NovelToon NovelToon
Presdir I'M In Love

Presdir I'M In Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Romansa Modern / Nikahmuda / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 5
Nama Author: cacacaca

Clovis Bramantio
Seorang presdir muda dari perusahaan Queens Jewellery (QJ).
Laki-laki tampan yang mendapat julukan tak sedap yaitu "Presdir menyebalkan" dan "tidak menyukai perempuan". Tentu saja itu mempunyai alasannya.

Diana Alexander
Seorang perempuan cantik, sexy dan kaya raya.
Tidak seorangpun tahu latar belakangnya karena dia yang kabur dari kedua orangtuanya. Diana kabur karena perjodohan yang akan dilaksanakan oleh kedua orangtuanya.

Via, Rara.
Sahabat Diana, gokil abis.
Penuh tawa dan canda namun setia.

Selamat membaca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cacacaca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19

Pagi hari seperti biasa Diana, Via dan Rara sudah berada di kantor. Diana berniat untuk mengucapkan terimakasih secara langsung.

"Nona Cindy, apa Tuan Clovis sudah datang?"

"Sepertinya sebentar lagi, ada apa?"

"Ah tidak, Aku ada yang perlu dibicarakan."

"Masalah kampus?"

"I...Iya benar"

Lift khusus presdir tiba-tiba terbuka. Cindy segera berdiri dan menundukkan kepalanya, begitupun Diana. Cindy segera membawa berkas dan mengikuti Clovis ke dalam ruangan. Seperti biasa, Cindy membacakan agenda hari ini.

Tak lama kemudian Cindy keluar, "Kamu boleh masuk"

"Baik, terimakasih" Diana pun memasuki ruangan bernuansa abu tersebut. Bau maskulin yang begitu segar menusuk hidung Diana. Dilihatnya Clovis yang begitu segar dan rapih.

"Duduk" Diana duduk di salah satu sofa yang tersedia.

"Ada apa?"

"Saya... Saya ingin mengucapkan terimakasih kepada Anda Tuan"

"Sudah?"

"Emm Saya juga minta maaf karena sudah merepotkan Anda. Saya benar-benar berterimakasih. Jika bukan Anda, mungkin Saya sudah..."

"Kamu pikir orang-orang tertarik kepadamu? Tidak semua" Clovis menghampiri Diana dan duduk di hadapannya.

"Maaf Tuan, Saya tau Anda tidak mungkin menyukai Saya. Saya juga minta maaf karena sudah mengira yang tidak-tidak kepada Anda"

"Maksudmu?"

"Mengenai sahabat Anda. Ternyata dia adalah tunangan sahabat Saya."

"Apa karena itu Kamu pingsan?"

"Sebenarnya..."

"Sudah cukup, ini bukan ruangan untuk curhat. Lebih baik Kamu kembali bekerja."

"Baik Tuan, sekali lagi terimakasih" Diana menundukkan kepalanya. Diana berjalan mundur ketika hendak meninggalkan Clovis, namun kakinya tersandung kaki meja.

"Waaaaaa..." Tubuhnya limbung dan hampir mengenai meja. Namun Clovis menariknya ke dalam tubuhnya. Seketika pandangan mereka saling terkunci. Namun Diana segera sadar, dia menarik tubuhnya untuk kembali berdiri.

"Maaf, Maaf Tuan... Terimakasih karena Anda kembali menyelamatkan nyawa Saya. Terimakasih Tuan"

"Harga meja ini akan jauh lebih mahal dari biaya rumah sakit"

Diana tercengan, matanya membelalak. "Jadi maksud Anda, Anda menyelamatkan meja Anda?"

"Apa perlu Saya menyelamatkan mu?"

Diana menganga karena kehabisan kata-kata. "Baiklah Tuan, maafkan Saya"

Diana meninggalkan ruangan Clovis. Wajahnya ditekuk dengan sangat masam. "Kenapa Di?" Cindy melihat Diana.

"Tidak, tidak apa-apa. Permisi Nona Cindy"

Diana kembali ke ruangannya.

Pada jam istirahat Diana menceritakan semuanya, Rara dan Via ikut membelalakkan matanya. "Kayanya dugaan Gue muncul lagi deh. Tuan Clovis emang nggak suka sama cewek. Sampe sedingin itu dia?"

"Gue kira dia emang punya sisi baik karena udah anter lo pulang. Ternyata"

***

Hari berganti hari. Mereka menghabiskan waktunya dengan begitu saja. Hingga waktu berhenti di akhir pekan. Waktu yang tertulis dalam kartu undangan yang diberikan Keno kepada Diana.

"Males banget Gue datang ke acara itu"

"Udah lo nggak usah datang Di"

"Tapi, Mommy sama Daddy Gue katanya bakalan datang. Kalo Gue nggak datang, bisa diseret Gue"

"Kayanya Kita nggak pernah ketemu mereka"

"Udahlah nggak penting, nanti juga lo tau" jantung Diana berdegup kencang, dia takut Via dan Rara mengintrogasinya mengenai keluarga.

"Jadi lo beneran mau dateng"

"Iya, terpaksa"

"Oke, lo hati-hati ya"

"Apa perlu Kita temenin?"

"Nggak, nggak usah. Gue sendiri aja" Diana tidak ingin Via dan Rara bertemu orangtuanya.

"Oke, hati-hati ya Di. Dan kayanya malam ini gue ngga bisa nginep disini Di" Rara melihat ponselnya, dibacanya pesan dari Ibunya yang meminta antar pergi menemui neneknya.

"Gue juga, Gue nggak mau disini sendirian"

"Oke oke nggak apa-apa. Lagian besok lo masih bisa kesini"

1
Tarwiyah Nasa
oh tebakanku salah
Tarwiyah Nasa
Tomi keknya
Scorpio💞💙💙💙
Satu kata sempurna KA Caca keren ditambah kak cahaya dubber.love u all sekebon durian❤️❤️❤️⭐⭐⭐⭐⭐🤗
Scorpio💞💙💙💙
suka banget ka karyamu
Scorpio💞💙💙💙
sukses selalu thor.love u🤩🤩🤩
Scorpio💞💙💙💙
Pasangan serasi❤️❤️❤️
lestari saja💕
hamil kah diana?
lestari saja💕
bolong ga punggung nya???
lestari saja💕
terus utk apa dia ungkapin cinta ma diana???
D
😂😂akor
Erina Munir
diana...diana...polos banget yaa thor
Zia Sazia
bagus
Danny Muliawati
thor gmn vina yah
Danny Muliawati
walaupun gmn istri hrs di ksh tau permasalahan nya biar bs waspada jd nya kan Di berbohong
Danny Muliawati
dan vina ga ganggu lg
Danny Muliawati
PD sekali yah vina ini sdh berhianat d punya anak mo balikan .... mimpi x yah 😄😄
Danny Muliawati
sabar yah Di 😭😭
Sari Aliong
Semangat Thor💪💪💪
kimiatie
terlalu menuntut peehatian Dan berfikiran negatif🤦🤦 Anak manja memang susah sikit😁😁
kimiatie
situasi ini Salah siapa sebenarnya🤦🤦
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!