"Bagaimanapun dia tidak bersalah, biarkan dia tumbuh" ucap Bram
"Tapi aku tidak ingin, Paman" jawab Alex
Pikirannya dipenuhi dengan kebimbangannya mengambil keputusan yang seharusnya
"Aku akan memikirkannya" ucap Alex seraya berdiri dari duduk nya, mengayunkan langkah nya meninggalkan Bram di ruang baca
Naik melewati anak tangga menuju kamar nya dan membuka pintu lalu menutupnya
Kezia berlari menuju kamar mandi karena rasa mual yang dirasakan nya
"Aku ingin muntah, tapi nggak bisa keluar" ucap Kezia
Membawa langkah nya keluar dari kamar mandi, namun baru sampai depan pintu kamar mandi
Mendadak pandangan nya berputar dan tiba tiba ruangan menjadi gelap, tubuh nya jatuh ke lantai di depan Alex yang masih berdiri
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mey Insta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ketahuan
Melangkah kan kaki menuruni tangga kamar nya menuju ruang makan, Thom yang sudah menunggu nya berdiri di samping kursi meja makan bersama kepala pelayan lalu menari kursi di hadapan nya untuk Alex duduk
"Selamat pagi Tuan Muda" ucap Thom seraya menunduk kan kepala bersama kepala pelayan
Tanpa menjawab Alex dengan cepat duduk di kursi makan yang sudah di sediakan
Mengangkat satu helai roti dari se tangkap roti di atas piring nya lalu meraih pisau di samping piring nya dan mengoleskan madu di atas roti nya
Kemudian menangkap kan kembali ke satu helai roti lain di atas piring nya
Kemudian menusuk kan garpu pada roti nya dan memotong nya menggunakan pisau yang baru saja dia gunakan
Lalu menusuk kan garpu pada potongan roti nya sesuap dua suap seketika gerakan tangan nya terhenti dan meletakkan pisau dan garpu nya saat mengingat kembali lukisan Baroto
"Ada yang salah dengan sarapan nya Tuan Muda" tanya kepala pelayan
Alex hanya mengangkat jari telunjuk kanan nya pertanda tidak ingin menjawab dan menginginkan nya meninggalkan nya
"Permisi Tuan" ucap kepala pelayan yang lalu pergi meninggalkan nya di ruang makan bersama Thom
"Aku ada janji siang ini, kamu saja ke proyek" ucap Alex
Thom sudah mengerti dengan setelan casual yang di kenakan nya pagi ini, tanda dia tidak ingin ke kantor
Tetapi Thom penasaran apa yang membuat nya tidak ke kantor hari ini
"Baik Tuan" ucap Thom
"Duduk lah, sarapan bersamaku" ucap Alex lalu Thom duduk di kursi sisi kanan Alex
Membuka piring yang semula tertutup dan meraih dua helai roti dan mengoleskan nya dengan selai kacang di hadapan nya
"Bagaimana dengan wanita incaran mu" tanya Alex
Seketika Thom menghentikan gerakan nya saat akan mulai melahap roti nya dan meletakkan nya kembali ke piring di hadapan nya
"Wah, ketahuan. Sial" batin nya dalam hati
"Saya hanya menemui nya sekali Tuan" ucap Thom yang mulai gemetar menjawab nya
Thom takut saat Alex menanyakan tentang Tasya, karena bagaimanapun awal nya Alex yang pertama menginginkan nya
"Kenapa kamu gemetar, tidak sesuai keberanian mu saat menghajar lawan mu" ucap Alex seraya masih melahap roti nya
Thom yang masih terdiam sedikit menunduk kan kepala menatap piring berisi roti yang melambai meminta nya untuk melahap nya
"Hei, sampai kapan kau pandangi roti di hadapanmu. Atau mau saya suap kan ke mulut mu" ucap Alex yang menggoda nya
Tetapi tidak untuk Thom, ucapan Alex seperti ancaman untuk nya
Lalu dengan segera Thom mengangkat roti di hadapan nya dan mulai melahap nya
"Tenang saja, aku sama sekali tidak menyentuh nya malam itu" imbuh Alex
Seketika gerakan Thom terhenti saat Alex menyampaikan hal tersebut, membuat bibir nya tersenyum merekah
"Setelah selesai, pergi lah" ucap Alex seraya bangkit berdiri dari duduk nya dan melangkah kan kaki nya kembali menuju kamar pribadia nya
Thom dengan masih tersenyum di bibir nya dengan tetap melahap roti nya yang tinggal separuh di atas piring, kemudian bangkit berdiri setelah mendengar pintu kamar Alex tertutup
Thom mengayunkan langkah nya dengan masih tersenyum sendiri, mendekati mobil pribadi nya lalu masuk ke dalam nya dan mulai melajukan nya perlahan menuju pintu gerbang rumah Alex dan berlalu pergi dengan perasaan bahagia nya
Secara tidak langsung Alex memberinya ijin mendekati Tasya
lagian Alex yg udah suka kn sama Tasya. bt Thom gak papa ya,Tasya nya sama boss Alex, biar km bisa dapet lexa
kn istri lagi hamil, trs d bikin nggak enak moodnya, sekarang hati bercabang. moga Tasya hatinya tidak egois masih memikirkan sesama wanita.
kl gtu apa nantinya ada karma.
pdhl kn Kenzie gak tau apa2.toh Alex jga belum ktmu ada misteri apa antara ayah kenz sama momz Alex
nunggu selanjutnya aja lah aku
salah ya kak.
ikut alur ya saja.