📍Start: 30-08-2020
📍Finish: 10-01-2021
Kedatangan seorang siswi baru di SMA KEBANGSAAN menarik perhatian dan kegegeran hampir seluruh warga sekolah, karena bisa membuat dua musuh bebuyutan memperebutkannya. Angkasa dan Rahen, dua remaja nakal langganan BK yang berumusuhan hanya karena ingin dianggap jagoan dan menang sendiri.
"Apa yang mereka suka dari gue sih? Kalem enggak, murid pintar dan teladan juga enggak, aneh, sengklek kali ya otak mereka sampai suka orang kaya gue," ucap Naura.
Siapakah yang akan dipilihnya?
Simak kisah selengkapnya~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Imell mell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 19
Dua Hari telah berlalu, liburan yang telah dihabiskan se-keluarga telah habis. Hari ini Naura sudah masuk sekolah tepat pukul 06.52 WIB.
"Holla Naura datang membawa banyak kebahagiaan dan memecahkan keheningann!!" teriak Naura seraya masuk kelas.
"Woii ini bukan latian militer! jangan teriak napa!" sahut Cakra kesal.
"Wah orang liburan dah balik nih ye." sahut Novan.
"Nauraa." balas Laila dan jalan cepat menuju bangku belakangnya.
"Karna gue gak lupa sama temen, jadi ku bawakan oleh-oleh dari sana." ucap Naura seraya membongkar sekantong kresek merah yang dibawanya.
"Huaa gue dapet apaan nih?" tanya Beno.
"Sepatu kuda." balas Naura enteng.
"Gila lo!"
"Thanks ya raa." balas teman temannya.
"Hmm sama-samaaa!"
"Eh gue mau jumpa pers dulu ya! mengkonfir kabar tak sedap yang terdengar di telinga pemirsaa." ucap Naura lalu berdiri dari duduknya.
"Lo abis liburan gak malah waras makin gila aja sih! percuma tuh duit dihamburin buat lo!" cibir Oliv.
"Komentar kao sungguh menusuk jantung lif." balas Naura lalu melangkah keluar kelas menuju sebuah kelas lainnya yaituuu.
"Nah ini tukang ngibul dateng juga, katanya urusan keluarga taunya liburan!" ucap Ervan seraya keluar kelas bersama kedua sohibnya.
"Nah karna itu gue kesini pengen meluruskan kabar miring tersebut! tapi berhubung kalian udah pada tau, ya emang realitanya gue liburan." balas Naura santai seraya menggigit kukunya.
"Cih alesan, gausah gigit kuku ketauan banget gak punya gunting kuku di rumah!" cibir Angkasa seraya bersedekap dan bersender di pintu kelas.
"Mending gausah ngomong sa! sekalinya ngomong kebahagiaan orang hancurr!" balas Naura sinis.
"Abis liburan gue gak dikasih oleh-oleh nih?" tanya Rendy.
"Oh tentu saja dikasih, gue kan baik hati orangnya." jawab Naura seraya memberikan sesuatu ke tiga orang itu.
"Makasih makasihh." jawab Ervan namun tidak dengan Angkasa yang malah.
"Nyindir gue secara halus lo?" pertanyaan Angkasa itu langsung jadi sorotan.
"Dikasih apaan sih lo sa? bukannya cemilan?" tanya Rendy seraya memakan cemilan yang diberi Naura.
"Ganci bentuk sambel." balas Angkasa datar lalu memasuki kelasnya.
"Loh sa itu penghargaan buat mulut lo yang pedesnya minta ampoenn!" balas Naura cengengesan, namun kebahagiaannya sirna kala mendengar kalimat Angkasa.
"PR numpuk, ntar ke rumah!" ucap Angkasa seraya masuk kelas.
"Skakmat euyy." sahut Ervan seraya ketawaa.
"Beneran sa gue pengen ngajak lo liburannnn!" ucap Naura yang langsung buat dua orang di depannya keselekk.
"Uhukk uhukkk." Rendy dan Ervan kompak langsung batuk mendengarnya.
"Mau ngapain lo liburan sama Angkasa?" tanya Ervan seraya memicingkan mata curiga.
"Nikah dulu baru....," perkataan Rendy langsung dipotong.
"Jangan ngawur omongan lo berdua!" balas Naura seraya menggeplak pala Rendy.
"Trus liburan maksutnya?" tanya Rendy bingung.
"GUE MAU NGAJAK ANGKASA LIBURAN KE MUARA, AMAZON, AIR TERJUN VICTORIA, PLAYA ZIPOLITTE, BIAR ILANG NYAWANYA DISANA!" teriak Naura seraya berlalu pergi.
"Udah balik dari liburan nih cewek aneh." ujar Samudra yang kebetulan bersantai di depan kelas.
"Apa lo? mau gue lempar sekalian ke jurang ha?" tanya Naura ngegass.
"Sekali kali kalo ketemu gue santai gitu! ngegas mulu untung gue sehat fisik dan mental." jawab Samudra.
"Mau situ sehat atau enggak waras atau enggak, bukan urusan gue bener dah idup lo jadi uruss sendiri." sergah Naura seraya berjalan cepat.
"Makin aneh aja tuh orang." guman Samudra seraya tersenyum miring.
Sementara disisi lain...
"Lo yakin kan dia lewat sini?" tanya seorang cewek.
"Yakin seribu persen gue mah." balas temannya.
"Otak lo aja gak seratus persen! sok-sokan ngomong seribu persen." balas cewek tadi membuat temannya mendengus. Saat Naura melintas di depan mereka, langsung saja tangannya ditarik menuju belakang kamar mandi.
"Maksut lo apa sih?" tanya cewek tadi atau There.
"Harusnya gue yang nanya gitu! ngapain lo bawa gue kesini?" tanya Naura seraya menatap santai orang di depannya itu.
"Lo mau ngajak liburan Angkasa? sadar diri gue disini ceweknya girls." balas There seraya tersenyum menang.
"Sebelum ngomong konfirmasi dulu kebenarannya! gue males debat hari ini!" ucap Naura akan berlalu pergi, namun tangannya dicekal. "Mau apa sih lo?"
"Kita selesein disini!" balas There lalu menjambak rambutnya, Naura yang kaget langsung menendang kaki there dan membogem wajah There emosi. Namun, kedua teman There mengadukan itu ke BK dan jadilah kasus baru.
"Belum sebulan kamu disini Naura! tapi sekarang kamu buat masalah LAGI!!!" teriak guru BK seraya mengetuk meja.
"Itu bukan salah saya bu! dia narik saya ke belakang kamar mandi abis itu njambak rambut saya gimana saya nggak ngelakuin pembelaan coba?!" balas Naura kesal.
"Alesan bu! nih wajah saya luka, kaki saya juga sementara dia nggak luka." jawab There membalikkan fakta.
"Apa sih lo!"
"Lo yang apaan!"
"STOPPP kita lihat CCTV untuk membuktikan siapa yang BERSALAHH!!" ucap guru BK dan mengajak mereka ke ruang satpam.
"Pak satpam mohon putar rekaman CCTV belakang kamar mandi cewek pagi ini" ucap guru BK dan mereka menonton kejadian tadi disana.
"Tuh bu yang narik tangan saya There kan?!" ucap Naura mengeluarkan pembelaan.
"Tapi saya dibogem dan ditendang juga loh bu sakit!!" ucap There seraya mengusap bibirnya.
"Kalian berdua tetap saya hukum! Naura silahkan hormat bendera satu jam! There kamu hormat bendera dua jam!" tegas guru BK.
"Loh buu kok saya lama amat?!" protes There.
"Karna kamu yang memulai semua masalah ini." jawab guru BK.
"Laksanakan hukuman kalian SEKARANG, ibu pantau dari podium upacara!" tegas guru BK dan menggiring mereka melaksanakan hukuman.
**********
SMA KEBANGSAAN digegerkan dengan There juga Naura yang sama sama dihukum di bawah teriknya matahari, bahkan berita itu masih berkibar hangat hingga bel pulang sekolah berbunyi.
"Ra, lo abis ngapain sampe dihukum ma There tadi?" tanya Oliv.
"Hah! males gue cerita." balas Naura.
"Dijambak There, dibales bogeman sama tendangan dari Naura!" sahut Difa.
"Wih emang info kalo dari Difa selalu aktual mengalahkan silet." sahut Laila seraya menggelengkan kepala.
"Wih ini baru cewek AMAZON! otot kawat tulang besi." ucap Oliv.
"Bukannya samson betawi yang otot kawat tulang besi?" tanya Difa.
"Halah sama aja!"
"Terserah lo pada ngomong apa." balas Naura malas lalu berjalan keluar kelasnya dan sudah ada tiga orang menunggu dirinya disana.
"Lo abis ngapain sampe dihukum sama There?" tanya Ervan dan Rendy kompak.
"Ih wauw kompak nih." balas Naura.
"Jawab pertanyaan kita ogeb!" ujar Ervan kesal.
"Cari sendiri jawabannya!" jawab Naura.
**********
Di sebuah halte bus terllihat dua orang tengah berteduh karna hujan yang tak kunjung reda malah semakin deras saja.
"Ck! gue pulang aja." ucap Angkasa seraya berdiri.
"Kalo mau jalan sih silahkan! mau sakit juga silahkan!" balas Naura seraya memakan es krim nya.
"Yaampun mbak sama mas romantis banget pacarannya." ucap seorang cewek yang lewat sambil membawa payung.
"Apaan sih mbak ngawur amat kalo ngomong!!" balas Naura kesal.
"Ngapain tadi lo gak bawa mobil sih? udah tau dari rumah lo ke toko buku tuh jauh, ngapain ngikutin gue beli es krim juga?" tanya Naura bertubi-tubi.
"Nanti lo bisa kabur!" balas Angkasa seraya bersedekap dan menyandar di halte bus.
"Ya resiko ditanggung penumpang." balas Naura cuek bebek, taklama datanglah penolong membawakan mobil dan payung menghampiri mereka berdua.
"Lama lo bedua!" ucap Angkasa dan masuk mobil itu.
"Yailah sabar kali sa! tapi kan enak ada waktu berduaan sama Naura." balas Rendy.
"Sialan." ucap Angkasa dan melemparinya batu.
"Mamposs kao ren." sahut Naura seraya masuk mobil juga.
"Lo sih sa ngapain ngikut Naura beli es krim? jadi apes kan!" ujar Ervan julid.
"Kabur tuh orang entar sat!" balas Angkasa tanpa merubah ekspresi datarnya.
"Halah! kenapa nggak sekalian lo iket aja pake tali trus gantung diatas mobil?!" balas Ervan.
"Gausah kompor lo van!, runyam urusannya kalo ngikutin saran looo!!!" protes Naura.
"Udah diem kuping gue jebol nih!" sahut Rendy.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
To Be Continued~~
Jangan Lupakan Like, Vote, and Coment.
💜💜💜💜💜💜💕💕💕💕💕
Sapta Eka
Tujuh dalam Satu
🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Sapta Eka
Tujuh dalam Satu
🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
7in1
Sapta Eka
Tujuh dalam Satu
🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
jangan lupa mampir ya di
"Morning Glory Family"
1000% bakalan ketagihan deh:v.
banyak pelajaran yang di ambil tentang hubungan kakak adek. cocok untuk haluan anak tunggal hehe