NovelToon NovelToon
Anak Genius: Papaku Keren

Anak Genius: Papaku Keren

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Anak Genius / Tamat
Popularitas:305.9k
Nilai: 5
Nama Author: mutoharoh

Dian yang lagi sakit hati setelah mengetahui pacarnya berselingkuh dengan teman baiknya akhirnya pergi ke bar untuk mabuk - mabukan, setelah mabuk Dian memesan kamar hotel tapi Dian malah salah masuk kamar, Dian masuk ke kamar seorang CEO muda yang sangat tampan.

CEO yang sulit didekati oleh para wanita tapi malah jatuh cinta kepada Dian saat pertama kali melihatnya.

APA YANG AKAN TERJADI SELANJUTNYA ??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mutoharoh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Daffa ke sekolahan Anak - anak

Tidak lama kemudian mereka bertiga sudah selesai makan, Dian langsung menyuruh Daffa dan Fadil untuk keluar dari rumahnya.

"Kalau kalian berdua sudah selesai makannya cepat pergi dari sini ." kata Dian.

"Kamu ngusir kita berdua ? tanya Fadil.

"iya ." jawab Dian.

"Emang kamu mau kemana Nona kok kelihatan sedang terburu - buru ." kata Daffa.

"Mau ke sekolahan Anak - anak ." kata Dian.

"Mau ngapain ? tanya Daffa.

"ada acara perkumpulan orang tua murid ." kata Dian.

"aku ikut yah nona ." kata Daffa.

"mau ngapain ." kata Fadil yang tiba - tiba Ikutan Berbicara.

"kamu lupa kalau aku juga bagian dari orang tua murid karena aku adalah papa si kembar ." kata Daffa.

"ya sudah kamu boleh ikut ." kata Dian.

kemudian Daffa langsung tersenyum.

"Aku mau ganti baju dulu ." kata Dian sambil berjalan dan masuk kedalam kamarnya.

"kamu mau ikut ke sekolah juga enggak Dil ? tanya Daffa.

"Emang boleh ." kata Fadil.

"Boleh asalkan kamu mengaku sebagai supir pribadi aku ." kata Daffa sambil ketawa.

"Kamu ngeledek aku fa ? tanya Fadil.

"iya ." kata Daffa sambil ketawa.

Tidak lama kemudian Terlihat Dian yang keluar dari kamarnya.

"Ayo buruan berangkat sekarang ." kata Dian.

"Oke ." kata Daffa.

kemudian mereka bertiga langsung keluar dari apartemen Dian dan berjalan ke mobilnya Daffa.

"Kita Duluan ya Dil ." kata Daffa sambil menjalankan mobilnya dan langsung pergi meninggalkan Fadil.

Fadil terus memperhatikan mobil Daffa hingga mobilnya tidak kelihatan lagi kemudian Fadil langsung berjalan ke restorannya.

Tidak beberapa lama kemudian Dian Dan Daffa sudah sampai di sekolahan Dani Dan Deni, ternyata hampir seluruh orang tua murid yang datang ke sekolahan mengenali Daffa dan pada menyapanya, Dian yang berjalan bersama Daffa terlihat semakin risih setelah banyak orang yang memperhatikannya, Daffa yang melihatnya kemudian langsung bertanya.

"Kenapa Nona kok kelihatan minder gitu ." kata Daffa.

"Gimana enggak minder kalau sekarang aku lagi jadi pusat perhatian ." kata Dian.

Kemudian Daffa langsung tersenyum.

Dian dan Daffa langsung masuk ke kelasnya Deni dan Dani, Dani dan Deni yang melihat papahnya Datang langsung lari memeluknya.

"Papah ." kata Dani Dan Deni.

"Kalian senang tidak lihat papah datang ke sekolahan bersama mamah kalian ." kata Daffa.

"Seneng Pah, pasti setelah ini teman - teman enggak akan Membully kita lagi ." kata Dani.

"Maksud kalian apa anak - anak ? tanya Daffa.

"kita sering di bully sama teman - teman gara - gara tidak punya papah ." kata Deni.

"Mulai sekarang papah tidak akan membiarkan anak papah sampai di bully sama teman - temannya lagi ." kata Daffa.

"Terima kasih Pah ." kata Dani dan Daffa sambil memeluk Daffa.

Dian hanya tersenyum sambil melihat Daffa dan anak - anaknya.

tidak lama setelah itu terlihat guru yang datang menghampiri Dian Dan Daffa.

"Orang tua dari Dani dan Deni ." kata Guru si kembar.

"Saya Bu ." jawab Daffa.

Bu guru terlihat sedikit kebingungan kemudian langsung bertanya kepada Daffa.

"maaf anda siapanya Dani dan Deni ." kata Bu guru.

"Saya papah dari Dani dan Deni ." kata Daffa sambil tersenyum.

"Bukan kah anda Pak Daffa Arya Ghossan pemilik dari pilar istana grub ? tanya Bu guru.

"iya ." jawab Daffa sambil tersenyum.

"Senang bertemu dengan anda papahnya Dani dan Deni ." kata Bu guru sambil bersalaman dengan Daffa.

"Senang bertemu juga dengan gurunya anak - anak ." kata Daffa sambil tersenyum.

Dian, Dani, dan Deni hanya memperhatikan Daffa yang sedang berbicara dengan gurunya.

2 jam kemudian acara perkumpulan orang tua murid sudah selesai, kini waktunya mereka untuk pulang, Sementara di sekolahan masih terlihat heboh saat orang - orang tau kalau Daffa adalah papah dari Dani Dan Deni.

Didalam perjalanan pulang terlihat mereka berempat yang sedang berbicara didalam mobil .

"Pah, hari ini perasaan kita berdua sangat senang karena papah udah datang ke sekolahan sebagai papah kita ." kata Dani.

"Iya kan papah emang papahnya kalian ." kata Daffa.

"Tapi kan sebelumnya papah tidak pernah masuk kedalam sekolahan ." kata Deni.

"Lain kali papah pasti akan sering datang ke sekolahan kalian ." kata Daffa.

"Terima kasih Pah, kita berdua sangat bangga punya papah yang sangat hebat dan papah yang sangat terkenal ." kata Dani.

"Emang papah terkenal ??? tanya papah.

"Iya dong buktinya tadi di sekolahan hampir semuanya mengenali papah sebagai CEO perusahaan terbesar di kota ini ." kata Deni.

Kemudian Daffa langsung tersenyum.

"Kalau kamu nona bangga tidak punya suami kaya aku ." kata Daffa.

"Enggak ." jawab Dian.

"Dasar ." kata Daffa sambil tersenyum ke arah Dian.

tidak lama kemudian mereka berempat sudah sampai di apartemennya Dian, mereka berempat langsung turun dari mobilnya Daffa terlihat Fadil yang sudah menunggu di depan apartemennya Dian.

"Ngapain kamu disini ? tanya Daffa.

"nungguin Dian dan anak - anak lah ." kata Fadil.

Dian dan anak - anaknya langsung masuk kedalam rumah meninggalkan Fadil dan Daffa yang lagi mengobrol didepan apartemen Dian.

"Mereka bertiga istri dan anak - anakku ." kata Daffa.

"PD banget kamu jadi orang, emangnya Dian sudah mau jadi istri kamu ." kata Fadil.

Kemudian Daffa langsung ketawa.

"Kenapa kamu disini mulu sih emang enggak mau balik ke perusahaan kamu ." kata Fadil.

"Hari ini aku libur khusus buat Dian dan anak - anak ." kata Daffa.

"Ya kalau gitu mending kamu langsung balik aja deh Kerumah kamu ." kata Fadil.

"Oke ." kata Daffa.

kemudian Daffa langsung membuka pintu disamping rumah Dian, Fadil terlihat bingung kemudian langsung bertanya.

"Kok kamu malah membuka pintu itu ? tanya Fadil.

"Kamu tadi nyuruh aku pulang kan ? ya aku langsung pulang lah ." kata Daffa sambil ketawa.

"maksud kamu apa ? tanya Fadil yang semakin Kebingungan.

"ini rumah aku ." kata Daffa.

"Jadi kamu pindah di samping rumah Dian ? tanya Fadil.

"iya keren kan ." kata Daffa sambil ketawa.

Terlihat Fadil yang terbengong melihat perkataan Daffa.

"Kalau kamu bisa bikin restoran di seberang apartemen Dian kenapa aku tidak bisa tinggal di samping Dian ." kata Daffa sambil ketawa.

"Bener - bener kamu ya fa ." kata Fadil.

"kata kamu mau bersaing secara sehat sama aku ya aku ladenin ." kata Daffa.

"Daffaaaaaaaaaaaa ." kata Fadil.

"Udah sana balik, aku cape mau istirahat dulu ." kata Daffa sambil masuk kedalam rumahnya kemudian langsung menutupnya.

Terlihat Daffa yang ketawa - ketawa setelah menutup pintu rumahnya dia terlihat senang setelah berhasil mengerjai Fadil.

Jam makan malam pun akhirnya tiba, terlihat Daffa yang menggedor-gedor rumah Dian.

"Nona, buka pintunya aku lapar ." kata Daffa sambil terus mengetok pintu rumah Dian.

Tidak lama setelah itu terlihat Dian yang membukakan pintu, Daffa langsung tersenyum ke Dian.

"Ngapain kamu kesini ." kata Dian.

"Aku lapar pengin makan ." kata Daffa.

"Kalau lapar ya tinggal makan lah ngapain malah kesini ." kata Dian.

"Dirumah ku tidak ada apa - apa, kamu kan tau sendiri kalau aku baru pindah kesini ." kata Daffa sambil tersenyum berharap Dian mengizinkannya masuk kedalam rumahnya.

kemudian Dian hanya terdiam.

"Aku boleh kan ikut makan Dirumah kamu bersama si kembar ." kata Dian.

"Enggak ." kata Dian sambil langsung menutup pintu rumahnya dan tidak membiarkan Daffa masuk.

"Nona, nona kok kamu malah menutup pintunya aku beneran lapar belum makan ." kata Daffa sambil menggedor-gedor pintu rumah Dian.

Akhirnya Dian membuka pintunya lagi, terlihat Daffa yang langsung tersenyum.

"Kamu sengaja kan pindah kesini buat repotin aku ." kata Dian.

"Aku bolehkan masuk kedalam ." kata Daffa

kemudian Daffa langsung masuk kedalam rumah Dian.

Sesampainya didalam rumah Daffa tidak melihat anak - anaknya kemudian langsung bertanya.

"Anak - anak mana ? tanya Daffa.

"Udah pada tidur ." kata Dian.

"Kalau Eka mana ? tanya Daffa.

"Eka lagi lembur dikantornya pulangnya nanti malam ." kata Dian.

"Bagus kalau gitu ." kata Daffa.

"Maksud kamu apa ? tanya Dian.

"Aku bisa berduaan sama kamu ." kata Daffa sambil tersenyum.

"Siapa juga yang mau berduaan sama kamu ." kata Dian.

1
Yuni Martopo
Luar biasa
Omah Tien
cewe nya terlalu belagu
Omah Tien
ko iklan nya pjg benar
Diah Susanti
kayak upin ipin, beda cuma 5 menit aja
Mazree Gati
baru di sini ada ceo goblok
Mazree Gati
jijik namanya,, tolol semua
Mazree Gati
GOBLOK SEMUA
Jami: nga suka karkter s dian nga mikir udanpuya anak
total 1 replies
Witri Yanti
lanjut Thor
Witri Yanti
lanjut thor
tyas
hey dia merebut keperjakaan mu dan kau merebut keperawanan nya jadi impas.
anan
mampir k
Pa'tam
menarik
🎯™ Irma Suryani 🦊⃫⃟⃤ BM√
Kok ga ada lg lanjutanx thor?ayo dong dilanjutkan lg
Rini Antika
Aku mampir kak, Salken dr Antara Cinta dan Luka, smg berkenan mampir jg ke ceritaku..🙏
Nanik Rusmini
rasain deh Dian.....ketusuk nooo
niwi Agus
ceritanya gantung. tapi tulisannya lah end... ky mana sih.. aku bingging
Anonim
O
Win
Hadir kak😁

Mampir juga dong di novel aku

"Pernikahan impian"

Makasih
Aerik_chan
lanjut kak
Siti Nurjanah
lanjut kak kapan up lanjutan nya kak? q tunggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!