarak.

Xiao Lin tidak melompat mundur ataupun menghindar. Dia hanya mengayunkan pedang besinya membentuk satu lingkaran horizontal yang melingkari tubuhnya sendiri dengan gerakan yang terlihat sangat lambat.

WUSH.

Di mata empat murid yang menyerangnya, tebasan Xiao Lin tampak sangat aneh dan tidak bertenaga. Namun, sedetik kemudian, udara di sekeliling panggung pertempuran itu mendadak beriak seperti permukaan air yang dilempari batu. Hukum ruang di radius lima meter seolah dilipat paksa ke satu titik fokus.

SRAAAK! SRAAAK! SRAAAK! SRAAAK!

"AAAKHHH!"

Empat jeritan kesakitan meledak serentak di dalam kabut. Keempat murid dalam tingkat 4 tersebut tiba-tiba terhenti di tempat. Senjata di tangan mereka terpotong menjadi dua bagian yang sangat rapi. Detik berikutnya, luka sayatan horizontal yang sangat dalam muncul di dada mereka masing-masing, memuntahkan darah segar yang membasahi tanah hutan.

Tubuh keempat murid itu ambruk secara bersamaan, mengerang kesakitan dengan wajah penuh ketakutan ekstrem. Jika Xiao Lin tidak sengaja menahan kekuatannya di saat-saat terakhir agar tidak melanggar aturan larangan membunuh secara mutlak, tebasan melipat ruang tadi dipastikan sudah memotong tubuh mereka menjadi dua bagian secara horisontal.

Senyuman kejam di wajah Wang Lei membeku seketika. Buku-buku jarinya memutih, dan sepasang matanya melotot tidak percaya.

"I-ini... teknik apa ini?!" seru Wang Lei.

Suaranya dipenuhi oleh keterkejutan yang luar biasa. Empat kultivator tingkat 4 dilumpuhkan hanya dalam satu gerakan sederhana oleh seorang tingkat 3? Ini benar-benar menentang logika kultivasi!

Xiao Lin menurunkan ujung pedangnya yang berlumuran darah tipis, menatap Wang Lei dengan ekspresi jernihnya yang kembali normal.

"Senior Wang Lei," ucap Xiao Lin lembut namun membawa ketegasan yang tak tergoyahkan.

"Saya tidak ingin mencari musuh. Tapi jika Keluarga Wang terus mendesak saya ke jurang kematian... saya tidak akan ragu untuk menghancurkan batu penghalang itu."

Mendengar ucapan menantang dari seorang mantan pelayan rendahan, amarah Wang Lei yang sempat teredam oleh keterkejutan langsung meledak kembali menjadi badai yang mengerikan. Aura Qi Gathering tingkat 6 awal miliknya keluar sepenuhnya tanpa sisa, membakar kabut perak di sekitarnya dengan hawa panas yang menyengat.

"Bocah sialan! Jangan harap satu keberuntungan bisa menyelamatkan nyawamu di hadapanku!" raung Wang Lei gila.

Dia menggenggam pedang merah darahnya dengan kedua tangan. Api Qi yang membara menyelimuti seluruh bilah pedangnya, memancarkan jurus pamungkas Keluarga Wang yang paling legendaris:

Pedang Matahari Penghancur!

Wang Lei melompat tinggi ke udara, meminjam momentum gravitasi, lalu mengayunkan pedang apinya ke bawah menuju kepala Xiao Lin dengan kekuatan penuh yang sanggup meremukkan sebuah bukit kecil. Hawa panasnya membuat tanah di bawah kaki Xiao Lin mulai mengering dan retak-retak.

Serangan ini jauh lebih cepat, lebih padat, dan lebih mematikan daripada gabungan serangan empat murid sebelumnya. Ruang di sekeliling Xiao Lin seolah dikunci oleh tekanan aura tingkat 6, membuatnya tidak memiliki celah sedikit pun untuk menghindar fisik.

Di dalam kuil jiwanya, retakan emas pada segel kuno kembali bergetar hebat. Aura hitam Sang Iblis mulai merembes keluar dengan tidak sabar.

"Menarik... Serangga tingkat 6 ini menggunakan seluruh esensi darah fana-nya. Bocah, lepaskan kendali tubuh ini! Aku akan mengulitinya dan mengubah hutan busuk ini menjadi lautan darah!" gumam jiwa kejam itu dengan tawa sadis yang menggema.

Namun, Xiao Lin menggigit bibirnya erat hingga berdarah. Kesadaran polosnya menolak untuk menyerah.

‘Tidak! Aku sudah berjanji untuk menjadi kuat dengan kekuatanku sendiri! Aku tidak akan membiarkanmu mengambil alih jiwaku lagi!’ batin Xiao Lin dengan tekad baja yang membakar seluruh jiwanya.

Dia menarik napas sedalam-dalamnya. Laut energi tingkat 3 puncak di Dantiannya diperas hingga batas paling ekstrem yang bisa ditahan oleh tubuh fanya. Urat-urat biru menonjol di pelipis dan lengan Xiao Lin. Dia mengangkat Pedang Angin Dingin tinggi-tinggi ke atas kepala, bersiap menyambut hantaman pedang api raksasa Wang Lei dengan jurus Tebasan Pemutus Jarak yang kali ini dikombinasikan dengan tekad hidup mati miliknya sendiri!

Benturan dua kekuatan besar antara tingkat 3 puncak modifikasi Iblis melawan tingkat 6 awal murni akan segera meledak di tengah Hutan Mistis!

Apakah Xiao Lin mampu memenangkan duel maut ini sendirian tanpa bantuan keras dari jiwa kuno di dalam dirinya? Dan kejutan apa yang menantinya setelah pertempuran ini usai?

!

1
Luthfi Aamiin
lanjutkan
bossss
🐉🐉🐉🐉💪💪💪💪
Luthfi Aamiin
wuuussss
wuss
Luthfi Aamiin
💪💪💪💪💪💪💪
🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉
👻👻👻👻👻👻
Luthfi Aamiin
jedag
jedug
🐉🐉🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
lanjutken
🐉🐉🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
🐉👻👰💪🗿🐙
fgjkitrcv
Luthfi Aamiin
6
🐉
🐉🐉
🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
ah
uh
kejam
kejam
Luthfi Aamiin
bantai 🐉🐉🐉
7
🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
7
pitu
bantai
🐉🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
8
🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉
wolu
Luthfi Aamiin
11
🐉👻🐉👻🐉
Luthfi Aamiin
sedoso
10
🐉
Luthfi Aamiin
sewelas
11
hukum Konoha
👻👻🐉🐉
Luthfi Aamiin
songo
9
🐉👻
Luthfi Aamiin
wolu
8
🐉
Aman Wijaya
mantab Thor tambah lagi updatenya semangat semangat semangat
Aman Wijaya
ayo Xiao Lin tunjukkan kemampuanmu 💪💪💪
Aman Wijaya
lanjut terus
Luthfi Aamiin
rolas
12
🐉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!