Kisah ini menceritakan kisah tentang hal berbau mistis yang di angkat dari kisah nyata dari berbagai sumber yang berbeda. tidak untuk di tiru dan hanya sebagai pengetahuan saja. ambil sisi cerita positifnya dan buang Negatifnya. Semoga kalian menikmati ceritanya. Keep stay menjadi orang cerdas✌️🙏.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dobbl444n, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mencari mangsa di sosial media, buat dijadikan tumbal!pesugihan Tuyul#2
Halo Reading semoga kalian terhibur dengan karya aku ini, dan mohon maaf jika ada salah kata-katanya 🙏😁, kita ambil sisi positifnya dan jangan untuk di contoh sisi negatif nya ya para sobat reading ku semua. selamat membaca !! 👻👻👻
...****************...
"saya mau dapat uang banyak" ucapnya lagi
lalu saya sempat berpikir berbelit-belit lah.
"aduh bro istighfar, udah lah jangan main kaya gituan lah. emang gak ada urusan dengan hukum cuman ini lebih berat lagi ngarang!, ini urusan udah beda lagi!" ucapku
Lalu spontan ia menjawab. "sudah itu gampang, kalau udah kaya baru tobat" ucap Asep.
kan Bego! (dibenak ku).
yang awalnya tadi saya nasehatin. jadi seolah-olah kaya mendukung. karena di iming-iming bakal kebagian inilah, saya kebagian itulah.
yang dulu nya saya masih suka minum kan, masih suka yang hal-hal negatif.
Sejenak aku tertegun (saya pikir ahh bukan saya ini ya kan, hanya teman saya yang melakukannya).
"ya udahlah, apa kata ente jalani aja!" ucapku dengan penuh support.
lalu saya menanyakan bagaimana cara kecepretannya.
"ya pokoknya nanti ente mau beli apa aja tinggal ngomong ke saya" ucap Asep.
.
.
.
suasana masih dalam perjalanan
.
.
.
" emangnya tempatnya dimana? kamu sudah tau?"
"udah tau ente tinggal ikut aja"ucap Asep.
.
.
.
.
Sampailah di tempat, dan kami pun turun lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, ada kurang lebih 1 kilo kita berjalanan.
Di sana saya sudah mengeluh. haus...Lapar.... Wah pokonya sudah rewel lah. kaya anak kecil. minta tolo, minta es segala macam.
Lalu sampailah di pertengahan jalan. sempat beristirahat duduk di warung.
ngobrol-ngobrol sama tukang warung, nanya-nanya, kebetulan ada yang tahu namanya di Abah ini Abah Gugun .
tahu saya dengan Abah ini ucap pemilik warung..
sesudah itu kita cari alamat yang sudah di beri tahu.
.
.
.
terus jalan...
.
.
.
sesampainya di pertengahan jalan kita ketemu sama anak sungai. cuman nggak terlalu dalam sih kita nyebrangin anak sungai. yang kita lihat awalnya itu arus airnya begitu tenang.
Lalu kita lepaskan barang yang di pakai seperti Baju, celana, cincin, sepatu. akhirnya barulah kita menyusuri sungai itu yang bertujuan untuk sampai ke depan.
kelihatannya tenang airnya pas kita sudah pertengahan sungai ehh ternyata arusnya deres banget tuh arusnya.
nggak tahu itu petunjuk atau apalah karena udah kepalang di tengah jalan. masa mau balik lagi. nggak mungkin kan udah jauh-jauh udah ngabisin buat beli rokok, buat beli es.
Akhirnya bagaimana nih kak airnya makin deres. ucapku lalu kami memutuskan kita terjal!, terjang terus.
sesampainya sudah di pesebrangan sungai kita naik ke daratan. nah bertemu dengan ular belang-belang putih hitam.
Sebenarnya kata orang tua dulu kalo ada ular ketika dalam suatu perjalanan, katanya di suruh balik lagi . tidak boleh di lanjutkan perjalanannya. tapi mungkin kita ngeyel. ngga mudah juga sudah sesampai di sini di perjalanan saya mabuk ketika naik angkot.
akhirnya ular itu kami pukul pakai kayu. pukulan kami tidak mengenai ular tersebut lalu ularnya pergi.
......................
Ya para Reading semoga kalian senang dengan cerita saya di episode kali ini, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Reading semoga kalian menyukai cerita dari karya saya ini..
see you next Bab Babay 👹
ngebayangin jualan sate , di kuburan trs pembelinya para genderowo dan teman" nya...wah ngeri" sedep gak sich.
Astaghfirulloh...
yang ada pembelinya mbak Kunti poci and dedemit lainnya
musyrik nih awas lho kalo mati kena azab nanti kaya yang di pilm pilm