NovelToon NovelToon
Cinta Beda Umur Juga Asik

Cinta Beda Umur Juga Asik

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ananda Anggit

Arabella yang di paksa bertunangan dengan anak sahabat ayahnya. saat dia tau bahwa yang jadi tunangan nya adalah orang yang dia sukai, maka Bela dengan senang hati menerima nya.


Arga seorang CEO muda yang mempunyai kekasih matre harus rela bertunangan dengan Arabella.

apakah kisah mereka bakal berjalan dengan mulus atau kandas di tengah jalan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ananda Anggit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 20.

Di balkon kamar, Arga sedang menikmati hisapan benda nikotin.

" saya memang suka dengan bapak, dan awalnya saya ingin melanjutkan pertunangan ini walaupun bapak belum melupakan pacar bapak."

" tapi setelah saya fikir-fikir. untuk apa saya mempertahankan hubungan yang sedari awal sudah rusak, jadi saya memutuskan untuk tidak melanjutkan perjodohan ini."

pikirannya tergiang ngiang dengan perkataan Bela. dia sadar telah mencampakkan hati wanita yang benar-benar tulus dengannya, dia menyesal telah mengambil keputusan yang salah dan dia menyesal menemui Ratna saat itu.

TRING.. TRING.. suara dering HP Arga berbunyi.

Arga mematikan rok** nya lalu mengambil handphone berada di atas kasur.

Arga menghembuskan nafas setelah tau siapa yang menelponnya.

Arga: hm

Ratna: beb temenin aku dong ke mall. aku mau beli sepatu baru, mau ya temenin aku.

Arga: ya

Ratna: asik, jemput aku ya beb seperti biasa.

Arga: ya

Ratna: oke aku tunggu, see you.

KLIK. panggilan di matikan sepihak.

Arga dengan rasa malasnya langsung bersiap siap menjemput Ratna.

setelah menjemput Ratna mereka langsung pergi ke mall. Ratna sangat antusias, dia mencoba beberapa sepatu yang harganya lumayan buat melotot mata.

" beb menurut kamu ini bagus ngga?" Ratna memperlihatkan sepatu yang di pegangnya. Arga hanya berdeham.

" bagus kan, aku mau ini ya beb." Tanya Ratna yang hanya di balas deheman Arga lagi.

Ratna langsung menarik Arga ke meja kasir.

" jadi totalnya 13 juta mba." ucap pelayan kasir.

Ratna menoleh ke Arga.

" 13 juta beb, ngga apa apa kan?" yang hanya di balas deheman Arga lagi.

" yaudah bayar beb." titah Ratna yang sudah memeluk tas belanjaan nya.

Arga terkejut, " bayar apa?"

" ish ya bayar sepatunya dong beb." geram Ratna.

" loh kan lu yang beli kenapa gue yang harus bayar." Arga bingung

" kok gitu sih beb, kan biasanya kamu yang bayar." kesal Ratna.

" itukan sewaktu kita masih pacaran. sekarang kita bukan siapa-siapa, sana bayar dulu gue tunggu di parkiran."

sepeninggal nya Arga, Ratna hanya senyum meringis ke pelayan kasir.

" e-eh mba.. maaf ya saya ngga jadi beli." Ratna sungguh malu, baru kali ini dia mengembalikan barang karena ngga bisa bayar.

pelayan kasir yang awalnya ramah, mukanya langsung berubah jutek dan omongannya ketus.

" gimana sih mba, kalo emang ngga mampu beli ya jangan sok sok an belanja di mall." ketus pelayan kasir sambil merebut belanjaan yang tadi Ratna pilih.

Ratna benar-benar malu, banyak orang yang melihat dan menertawakan nya.

Di sepanjang mall dia menggerutu dan memaki Arga, baru saja dia ingin menuju parkiran motor.. handphone Ratna berdering,Arga menelpon.

Ratna: sebentar beb, ini dikit lagi sampai parkiran.

Arga: gue udah di jalan pulang, lo naik grab aja. gue lagi ada urusan.

KLIK. telpon putus sepihak.

Ratna langsung marah marah di parkiran motor, banyak orang yang melihat dan ada juga yang diam diam vidiokan tingkah Ratna.

--

rombongan geng motor "peace" sudah sampai di puncak sejak tadi siang. mereka menginap di villa orang tuanya Bara.

villa yang lumayan besar dan bisa menampung rombongan geng "peace".

mereka semua bersantai sambil menunggu malam tiba, akan ada acara bakar bakar ayam dan semacamnya.

di malam hari anggota geng peace mulai acara bakar bakar, ada yang nyiapin bumbunya, ada juga yang hanya bagian tinggal makan aja.

contoh nya Bela, Dari tadi dia di suguhi makanan terus sama Galang. katanya sih biar Bela anteng jadi ngga ngerusuh yang lagi bakar.

Bela masih asik ngunyah sosis bakar dan bakso bakar, ayamnya belum jadi. Galang menghampiri Bela lagi tapi dia ikut duduk disamping nya.

"enak." Tanya Galang yang di angguki Bela. " lu makan ko kayak anak kecil." tangan Galang mengusap saos yang menempel di sudut bibir Bela.

Bela terpaku diam, Galang yang niatnya hanya menghapus noda saos jadi gagal fokus melihat bibir Bela yang merah menggoda.

wajah Galang mendekat dan semakin dekat, jarak wajah mereka sudah sejengkal. wajah Galang semakin mendekat hingga hembusan nafas Galang terasa, Bela menahan nafas.. deguban jantung makin cepat, mata Bela reflek terpejam.

Galang yang melihat ekspresi Bela tersenyum tipis lalu. cup..

terasa bibir kenyal Galang di pipi Bela.

mata Bela yang terpejam langsung terbuka, Galang sudah duduk di posisi awal. muka Bela langsung memerah seperti tomat, Galang hanya tersenyum lalu mengelus kepala Bela dan pergi meninggalkan nya.

" Anjir gue kenapa diem aja di cium galang." frustasi Bela. " bunda pipi anakmu ngga perawan lagi."

Di depan Bela Galang berusaha tenang tapi dalam hati jedag jedug.

" beg* lo lang.. beg*. lo ngapain main nyosor aja , kalo dia marah sama gue gimana?" Galang mengacak ngacak rambutnya.

--

Di malam hari Arga termenung lagi di balkon sambil menikmati benda nikotin itu.

Flashback on

" ck enak aja minta bayarin. siapa dia, mentang mentang hati gue masih bimbang malah sempet sempetnya manfaatin gue." kesal Arga, lalu dia meninggalkan mall itu dan Ratna.

di perjalanan Arga mulai menimbang nimbang perasaan dia ke Ratna.

sepertinya dia memang sudah tidak mencintainya, setiap kali dia dengan Ratna. Arga merasakan jengah dengan sikap Ratna dia juga ngga merasakan debaran jantung, ngga seperti saat bersama Bela. walaupun dia kalau bertemu dengan Bela hanya dengan waktu singkat tapi debaran itu terus ada.

flashback off

dia sudah memutuskan untuk mengejar kembali cinta tulus yang telah pergi. ceilah dramatis bener bang.

Arga pusing lalu dia menelpon teman yang memang tinggal di kota ini.

Arga: bro sibuk ga?

(....)

Arga: oke gue meluncur ke tempat biasa.

Arga langsung bersiap-siap meluncur ketempat biasa yang selalu menjadi tempat berkumpul dengan temannya.

ANGKRINGAN MANG SOLEH.

Elang abangnya Galang. sedang menikmati wedang jahe sasetan di warung angkringan.

"Anjir sekarang minumnya wedang jahe , ngga minum es mambo lagi ya bro." ledek Arga yang baru sampai.

" berisik lu. kenapa minta ketemuan, kangen lo sama gue."

" pait.. pait.. pait." badan Arga bergidik. langsung duduk menjauh dari Elang.

" kenapa lo?" Tanya Elang lebih serius.

Arga menghembuskan nafas panjang, lalu dia menceritakan keluh kesah nya.

" edan wis edan tenan." kepalanya langsung menggeleng geleng setelah mendengar cerita Arga. " kalo gitu sih ngga bakal menjamin calon tunangan lo yang NGGA JADI bakal balik lagi ke lo." Elang sengaja menekan kata -ngga jadi-.

" ck, lu bukanya nyemangatin gua." gerutu Arga.

pagi 08:15.

di dalam villa semua orang heboh menggoyang goyang kan badan, kecuali Bara dan Bastian mereka hanya menatap jengah kepada temannya dan anggota geng "peace"

" ko bisa gue jadi ketua mereka." pusing Bara sambil memijat pangkal hidungnya.

1
Rafi Hafizh
👍
Ananda Anggit
😍💪💪
Rafi Hafizh
semangat author👍
Rafi Hafizh
semangat author.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!