NovelToon NovelToon
LUKA

LUKA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Cintapertama / CEO
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: nia ayu

ketika sebuah pernikahan di awali dari sebuah kebohongan

jeon kinan gadis 19 th yang tinggal di panti asuhan tiba-tiba diajak menikah oleh seorang pengusaha sekaligus pemilik yayasan di tempatnya tinggal.

kim victor seorang pengusaha yang memiliki sifat dingin dan sangat susah didekati tanpa angin tanpa hujan mengajak menikah seorang gadis yatim piatu.

apakah pernikahan mereka baik-baik saja setelah kinan mengetahui fakta yang menghancurkan dirinya?

apakah victor bisa mendapatkan maaf dari sang istri setelah luka yang dia torehkan kepada kinan?

bagaimana kelanjutan pernikahan mereka??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sunyi dan kecewa

3 bulan sudah kinan menghilang dan kehidupan victor jauh dari kata baik karena victor menjadi orang yang tidak tersentuh bahkan keluarga dan para sahabatnya jarang melihat dirinya sekarang ini jika bukan urusan bisnis dan sejenisnya.

Victor pria itu menutup dirinya dari dunia luar dan hanya akan muncul saat di kantor atau pertemuan penting selain itu victor akan menyuruh asistennya hoseok untuk menghandel pertemuan yang menurutnya tidak terlalu penting atau acara non formal lainnya.

Sejak 2 bulan yang lalu victor memilih meninggalkan mansionnya dan kinan dan dirinya memilih membeli sebuah apartemen yang tidak jauh dari perusahaan, alasan victor keluar dari mansion adalah dia tidak ingin mengingat apapun yang berhubungan dengan kinan.

Bukan karena dirinya membenci istrinya tapi ini semua victor lakukan supaya dirinya tetap baik-baik saja meski kenyataannya pria itu tidak baik-baik saja.

Saat siang hari victor akan memasang topeng dinginnya di hadapan semua orang tapi saat malam tiba dan dirinya sendirian di apartemen victor akan menangis dalam diam dan kesunyian.

Rindu, pria itu sangat merindukan istri kecilnya yang hingga sekarang hilang tanpa jejak. Victor selalu menangis hingga dirinya tertidur sambil memeluk salah satu baju istrinya.

“Kami dimana sayang? Kakak benar-benar menyesal telah membohongimu, izinkan kakak menebus semua kesalahan kakak padamu. Kakak mohon kembalilah" isak victor lirih sambil memeluk erat baju kinan.

Itulah yang selalu dilakukan oleh victor setiap malam menangis dan mengucapkan kata maaf berulang kali. Sementara itu kedua orang tuanya, kakak dan para sahabatnya sangat khawatir dengan kondisi victor yang sekarang meski dari luar victor terlihat baik-baik saja tapi kenyataannya jiwanya kosong karena jiwanya pergi entah kemana.

Sementara itu di tempat yang jauh dari korea kepanikan melanda keluarga jeon saat pagi tadi luhan tidak sengaja menemukan putri bungsunya tidak sadarkan diri dikamar dan mengalami pendarahan hebat.

Tanpa berpikir panjang sehun yang pagi itu masih di mansion segera membawa putri mereka ke rumah sakit.

Sehun dan luhan menunggu dengan cemas di depan pintu IGD dan tak beberapa lama terlihat woonie dan suaminya mingyu datang, mereka meninggalkan meeting penting mereka setelah dikabari oleh sehun tentang kondisi kinan.

Setelah menunggu beberapa saat akhirnya dokter keluar dengan wajah yang sedikit lega.

“Bagaimana keadaan putri saya dok?" Tanya sehun.

"Kondisi putri anda sudah baik-baik saja dan kami juga bisa menghentikan pendarahannya, tapi kami menemukan kandungan alkohol dan obat peluruh kandungan dalam tubuh putri anda beruntung janinnya kuat atau mungkin dia memang sengaja bertahan di dalam kandungan putri anda” jelas sang dokter.

Mendengar hal itu tubuh luhan hampir saja limbung jika tidak ditahan oleh sehun.

"Saya tidak tahu apakah putri anda sengaja atau tidak tapi saran saya lebih baik anda berkonsultasi dengan psikiater untuk kondisi mental dan psikis putri anda" jelas dokter tersebut dan setelahnya meninggalkan keluarga jeon.

Kamar vvip

Luhan berjalan mendekat ke arah tempat tidur kinan dan dapat luhan lihat wajah pucat kinan saat ini.

Luhan menggenggam tangan putrinya sambil terisak

“Maaf sayang, maaf jika mama belum bisa memahami putri mama sendiri".

Sedangkan sang kakak woonie sudah menangis dipelukan suaminya mingyu.

Setelah beberapa saat netra itu terbuka dan kinan merasa asing.

"Kinan dimana” ucap kinan lirih dan luhan yang tak jauh dari kinan pun berjalan mendekat dan mengelus surai putrinya lembut.

"Kamu dirumah sakit sayang, mama menemukanmu pingsan” ucap luhan lembut.

Hening melanda hingga suara luhan memecah keheningan.

"Kenapa kamu melakukan hal yang membahayakan nyawamu sayang?” Tanya luhan lembut.

Kinan hanya diam tidak menjawab pertanyaan sang mama, tapi air mata mengalir deras dari kedua matanya dan tanpa banyak kata luhan memeluk putri bungsunya erat.

Luhan menatap putri bungsunya yang telah terlelap setelah beberapa saat lalu hanya menangis tanpa mengucapkan sepatah katapun, bahkan ketika seorang psikiater datang pun kinan tidak mengeluarkan sepatah katapun.

Stress mengarah ke depresi itulah menurut hasil pemeriksaan dan tentu saja itu menghancurkan hati luhan saat mendengar kondisi putrinya.

Kinan perlu perhatian khusus apalagi saat ini dirinya sedang hamil dan dokter menyarankan anggota keluarga yang lain untuk selalu mengawasi dan menjaga mental kinan supaya baik-baik saja.

Sejak keluar dari rumah sakit mendadak kinan menjadi sosok yang pendiam dan mengurung diri di kamarnya, dia tidak pernah keluar kamar.

Suatu hari.

“Sayang, ayo ikut mama kita belanja untuk perlengkapan baby" ajak luhan lembut.

“Tidak" jawab kinan singkat.

Luhan menatap putrinya dan memegang tangan itu pelan

“Jangan membencinya sayang, dia tidak bersalah dan dia juga bagian dari dirimu" ucap luhan lembut sambil mengelus pelan perut putrinya yang sudah membuncit.

Kinan masih setia dengan keterdiamannya saat luhan melanjutkan kata-katanya.

"Mama tahu kamu kecewa dan sakit hati dengan masa lalumu tapi anak ini tidak bersalah sayang, bagaimanapun juga dia adalah darah dagingmu”.

Kinan menatap sang mama dan air mata mengalir dari kata onyxnya.

"Tapi bayi ini mengingatkanku tentang pria itu mah, aku membencinya” isak kiran dan luhan yang paham pun memeluk putrinya dengan erat memberikan ketenangan untuk kinan.

Waktu berlalu begitu cepat dan kehamilan kinan menginjak usia 9 bulan, semua anggota keluarga jeon was was menanti kehadiran malaikat kecil ditengah keluarga mereka meskipun kinan masih belum menerima sepenuhnya tapi sekarang dirinya juga tidak menolak calon buah hatinya.

Saat ini kinan sedang bersantai di gazebo belakang rumah sambil menikmati cemilan dan secangkir lemon dingin, saat hari mulai gelap kinan pun memasuki mansion dan disana sudah ada woonie yang menunggunya dengan setumpuk hadiah untuk calon ponakannya.

“Sayang sini, lihat kakak membelikan setelan pakaian yang keren untuk keponakan kakak” ucap woonie antusias.

"Kenapa beli lagi? Bukankah yang kemarin sudah beli, lihatlah di kamarnya sudah ada 2 lemari penuh pakaian miliknya dan itu bisa dia pakai sampai dia berumur 3 th" ucap kinan.

“Hei cucu laki-laki keluarga jeon harus mendapatkan semua yang terbaik" ucap woonie sambil tersenyum.

“Apakah dia rewel?" Tanya woonie sambil mengelus perut buncit adiknya dan kinan pun menggeleng pelan hingga setelahnya kinan tiba-tiba meringis merasakan nyeri di perutnya.

Melihat kinan kesakitan woonie berteriak meminta tolong dan luhan yang sedang menyiapkan makan malam langsung berlari mendekat.

“Ada apa woonie kenapa teriak" tanya luhan saat sudah tiba di depan putrinya.

“Mah, lihat kinan mengeluarkan darah" tunjuk woonie pada paha kinan dimana ada darah yang mengalir, tanpa banyak bicara luhan langsung menyuruh salah satu pengawal untuk menggendong kinan ke mobil.

“Hubungi papa dan suamimu kinan melahirkan sekarang" ucap luhan tenang dan diangguki oleh woonie.

Lampu di depan pintu ruang operasi masih menyala tanda bahwa operasi tersebut belum selesai, semua orang menunggu dengan cemas hingga tak beberapa lama seorang dokter keluar.

"Selamat kelahirannya berjalan lancar dan ibunya baik-baik saja hanya saja bayinya mengalami masalah serius, bayinya untuk sementara harus berada dalam penanganan khusus" jelas sang dokter.

Tak beberapa lama terlihat seorang bayi laki-laki didalam inkubator sedang di dorong oleh seorang perawat tapi perhatian keluarga jeon terfokus pada selang di tubuh bayi tersebut.

"Apa yang terjadi dengan cucu saya dok?” Tanya sehun.

"Cucu anda mengalami kelainan jantung tuan, untuk saat ini kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memulihkan kondisi cucu anda” ucap sang dokter lalu meninggalkan sehun dan yang lainnya dalam keheningan.

Luhan hanya bisa menangis dipelukan sehun begitu juga woonie yang sudah terisak dalam pelukan mingyu.

"Cari dokter terbaik gyu untuk ponakan kita” isak woonie

"Iya sayang, kita cari dokter jantung terbaik untuknya nanti” hibur mingyu sambil mengelus punggung sempit istrinya.

Semua orang menunggu dengan kinan sadar pasca operasi di ruang rawat kinan, sementara malaikat kecil itu sedang dalam penanganan dan pengawasan khusus karena sempat mengalami henti jantung beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu jauh di korea victor yang sedang memimpin rapat di perusahaan tiba-tiba merasakan nyeri yang luar biasa di dadanya dan kejadian berikutnya adalah pria itu tumbang yang membuat panik hoseok dan seluruh anggota rapat.

Baekhyun, chanyeol dan jinnie serta namjoon berlari sepanjang koridor rumah sakit saat mendengar kabar dari hoseok jika victor tiba-tiba pingsan tidak sadarkan diri.

“Hobi ah apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya chanyeol saat sudah tiba di depan hoseok.

"Aku juga tidak tahu pah, tapi tiba-tiba dia merintih sambil memegang dadanya dan setelahnya victor pingsan” jelas hoseok.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!