NovelToon NovelToon
My Boss

My Boss

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / One Night Stand / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:94.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Riskiana

Sekretaris lama bernama Indira Maheswari adalah sekretaris yang memiliki kompenten tinggi walaupun penampilannya tidak menarik.Dengan kacamata super tebal dan rambut yang selalu di ikat.Indira sangat tidak menyukai bos barunya anak dari bapak Abraham yang bernama Danish Bastian Abraham karena perlakuannya yang sering membawa keluar masuk wanita cantik dan sexy di kantornya.Begitupun dengan Danish yang tidak menyukai sekretarisnya yang cupu.

Danish akhirnya terperangkap dengan sekretarisnya karena rasa tanggung jawabnya sebagai seorang pria yang telah menghamili Indira.

yuk...guys baca dan nantikan per episodenya💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Riskiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19.Terpeleset.

Danish menghisap rokoknya yang tersisa setengah batang. Sambil menikmati malam di balkon kamar tidurnya. Ia duduk sambil melihat langit gelap dan sesekali meratapi nasibnya.

Bagaimana dia bisa mengambil keputusan semendesak ini. Pernikahan adalah hal yang tidak pernah diinginkan. Walaupun umurnya sudah genap 30 tahun, Danish tidak bisa membiarkan cinta menyelinap di hatinya, dan menguasai dirinya. Bagi Danish cinta itu sangat menyakitkan. Danish bangga menyelamatkan hatinya dan menutupnya dengan rapat selama ini. Agar tidak merasakan hal sama yang di lakukan oleh orang tuanya.

Pertengkaran yang selalu ia lihat, perselingkuhan orang tuanya, membuat Danish sangat trauma dengan hubungan dan cinta, apalagi sampai ke pernikahan. Namun jika sampai Danish menolak pernikahan tersebut, maka harta warisan Abraham tidak akan jatuh kepadanya. Dimana, wanita licik itu akan terus menjadi gulma di kehidupan keluarganya dan putranya akan menjadi penerusnya. Tidak mungkin Danish menyerahkan begitu saja.

Dan Danish juga tidak bisa meninggalkan tanggung jawabnya dengan membiarkan Indira menggugurkan benihnya yang telah berkembang di rahimnya. Walaupun dirinya, brengsek! Tapi Danish masih mempunyai hati yang masih cukup baik.

Belum selesai Danish mengesap rokoknya hingga habis, suara teriakan berhasil melengking di telinga Danish dan terkejut hingga berhasil mengganggunya.

"Aaaaaaaaaaaa" Suara teriakan Indira berhasil membuat Danish berlari menuju asal suara.

Indira yang telah tergeletak di lantai kamar mandi, tanpa satu helai pun yang menutupi tubuhnya sembari meringis kesakitan.

" Kau kenapa???" Ucap Danish menatap terpaku. Seolah pemandangan di depannya adalah sesuatu yang sangat indah. Tapi, ini bukan waktunya dan tak akan pernah lagi.

Tanpa basa basi Danish tidak akan membiarkan nafsunya bertambah berkobar, ia mengambil handuk dan melempar keseluruh tubuh Indira dan menggendongnya. Selain menahan sakitnya, Indira tidak menyadari bahwa tubuhnya tak terbalut sehelai kain pun. Indira memeluk handuk di tubuhnya sendiri untuk menutupi tubuhnya.

" Diam...jangan bergerak! jika tidak, handuk ini akan terbuka menampakkan tubuh polosmu ini." Ucap Danish sambil menggendong Indira. Indira tidak bisa diam, ia terus meronta-ronta dan tidak mau di perlakukan seperti ini.

" Aku bisa berjalan sendiri." Ucap Indira. Bahkan kakinya sudah terlihat bengkak. Indira tidak akan membiarkan Danish menikmati tubuhnya kembali. Itulah yang difikirkan Indira semenjak tadi.

Perasaan takut untuk di renggut untuk ke dua kalinya. Padahal tubuhnya adalah sah milik Danish karena Danish adalah suaminya. Walaupun pernikahan tersebut hanya pernikahan kontrak, nyatanya pernikahan mereka sah secara hukum dan agama.

" Benarkah?" Ucap Danish melempar tubuh Indira ke kasur. Danish merasa kesal, karena dirinya masih sempat menolong namun Indira tidak menghargainya.

"Auww..." Indira berteriak memekik. Walaupun kasur itu empuk, namun saat Danish melemparnya terkena kakinya yang terkilir.

" Hey, aku bukan barang. Bisa di lempar seperti itu. Ini sakit sekali." Ucap Indira dengan mata yang menggenang. Indira berfikir, Danish sangat tega melemparnya bagaikan barang.

" Tadi kau ngotot mau turun. Di lempar ke kasur yang empuk aja. Kau kesakitan! Dasar plinplan dan manja." Ucap Danish menarik kaki Indira dan memijatnya pelan. Air matanya membuat hati Danish yang sedingin es sedikit melunak.

" Hiks...sakit..." Ucap Indira menangis menahan nyilu di kakinya.

Danish hanya terdiam dengan rintihan Indira. Ia melihat dalam-dalam wajahnya yang semakin lama semakin syahdu. Terlihat sangat cantik, walaupun tanpa make up yang menempel di wajahnya. Indira begitu cantik. Ternyata, sekretarisnya selama ini menyimpanan kecantikan yang luar biasa.

" Ck..Apalah aku ini. Sadar dia hanya Indira yang culun. Bahkan pernikahanku hanya janji kontrak. Dan aku tidak akan pernah membiarkan siapapun, termasuk dia, menyelinap di dalam hatiku." Batin Danish lalu Danish meraih ponselnya yang berada di kantong boxernya.

" Hello dok? Bisakah anda datang kerumahku? Istriku barusan terjatuh, dan kakinya terkilir." Jelas Danish kepada dokter pribadi keluarga Abraham.

Setelah itu Danish mengambil handuk lain, berniat ingin membantu mengeringkan rambut Indira. Danish melihat Indira yang membeku karena kedinginan.

" Sini aku bantuin, nanti kau masuk angin." Ucap Danish lalu menggosok rambut Indira dengan handuk. Indira menatap Danish ketika tangannya berhasil menyentuh rambut Indira. Menatap tidak percaya. Apakah ini bosnya? Entah kepentok dimana kepala Danish, sehingga memberikan perhatian kecil kepada Indira, fikirnya.

Danish yang merasa di perhatikan, menjadi mengalih menatap Indira yang sebelumnya menggosok-gosok rambutnya. Bulu matanya yang lentik dengan kerjapan yang syahdu. Bibir yang pucat karena menahan dinginnya. Sungguh ini menguji nyali Danish kini.

Tanpa sadar Danish telah menyentuh pipi Indira, menyeka air yang menetes dari rambut ke pipi meronanya menggunakan punggung tangannya. Sangat lembut, berhasil menggetarkan jiwanya yang diam, bahkan ingin menyentuhnya lebih dalam. Bahkan tatapan keduanya tidak bisa di ahlikan. Tetap menatap lebih dalam, menyelusup dinding perbentengan yang kokoh. Yang mungkin semakin lama akan retak sedikit demi sedikit.

Situasi hanyut itu berhasil terhambur ketika dokter pribadi Danish masuk dalam kamar Danish. Mereka menjadi salah tingkah dan berusaha bersikap biasa saja walaupun sangat terlihat gelagapan. Dimana rumah dokter tersebut begitu dekat dengan rumah Danish. Jadi hanya beberapa menit saja, dokter sudah sampai kediaman Abraham.

" Permisi tuan, bagaimana keadaan nona Indira?" Tanya dokter Wira. Dokter pribadi Danish yang mengetahui kehamilan Indira. Namun, Wira merupakan dokter kepercayaan keluarga Abraham. Ia bisa mengunci mulutnya dan menjaga nama keluarga Abraham. Sudah bertahun-tahun dokter yang telah berumur ini menjadi dokter pribadi keluarga Abraham.

" Sepertinya kakinya terkilir dok. Saya mengkhawatirkan kandungannya." Jelas Danish kepada dokter Wira.

" Baiklah, saya akan periksa." Lanjut Wira sambil memeriksa Indira yang saat ini telah mengganti pakaiannya dengan bantuan pelayan sebelumnya.

" Duh, kenapa lagi dengan menantu?" Ucap Rosa yang baru saja datang bersama Brata karena curiga dengan kedatangan dokter Wira. Ternyata Indiralah yang tengah sakit.

" Danish kau seharusnya menjaga Indira. Nanti mama gak bisa lihat cucu. Ia kan buk." Ucap Rosa melihat mertuanya yang memang tidak banyak bicara dan mengangguk cemas.

" Tenang nyonya Rosa. Kandungan Indira baik-baik saja. Dia lebih tahan banting dengan para ibu lainnya. Tapi untuk menjaga-jaga, benar juga kata nyonya Rosa. Jika tuan harus menjaganya. Kehamilan ibu muda itu sangat rentan. Tidak boleh stress dan kurangi aktivitas yang membahayakan janin. Sewajarnya saja dan berolahraga yang tepat. Jangan lupa ya nona Indira, makanan yang sehat." Jelas dokter Wira.

" Syukurlah, Danish. Oma tidak mau mendengar Indira kenapa-kenapa lagi. Jika ada sesuatu yang membahayakan istrimu, kau tau sendiri akibatnya." Ucap Brata memperingati Danish. Namun karena itu adalah sebuah peringatan. Danish mengangguk" Baik oma. Danish janji akan menjaganya." Danish tidak berani membantah perkataan Brata yang sangat ia sayangi.

1
ayu cantik
suka
Nur Nuy
thanks author sukses selalu
Nur Riski Ana: jangan lupa mampir di novel terbaruku ya🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Nur Nuy
akhirnya 😍😍
Nur Riskiana
❤️❤️❤️❤️❤️
Nur Riskiana
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Nur Nuy
bisa langsung tokcer Danish junior kedua hahahaha
Nur Nuy
indira juga ngapain bertahan dirumah orang, status masih istri orang juga parah sih, jadi malas
Nur Nuy
no comment ah
Nur Riski Ana
good job
Nur Riski Ana
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Nur Nuy
ko jadi keguguran sih kasian banget Indira, gimana sih jadi gini ah
Nur Riski Ana
Terima kasih atas tanggapannya kakak🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Nur Nuy
yaampun semoga Indira gpp, danish dijebak hadeh malas banget
Nur Riskiana
up setiap hari ya kakak
Nur Riskiana
🔝
Nur Riskiana
😍🥰🥰🥰🥰🥰
Nur Nuy
jangan sampai ulah mereka anak danish yang tak berdosa kena, please Thor buat kevin kena batunya malah berbalik ke dia celakanya,.
Nur Nuy
jangan sampai ulah mereka anak danish yang tak berdosa kena, please Thor buat kevin kena batunya malah berbalik ke dia celakanya
Nur Riski Ana: okay kakak🥰🥰🥰🥰terima kasih sarannya
total 1 replies
Nur Riskiana
good job🥰
Nur Riski Ana
Terima kasih atas dukungannya kak😍🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!