Kelahiran seorang bayi perempuan yang sangat cantik. Sanggup merubah kehidupannya di masa depan setelah di tinggalkan kedua orang tuanya.
Gadis bernama Esmeralda yang terlahir dari kedua orang tua yang berbeda kasta. Ellena harus meninggalkan Esmeralda kecil untuk selamanya. Ellena meninggal karena penghianatan suaminya yang bergelar bangsawan. Louis Alexander Graham melupakan keberadaan dirinya dan buah cinta mereka.
Louis menikah kembali dengan Margaret Thatcher setelah mendapat desakan dari sang Ayah. Dari buah pernikahan mereka lahirlah gadis cantik bernama Isabella Anastasia Graham.
Lahirnya kedua gadis keturunan dari keluarga bangsawan yang sangat terhormat, Namun beda ibu. Perbedaan sifat dan karakter dari dua gadis keturunan Louis, saling mencintai satu pria yang sama.
Akan kah sang pangeran akan memilih satu diantara keduanya?
Yuk ikuti terus kelanjutan nya. Kisah yang mengandung bawang dan mengharu biru. Cerita ini terinpirasi dari kehidupan di negara Inggris dan kerajaan kecil yang terdapat di kota London.
Ikuti terus kisahnya dalam serial "AKU BUKAN CINDERELLA,"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon enny76, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Di serang Ular kobra
"Sudah, sudah! tidak perlu di perpanjang. Lebih baik kita pulang sekarang! seru Alfred menatap kesal pada Esmeralda.
"Kalau begitu, ayo pangeran. kita pergi dari tempat ini?"
Mereka bertiga akhirnya pergi meninggalkan tempat itu.
"Huh! Dasar orang kaya, kenapa kalian sangat sombong! lihatlah buah Cherry ku berantakan di tanah." gerutu gadis berkepang dua itu sambil memunguti buah Cherry.
"Ternyata banyak yang sudah rusak dan tidak layak buah Cherry nya. Pangeran sombong tadi menginjak-injak buah Cherry ku!" gumam Esmeralda terlihat sedih.
"Tak apa, separuh dalam keranjang ini sudah cukup banyak buah Cherry nya. Aku harus segera pulang, pasti Bizel menunggu ku?!
Dengan berlari kecil Esmeralda kembali pulang dengan melewati jalan setapak. Lantunan suara Esmeralda terdengar merdu, kaki kecilnya terus melangkah melewati jalan setapak pepohonan rindang. Tiba-tiba langkahnya terhenti saat di depan nya sudah menghadang ular cobra besar yang siap menyerang.
"Ssstttttzzzzz.......!!! Desis suara ular kobra sambil kibas-kibaskan ekornya
Esmeralda terkejut dengan bola mata melebar "Ular kobra? ya Tuhan! apa yang harus aku lakukan? aku tidak mungkin melawan ular sebesar itu?! Esmeralda tampak gusar dan ketakutan, ia mundurkan langkahnya ke belakang. Ular itu berjalan mendekat seakan siap menyantap tubuh gadis berusia 10 tahun itu!
"BIZEL! tolong aku.....
"IBU...!
"AYAH....!
Jerit Esmeralda dalam hati.
**
"Uhuk! uhuk! uhuk!
Tiba-tiba Loius tersedak saat mengunyah kentang goreng
"Louis ada apa dengan mu? tanya Marlen.
"Tidak apa-apa Mom, hanya tersedak kentang."
"Mommy! berikan Daddy minum! kasihan kan Daddy." celetuk Isabella, gadis berusia tujuh tahun.
"Iya sayang."
Margaret menuang kan air putih kedalam gelas dan memberikannya pada Louis. "Minumlah dulu." tukasnya seraya menepuk-nepuk punggung Louis.
"Sudah cukup!"
"Makan lah yang lain, atau aku mau ambilkan sup ayam? tawar Margaret
"Tidak usah, aku sudah kenyang." Louis mengusap bibirnya dengan tissue "Aku berangkat ke kantor dulu." tanpa menunggu protes dari Margaret, Louis beranjak dari duduknya dan mencium kening sang istri.
"Bella, Daddy berangkat dulu ya." mencium kening dan berdua pipi Bella.
"Mom, aku berangkat dulu!" Louis mencium pipi sang mama.
"Kapan kau akan menyusul Ayah mu ke Holland? peresmian Bank disana akan segera launching."
"Minggu depan aku akan berangkat. Aku harus serahkan tugas ku dulu pada paman Andrea."
"Baiklah sayang, hati-hati di jalan."
"Daddy, jangan lupa belikan Bella Barbie yang keluaran terbaru."
Louis tersenyum dan mengangguk "Baik sayang, akan Daddy belikan." setelah mencium pucuk kepala Bella, Louis melangkah pergi meninggalkan ruangan makan.
**
Esmerlada terus mundur ke belakang. Wajah cantik nya seketika berubah pucat, aliran darahnya seakan tersumbat. Ia semakin terkejut saat ular kobra itu mengejarnya. Esmeralda menjatuhkan keranjang buahnya dan berlari secepat mungkin.
"TOLONG AKU!!!!!! teriak Esmeralda "SIAPAPUN KALIAN, TOLONG AKU...!!!!
Nafas Esmeralda semakin terengah-engah. kaki kecilnya terus berlari tanpa arah tujuan. Ia semakin berlari kedalam perkebunan yang sudah mendekati perbatasan hutan terlarang. Rasa lelah dan sakit di telapak kakinya karena terinjak bebatuan kerikil bercampur tanah tidak ia hiraukan. Untung saja Esmeralda suka sekali berlari, jadi ia sudah sangat terlatih. Tiba-tiba...
"BRUKK!!!
"AAWWWW!!!
Esmeralda terjatuh dan tersandung batu. Ia membalikkan tubuhnya dan melihat ular cobra itu sudah berdiri kokoh didepannya.
"Ya Tuhan! apakah ini akhir dari hidupku? jangan sekarang Tuhan! aku belum bertemu ibu dan Ayah! rintih Esmeralda dalam hati. Lelehan airmata terus menetes membajiri Pipinya yang chubby.
"BIZEL! teriak gadis malang itu dalam hati. Hanya terdengar suara kecil isak dan tangisan Esmeralda. Hadis itu terus mundur kebelakang walau dalam posisi duduk. ia selalu percaya akan ada keajaiban Tuhan untuknya.
"Jangan makan aku? tubuh kurus dan dagingnya pasti alot! celoteh Esmeralda, mencoba bernegosiasi. Gadis pemberani itu terus mengajak sang kobra berdialog. Hingga tanpa sengaja tangannya menyentuh sebuah ranting. Esmeralda mengibas-ngibaskan ranting itu kedepan king kobra.
💜💜💜
Jangan lupa terus dukung karya Bunda dengan cara: Like, Vote/gift, Rate bintang 5 dan sertakan komentar kalian 😍😘
Follow IG Bunda 😍 @bunda. eny_76
@Bersambung