NovelToon NovelToon
Angkasa (Captain The Orion )

Angkasa (Captain The Orion )

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi
Popularitas:675.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nurul Setya

Bias Fajar Angkasa
&
Marsya Nanda Pramudita

ORION

Berawal dari sebuah pertengkaran antara seorang ketua geng motor yang bernama Angkasa dengan seorang ratu wacana bernama Marsya. Membuat keduanya saling dekat.

Apakah dihati mereka akan hadir perasaan saling suka ataukah tidak?

Disini juga menceritakan kehidupan suatu club motor di SMA Respati yang benama ORION.

Dengan semboyan mereka yaitu :

Dimana bumi dipijak, disitu kami melangkah.


Jangan lupa vote, like, and komennya ya!

Ini adalah novel kedua yang aku buat.

Semoga kalian suka sama ceritaku ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Setya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketahuan

...HEI KALIAN NGAPAIN ADA DISINI!...

...____________________...

"Gua dukung seratus persen Angkasa Marsya!" sorak Munggar dengan kerasnya. Tangannya terkepal dan di angkat ke udara serta di gerakkan ke depan dan ke belakang.

"Dukung seribu persen gue!" sorak Oji tak mau kalah.

Ajis berdiri lalu menaiki meja. "Ya elah segitu doang. Nih gue anak sultan dukung sejuta persen tanpa di potong pajak dah!"

"Dukungan gue satu milyar persen tanpa ongkos kirim. Gimana? Kurang baik apa gue sama bos besar!" Ojan tak mau kalah.

Angkasa tengah duduk di samping Nauval sambil mengobrol-ngobrol tentang hal-hal yang sedikit berfaedah daripada meladeni teman-temannya yang lain yang kurang kerjaan mengepoi dirinya dan Marsya.

Saat ini anak-anak Orion tengah berkumpul di warung pojok, tempat tongkrongan sekaligus rumah ketiga bagi anak-anak Orion setelah rumah sendiri, dan juga sekolah.

Saat ini suasana warung pojok terdengar riuh setelah Munggar dengan mulut embernya membocorkan chat antara Angkasa dan Marsya saat ia meminjam ponsel milik Angkasa karena ponselnya tertinggal di kelas saat hendak membolos tadi.

Katanya sih cuman mau numpang chat Laras dengan ponsel Angkasa, eh tau taunya malah buka chat-chatan Angkasa bersama Marsya tanpa izin. Dan dengan bermodalkan mulut embernya, Munggar membuat riuh para anak-anak Orion yang tengah berkumpul karna bolos pelajaran.

Bolos. Yah itulah salah satu kenakalan yang sering kali di lakukan oleh anak-anak Orion terutama Orion inti saat ada jam kosong di kelas mereka. Dan satu dari dua pilihan tempat tujuan mereka ia lah Warung pojok setelah kantin sekolah.

"Weh tau gak gue tadi baca chat si Angkasa yang lagi gombalin Marsya!" ucap Munggar tanoa basa basi dan tak bertele-tele.

"Gomnal kek gimana, Gar?" tanya Asep kepo.

"Wadidaw! Serius ente?" tanya Oji tak percaya.

"Weh gak liat tampang gue yang lagi serius gini, huh?" tanya Munggar.

"Kagak lah. Orang lo pasang muka kek orang yang minta di gaplok gitu, mana ada yang percaya," ucap Oji.

Munggar berdecak kesal. "Sial!"

"Emang si bos gombal apaan?" tanya Asep dengan rasa penasarannya.

"Katanya si Bos fall in lope sama si Marsya. Trus tadi gue baca juga, katanya dia kesambet cintanya Marsya. Wkwk gue gak nyangka si bos bisa gombalin cewek juga."

"Diam-diam menghanyutkan nih si bos. Hati-hati sama yang begituan. Kagak baik buat kesehatan cewek tau gak," ujar Ojan.

"Kagak baik gimana? Pasti berbunga-bunga kali bukan keganggu kesehatannya," kata Firda.

"Ya jelas keganggu kesehatannya lah, Fir. Gombalan kek gitu buat para cewek pasti bikin jantung mau lepas," kata Ojan. "Kalo lo gak percaya, tanya aja sama si Munggar."

Munggar menepuk dadanya, sombong. "Gue sang pakar cinta mengiyakan ujaran, Ojan. Gombalan seperti itu bukan hanya akan bereaksi membuat jantung terlepas bahkan itu bisa membuat cewek jadi terbang ke awang-awang. Apalagi yang gombalin kek gitu cowok ganteng kek gue sama si bos. Pasri reaksinya bakal lebih parah dah!"

"Sok ganteng lu tong. Ingat masih ada Nopal yang kadar kegantengannya di atas lo!" sangkal Asep.

"Pakar cinta apaan dah lo, Gar. Yang ada bukan pakal cinta tapi pakar pakboi. Itu baru bener," ucap Ajis di sambut tawa teman-temannya.

"Itu si bos beneran suka sama si Marsya, heh?" tanya Raju yang merupakan teman sekelas dari Marsya.

"Yoi." jawab Munggar singkat.

"Marsya temen sekelas gue kan? Ratu wacana? Sekaligus musuh bebuyutan pergulatan gue di kelas kan?" tanya Jaka antusias.

"Hooh di sekolah ini mana ada yang namanya Marsya kecuali ratu wacana Respati."

"Hua hua bakal punya calon keluarga bos besar kita, Jak!" Raju menepuk pundak Jaka.

"Gak nyangka gue bisa berkeluarga sama kapten sendiri."

"Keluarga macam apa yang kalian berdua maksud?" tanya Maul bingung.

"Keluarga satu kelas bang. Di sana Marsya menjabat sebagai ibu negara kita," jawab Raju.

"Nasib bos gue miris amat. Bakal punya anak hasil ngambil dari jalanan kek elo berdua," Firda mengelus-elus dadanya sembari menatap Angkasa dengan tatapan iba.

"Sialan lo, Fir! Depan diem belakang tak terduga," kata Raju mendramatisir suasana.

"Sok drama lo, Ju. Nyalon jadi artis sinetron azab aja kagak di terima-terima," ejek Maul di akhiri dengan tawa ejekannya.

"Bukannya gak terima, cuman gue aja yang nolak tawaran sutradara tuh sinetron azab."

"Kenapa emang, kok bisa-bisanya lo tolak?"

"Gue tau, gue tau! Pasti lo kebagiannya jadi pemeran tokoh yang kena azab ya? Ngaku lo! Pasti tuh sutradara nyuruh lo akting di samber gledek trus berubah jadi gosong kan?" tebak Maul.

"Eh lo, Ul! Kalo ngomong bener terus sih gak pernah salah lo!"

"Buah dukuh buah durian," Dul mulai melancarkan aksi pantunnya setelah tadi terdiam menikmati nasi rames dan bakwan jagung.

"Cakep."

"Heh, salah lo semua!" teriak Dul.

"Salah nya dimana Dul?" tanya Asep yang baru menghabiskan mie pedas bak setan. Bibirnya merah seperti memakai lipstik cewe.

"Harusnya kalian ngomongnya 'dua-duanya sama-sama buah' bukan malah jawab 'cakep'. Mana ada buah cakep, yang ada malah buah mentah, mateng, sama asem aja. Ternyata cuman gue aja yang pinter di sini. Yang lain pada oon semua."

Angkasa menimpuk kepala Dul dengan gulungan tisu di mejanya. "Woy lo berani ngatain gue oon!" bentak Angkasa.

Nyali Dul seketika menciut di buatnya. Dul pun menghampiri Angkasa dan merangkul pundak cowok itu.

"Babang Aska. Maafin Dul ya, tadi Dul nggak bermaksud ngatain babang oon. Maafin Dul ya, Dul khilaf bang," kata Dul dengan suara di manja-manjakannya. Hal itu membuat semua teman-temannya bergidik ngeri, terutama Angkasa yang sudah menatap Dul dengan tatapan jijik.

"Gue Angkasa bukan Aska. Gue bos lo bukan abang lo!" Angkasa menepis tangan Dul dari pundaknya. "Najis lo! Jauh-jauh sono dari gue, jangan deket-deket," usir Angkasa.

"Babang lo gitu amat sih. Lo lupa sama apa yang kita lalui bersama. Hiks hiks hiks," Dul menjalankan aktingnya. "Lo tega bang. Lo kenapa duain gue sama si Marsya. Gue tau dia cantik, beda sama gue yang..."

"Stresss!" teriak Maul sambil tertawa terbahak-bahak.

"Weh sialan lo marmut. Gue hajar lo baru nyaho," kesal Dul lalu menghampiri Maul yang tengah memegangi perutnya karena tertawa geli.

"Ampun bang jago, eh ralat bencong jago! Buahahaha."

"Mampus lo di tangan gue, Ul. Siap-siap pulang rumah tinggal nama diang lo!" Dul menghampiri Maul dengan emosinya yang menggebu-gebu. Sedangkan Maul yang tau situasinya sekarang tengah terancam segera berlari menyelamatkan diri.

"Pengecut lo! Beraninya di omongan aja. Giliran di ajak adu jotos malah kabur," ejek Dul sembari mengejar Maul.

Maul menulikan pendengarannya mengabaikan ejekan Dul. Ia masih berlari dengan sesekali menoleh mengejek sambil menjulurkan lidahnya kepada Dul yang sudah mencak-mencak dan mengumpatinya.

Tawa menggelegar pun terdengar riuh di warjok tersebut. Hingga suara bariton pun terdengar menghentikan tawa mereka. Bu Bunga bersama pak satpam sekolah yang badannya mirip bodyguard itu tampak berjalan ke arah warjok menghampiri kumpulan anak-anak Orion berkumpul.

"HEI KALIAN NGAPAIN ADA DISINI!"

"Mampus kita ketahuan! Gukill kita nyamperin ke sini bro!"

...√...

Bersambung...

Wajib vote, like, dan komen ya!!!

1
MommyHill💖
/Smirk//Smirk/
Febby Harya Setyaningsih
aku nungguin
Febby Harya Setyaningsih
kak kok nggak ada lanjutannya
Adistya Permata Nia Putri
kapan up lagi Thor udah lama g dlanjut pdhal ceritanya bagus q suka banget
Lovelyy
keren
Ari Mulyati
angkasa jadi tengil yahhh skrg,,,,,
mulai ada konflik nih,,,, kaya nya bakalan ada baku hantam dan pengorbanan dan air mata nih hahahahahaha,,,
aku pembaca baru nih,,,, baru semalem nemu nya novel ini,,,,,
jadi aku bacanya marathon sampe skrg,,,,, semoga kedepannya ga bikin kecewa dengan menunggu up lama
Graciendells
nextt thorr
Girl_Official
mampir kak (love in my life) aku tunggu😊
aini:-}
up thorrr
aini:-}
up thorrr
Meida Atini
aduh duh kasian bang angkasa ngakak jdi nya saya
Mochi_04
boy ben EXO aja Thor buat angkasanya biar halunya tinggi dikit🙂
Mochi_04
gx ada yang cocok thor
Feby Afrianingsih
mbak author kaya nya lupa sandi akun novel toon nya kaya nya ini makannya Lama up nya
pembaca dalam hati
ngeri blm up haha ini udh bulan 10 eh mau ke bulan 11 dehh😂😂
Santai Dyah
lnjut
Santai Dyah
boom like untuk karya terbaikmu thor
Santai Dyah
lanjut thor salam kenal dari Kabut cinta
Harni
lama gk up² lgi
Rosita Sari Anggarini
kapan up lagi. mulai ada konflik.
konflik nya sedang aja jangan yg berat2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!