NovelToon NovelToon
Menggoda Calon Ipar

Menggoda Calon Ipar

Status: tamat
Genre:Romansa / Balas Dendam / Sugar daddy / Tamat
Popularitas:48k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Jangan lupa follow Ig noer_azzura16 for visualnya ya.

Diandra menjadi sugar baby seorang pria dingin selama tiga tahun lebih ketika dia berada di luar negeri. Selain nama dan nomor ponselnya, Diandra sama sekali tidak tahu apapun tentang pria itu.

Namun, tiba-tiba ayahnya menyuruhnya kembali, setelah mengasingkannya selama 7 tahun, ketika adik tirinya akan bertunangan.

Diandra yang memang punya dendam pada ayahnya dan keluarga baru ayahnya itu. Memutuskan kembali, ada dendam yang harus dia tuntaskan.

Namun, siapa sangka. Jika tunangan sang adik tiri, ternyata adalah seseorang yang mengenal Diandra luar dan dalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20- MCI 20

Max menggengam tangan Diandra dengan tangannya yang satu lagi. Max saja terkejut, dia yakin Diandra juga pasti kaget dan takut. Padahal Diandra justru biasa saja. Dia sudah tiga tahun bersama pria itu, kasar dan galaknya Raez, sudah jadi makanan sehari-hari Diandra dulu di Madrid.

Diandra menaikkan bahunya. Itu hanya akting, supaya dia terlihat seperti takut.

"Pamanmu sangat marah, apa sebaiknya lupakan saja masalah ini. Lebih baik aku pergi, aku dan Celine hanya orang biasa, kami tidak mungkin melawan kuasa pamanmu kan?" tanya Diandra.

Sebenarnya pertanyaan itu bisa dibilang sebuah sindiran. Diandra sama saja sedang membandingkan otoritas Raez dan Max di keluarga Mahendra.

Mendengar ucapan Diandra. Max jadi semakin bertekad untuk melindungi Diandra.

"Diandra, maka jadilah tunanganku. Jika kamu jadi tunanganku, ayah dan ibu juga pasti akan ada di pihak kita! aku juga tuan muda keluarga Mahendra. Paman tidak bisa bertindak semaunya pada tunanganku! bagaimana?" tanya Max.

"Tapi nanti kamu dan pamanmu akan bertengkar lagi..."

"Tidak akan, percayalah!" Max meyakinkan Diandra, memegang kedua tangannya.

Dan di saat yang sama, Raez menuruni anak tangga ke lantai satu.

"Kalian mau pamer kemesraan di depan siapa?"

Suara Raez membuat Diandra dan Max menoleh ke arahnya. Diandra segera menarik tangannya, dia menunjukkan pada Max, kalau dia sangat takut pada Raez.

"Paman, kenapa paman menutup restoran temannya Diandra?" tanya Max pada Raez.

"Restoran temannya? yang mana?" Raez pura-pura tidak tahu.

Tangan Diandra terkepal di belakang tubuhnya.

'Cih, dia berpura-pura seperti itu untuk apa?' kesal Diandra dalam hatinya.

"Paman, Celine itu teman Diandra. Paman, kenapa harus seperti itu...?"

"Kamu dapat informasi darimana kalau aku menutup restoran itu. Pergilah dengan Bram ke ruang kerjaku. Dia akan menjelaskan segalanya padamu! restoran itu bukan aku yang menutup, pihak lain mengatakan kalau kepala kokinya hanya lulusan SMA, mana boleh ada hal seperti itu!"

Max mengernyitkan keningnya.

"Diandra, benarkah?" tanya Max.

Diandra menatap Max. Benar saja, kalau pria yang katanya mau menjadikannya tunangannya untuk melindunginya itu ternyata masih belum benar-benar dewasa. Bagaimana bisa satu kalimat dari Raez, bisa membuat Max merasa ragu pada Diandra.

'Apa yang aku harapkan dari Max, ya ampun!' batinnya cukup kesal.

"Max, Haikal memang lulusan SMA, tapi dia sudah lulus sertifikasi koki. Dan yang mengeluarkan sertifikat itu adalah para koki senior yang ternama!"

"Kalau begitu mudah saja, lihat prosedurnya bersama Bram. Kamu tentukan sendiri masih mau bantu restoran temannya wanita di sampingmu itu atau tidak?"

Diandra memicingkan matanya pada Raez.

'Dasar licik!' pekik Diandra dalam hatinya.

"Ayo kita lihat saja!" kata Diandra mengajak Max.

"Yang akan memutuskan adalah Max, kamu tidak boleh ikut, karena kamu pasti akan mempengaruhi Max!"

'Dasar sikopet! menyebalkan!' pekik Diandra lagi dalam hatinya.

"Aku akan lihat prosedurnya, kamu...!" Max yang khawatir pada Diandra, kalau tetap berada satu ruangan dengan Raez, lantas minta Diandra pergi ke mobil saja, "kamu kembali ke mobil saja ya, tunggu aku disana!"

Diandra menganggukkan kepalanya. Dan segera pergi keluar. Sedangkan Max segera mengikuti Bram ke ruang kerja Raez di villa itu.

Diandra keluar dengan cepat dari villa itu.

"Untung aku sudah meminta Celine mengurus sertifikasi Haikal, aku kira yang akan merusak usahaku dua teh hijau itu. Kenapa malah si galak... agkhhh!"

Diandra masih bergumam sambil berjalan mendekat ke arah mobil Max. Tapi dia malah di angkut seperti karung beras oleh Raez dan di bawa masuk ke dalam mobil Raez.

Brakk

Pintu mobil itu langsung tertutup, dan penjaga Raez segera berdiri di depan pintu mobil. Membuat pengawal yang mengikuti Diandra tidak berkutik.

"Lepaskan aku!" pekik Diandra kesal, karena kakinya ditarik oleh Raez.

"Aku sudah peringatkan kamu, jauhi Max. malah berani-beraninya kamu jadi sekertarisnya...!"

"Terserah aku, hidup hidupku! siapa kamu terus mengatur hidupku!" pekik Diandra kesal.

Dia kesal bukan main, kenapa dia bahkan tidak bisa melakukan apapun yang dia inginkan.

Raez menarik apa yang ada di dalam rok pendek Diandra itu.

Brekk

"Dasar tidak waras, apa yang kamu... agkkhhhh!"

Diandra di dorong sampai posisinya saat ini membelakangi Raez.

"Aku bisa sangat kasar padamu kalau kamu tidak menurut Diandra! jadilah wanita penurut, maka hidupmu akan lebih baik!"

Diandra menangis. Dia merasa kehidupannya benar-benar lucu. Sangking lucunya dia merasa menjadi sebuah lelucon.

Diandra membungkuk, dia membungkuk sampai kepalanya menempel di jok tempat duduk mobil.

"Hiks... hiks..." Diandra terisak, sangat terisak.

Diandra lelah, kenapa harus dia terus sih yang mengalah? kenapa?

Melihat Diandra tidak melawan, dan malah terisak. Raez menjadi bingung.

"Di... Diandra!"

"Hiks... Aaaaaa...!" Diandra makin histeris. Dia menangis sejadi-jadinya.

Raez menghela nafas panjang. Dia melepaskan jas yang dia pakai. Dan membantu Diandra merubah posisinya menjadi duduk di sampingnya, lalu menutupi lutut Diandra dengan jasnya.

"Maafkan aku, aku..."

Diandra kembali terisak, sangat pilu.

"Aku antar kamu pulang!" kata Max, segera menghubungi supirnya.

Setelah supirnya datang, Raez meninggalkan tempat itu untuk mengantarkan Diandra pulang. Sepanjang jalan, Diandra masih menangis. Dan sepanjang jalan juga, Raez merangkul Diandra, memberikan dadanya sebagai tempat untuk Diandra menangis dan menumpahkan segala kesedihan dan rasa kesalnya.

Dia yang membuat Diandra menangis, tapi dia juga yang menjadi tempat dimana Diandra bisa leluasa menangis.

Beberapa saat kemudian, Bram dan Max keluar dari ruang kerja itu.

"Diandra, paman..."

"Tuan bilang, nona Diandra di hubungi temannya. Kemungkinan dia sudah pulang. Tuan muda sebaiknya mengurus semua ini kalau mau membantu nona Diandra. Aku akan menemani tuan Max, ke dinas itu!"

Max segera menganggukkan kepalanya. Dia pikir, dia harus membantu Celine. Maka Diandra pun akan senang.

Sementara ketika mobil Raez sampai di depan rumah Diandra. Raez turun dari dalam mobil, dan menggendong Diandra sampai ke dalam rumahnya. Menurunkan perlahan di di atas sofa.

Diandra masih belum diam, dia masih terisak. Membuat Raez merasa bersalah. Entah kenapa, dia memang selalu tidak bisa tega pada wanita yang sudah menemani hampir setiap malamnya di Madrid selama tiga tahun itu.

Raez mengambil air minum di dapur, dan memberikannya pada Diandra.

"Minumlah!" kata Raez dengan lembut.

Diandra meraih gelas itu dan meminumnya setengah. Raez bahkan kembali meraih gelas itu dan meletakkannya di atas meja.

"Masih ingin menangis?" tanya Raez.

Diandra menatap Raez.

"Kenapa kamu tidak membiarkan aku dekat dengan Max?" tanya Diandra.

Raez mendengus kesal.

"Dia keponakanku!"

"Kalau pria lain, boleh?" tanya Diandra.

Raez mengeraskan rahangnya.

"Apa kamu sudah bosan hidup Diandra?"' tanya Raez yang jelas sekali, sama dengan menjawab 'tidak'

"Kalau begitu nikahi aku!"

Diandra sungguh mengambil resiko yang besar dengan mengatakan kalimat seperti itu pada Raez. Sangat besar.

***

Bersambung...

1
Sri Udaningsih Widjaya
Ceritanya bagus kak
Noer Row_ling: terima kasih
total 1 replies
Ika Yanti Unyil
kehidupan diandra menjadi lebih baik.meski diawal hanya simpanan raez tetapi takdir menentukan lain.raez akhirnya memperjuangkan diandra untuk menjadi istrinya yang sedang mengandung keturunannya.dan semua kelauarga bisa menerima diandra meski diawal banyak kejadian yg selalu memojokkan diandra....ceritanya romantisss alurnya mengalir.dengan bahasa yang enak dibaca.
terus semangat berkarya thor ❤️❤️❤️❤️
Noer Row_ling: terima kasih
total 1 replies
Santi Seminar
piye sih Thor,dadi ruwet ...sisan dimatikan saja Diandra Yen mbok gawe salah2 terus🤔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
tamatlah sudah alkisah kami 🎶🎶
Noer Row_ling: beneran kayaknya ini tamatnya
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
bahagia selalu Diandra Raez 🤗
Noer Row_ling: so sweet
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
jadi mertua yang baik Siska 🤭
Noer Row_ling: pada dasarnya baik, hanya sempat terkontaminasi kak
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
sudahlah dipenjara, anaknya meninggal pula🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: gak 🤣🤣🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
gila gak nanti dia kehilangan anak kesayangan 🤔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: nanggung dikit mah Thor 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
gak perlu karena dia dah habis/mati sendiri 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: biar aman dan damai
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Innalilahi wa innailaihi rojiun
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: Aamiin 🤲
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
mati gak tu Genelia terjun dari lantai empat 🤔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🤣🤣🤣🤣🤣 sayangnya dia bukan iron man
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
lah apa salahnya mereka kan suami istri 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iri dia 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
bukannya selesai, tambah mah iya🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: kasian tapi dia kan jahat 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
apa aja yang dilakukan Genelia itu salah semua, gak ada benarnya, nurut ibunya sedang kan ibunya aja sesat🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya 🤭🤭
total 2 replies
vj'z tri
gak usah repot repot udah langsung di bayar kontan beserta bunganya 🤧🤧🤧
Noer Row_ling: kontan
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
lanjutkan Genelia, semoga rencananya gagal dan ketahuan biar menyusul orang tuanya dipenjara 🤭
Noer Row_ling: iya betul
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
malah nyalahin orang 😡
Noer Row_ling: yah, pick me emang gitu kak
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ck mana ada begitu Genelia, ortu mu kan memang pembunuh 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: betul kan emang ortunya yang jadi otak pembunuhan
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
tabrak aja Genelia pagarnya 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya bener
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Genelia gak mungkin nurut 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!