NovelToon NovelToon
Pernikahan Kedua

Pernikahan Kedua

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:7.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: CHINOV

Diusia mudanya Vyanita harus berjuang sendiri dalam bertahan hidup, kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan. Dan dia harus rela kehilangan harta peninggalan kedua orang tuanya, untuk menutup hutang sang Ayah. Hingga akhirnya dia bertemu dengan sahabat sebaik Revi, dan keluarga Revi lah yang kini menajdi keluarga baru bagi Vya.

Kebahagiaan datang silih berganti, bertemu dengan keluarga baru yang baik dan menyayanginya, hingga kebahagian lain datang, dimana Vya menemukan cintanya.

Menikah dan membina keluarga, namun tidak berselang lama kebahagian itu berangsur sirna. Akankah Vya mampu melewati cobaan hidup yang datang padanya? Dan akankah dia menemukan kebahagiannya kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CHINOV, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19

Dua tahun telah berlalu, kehidupan rumah tangga Adit dan Vya terlihat semakin harmonis, walaupun mereka masih belum juga dikaruniai momongan. Mereka terus berusaha dan berdoa agar apa yang mereka inginkan dapat dikabulkan oleh sang pencipta.

Kini mereka tidak lagi tinggal di Kota S, Adit memutuskan memboyong Vya pindah ke Kota M tempat di mana Vya lahir dan dibesarkan. Bukan tanpa sebab, karena perbuatan Nesha yang selalu mendatangi Vya disaat Adit sudah berangkat bekerja dan selalu memojokan Vya, dan mengatakan hal hal yang tidak baik pada Vya, terlebih saat Nesha mengungkit ungkit masalah momongan. Tentu saja itu membuat Adit geram melihat istrinya selalu disakiti oleh sang Mama, hingga akhirnya dia memutuskan untuk pindah, jauh dari kedua orang tuanya lagi.

Dan dengan berat hati Khalid melepas kepindahan anak dan menantunya, Khalid pun menyiapkan hunian untuk mereka di kawasn elite Kota M. Dan dia juga memberi suntikan dana, mendukung serta memantau perkembangan bisnis Adit di Kota M, tanpa sepengetahuan Nesha. Karena jika Nesha tau kemana putranya pindah dan tinggal tidak menutup kemungkinan dia akan melakukan hal hal yang tidak menyenangkan lagi pada Vya, atau bisa saja lebih dari itu.

Adit sempat menolak semua pemberian Khalid karena Adit ingin membangun usaha dengan modalnya sendiri, tetapi karena Khalid memaksa dengan alasan tidak ingin melihat anak dan menantunya hidup susah sementara dia sendiri bergelimang harta. Mau tidak mau akhirnya Adit menerimanya, kini dia membangun usahanya sendiri di Kota M, sedangkan Vya kini juga telah memiliki sebuah toko kosmetik di dalam sebuah Mall terbesar di Kota M.

Tidak setiap hari Vya stay di toko itu, karena dia memiliki beberapa karyawan dan mempercayakan penjualan di tokonya pada karyawan karyawannya. Hanya hari hari tertentu saja Vya datang untuk berkunjung dan melihat apa apa saja yang harus dibenahi dan barang apa yang harus distock ulang.

Dan saat Vya tidak berkunjung ke toko, Adit selalu mengantarnya ke rumah Ferra karena di sana Vya tidak akan merasa kesepian. Disana ada Rizwan, Ferra, dan Elsa putri pertama Angga dan Nara yang kini telah berusia 1 tahun. Angga dan Nara lebih memilih menitipkan putri mereka pada Ferra disaat mereka tengah bekerja dari pada harus menyewa seorang baby sitter.

Hari ini Vya tidak ada jadwal untuk berkunjung ke toko, namun entah mengapa ingin sekali dia datang ke tokonya. Dan setelah meminta izin suaminya lewat telepon Vya segera bersiap, dia mengendarai sendiri mobilnya menuju Mall tempat tokonya berada. Seperti biasa saat dia datang ke tokonya dia akan membantu karyawannya untuk berberes dan membersihkan toko. Dan baru disaat semua dirasa sudah rapi dan bersih barulah mereka membuka toko tersebut.

Dan hal yang tak terduga pun terjadi, disaat Vya tengah melayani salah satu pembeli, ada seseorang yang memanggilnya.

"Vya, itu kau kan,"

Merasa dipanggil namanya Vya menoleh, dan dia begitu terkejut ternyata yang memanggilnya adalah Nesha ibu mertuanya.

"Mama," lirih Vya.

"Kita perlu bicara," sinis Nesha. Vya mengangguk dan berpamitan pada karyawannya, mengikuti ke mana langkah Nesha berjalan.

Dan kini mereka tengah duduk berhadapan disalah satu resto di dalam Mall tersebut, hanya ada dua gelas minuman dingin dan keheningan. Karena tidak ada salah satu dari mereka yang mengawali pembicaraan, hingga akhirnya Vya mengumpulkan keberanian dan mengawali perbincangan siang itu.

"Mama, kapan sampai. Dan Mama datang dengan siapa?"

"Bagaimana kabar anakku?" tanya Nesha tanpa mau menjawab pertanyaan dari Vya.

"Mas Adit baik Ma,"

"Bagus, apa kamu sudah hamil, ini sudah dua tahun kalian menikah?" tanyanya lagi. Seketika Vya lemas dan merasakan sesak dalam dadanya ketika pertanyaan itu terlontar kembali dari mulut Mama mertuanya.

"Belum Ma," jawab Vya dengan tertunduk.

"Jangan beritahu Adit jika saya ada di Kota ini, dan berikan nomor teleponmu. Saat saya memintamu untuk datang menemui saya, saya harap kamu datang sendiri tanpa Adit," ucap Nesha dan dia beranjak pergi setelah mendapat nomor telepon Vya, dan meninggalkan Vya dengan segala kebingungan.

🌷🌷🌷🌷

Dua hari berlalu setelah pertemuan Vya dan Nesha, dan sesuai dengan titah sang Mama mertua Vya tidak menceritakan kejadian itu pada Adit. Dia memilih bungkam dan menyimpannya sendiri, dia bersikap seperti biasanya seolah tidak terjadi apa apa.

Hari ini Vya tengah berada di kediaman Rizwan, seperti biasa saat dia tidak berkunjung ke toko dia mengahabiskan waktunya menunggu sang suami pulang dengan bermain bersama keponakan kecilnya Elsa. Saat tengah bermain tiba tiba ponsel Vya berbunyi, tidak ada nama tertera di ponselnya. Vya pun mengangkatnya,

"Assalamualaikum," sapa Vya

"Wa'alaikumsalam, temui saya di resto J di Jalan Pahlawan sekarang," tanpa menyebut nama Vya sudah tau siapa yang meneleponnya. Vya meminta ijin pada Ferra untuk pergi, dan mengatakan jika dia ada janji dengan suplier. Tanpa ada rasa curiga Ferra pun mengijinkan Vya pergi. Dengan perasaan campur aduk Vya segera memesan taksi online dan pergi menuju tempat yang ditunjuk oleh Nesha.

Tiba ditempat yang ditunjuk oleh Nesha, Vya mengarahkan pandangannya ke semua arah mencari Mama mertuanya. Dan dia pun melihat Nesha tengah duduk di sebuah kursi dekat dengan jendela, Vya pun mengahampiri Nesha.

"Assalamualaikum Ma," sapa Vya dan dia hendak menyalami Nesha namun Nesha menolaknya.

"Duduklah," jawab Nesha dengan menunjuk kursi didepannya. Vya pun menuruti perintah Nesha dan duduk berhadapan dengannya.

"Ada apa Mama, apa ada sesuatu yang penting?" tanya Vya. Dan belum sempat Nesha menjawab tiba tiba datang seorang wanita menyapa Nesha dari arah belakang Vya. Nesha sangat bahagia dengan kedatangan wanita itu, bahakan Nesha memeluk dan menciumi pipi wanita itu dengan sayang. Dan itu membuat Vya bertanya tanya siapa wanita ini, dan kenapa mereka terlihat begitu akrab.

Kini mereka bertiga duduk berhadapan dengan Nesha yang bersebelahan dengan wanita yang tidak Vya kenal.

"Vya perkenalkan, dia adalah Karina Adjie Baskara putri tunggal Adjie Baskara pengusaha sukses dari Kota S sama seperti Papa Adit. Dan dia adalah teman masa kecil Adit, hingga akhirnya mereka terpisah karena Karina harus menyelesaikan sekolahnya di Luar Negri. Dia baru tiga bulan berada di Kota ini, dan rencanya saya akan menjodohkan dia dengan Adit," ucap Nesha dengan nada dingin dan penuh penekanan.

Bak tersambar petir disiang bolong Vya, merasakan sakit yang teramat sangat, matanya memanas dan jatuhlah bulir bening air mata membasahi pipinya.

"Mas Adit masih suami Vya Ma," ucapnya lirih dengan bibir bergetar.

"Saya tau dia masih suamimu, tapi apa salahnya dia menikah lagi toh kamu tidak bisa memberikan keturunan untuknya. Dan saya rasa hanya Karina yang cocok dengan Adit putra saya,"

"Tapi Ma,"

"Tidak ada penawaran disini Vya, keluarga kami butuh seorang penerus. Kami tidak membutuhkan menantu dari kalangan rendah yang tidak bisa memberikan kami keturunan," ucap Nesha dengan kasar.

"Ayo Karina kita pergi dari sini, dan kita akan membicarakan masalah ini dengan Adit, karena Tante sudah cukup muak memiliki menantu seperti dia," Karina dan Nesha meninggalkan Vya sendiri di resto itu, Vya masih saja menangis dan terus menangis hingga dia menjadi pusat perhatian pengunjung resto.

💐💐💐💐💐

Assalamualaikum teman², Terimakasih atas apresiasi teman² semua, tetap di tunggu ya up berikutnya. Dan jangan lupa berikan Like, Komen, serta Vote, Tips juga boleh jika teman² berkenan. BIG LOVE BUAT KALIAN 😘😘😘😘

1
Yanti Astuti
lanjut
Ira Zamiah
Anga ngomong gitu biar adit ngerespon dlm koma bisa denger
Lela Lela
lanjut
Yuningsih Nining
terusin ah thor
Yuningsih Nining
Buruk
martina melati
siapa diaaaa
martina melati
mesti kudu ati2 nih... jangan2 psikopat
martina melati
bucin?
martina melati
knp gk nikah sm angga aja???
Santi Susanti
segeh
yuliwiji
Luar biasa
hafiz
heran bngt knp sih mamanya Adit bersikap tidak baik kpd menantunya,hnya karena menantu org tak punya juga yatim piatu bukan berarti htinya jahat yah.ini ni mertua yg zalim
Haida Royana
maaf tor..sdj suzon dgn mu
Haida Royana
jgn gitu dong tor buT cerita .. masa duduk di pelaminan sendiri...halu ya halu..jgn yg g mzsuk akal..
Rika Fitria
Luar biasa
Atoen Bumz Bums
berarti sm2 nikah 2x y thor
Jamilah Johar
😩
Jamilah Johar
/Cry/
Marlina Raden
emang Nara dan Angga udah melakukan hub.badan Thor 🤔kok tiba2 hamil
Lena Sari
hahaa....kok nggak d samperin sih ngga??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!